Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Malam hari mereka sudah sampai di rumah. Kenzo langsung ke kamarnya untuk beristirahat, karena besok dia harus sekolah. Begitu juga dengan Anggun dan suaminya, mereka juga langsung ke kamar mereka.


Vandy berbaring di kasurnya, sedangkan Anggun mengganti pakaiannya terlebih dahulu. Anggun memakai piama, setelah itu Anggun ikut berbaring di samping suaminya.


Vandy membawa istrinya kedalam pelukannya. Anggun menjadikan tangan Vandy sebagai bantalnya.


" Mas"


" Hhmm"


" Tadi pas aku jemput Kenzo, Gian dan Tristan ke sekolah, mereka mengeluh kepada aku"


" Mengeluh"


" Hhmm, mereka bilang bosan belajar mewarnai"


" Bukannya pelajaran di TK emang seperti itu"


" Iya, dan lucunya mereka bilang kalau belajar mewarnai itu untuk anak perempuan"


" Ada-ada saja mereka itu"


" Mereka ingin masuk SD Mas"


" Nanti Mas coba bicarakan sama Aldi dan Gio"


" Apa nggak apa-apa mereka loncat kelas begitu"


" Nggak apa-apa, bukannya kamu juga pernah loncat kelas"


" Hhmmm"


" Aku chat yang lain dulu" kata Vandy.


Vandy mengambil HP nya, Setelah itu dia pun mulai mengirim chat ke grup.


Chat grup BKC.


Vandy: " Assalamualaikum, spada ada orang kah"


Aldi: " Wa'alaikum salam. Maaf disini tidak jual sepeda"


Gio: " Wa'alaikum salam"


Vandy: " Oh iya lupa, lo kan jualan cilok"


Gio: " Bukan cilok, tapi es dawet"


Aldi: " Kompak banget kalian ngebully gue"


Vandy: " Harus dong, karena gue senang lihat lo tertindas Al 😂😂"


Gio: " Betul itu 😁😁"


Aldi: " Wah.. wah benar-benar teman nggak ada akhlak lo berdua 😤😤"


Vandy: " Kek lo ada akhlak aja 😒😒"


Gio: " Betul itu "


Aldi: " Lo mending nggak usah ngechat de Yo, dari tadi isi chat lo itu mulu 😣😣"


Vandy: " Iya nggak kreatif banget 😏😏"

__ADS_1


Gio: " Ya elah kok lo pada sewot sih. Lagian yang punya jari dan HP gue, napa kalian yang bawel 😠😠"


Aldi: " Bukannya bawel, tapi males baca chat lo"


Gio: " Lo pura-pura nggak lihat aja kan beres 😌😌"


Aldi: " Mana bisa begitu, gue kan pangen baca chat dari Vandy"


Vandy: " Stop!, kalian berdua ini seperti anak kecil saja. Lo juga Yo, kirim chat yang beda dikit napa, males baca nya tauk ngabisin paket gue aja"


Gio: " Lo nyuruh kita diam, tapi isi chat lo juga nindas gue😏😏"


Aldi: " Tau tu Markonah 😤😤"


Vandy: " Huh! chat gue tu beda, lebih bagus dan tepat sasaran 😎😎"


Aldi: " Ck... kumat lagi penyakit arrogant nya"


Gio: " Tumben lo kirim chat digrup Van?"


Vandy: " Ada yang mau gue katakan sama kalian"


Aldi: " Lo mau naikin gaji kita ya.. 😌😌"


Vandy: " Ntar kalau unta sudah bisa bertelor, baru gue naikin gaji lo"


Aldi: " Ck.. dasar bos pelit"


Vandy: " Berani lo bilang gue pelit, potong gaji 75% "


Aldi: " Becanda Van, lo sensi amat jadi bos"


Gio: " Jangan bilang lo mau poligami"


Aldi: " Tau takut juga lo 😂😂"


Vandy: " Kayak lo nggak aja 😒😒"


Gio: " Berisik!, ayo Van katakan apa yang mau lo katakan"


Vandy: " Ini masalah anak-anak kita, tadi istri gue bilang kalau mereka bosan belajar mewarnai"


Aldi: " Bisa bosan juga mereka"


Gio: " Terus gimana?"


