
Sore Hari.
Akhirnya semua pekerjaan Kenzo pun selesai, begitu juga dengan Gian dan Tristan. Sekarang mereka pun bersiap pulang ke rumah masing-masing.
Kenzo cs, sedang menunggu para karyawan lain pulang. Setelah itu barulah mereka pergi menuju parkiran. Ya mereka tidak pulang bersama orang tua mereka, karena mereka bawa kendaraan sendiri.
Kenzo cs pun mulai melajukan motor mereka. Mereka bertiga ingin cepat sampai di rumah, karena badan mereka sudah terasa lengket, dan itu membuat mereka tidak nyaman.
Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, Kenzo cs pun sampai di rumah masing-masing. Kenzo memasukkan motornya kedalam garasi.
Setelah itu Kenzo pun masuk kedalam rumah utama. " Assalamualaikum "
" Wa'alaikum salam" jawab Anggun dan Kiran.
" Abang baru pulang"
" Hhhmm"
" Abang kenapa?, capek ?" tanya Anggun.
" Dikit Mom. Abang mau mandi dulu ya, soalnya udah gerah banget"
" Hhhmm"
Kenzo pun menaiki tangga menuju kamarnya. Sampai di kamarnya, Kenzo langsung menuju kamar mandi, untuk segera membersihkan tubuhnya yang sudah lengket karena keringat.
Kiran bergegas keluar rumah, karena dia mendengar suara mobil daddy nya. Vandy tersenyum melihat putri kecilnya berlari menghampiri nya.
" Daddy"
" Princess-nya daddy" kata Vandy sambil memeluk putri kecilnya itu.
Kiran mencium tangan daddy nya. " Sini tas kerja daddy, biar adek yang bawa" kata Kiran.
" Emang adek bisa"
" Bisa dong"
Vandy memberikan tas kerjanya pada Kiran. Dengan senang hati Kiran membawa tas kerja daddy nya. Kiran agak kesusahan membawa tas daddy nya, karena tas itu lumayan berat.
" Adek udah mirip kek orang kerja kantoran belum daddy?"
" sudah sayang"
Ayah dan anak itu pun berjalan menuju pintu utama. Sampai di depan pintu, Vandy sudah di sambut sama sang istri. Anggun mencium tangan suaminya.
" Abang sudah sampai?" tanya Vandy setelah mereka duduk di sofa.
" Sudah, tapi sepertinya dia kecapean"
" Sepertinya Mas terlalu banyak ngasih dia kerjaan "
" Maksud Mas?"
" Abang, Gian dan Tristan tadi datang kekantor. Mereka bertiga membantu kerjaan mas, Aldi sama Gio"
" Lain kali jangan seperti itu lagi. Abang itu masih kecil Mas, jadi jangan terlalu memaksanya"
" Iya sayang "
" Sekarang Mas mandi dulu, biar capeknya hilang"
" Hhhmm"
" Adek tunggu di sini dulu ya, mommy mau menyiapkan air untuk daddy mandi" kata Anggun pada Kiran.
" Siap mommy"
Anggun dan Vandy pun pergi kelantai dua, tepatnya ke kamar mereka. Sampai di kamar, Anggun langsung ke kamar mandi untuk. Anggun mengisi bathtub dengan air hangat.
Sambil menunggu sang istri menyiapkan air untuk mandinya. Vandy membaringkan tubuhnya di atas kasur. Saat matanya sudah mau terpejam, tiba-tiba sang istri memanggil.
__ADS_1
" Mas airnya sudah siap"
" Iya sayang"
Vandy bangun dari tidurnya, kemudian melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.
" Sayang kamu nggak ikut mandi sama Mas"
" Aku udah selesai mandi Mas, jadi sekarang buruan mandi" kata Anggun sambil mendorong suaminya sampai kedalam kamar mandi.
Anggun menyiapkan baju untuk suaminya. Setelah itu dia turun kebawah untuk menemani putri kecilnya bermain. Sampai di ruang keluarga Anggun tidak melihat putri kecilnya.
" Bik lihat Kiran nggak "
" Di taman depan Non, lagi nyiram bunga"
" Makasih ya Bik"
Anggun pergi menemui putri kecilnya itu. Benar saja, Kiran lagi asik menyiram bunga sambil bernyanyi. Anggun hanya melihat putrinya itu dari jauh.
" Sayang "
" Astagfirullah, kamu itu ngagetin aja sih Mas"
" Hehe, kamu ngapain berdiri sendirian di sini?"
