Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Bonus Chapter 3


__ADS_3

Pagi hari Vandy sudah bersiap-siap mau pergi ke kantor. Vandy memakai kemeja nya, selesai memakai kemeja, Vandy memakai dasi. Biasa nya sang istri lah yang akan memasangkan dasi, tapi sekarang istrinya lagi mengurus putra nya.


Setelah semua nya selesai, Vandy mengambil tas kantor dan juga kunci mobil nya. Vandy keluar dari kamar dan berjalan menghampiri kamar putra nya itu.


Saat pintu terbuka, Vandy melihat putra nya sudah berpakaian rapi. Vandy masuk kedalam kamar putranya.


" Wah anak daddy udah tampan dan rapi, mau kemana ni?" tanya Vandy


" Mau ikut daddy kekantor" jawab Kenzo


" Apa!"


" Kenapa kamu kaget begitu?" tanya Anggun


" Beneran ini sayang, Kenzo ikut aku kekantor"


" Ya benar lah, emang Mas nggak liat Kenzo sudah berpakaian rapi begitu"


" Tapi sayang"


" Nggak ada tapi-tapian. Yuk tampan nya mommy kita turun kebawah untuk sarapan" ajak Anggun kepada putra nya


Mereka bertiga turun kebawah untuk sarapan bersama. Anggun mengambilkan sarapan untuk suami dan anaknya. Mereka menikmati makanan mereka dengan sangat hikmat.


Selesai sarapan Anggun mengantarkan suami dan putra sampai ke mobil.


" Kita berangkat dulu ya mommy" ucap Vandy


Anggun mencium punggung tangan suaminya. Biasa nya Vandy akan mencium kening dan juga bibir istrinya. Berhubung di sana ada putra nya, Vandy hanya mencium kening sang istri.


" Kita jalan dulu ya mommy. Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam, hati-hati dijalan"


Vandy melajukan mobilnya meninggalkan kediamannya. Setelah mobil suaminya tidak terlihat lagi, Anggun pun masuk kedalam rumah.


Sepanjang jalan menuju kantor, Kenzo hanya diam saja. Biasa nya ada aja yang akan dia tanya dan bicarakan. Tapi sekarang putra nya itu hanya diam.


" Are you ok?" tanya Vandy


" I'm ok" jawab Kenzo


Mereka pun sampai kantor. Vandy memarkirkan mobilnya ditempat biasa. Kenzo turun dari mobil dan memandang gedung yang menjulang tinggi itu. Kenzo baru pertama kali pergi kekantor daddy nya.


" Apa ini kantor daddy?" tanya Kenzo

__ADS_1


" Iya, dan kelak ini juga akan menjadi kantor kamu" jawab Vandy


" Benarkah"


" Tentu, maka dari itu kamu harus belajar. Kelak kalau kamu sudah besar nanti, kamu lah yang akan menggantikan daddy " jelas Vandy


Vandy dan Kenzo masuk kedalam kantor. Semua karyawan terhipnotis melihat ketampanan anak CEO mereka. Mereka benar-benar terpesona oleh ketampanan Kenzo.


" Daddy mengapa mereka menatap Ken seperti itu?" tanya Kenzo


Vandy tersenyum kepada putranya itu. " Karena mereka terpesona melihat ketampanan mu" jawab Vandy


" Apa daddy juga sering ditatap seperti itu?" tanya Kenzo lagi


" Tentu, karena daddy mu ini juga tampan" jawab Vandy


" Tapi Ken nggak suka ditatap seperti itu" ucap Kenzo


Vandy dan Kenzo masuk kedalam lift menuju lantai 30. Tak berapa lama mereka pun sampai dilantai 30. Vandy menggandeng tangan putra nya itu. Mereka berjalan keluar lift dan langsung menuju ruangan Vandy.


Kenzo sangat takjub melihat ruangan kerja daddy nya. Kenzo berlari kearah dinding kaca, dari sana Kenzo bisa melihat pemandangan kota. Kenzo melihat kebawah, dia kaget melihat bangunan yang ada dibawah menjadi kecil.