Vandy: " Mereka bilang mau loncat kelas"


Aldi: " Serius lo, mereka mau loncat kelas"


Vandy: " Serius lah"


Gio: " Wah nggak nyangka gue kalau mereka akan ngikutin jejak kita"


Vandy: " Jadi gimana menurut kalian?"


Aldi: " Kalau gue sih ikutin aja keinginan mereka"


Gio: " Gue juga setuju Van mereka loncat kelas"


Vandy: " Kalian harus bicarakan sama istri kalian juga"


Aldi: " Pasti Van, ntar gue rembukkan sama istri gue"

__ADS_1


Gio: " Gue juga"


Vandy: " Ok, Kalau udah ada keputusannya kasih kabar gue. Rapat selesai sampai disini"


Aldi: " Lo benaran nggak mau naikin gaji kita"


Vandy: " Untuk sekarang nggak!"


Aldi: " Lo pikirkan lagi deh"


Vandy: "Gue mau tidur dulu, bye bye.. 😴😴"


Aldi: " Ck.. dasar Mr. Arrogant"


Chat pun berakhir.


Vandy meletakkan HPnya kembali diatas nakas. Vandy melihat istrinya sudah terlelap. Vandy mengecup kening dan juga bibir istrinya sekilas.


Vandy memeluk tubuh istrinya dari belakang. Mencium aroma wangi tubuh sang istri. Saat mencium wangi tubuh istrinya, junior Vandy bereaksi.


Shiit, kenapa sampe bangun sih.


Vandy berusaha menahan hasratnya. Dia tidak ingin membangukan sang istri hanya karena juniornya bereaksi. Vandy mencoba memejamkan matanya, namun mata nya susah untuk dipejamkan.


Vandy berjalan menuju kamar mandi untuk menenangkan junior nya yang dalam mode on. Butuh waktu lama untuk Vandy menenangkan juniornya.


Akhirnya junior Vandy pun bisa terlelap kembali. Vandy memberingkan tubuhnya disamping sang istri. Tak berapa lama Vandy pun terlelap dan menyusul sang istri kealam mimpi.


Pagi hari Anggun sudah bangun dari tidurnya, Anggun tersenyum melihat suaminya yang masih terlelap. Anggun berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Setelah 10 menit Anggun keluar dari kamar mandi, Anggun berjalan menuju walk in closet untuk mengambil pakaiannya. Selesai memakai pakaiannya, Anggun pergi kedapur untuk menyiapkan sarapan.


Kenzo sudah bangun dari tidurnya, Kenzo melangkahkan kakinya kekamar mandi. Sampai dikamar mandi Kenzo segera membersihkan diriny.


Tidak butuh waktu lama, Kenzo pun keluar dari kamar mandi. Kenzo mengambil seragam sekolahnya didalam lemari. Selesai memakai seragam, Kenzo turun kebawah.


Kenzo berjalan menuju dapur, disana Kenzo melihat mommy nya sedang sibuk memasak dibantu sama bik Mirna dan dua orang pelayan lain.


" Mommy"


" Eh, anak mommy sudah bangun"


" Hhhmm"


" Duduk sini, mommy buatkan susu coklat dulu ya"


" Makasih mommy, tapi abang bisa buat sendiri"


Anggun tersenyum tipis mendengar ucapan anaknya itu. Sekarang putranya itu terlihat sudah besar, biasanya Kenzo sangat manja kepadanya.


Kenzo mengambil gelas, kemudian mengisi gelas itu dengan susu bubuk rasa coklat. Setelah itu Kenzo menyeduhnya dengan air hangat. Kenzo duduk kembali dengan membawa susu coklat ditangannya.


" Wah ternyata anak mommy sudah besar"


" Tentu saja"


Tak berapa lama Vandy pun turun kebawah dan ikut bergabung bersama istri dan anaknya untuk sarapan bersama.


Seperti biasa Anggun melayani suami dan anaknya. Anggun begitu telaten mengambilkan nasi dan juga lauk untuk suami dan anaknya. Mereka pun mulai manyantap sarapan mereka.


To be continue..


Happy Reading Guys.. 😉😉

__ADS_1


__ADS_2