Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Sore hari.


Vandy sudah pulang kerumah. Sampai didalam rumah Vandy tidak melihat istri dan juga anak-anaknya. Biasanya istri dan anaknya selalu menyambut kepulangannya.


Vandy masuk kedalam kamarnya. Saat pintu dibuka, Vandy melihat istrinya sedang tidur. Vandy berjalan menghampiri istrinya. Vandy membelai rambut sang istri dengan lembut.


Anggun merasa ada yang membelainya, perlahan membuka matanya. Anggun melihat suaminya sedang tersenyum kepadanya.


" Mas sudah pulang?"


" Hhmmm"


" Maaf ya Mas, aku nggak sempat nyambut Mas tadi"


" Nggak apa-apa sayang. Mas mandi dulu ya" kata Vandy sambil mengecup kening sang istri.


Vandy berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Badannya sudah lengket semua. Sampai dikamar mandi Vandy pun memulai acara mandinya.


Setelah 10 menit, Vandy pun keluar dari kamar mandi. Vandy berjalan menuju walk in closet untuk mengambil pakaiannya. Selesai memakai pakaiannya Vandy menghampiri box baby Kiran.


" Eh!, princes daddy sudah bangun ternyata"


Vandy pun mengendong baby Kiran. " Sayang kamu mandi dulu gih, biar Mas yang jaga Kiran"


" Makasih ya Mas"


Anggun berjalan menuju kamar mandi. Vandy membawa putrinya keluar kamar.


" Daddy sama adek mau kemana?" tanya Kenzo yang baru turun dari kamarnya.


" Kehalaman sayang, Abang mau ikut?"


" Mau"


Vandy membawa putra dan putrinya kehalaman depan rumah utama. Kiran sangat anteng dalam gendongan daddy nya. Vandy berjalan-jalan disekitar halaman rumahnya.


Sedang asik jalan, tiba-tiba Vandy dan Kenzo di kaget kan sama bunyi kentut Kiran.


" Adek kentut " kata Kenzo.


Vandy dan Kenzo tertawa mendengar bunyi kentutnya baby Kiran. Vandy merasa tangannya sedikit basah. Dia menyadari sesuatu yang membuat tangannya basah, Vandy bergegas membawa Kiran kedalam.


" Daddy kenapa?" tanya Kenzo sedikit berlari mengejar daddy nya.


" Dedek pup" jawab Vandy.


Sampai didalam kamar Vandy langsung menukar celana Kiran dengan yang baru dan bersih. Tapi sebelum mengganti celana Kiran, Vandy membersihkan pup yang menempel di pantat baby Kiran.


" Mas lagi apa?" tanya Anggun yan baru keluar dari walk in closet.


" Lagi ganti celana Kiran, tadi dia pup" kata Vandy.


Anggun tersenyum mendengar ucapan suaminya itu. Anggun berjalan menghampiri suaminya. " Sini biar aku yang bersihkan" kata Anggun sambil mengambil ahli tisu basah dari Vandy.


" Mas aja sayang"


" Cuci bersih tangan Mas yang kena pup tadi, sekalian bajunya juga" kata Anggun.

__ADS_1


" Hhhmm"


Vandy berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tangannya. Diikuti Anggun dari belakang.


" Kenapa kamu ikut juga sayang?"


" Mau mandiin Kiran, kan dia belum mandi"


" Mas isi air hangat dulu" kata Vandy.


Setelah selesai mengisi air hangat untuk mandi baby Kiran. Barulah Vandy membersihkan tubuhnya. Anggun segera memandikan Kiran.


Anggun sangat telaten memandikan baby Kiran. Anggun membersihkan setiap bagian tubuh Kiran. Kiran anteng aja ketika dimandikan sama mommy nya.


" Dedek senang ya mandinya"


Vandy memberikan handuk kecil pada istrinya. Anggun langsung memakaikan handuk itu pada Kiran. Setelah itu Anggun menggendong baby Kiran kekamar.


Anggun membaringkan tubuh Kiran diatas kasur. Anggun mengoleskan minyak telon ke perut putri kecilnya, dilanjutkan dengan memberikan bedak tabur khusus untuk bayi.


Vandy memberikan baju Kiran pada istrinya. Anggun memasangkan baju Kiran, dengan hati-hati Anggun memasangkan baju Kiran ketubuhnya, setelah itu celana Kiran.