" Daddy"


" Kenapa rumah itu berubah menjadi kecil?" tanya Kenzo


Vandy berjalan menghampiri anaknya. " Rumah itu tidak berubah kecil sayang, karena Kenzo lagi berada di atas gedung yang tinggi maka rumah itu terlihat kecil" jawab Vandy


Kenzo menganggukkan kepalanya tanda mengerti. Vandy kembali duduk dan mulai mengerjakan pekerjaan nya.


Anggun bingung mau melakukan apa, karena dia cuma sendirian dirumah. " Sepi juga kalau tidak ada Kenzo"


Anggun pergi kedapur, dia akan membuat kue untuk anak dan suami nya. Saat Anggun akan kedapur tiba-tiba HP nya berbunyi. Anggun tersenyum melihat nama yang tertera dilayar HP nya. Anggun menggeser tombol hijau di layar HP nya.


" Hallo, Assalamualaikum Nak" terdengar suara lembut dari seberang sana


" Wa'alaikum salam Ma"


" Kamu lagi apa Nak? cucu mama kemana?" tanya mama Anggun beruntun


Anggun tersenyum mendengar pertanyaan mama nya. " Anggun baru aja mau bikin kue Ma. Kalau cucu mama lagi pergi kekantor"


" Kenzo ikut sama Vandy. Apa Kenzo nggak akan mengganggu daddy nya?"


" Nggak kok Ma, bukti nya sampai sekarang Mas Vandy belum menghubungi aku"

__ADS_1


" Baguslah. O iya, Marko semalam datang kerumah"


" Terus"


" Dia ingin papa menjadi wali nya, dia ingin melamarkan Vanya"


" Bagus dong Ma, terus papa jawab apa"


" Papa bilang mau"


" Kapan papa akan melamarkan Vanya"


" Rencana nya sih lusa"


" Ok, besok Anggun temenin mama belanja"


" Makasih sayang, kamu memang mengerti mama. Titip salam untuk cucu dan menantu mama. Telpon nya mama tutup dulu ya sayang. Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam"


Panggilan telpon pun berakhir.


Anggun pergi kedapur untuk membuat kue untuk suami dan putra nya. Sampai didapur, Anggun melihat bahan-bahan yang ada untuk membuat kue. Setelah semua bahan terkumpul Anggun pun mulai membuat adonan kue nya.


Setelah satu jam berkutat didapur, akhirnya kue buatan Anggun jadi juga. Anggun mendinginkan kue nya. Sambil menunggu kue nya dingin Anggun membersihkan diri nya. Anggun akan mengantarkan kue dan makan siang untuk suami dan anak nya.


Vandy masih sibuk dengan kerjaannya, sesekali Vandy menoleh ke anak nya. Vandy melihat anak nya sudah menguap, tapi dia masih memaksakan untuk menoton. Ya Kenzo sedang menonton film kartun di HP daddy nya.


" Anak daddy sudah ngantuk?" tanya Vandy


" Belum dad" jawab Kenzo


Vandy tersenyum mendengar jawaban putra itu. " Sudah jelas mengantuk, tapi masih saja bilang nggak, baiklah kita lihat sampai dimana mata kamu akan bertahan boy" gumam Vandy


Vandy kembali fokus pada kerjaannya. Tak berselang lama Kenzo pun tertidur sambil memegang HP daddy nya. Vandy menghentikan kerjaannya, kemudian dia menghampiri anak nya yang sudah terlelap.


Vandy mengambil HP dari tangan putra nya itu. Vandy menggendong tubuh anaknya kedalam kamar pribadinya yang ada didalam ruangannya itu. Vandy membaringkan tubuh anaknya diatas kasur.


Vandy mengecup kening putranya. Setelah itu Vandy keluar dari kamar itu. Vandy melanjutkan kembali pekerjaan nya yang tertunda tadi.


Si ganteng nya mommy dan daddy



Happy Reading Guys... 😉😉

__ADS_1


__ADS_2