Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Cemburu


__ADS_3

Anggun pun bergegas pergi kekamar mandi dan membersihkan diri nya, biasa nya Anggun butuh waktu lumayan lama untuk mandi, sekarang cuma 15 menit Anggun sudah siap mandi.


Anggun dan kedua sahabatnya pun sudah bersiap untuk pergi kekantor. Mereka tidak sarapan karena tidak memungkinkan untuk mereka sarapan, karena mereka sedang diburu waktu.


Sinta pun memacu mobilnya memecah jalanan ibu kota, kendaraan cukup ramai berlalu lalang dipagi itu, sehingga Sinta tidak bisa memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Karena jalanan sedikit macet biasanya cuma butuh waktu 10 menit, sekarang menjadi 20 menit. tambah telat dari waktu yang sudah dijadwalkan perusahaan Dwipangga. Akhirnya mereka sampai juga dikantor


Anggun dan kedua sahabatnya pun berjalan dengan cepat menuju ruangan mereka. Sesampainya diruangan kerja semua karyawan menatap sinis pada mereka.


" Apaan sih tatapan mereka itu ucap Sinta."


" Iya pengen gue congkel aja tu mata ucap Sisil."


" Nggak usah dipeduliin ucap Anggun."


Anggun dan kedua sahabatnya berjalan menuju meja kerja mereka dan mulai mengerjakan pekerjaan mereka.


Diperusahaan Wiguna Group.


Marko dan kedua sahabatnya sudah berada dilobi perusahaan Wiguna, mereka sedang menunggu Presiden direktur perusahaan tersebut, atau lebih tepatnya menunggu kedatangan papa Anggun.


Setelah beberapa menit Wiguna dan asistennya sampai diperusaan,saat Wiguna berjalan memasuki lobi semua karyawan membukkan badan mereka. Wiguna melihat kearah Marko dan kedua sahabatnya dan berjalan menghampiri mereka.


" Kalian sudah lama menunggu tanya Wiguna. "


" Kita baru sampai kok pak jawab Marko."


" Mari kita keruangan om ucap Wiguna."


Keemapat Pria tampan itu berjalan menuju lift Ceo, semua mata karyawan tidak berhenti memandang keempat Pria tampan beda usia tersebut.


Ting


Pintu lift terbuka mereka pun masuk dedalam lift menuju lantai 40. Ya gedung tempat Presiden direktur ada dilantai empat 40.


Ting


Pintu lift terbuka, keempat Pria tampan itu keluar dari dalam lift. Wiguna berjalan dengan penuh wibawa. Sesampai dimeja sekretaris nya.


" Dini tolong buat kan minuman buat tamu saya."


" Baik pak."


Dini pun berlalu ke Pantry untuk membuatkan minuman.


Wiguna dan tiga cowok tampan itu sudah berada didalam ruangan kerja Wiguna, Marko dan kedua sahabat nya dibuat takjub dengan dekorasi ruangan Wiguna.


" Kalian sudah siap bekerja diperusahaan Wiguna Group."


" Siap Pak ucap mereka serempak."


" Bagus, nanti Robert yang akan mengantarkan kalian keruang kerja."


Tok tok..


" Masuk."


Dini pun masuk dengan membawa kopi untuk Bos dan tamu nya. Setelah menarok kopi Dini pun pamit undur diri.

__ADS_1


" Ada lagi pak yang bisa saya bantu ucap Dini dengan sopan."


" Terimakasih din, untuk sekarang tidak ada, kamu boleh kembali bekerja."


Dini pun berlalu pergi meninggalkan ruangan Bos nya. Setelah Dini pergi Wiguna pun melanjutkan obrolan dengan ketiga Pria tampan itu.


Setelah dirasa cukup Wiguna pun menyuruh Robert untuk mengantarkan ketiga Pria tampan tersebut keruangannya. Robert yang mendapatkan tugas pun dengan senang hati pergi mengantarkan ketiga Pria tampan itu.


Robert dan ketiga Pria tampan itu sudah berada diruang kerja pemasaran, Robert memperkenalkan Marko dan kedua sahabatnya.


" Perhatian semuanya disini ada tiga rekan kerja baru kalian, perkenalkan diri kalian ucap Robert."


Semua karyawan yang ada disana menghentikan kerjaan mereka, saat karyawan wanita melihat Marko dan kedua sahabatnya mereka begitu terpesona melihatnya.


Marko memperkenalkan diri mereka dan diikuti oleh kedua sahabatnya.


" Perkenalkan nama saya Marko Adiputra."


" Saya Aryo Purnama."


" Saya Ardian Adiyaksa."


" Mohon bantuan dan bimbingannya dari kalian semua ucap Marko dan kedua sahabatnya."


