
Bel sekolah berbunyi, itu tandanya jam pelajaran sekolah telah usai. Semua murid bersiap untuk pulang ke rumah mereka masing-masing, termasuk Kenzo cs dan pasangannya.
Setelah guru pergi meninggalkan kelas, barulah para murid keluar dari kelasnya. Kenzo cs dan pasangannya berjalan beriringan menuju parkiran sekolah. Sesampainya di parkiran mereka naik ke atas motor masing-masing.
" Ingat ya ntar malem kalian datang ke rumah gue" kata Kenzo.
" Iya Ken, kita ingat kok" kata Keyra.
Ya, Kenzo mengundang Keyra dan Dira juga ke acara barbeque yang diadakan nanti malam di rumahnya. Setelah mengatakan itu Kenzo melajukan motornya menuju sekolah El.
Tempat latihan karate El tidak jauh dari sekolah Kenzo. Setelah menempuh perjalanan selama 10 menit Kenzo dan kekasihnya sampai di tempat latihan karate El.
Kenzo memarkirkan motornya. Dari luar Mereka bisa mendengarkan suara anak-anak yang sedang latihan. Kenzo dan kekasihnya memutuskan untuk menunggu di luar.
Setelah 5 menit menunggu, akhirnya sesi latihannya selesai juga. Anak-anak yang ikut karate pamit pada guru mereka. Selesai berpamitan anak-anak itu keluar dari tempat pelatihan.
Anak-anak itu pun keluar secara bergantian. El melihat sosok yang dia kenal langsung berlari menghampiri Kenzo.
" Abang" panggil El.
" Hei boy"
El melirik kearah Melodi, dia tidak pernah melihat Melodi sebelumnya dan sekarang dia bersama dengan abangnya.
" Abang, kakak cantik ini siapa?"
" Ini kak Melodi, pacar Abang. El salam dulu sama kak Melodi " kata Kenzo.
El mencium punggung tangan Melodi.
" Tampan sekali sih kamu" puji Melodi sambil mencubit gemas pipi El.
" Banyak kok yang bilang El tampan, kakak mungkin udah yang ke 1000 orang"
" Benarkah?"
" Hhmm"
" Dasar bocah narsis. Yuk kita pulang" ajak Kenzo.
Karena acara menjemput El sangat dadakan, jadi El tidak memakai helm. Setelah El duduk dengan baik dan kekasihnya juga sudah duduk manis di kursi belakang, barulah Kenzo melajukan motornya.
Cuaca siang itu sangat panas, Kenzo kasihan sama adek sepupunya yang kepanasan. Kenzo menepikan motornya ke pinggir jalan.
" Yank, tolong ambilkan jaket aku di dalam tas dong?"
Melodi membuka tas Kenzo, kemudian dia mengambil jaket kekasihnya itu.
" Ini yank"
" El pake jaket Abang dulu ya"
El memakai jaket sang Abang. Jaket Kenzo kebesaran di tubuh El, sehingga dia tampak lucu memakai jaket yang kebesaran itu. Setelah memastikan El sudah tidak kepanasan, Kenzo melajukan motornya kembali.
Kenzo melajukan motornya ke tempat warung bakso langganan keluarganya. Karena para sahabatnya sudah menunggu di sana.
" Abang kita mau kemana?"
" Kita makan bakso dulu ya, El mau?"
" Mau" jawab El antusias.
Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, Mereka sampai di warung bakso langganan keluarganya. Benar saja di sana para sahabatnya sudah menunggu.
" Ya ampun El, kamu diapain sama Abang Ken?" tanya Gian.
" Cuaca panas, makanya gue pake in jaket ke dia" kata Kenzo.
" Tampan banget sih kamu" kata Keyra sambil mencubit pipi El.
" Bibit keluarga sultan emang best ya" kata Dira.
__ADS_1
" El kenalan dulu sama kedua kakak cantik ini" titah Gian.
" Hallo kakak cantik, salam kenal dari El"
" Salam kenal juga El" jawab Dira dan Keyra.
" Nama kakak berdua siapa?"
" Nama kakak Keyra"
" Kalau kakak Dira"
" Sekarang kita masuk kedalam" kata Kenzo.
Mereka masuk kedalam warung. Melodi cs kaget melihat banyaknya pembeli. Mereka tidak menyangka pembelinya akan sebanyak itu, bahkan semua kursi di sana sudah terisi semua.
" Penuh guys" kata Dira.
" Kita duduk di gazebo aja" kata Tristan.
" Emang ada?" tanya Keyra.
" Ada dong"
Mereka tidak jadi masuk kedalam warung, mereka berjalan menuju gazebo yang ada di belakang. Ketiga cewek cantik itu kagum melihat pemandangan yang ada di belakang warung bakso itu.
" Gimana? indah bukan?" tanya Gian.
" Banget" jawab ketiga cewek cantik itu.
Mereka duduk di kursi yang ada di gazebo itu. Setelah itu pelayan datang menghampiri mereka dan memberikan buku menu.