" Selesai, sekarang putri cantik mommy sudah wangi" kata Anggun.


" Coba cium, kalau sudah wangi"


Vandy mencium kedua pipi Kiran secara bergantian. " Benar, princes daddy sudah wangi, seperti mommy nya"


Anggun menyusui putri kecilnya itu. Vandy keluar menemani Kenzo nonton film kartun kesukaan Kenzo.


" Gimana nilai abang disekolah?" tanya Vandy setelah sampai diruang keluarga.


" Daddy nggak mau dengar kalau nilai abang jelek ya"


" Siap daddy"


Vandy bangga kepada putranya itu. Walaupun dia sudah jadi model, tapi tidak mengurangi nilai nya disekolah. Vandy berharap Kenzo bisa bertanggung jawab sama kerjaan dan sekolahnya.


Anggun datang dan ikut bergabung bersama suami dan putranya. Anggun duduk sisamping suaminya.


" Dedek mana?" tanya Vandy.


" Tidur Mas" jawab Anggun.


Vandy membaringkan tubuhnya disofa dan menjadikan paha sang istri sebagai bantalnya. Anggun membelai lembut rambut suaminya.


" Sayang"


" Hhhmm"


" Masih lama ya?" tanya Vandy.


Anggun mengerti maksud pertanyaan suaminya itu. " Iya, sekitar 2 bulan lagi. Kenapa?" tanya balik Anggun.


" Nggak apa-apa"


Anggun sebenarnya tidak tega melihat suaminya yang selalu menahan keinginannya. Tapi mau gimana lagi.

__ADS_1


" Sabar ya Mas" hanya kata itu yang mampu Anggun ucapkan pada suaminya itu.


" Iya sayang"


Dua bulan tapi rasa setahun, kasihan banget junior gue.


Di hotel Dwipangga.


Mike masih memikirkan sosok wanita yang ada difoto tadi. Mike belum pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya. Dia banyak melihat dan bahkan bertemu dengan wanita cantik diluar sana, tapi entah kenapa waktu melihat foto wanita itu, Mike merasakan ada getaran dihatinya.


Mike tidak tau apa hubungan wanita yang ada difoto itu dengan Vandy. Karena Mike belum tau kalau Vandy sudah menikah. Vandy tidak pernah ngasi tau, dan Mike juga tidak pernah bertanya tentang itu.


Apa wanita itu kekasih tuan Vandy, atau Istrinya?


Mike berharap kalau wanita yang ada di foto itu hanya saudara Vandy. Karena Mike benar-benar sudah jatuh hati sama sosok wanita yang ada di foto itu.


Aku harus cari informasi tentang wanita itu.


Mike mengambil HP nya dan menghubungi asisten pribadinya.


" Hallo tuan" terdengar suara sang asisten.


" Tolong carikan informasi tentang Vandy sedatail mungkin"


" Baik tuan"


Panggilan pun berakhir.


Mike meletakkan kembali HP nya di atas nakas. Setelah itu Mike berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Setelah 10 menit Mike pun keluar dari kamar mandi. Saat mau mengambil pakaiannya, tiba-tiba HP Mike berbunyi. Mike mengambil HP nya yang ada di atas nakas.


Mike melihat nama sang asisten. Mike segera menggeser tombol hijau yang ada dilayar HPnya itu.


" Katakan"


" Tuan Vandy sudah menikah, dan memiliki dua orang anak"


" Apa kau bisa mengirimkan foto istrinya"


" Bisa bos"


Tut


Mike mematikan sambungan teleponnya.


Tak berapa lama satu pesan pun masuk. Mike segera membuka pesan itu. Alangkah kagetnya Mike melihat foto yang dikirim oleh asistennya itu.


Ini nggak mungkin, asisten gue pasti salah kirim.


Mike melihat kembali foto yang ada di HP nya itu. Pupus sudah harapan Mike, dia belum sempat bertemu dengan wanita itu, tapi dia harus menelan pil pahit. Wanita yang dia suka sudah menikah dan suaminya adalah rekan bisnisnya sendiri.


Mike benar-benar sudah tidak mempunyai harapan lagi. Kemudian Mike tersenyum memandang foto wanita yang dikirim oleh asistennya tadi.


Sepertinya gue hanya bisa sebatas mengagumi.


To be continue..

__ADS_1


Happy Reading.. 😚😚


__ADS_2