" Ssstt jangan berisik, lihat ke sana"
Vandy melihat ke arah yang di tunjuk sama istrinya. Vandy melihat putri kecilnya sedang bernyanyi sambil menyiram bunga.
" Sayang, itu beneran putri kita"
" Iya Mas, emang siapa lagi"
Vandy berjalan menghampiri putri kecilnya itu, tapi dengan cepat Anggun menahannya.
" Mas mau kemana?"
" Jangan ganggu dia "
" Tapi sayang"
" Nggak ada tapi-tapian"
Vandy pun menurut saja, daripada nanti dia di hukum tidur di luar. Vandy ikut bahagia melihat Kiran tersenyum sambil menyiram bunga yang ada di sana. Kalau itu bisa membuat putrinya senang, maka Vandy akan membelikan lebih banyak bunga lagi.
Kiran akhirnya selesai menyiram bunga-bunga yang ada di taman itu. Vandy dan Anggun pun menghampiri sang putri.
" Mommy cariin dari tadi, ternyata adek ada disini?"
" Adek lagi apa sayang?" tanya Vandy.
" Adek baru selesai menyiram bunga-bunga di taman daddy"
" Princes daddy memang pintar"
" Sekarang kita masuk ya, karena bentar lagi mau magrib" kata Anggun.
" Ok mommy "
Mereka bertiga pun masuk kedalam rumah. Sampai di dalam rumah. Vandy menemani putrinya menonton televisi. Sedangkan Anggun menyiapkan makan malam untuk mereka.
" Adek ada PR nggak?"
" Ada"
" Udah di kerjakan belum"
" Udah dong"
" Kapan?, daddy nggak lihat adek mengerjakannya"
__ADS_1
" Tentu saja daddy nggak lihat, adek mengerjakannya, tadi pas pulang sekolah"
Anggun sudah selesai menata makanannya,Anggun memanggil suami dan kedua anaknya untuk makan malam. Sampai diruang keluarga Anggun tidak melihat putranya.
Anggun khawatir, tidak biasanya Kenzo seperti ini. Biasanya selesai mandi Kenzo langsung turun kebawah. Tapi sekarang putranya itu belum turun juga.
" Mas, aku lihat abang dulu ya"
" Iya sayang"
Anggun menaiki tangga menuju kamar putranya. Sampai di depan kamar Kenzo, Anggun mengetuk pintu kamar putranya.
Tok
Tok
Tok
" Abang"
Karena tidak ada jawaban dari Kenzo, Anggun pun masuk kedalam kamar putranya itu. Anggun memutar handle pintu kamar Kenzo.
Saat pintu kamar Kenzo terbuka, Anggun melihat sang putra sedang tertidur dengan lelapnya.
Anggun berjalan menghampiri bed Kenzo. Anggun menarik selimut Kenzo sampai kedadanya. Anggun membelai lembut kepala putranya itu.
" Abang pasti capek banget ya, sampe ketiduran gini"
Anggun mematikan lampu kamar putranya,setelah memastikan putranya baik-baik aja, Anggun pun keluar dari kamar putranya dan kembali kebawah untuk menemui suami dan putrinya.
" Abangnya mana sayang?"
" Tidur Mas"
" Kok nggak di bangunkan"
" Biarkan saja, mungkin dia kecapean"
" Jadi kita makan malamnya cuma bertiga dong"
" Hhhmm"
Seperti biasa Anggun mengambilkan nasi dan juga lauk untuk suami dan putri kecilnya.
" Mommy" panggil Kiran.
" Ya sayang"
" Abang mana?"
" Tidur sayang"
" Kenapa abang tidurnya cepat?, apa abang sakit?"
" Abang baik-baik aja. Abang cuma kecapean.Sekarang kita makan, tapi sebelum itu kita baca doa dulu" kata Anggun.
" Siap mommy"
Selesai berdoa mereka pun mulai makan malamnya, walaupun tanpa Kenzo. Mereka makan dengan hikmat tanpa ada yang bersuara.
Selesai makan, Anggun membereskan meja makan. Anggun membawa piring kotor kedapur untuk di cuci bersih. Sedangkan Vandy dan Kiran pergi keruang keluarga.
" Adek tidur yuk" ajak Anggun.
" Ok mommy "
Mereka bertiga pun pergi ke lantai atas,
Anggun menemani putrinya terlebih dahulu. Sedangkan Vandy pergi kekamarnya, untuk beristirahat.
To be continue..
__ADS_1
Happy Reading Guys.. 😚😚