Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Anggun membawa putranya pergi dari hadapan wanita itu. Karena kalau Anggun masih melihat wanita itu emosi nya akan bertambah naik.


" Harus nya kau bersyukur karena istriku yang memberikan hukuman. Kalau seandainya aku yang turun tangan langsung, aku pastikan kau pulang tidak mempunyai tangan" ucap Vandy


Vandy pun pergi menyusul istri dan anaknya,diikuti sama yang lainnya. Anggun dan Kenzo pergi ke taman, mereka berdua duduk di kursi yang ada di sana.


Anggun melihat telinga Kenzo yang merah akibat dijewer wanita jahat tadi.


" Apakah ini sakit?" tanya Anggun


" Sedikit" jawab Kenzo sambil tersenyum


Anggun memeluk Kenzo. Dia tau kalau Kenzo kesakitan, tapi Kenzo berusaha menahannya. Anggun tau betul sifat putra nya itu.


" Sayang"


Anggun menoleh kearah suara, kemudian fokus lagi ke Kenzo. Vandy duduk di samping Kenzo, jadi posisi Kenzo ada ditengah-tengah orangtua nya.


" Are you ok?" tanya Vandy pada putra nya


" Hhhmm, I"m ok " jawab Kenzo sambil tersenyum


Vandy memeluk putra kebanggaan nya itu dan membelai lembut kepala putra nya itu. " Jika kamu sudah besar nanti jangan pernah mau ditindas sama orang lain. Tunjukkan taring mu pada semua orang. Kau mengerti boy!" tutur Vandy


"Mengerti Dad"


" Mas"


" Hhmm"


" Apakah aku jahat, karena membuat perusahaan keluarga wanita itu bangkrut?" tanya Anggun


Vandy tersenyum kepada istrinya itu, dia tau sifat sang istri. " Nggak sayang, kalau aku tadi yang ngasih pelajaran pada nenek sihir itu, mungkin dia akan kehilangan tangan nya itu" jawab Vandy


" Ck.. ternyata kamu lebih ganas dari pada aku" ucap Anggun


" Tentu saja, jika itu sudah menyangkut keluarga ku. Aku tidak akan segan-segan untuk menghabisi mereka" tutur Vandy


Vandy memeluk kedua orang yang paling berharga dalam hidup nya itu. Vandy memberikan kecupan dipuncak kepala sang istri. Vandy tau sang istrinya masih memikirkan nenek sihir tadi.


" Ken" panggil Gian dan Tristan


" Ck.. kalian ini, berapa kali aku bilang panggil aku Abang" kata Kenzo


" Kau hanya besar beberapa bulan dariku!" ucap Gian


" Tetap saja aku lebih besar dari pada kalian berdua" ucap Kenzo


" Ken, baik-baik aja kan?" tanya Tristan


" Aku baik-baik saja, aku kan kuat" ucap Kenzo dengan sombong nya


" Eleh, padahal tadi kau nangis kan" ejek Gian


" Tentu saja tidak! apa kau melihat ku menangis tadi, huh!" kesal Kenzo


" Aku tidak melihat Ken menangis" kata Tristan


" Kau ini tidak bisa diajak kerja sama" ucap Gian pada Tristan


" Tapi aku memang tidak melihat Ken menangis tadi" kata Tristan


" Iya, kenapa kau nggak bisa berbohong sedikit aja" kata Gian


" Mami sama papi bilang, kita tidak boleh berbohong, nanti masuk neraka" ucap Tristan


" Apa kau mau masuk neraka?" tanya Kenzo pada Gian


" Tentu saja tidak!" jawab Gian


Para orangtua hanya tersenyum mendengar perdebatan anak-anak mereka. Anggun melihat kearah Vanya.

__ADS_1


" Dek maaf ya udah bikin kacau acara kamu" ucap Anggun


" Nggak apa-apa kok Kak. Kakak nggak perlu minta maaf, justru yang aku khawatir kan keadaan Kenzo. Tapi setelah melihat dia bisa bercanda lagi dengan teman-teman nya aku nggak begitu khawatir lagi" kata Vanya


" Iya, tadi aku juga khawatir dengan Kenzo, aku pikir dia akan menangis, tapi ternyata tidak" ucap Sinta


" Anak lo kuat banget Nggun, kalau anak gue yang digituin mungkin dia sudah menangis" kata Sisil


" Siapa dulu daddy nya" kata Vandy dengan sombong nya


" Ck.. kumat lagi penyakit laki lo Nggun" ucap Aldi


Pletak


" Emang lo pikir gue gila" kata Vandy


" Kurang lebih seperti itu" ucap Aldi


" Aldi!" teriak Vandy


Aldi yang melihat Vandy dalam mode on segera melarikan diri. Kalau tidak bisa habis dia dicabik-cabik sama singa jantan itu.


" Jangan lari loe" kata Vandy sambil mengejar Aldi


Anggun dan Sinta hanya bisa menghela napas melihat tingkah suami mereka.


" Mereka itu selalu saja seperti itu" ucap Sinta


" Mending kita istirahat aja yuk, nanti malam kan mau lanjut acara resepsi" kata Gio


" Iya, terutama kamu Dek" kata Anggun


Mereka semua pergi untuk beristirahat, karena nanti malam akan ada pesta lagi. Mereka meninggal kan Vandy dan Aldi yang masih asik main kejar-kejaran.