Robert yang melihat Marko dan kedua sahabatnya pun tersenyum, dia yakin akan kemampuan mereka bertiga.


" Silakan kalian duduk ditempat yang sudah disediakan dan selamat bekerja ucap Robert."


" Terimakasih Pak ucap Marko dan kedua sahabatnya."


Marko dan kedua sahabatnya pun berjalan dengan cool nya menuju meja kerja mereka. Karyawan wanita yang melihat Marko dan kedua sahabatnya berjalan pun terpesona.


Perusahaan Dwipangga Group.


Vandy sedang mempelajari dokumen yang diberikan Aldi kepadanya. Dokumen itu berisi tentang kerja sama.


" Al, lo udah selidiki perusahaan yang mau bekerja sama dengan kita?."


" Udah, lagian itu juga perusahaan nomor tiga terbesar di Asia."


" Ok, lo atur aja waktu nya."


" Siap, terus kapan kalian akan meresmikan hubungan kalian tanya Aldi."


" Secepatnya sih, mungkin pas Gala dinner nanti diumumkan sama bokap gue jawab Vandy."


" Bagus itu biar semua orang tau hubungan kalian, dan nggak akan ada lagi chili-chilian yang mengganggu."


" Apaan tu chili-chilian tanya Vandy."


" Itu bahasa gaul buat cewek-cewek centil jawab Aldi."


" Hahaha bisa aja lo ucap Vandy."


" Iya dong, ya udah gue mau balik keruangan gue dulu, mau atur jadwal temu lo sama klien."


Aldi pun berlalu dari ruangan Vandy dan pergi keruangannya.


" Anggun lagi apa ya, kok dari tadi pagi nggak ada hubungi gue gumam Vandy."

__ADS_1


Vandy pun mengambil HP nya, dan mengirim pesan untuk kekasihnya.


Vandy: " Sayang lagi apa?, kok nggak ada kasih kabar dari tadi 😔😔."


Diruang desain.


Anggun yang lagi sibuk kerja, tiba-tiba dikagetkan sama bunyi HPnya. Anggun melihat HP nya dan ada pesan masuk. Anggun pun tersenyum membaca isi chat nya. Anggun pun membalas pesan dari kekasihnya.


Anggun: " Maaf ya Bunny tadi nggak sempat ngabarin, soal nya tadi telat bangun 😇😇."


Pesan pun terkirim.


Vandy yang mendapatkan balasan pesannya dengan cepat membacanya.


Vandy: " Kenapa bisa telat bangun?."


Anggun: " Gara-gara Lee Min Hoo."


Vandy: " Siapa itu Lee Min Hoo."


Anggun: " Cowok tampan..😌😌😌."


Vandy yang membaca pesan dari Anggun pun terbakar cemburu.


Vandy: " Kamu berani nemuin cowok lain dibelakang aku..!! 😡😡."


Anggun: " Siapa yang nemuin cowok lain coba.. 😒😒."


Vandy: " Itu cowok yang kamu sebut namanya tadi, dan kamu bilang dia tampan 😏😏."


Anggun yang membaca pesan Vandy pun tertawa. Anggun pun berniat mengerjai Vandy.


Anggun: " Dia itu orang yang sangat spesial buat aku 😍😍."


Vandy yang membaca pesan dari Anggun pun bertambah emosi apalagi Anggun ngasih emotikon seperti itu.


Vandy: " Kalau kamu berani temuin cowok itu lagi, aku akan bunuh dia..!! 😡😡."


Anggun: " Kamu nggak akan bisa melakukannya, karena dia orang yang aku💗."


Anggun yang tidak mendapatkan balasan pesan dari Vandy pun melanjutkan pekerjaannya.


Setelah Vandy membaca pesan dari Anggun tadi, Vandy bertambah emosi. Vandy mengambil gelas yang ada dimejanya dan membanting gelas itu kedinding.


" Aaaarrrrrgggggg brengsek, brengsek umpat Vandy."


Sekretaris Vandy yang mendengar bunyi gelas pecah dari ruangan bos nya dengan cepat masuk keruangan Vandy. Sesampai diruangan Vandy betapa kagetnya Lisa melihat penampilan bos nya.


Vandy yang melihat pintu ruangannya terbuka pun menoleh, Vandy menatap tajam kearah Sekretaris nya.


" Keluar..!! teriak Vandy."


Lisa yang mendengar teriakan Vandy dengan cepat pergi dari sana. Sesampai dimeja nya Lisa menghubungi Aldi dan memberi taukan keadaan Vandy.


To be continue...


Jangan lupa Like, Komen, dan Vote nya 🙏🙏🙏


HAPPY READING GUYS.. 😉😉

__ADS_1


__ADS_2