
Kenzo cs sudah sampai di rumah sakit tempat mommy-nya dirawat. Setelah membayar ongkos taxi, ketiga cowok tampan itu langsung masuk ke dalam rumah sakit.
Ketiga cowok tampan itu menjadi pusat perhatian orang-orang yang ada di lobi rumah sakit itu. Tapi Kenzo cs terus saja berjalan, tanpa menghiraukan tatapan orang-orang itu. Karena mereka sudah sering mendapatkan tatapan memuja seperti itu.
Mereka bertiga pun sampai didepan ruang rawat yang ada tertulis nama Anggun di depan pintu itu. Kenzo mengetuk pintu ruang rawat sang mommy.
Tok..
Tok..
Tok..
Ceklek.
Pintu terbuka, tampaklah Daddy-nya berdiri dengan gagahnya di depan pintu.
" Abang sudah datang"
" Hhmm"
Kenzo mencium tangan sang Daddy, diikuti kedua sahabatnya. Vandy mempersilakan Kenzo cs masuk.
" Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam"
" Kalian sudah datang?" kata Sinta.
" Keyra nggak bersama mama?" tanya Gian.
" Ck..anak ini, bukan tanya mamanya malah nanya pacarnya" kata Sinta.
" Kalau mama kan aku udah liat, jadi untuk apa aku tanyain lagi" kata Gian.
" Ck.. dasar anak nggak ada akhlak" kata Sinta.
" Mereka tidak ada disini guys" kata Gian.
" Terus mereka kemana?" tanya Tristan.
" Udah pulang mungkin" jawab Sisil.
" Mami?" rengek Tristan.
" Nggak usah sok manja Tian" kata Sisil.
" Mami nggak sayang sama aku lagi?" kata Gian sambil pura-pura nangis.
" Nggak usah lebay" kata Sisil.
Gian dan Kenzo menahan tawanya melihat Tristan dicuekin sama mommy-nya. Ya mereka sangat tau bagaimana manjanya Tristan pada maminya.
" Adek mana Mom?" tanya Kenzo pada sang mommy.
" Pergi keluar sayang" jawab Anggun.
" Keluar?"
" Hhmm"
" Sama siapa?"
__ADS_1
" Sama calon mantu mommy" jawab Anggun.
" Mereka pergi kemana?"
" Mommy juga nggak tau, karena mereka cuma bilang mau pergi jalan-jalan"
" Di ponsel kalian kan ada GPS, kenapa nggak di cari melalui GPS" kata Vandy.
" Oh iya, kenapa bisa lupa gini sih" kata Kenzo.
Vandy hanya menggelengkan kepalanya melihat putranya. Dia tidak menyangka putranya akan bisa bertingkah seperti orang bodoh jika menyangkut Melodi.
Kenzo langsung melihat GPS yang ada di ponselnya. " Myeongdong"
" Jadi mereka di sana?" kata Gian.
" Tunggu apalagi, kita susul mereka sekarang" kata Tristan.
Ketiga cowok tampan itu berpamitan pada orang tua mereka. Setelah itu mereka langsung tancap menuju ke lokasi. Mereka akan memberikan hukuman kepada ketiga cewek cantik itu.
Taxi melesat cepat menuju Myeongdong. Ketiga cowok tampan itu pun sampai di Myeongdong. Setelah membayar ongkos, Kenzo cs langsung mencari keberadaan kekasih mereka.
" Kita beli jajanan itu dulu yuk" ajak Tristan.
" Yuk, lumayan untuk ganjal perut" kata Gian.
" Emang Lo berdua bisa lapar juga" kata Kenzo pada kedua sahabatnya.
" Bisalah, emang lo pikir kita robot" kata Gian dan Tristan.
Ketiga cowok tampan itu menghampiri pedagang tteokkebi hot dog. Ya itu salah jajanan khas Korea Selatan yang sangat populer di kalangan wisatawan.
Jajanan satu ini hampir mirip cord dog. Bedanya, adonan tteokkebi hot dog tidak dilapisi tepung roti, melainkan potongan-potongan kentang goreng, kemudian digoreng lagi secara bersamaan.
Setelah pegel berdiri, akhirnya sampai juga giliran mereka. Kenzo cs membayar jajanan mereka itu. Selesai membayar mereka mencari tempat duduk untuk memakan tteokkebi hot dog itu. Karena tidak baik makan sambil berdiri.