Malam hari Anggun bersiap-siap mau pergi kehotel. Anggun sudah siap dengan gaunnya begitu juga dengan suaminya sudah siap. Sekarang Anggun melihat Kenzo, apakah dia sudah bersiap.


Saat Anggun keluar dari kamarnya, rupanya Kenzo sudah berada didepan pintu kamarnya.


" Yuk mom kita berangkat" ajak Kenzo


" Daddy buruan, kita tunggu dibawah ya" kata Anggun


Anggun dan Kenzo baru mau menuruni tangga, Vandy baru keluar dari kamar. Vandy langsung menyusul istri dan anaknya.


Vandy melajukan mobilnya menuju hotel keluarga nya. Mobil Vandy baru keluar dari pintu gerbang rumah nya, mobil Aldi pun baru keluar dari pintu gerbang rumahnya.


Vandy membunyikan klakson mobilnya. Aldi pun membalas dengan membunyikan klakson mobilnya.


" Daddy ayo balapan sama papa nya Gian" ucap Kenzo antusias


" Ok sayang"


Vandy membunyikan klakson mobilnya 2 kali. Aldi pun mengerti dan menyetujui permintaan Vandy. Mereka membunyikan klakson bersama-sama dan mereka pun memulai balapannya.


Vandy melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, Kenzo sangat senang. Beruntung suasana jalan agak sepi, jadi mereka tidak akan kena umpatan pengendara lainnya.


Akhirnya mobil Vandy pun sampai duluan. Tak berselang lama mobil Aldi juga sampai. Vandy memarkir kan mobilnya, begitu juga dengan Aldi.


Kenzo keluar dari mobil bersama mommy dan daddy nya. Gian juga turun berbarengan dengan mama dan papanya.


" Daddy ku menang, dan papa mu kalah" ejek Kenzo


" Lain kali pasti papa ku yang menang" kata Gian


" Sudah-sudah, ayo kita masuk kedalam" ajak Anggun


Mereka berjalan beriringan. Saat masuk ke ballroom hotel mereka jadi pusat perhatian. Vandy dan yang lainnya tidak menghiraukan tatapan para tamu itu.


Vandy dan Anggun pamit pada keluarga kecil Sinta, karena mereka akan bergabung bersama keluarga besar mereka. Anggun dan Vandy akan menyabut para tamu dari rekan bisnis nya dan papa mertuanya.


Sinta dan Aldi bergabung dengan keluarga Sisil. Ya Sisil dan Gio datang lebih dulu, karena Sisil datang bersama mertua nya.

__ADS_1


Acara berjalan dengan lancar. Para tamu sekarang lagi mengantri untuk mengucapkan selamat dan doa pada Vanya dan Marko.


Kini tiba giliran keluarga kecil Sinta dan Sisil. mereka naik keatas pelaminan untuk memberikan salam pada Marko dan Vanya.


" Selamat ya Vanya, semoga pernikahan nya samawa dan cepat diberikan momongan" ucap Sinta


" Makasih Kak"


" Sekali lagi selamat bro atas pernikahan nya, semoga nanti malam bisa cetak gol" ucap Aldi


" Thank's bro, semoga aja ya bro" kata Marko


" Buruan! yang ngantri banyak dibelakang" kata Vandy


" Yang nama nya ngantri itu, ya panjang kebelakang lah, bukan kedepan!" kata Aldi


" Emang, kan nggak salah gue ngomong" kata Vandy nggak mau kalah


" Sudah, berantem nya lanjutin dibawah sana!" kata Anggun


Vandy dan Aldi pun menghentikan perdebatan mereka.


" Akhirnya diam juga mereka" kata Sinta


Sekarang giliran Sisil dan Gio.


" Selamat ya Vanya, akhirnya aksi kejar-kejaran nya berakhir dipelaminan. Semoga pernikahan nya langgeng dan cepat dapat momongan" ucap Sisil


" Kak Sisil ingat aja. Makasih Kak doa nya"


" Selamat bro, semoga ntar malam nggak ada gangguan untuk bobol gawangnya" kata Gio


" Aamiin mudah-mudahan bro"


Gio dan Sisil pun turun dari pelaminan. Kini tinggal keluarga Anggun dan Vandy yang menemani Vanya dan Marko menyambut tamu.


Vandy dan Anggun beristirahat. Mereka bergabung dengan teman-teman mereka untuk menikmati hidangan yang ada disana.


Mereka semua berkumpul di meja yang agak pojokan. Anak-anak mereka menikmati hidangan yang sudah disajikan pelayanan.


" Mommy, Ken mau cake coklat" kata Kenzo


Anggun memotong cake coklat untuk Kenzo. setelah itu dia menaruh diatas piring kecil dan memberikan cake itu pada Kenzo.


" Gian sama Tristan mau cake juga?" tawar Anggun


" Mau" ucap Gian dan Tristan bersamaan


Anggun memotong cake nya untuk Gian dan Tristan. Setelah itu Anggun memberikan pada Gian dan Tristan.


" Jadi ingat waktu kamu ngidap cake sayang" ucap Vandy


" Iya Mas. Itu makanya Kenzo suka maka cake" kata Anggun


Mereka semua menikmati hidangan yang sudah ada disana sambil mendengarkan lagu yang dibawakan artis papan atas.


To be continue...


Kenzo



Daddy



Mommy



Jangan lupa vote nya ya, supaya Author semangat nulisnya... 🙏🙏

__ADS_1


Happy Reading Guys.. 😉😉


__ADS_2