
Malam hari Anggun menyiapkan keperluan yang akan dia bawa saat liburan kepuncak nanti. Anggun mempacking pakaian miliknya dan suami untuk kedalam koper,dibantu sama Bik Mirna.
" Akhirnya selesai juga, makasih ya Bik"
" Sama-sama non itu sudah menjadi tugas Bibik. Ada lagi yang non perlukan?"
" Nggak ada Bik"
" Kalau gitu Bibik pamit kedapur dulu ya non"
" Iya Bik"
Bik Mirna berlalu meninggalkan kamar nona mudanya. Sepeninggal Bik Mirna, Anggun menonton acara drakor favoritnya, sambil menunggu suaminya pulang.
Jarum jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, tapi belum ada tanda-tanda suaminya akan pulang.
Apa pekerjaan Mas Vandy masih banyak ya.
Anggun mengambil HP nya dan mencoba menghubungi nomor suaminya. Ternyata nomor Vandy tidak aktif. Anggun memutuskan untuk mengirim chat digrup.
Pesan Chat Grup BKC.
Anggun: " Assalamualaikum, sepi amat"
Sinta: " Wa'alaikum salam, lagi galau suami belum pulang ππ"
Sisil: " Wa'alaikum salam, senasib dong kita π©π©"
Anggun: " Emang suami kalian juga belum pulang?"
Sinta: " Iya Nggun"
Anggun: " Gue pikir cuma suami gue yang belum pulang ππ"
Sisil: " Mungkin kerjaan mereka masih banyak"
Sinta: " Mungkin. O iya kalian sudah mempacking pakaian kalian?"
Anggun: " Baru aja selesai ππ"
Sisil: " Gue juga baru selesai"
Sinta: " Guys gue pengen makan sate kambing nih?"
Anggun: " Suruh Aldi beliin pas dia pulang nanti"
Sinta: " Baby gue pengennya kalian berdua yang beliin ππ"
Anggun: " Apa!! π§π§"
Sisil: " Ini nggak akal-akalan lo aja kan ππ"
Sinta: " Nggak Sisil, ini beneran kemauan baby gue, mau ya ya? ππ"
Sisil: " Iya dehπ€π€"
Sinta: " Asik ππ"
__ADS_1
Chat pun berakhir.
Anggun mengambil jaket dan memakainya. Karena udara malam ini cukup dingin. Anggun pun keluar dari kamarnya dan berjalan menuruni tangga.
" Bik, aku mau keluar nemenin Sinta beli sate kambing" ucap Anggun
" Iya non, hati-hati dijalan"
" Makasih Bik. Aku pergi dulu Bik, Assalamualaikum"
"Wa'alaikum salam"
Anggun keluar dari rumahnya dan pergi kerumah Sinta. Sampai di pintu gerbang Anggun kaget karena Sinta dan Sisil sudah berada didepan pintu gerbang.
Anggun pun masuk kedalam mobil. Setelah Anggun naik, Sisil melajukan mobilnya meninggalkan rumah Anggun.
Setelah menempuh perjalanan selama 10 menit, mereka pun sampai diwarung sate kambing. Ketiga cewek cantik itu pun turun dari mobil.
Mereka berjalan dan masuk kesalam warung. Mereka memesan sate kambingnya, Anggun dan Sisil hanya memesan 10 tusuk. Sedangkan Sinta memesan 20 tusuk.
" Lo yakin bisa ngabisin 20 tusuk sate?" tanya Sisil
" Yakin dong" jawab Sisil
Mereka mengobrol ringan dan sesekali bercanda. Setelah menunggu selama 15 menit pesanan mereka pun datang. Ketiga cewek cantik itu pun mulai menyantap sate kambing yang ada didepan mereka.
****
Vandy baru nyampe dirumahnya. Vandy langsung menuju kekamarnya untuk membersihkan diri. Sampai didepan pintu kamarnya, Vandy melihat lampu kamarnya tidak menyala. Itu tandanya istrinya sudahtidur.
Vandy bergegas turun kebawah. Vandy berlari menuruni anak tangga.
" Bik, Bibik!!" teriak Vandy
Bik Mirna yang mendengar teriakan tuannya langsung menghentikan pekerjaannya dan cepat menemui tuannya.
" Ada apa tuan" ucap Mirna
" Bibik liat istri saya nggak?" tanya Vandy
" Nona pergi keluar tuan" jawab Bik Mirna
" Keluar?!"
" Iya tuan, nona pergi bersama kedua sahabatnya"
" Udah lama mereka perginya?" tanya duka lagi.
" Udah lumayan lama sih tuan"
Vandy melangkahkan kakinya menuju kamar. Sampai dikamar, Vandy mencari HP nya. Setelah HP nya ketemu, Vandy mencoba menghubungi sang istri.
" Sial HP gue mati lagi " umpat Vandy
Vandy mengecas batre HP nya. Sambil menunggu baterainya terisi, Vandy melangkahkan kaki nya menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya.
Selesai mandi Vandy memakai pakaiannya. Setelah itu Vandy menghidupkan HP nya yang dia cas tadi. Vandy menghubungi nomor sang istri.
__ADS_1
" Hallo, Assalamualaikum Mas"
" Wa'alaikum salam sayang. Kamu lagi dimana?"
" Mas udah pulang?" Anggun balik bertanya.
" Sudah, kamu belum jawab pertanyaan Mas tadi sayang"
" Aku lagi diluar Mas, makan sate kambing sama Sinta dan juga Sisil."
" Cepat pulang, Mas tunggu dirumah"
" Iya Mas, Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam"
Panggilan pun berakhir.
Setelah menerima telepon dari sang suami. Anggun pun memberi tau Sinta dan Sisil kalau suami mereka sudah pulang.
Mereka pun memesan sate buat suami mereka. Setelah semuanya selesai Anggun membayar semua pesanan mereka. Ketiga cewek cantik itu pun masuk kedalam mobil.
Mobil yang dikendarai Sisil pun sampai dipintu gerbang rumah Anggun. Sisil membunyikan klakson mobilnya. Satpam pun segera membukakan pintu gerbang.
Setelah mengantarkan Anggun kerumahnya, Sisil pun pamit langsung pulang, karena suaminya juga sudah menunggu dirumah.
" Kita balik dulu ya Nggun" ucap Sinta dan Sisil
" Ok, hati-hati " ucap Anggun
Setelah mobil Sisil tidak terlihat lagi, barulah Anggun masuk kedalam rumahnya. Sebelum Anggun membuka pintunya, Vandy sudah lebih dulu membukakan pintu untuk sang istri.
" Mas?!" kaget Anggun
Vandy tersenyum kepada istrinya.
" Yuk masuk, diluar dingin" ucap Vandy
Mereka pun masuk kedalam rumah. Setelah masuk kedalam rumah Anggun langsung menuju dapur. Anggun mengambil piring dan menaruh sate yang dia beli tadi kedalam piring.
Anggun meletakkan sate tadi diatas meja makan. Anggun membawa suaminya menuju meja makan.
" Sate untuk siapa ini sayang?" tanya Vandy
" Untuk Mas" jawab Anggun.
" Makasih ya sayang"
Anggun mengangguk kan kepalanya.
Vandy menikmati sate yang dibelikan istrinya tadi. Tak berapa lama sate itu pun sudah berpindah keperut Vandy.
Selesai makan sate, Anggun dan suaminya memutuskan untuk tidur, karena besok Pagi mereka akan berangkat ke puncak.
To be continue
Happy Reading Guys.. ππ
__ADS_1