" Gimana kalau kita pesan bakso jumbo aja" usul Dira.
" Setuju, jadi satu porsi bisa buat bersama" kata Melodi.
" Terus minumnya apa?" tanya Keyra.
" Kalau aku teh botol aja deh" jawab Gian.
" Tukar dong Ken, masa kita minumnya samaan" protes Gian.
" Kalau lo nggak mau, lo aja yang ganti" kata Kenzo.
" Enak aja, yang pesan duluan kan gue" kata Gian tak mau kalah.
" Stop! minumannya kita samain aja" kata Melodi.
" El mau minum apa?" tanya Kenzo.
" Jus strawberry" jawab El.
Pelayan pun mencatat semua pesanan mereka.
" Apa ada tambahannya Dek?" tanya pelayan itu.
" Kerupuk sama air mineral mbak" kata Melodi.
" Ada lagi?"
" Itu aja"
" Tunggu pesanannya datang" kata pelayan itu.
" Makasih mbak"
Pelayan itu pamit undur diri. Sepeninggal pelayan itu, ketiga cewek cantik itu mengambil ponsel mereka. Karena view di sana sangat bagus, ketiga cewek cantik itu berselfie. Mereka juga mengajak kekasih masing-masing dan juga El untuk ikut berfoto.
Setelah puas mengambil foto, ketiga cewek cantik itu mengunggahnya di akun Instagram milik mereka.
" Yank aku upload yang ini juga ya" kata Melodi pada sang kekasih.
__ADS_1
" Hhhmm"
Bakso dan minuman pesanan mereka sudah datang. Pelayan meletakkan bakso ukuran jumbo itu di atas meja. Setelah itu barulah mereka meletakkan minuman dan juga mangkok yang berisi bihun yang sudah diberi kuah di atas meja. Para pelayan itu pamit undur diri.
" Wow.. ini benar-benar jumbo" kata ketiga cewek cantik itu.
" Jangan ada yang ngambil dulu ya, soalnya kita mau foto baksonya dulu" kata Melodi.
" Kenapa di foto segala si yank?" tanya Kenzo.
" Karena aku mau upload di akun Instagram aku" jawab Melodi.
Kenzo cs pun menurut, mereka hanya bisa menghela nafas panjang melihat tingkah kekasih mereka.
Padahal cuma bakso, kenapa harus di foto segala?, gumam Kenzo dalam hati.
Setelah selesai barulah mereka mulai memotong baksonya beberapa bagian. Kenzo memotong baksonya menggunakan pisau besar. Bakso sudah terbelah menjadi beberapa bagian.
Ketiga cewek cantik itu mengambilkan bakso untuk keempat cowok tampan itu. Mata El sangat berbinar melihat bakso yang ada di hadapannya.
" El suka?" tanya Kenzo.
" Suka banget Bang"
" Habiskan ya"
" Hhmm" kata El sambil menganggukkan kepalanya.
Mereka mulai menyantap bakso yang ada di hadapan mereka. Suapan pertama masuk kedalam mulut Melodi dan kedua sahabatnya. Mata ketiga cewek cantik itu membulat sempurna.
" Gimana rasanya?" tanya Kenzo cs.
" Ini enak banget" jawab ketiga cewek cantik itu.
" Iya dong, namanya juga bakso legendaris" kata Gian.
Mereka semua menikmati bakso itu dengan ditemani suara kicauan burung. Tak terasa semangkok bakso sudah berpindah ke dalam perut mereka.
" Alhamdulillah kenyang" ucap El.
" Abang pikir El mau nambah" kata Kenzo.
" Kalau nambah, ntar nggak muat di perut El"
Setelah cukup mengistirahatkan perut mereka. Kenzo pergi ke kasir untuk membayar pesanan mereka. Sedangkan yang lain menunggu di tempat parkir. Selesai membayar, Kenzo menyusul ke parkiran.
" Kapan-kapan kita kesini lagi ya" kata Dira.
" Iya, gimana kalau dua Minggu sekali kita kesini" usul Melodi.
" Setuju" kata Keyra dan Dira.
" Lo mau langsung pulang, Ken?" tanya Gian.
" Hhmm"
" Terus Melodi gimana? masa iya lo tinggal" kata Tristan.
" Ya nggak mungkin lha gue tinggal. Melodi langsung ke rumah gue" kata Kenzo.
" Ya udah, kita berdua nganterin pujaan hati dulu ke rumah mereka" kata Gian.
" Hhmm, kalian berdua jangan lupa datang ya ntar malam" kata Kenzo pada Keyra dan Dira.
" Insya Allah kita datang" kata Keyra dan Dira.
" Kita jalan dulu " kata Tristan.
" Hhmm"
Gian dan Tristan melajukan motor mereka menuju rumah kekasih mereka masing-masing. Setelah kedua sahabatnya pergi, Kenzo juga melajukan motornya menuju rumahnya.
__ADS_1
To be continue..
Happy Reading 😚😚