Ketiga cowok tampan itu duduk di kursi panjang yang tidak jauh dari tempat penjual tteokkebi hot dog itu. Mereka mendudukkan pantat mereka di kursi panjang itu.
Rasa tteokkebi hot dog itu sangat pas di lidah ketiga cowok tampan itu. Tak butuh waktu lama satu tteokkebi hot dog ukuran jumbo itu sudah berpindah ke dalam mulut mereka.
Setelah jajanan mereka habis, barulah Ketiga cowok tampan itu melanjutkan mencari kekasih mereka. Ketiga cowok tampan itu mulai mengitari toko-toko yang ada di Myeongdong.
Dengan menggunakan GPS, Kenzo cs dengan mudahnya menemukan dimana kekasih mereka berada. Tak berselang lama ketiga cowok tampan itu melihat kekasih mereka sedang berburu pakaian negeri ginseng itu.
" Kalau cewek belanja emang selalu lama" kata Gian.
" Betul, apalagi melihat tulisan diskon" kata Tristan.
" Kita masuk kedalam atau nunggu di luar?" tanya Kenzo pada kedua sahabatnya.
" Tunggu di luar aja deh" kata Tristan.
" Berasa kek manekin gue nunggu di depan toko" kata Gian.
" Nggak apa-apa, jarang-jarang kan ada manekin tampan kek kita" kata Tristan.
" Sekalian aja taruh karton di depan kita " kata Gian.
" Untuk apa?" tanya Tristan.
" Ngamen" jawab Kenzo dan Gian berbarengan.
__ADS_1
Ketiga cowok tampan itu pun tertawa.
" Sepertinya seru juga kalau kita ngamen di mari" kata Gian.
" Jangan!" kata Kenzo dan Tristan berbarengan.
" Kenapa?" tanya Gian.
" Karena suara lo fals banget" jawab Kenzo.
" Betul. Jadi kita berdua mohon, lo jangan sampe nyanyi disini" kata Tristan.
" Bilang aja lo berdua iri sama gue" kata Gian.
" Suara fals kek gitu, nggak akan buat kita iri" kata Kenzo.
" Benar sekali" kata Tristan.
" Cuma kalian berdua yang bilang suara gue fals. Mama gue bilang suara gue bagus, kek Ariel Noah" kata Gian.
" Iya kalau didengar lewat sedotan" kata Kenzo.
" Eh!, dimana-mana dengar itu pake kuping, bukan sedotan" protes Gian.
" Kalau mendengar suara Ariel Noah original baru enak pake kuping" kata Kenzo.
" Betul itu" kata Tristan.
" Lo mending nggak usah ngomong deh Tian, dari tadi ngomongnya cuma betul doang" kata Gian.
" Biarin, yang penting gue sependapat sama Kenzo. Jadi jangan coba-coba lo mau nyanyi di sini" kata Tristan.
" Ayolah bro, gue boleh nyanyi satu kali ya..ya" kata Gian dengan nada memohon.
" Nggak boleh" kata Kenzo dan Tristan sambil menyilang kan tangan mereka.
" Ntar sawerannya kita bagi rata deh" kata Gian.
" Gue bilang kagak, ya kagak" kata Kenzo.
" Gitu banget lo ama gue. Kalau nggak kita duet, Roma dan Ani" kata Gian.
" Ogah" kata Kenzo.
" Ntar gue ngambek nih"
" Ngambek aja sana" kata Kenzo dan Tristan berbarengan.
" Ciri-ciri teman luknut kek begini ni" kata Gian.
Kenzo dan Tristan cuek aja, mereka memilih tidak mendengarkan ucapan Gian yang tidak berfaedah itu. Mereka berdua fokus melihat kekasih mereka yang akan keluar dari toko pakaian.
Kenzo dan Tristan segera menghampiri pujaan hatinya. Mereka berdua meninggalkan Gian yang masih ngomel-ngomel gaje.
" Woy tungguin gue napa" kata Gian mengejar kedua sahabat luknutnya itu.
Melodi cs kaget melihat kekasih mereka sudah berada di hadapan mereka. Ketiga cewek cantik itu merasa hawa sekitar mereka berubah menjadi panas. Karena kekasih mereka sedang mengeluarkan tanduk mereka dan siap untuk menyeruduk ketiga cewek cantik itu.
To be continue..
Tteokkebi hot dog dan cord dog
__ADS_1
Happy Reading 😚😚