
Kenzo dan Kiran masih memandangi baby El yang sedang tertidur lelap. Anggun melihat kedua anaknya sangat fokus melihat baby El, tanpa mempedulikan orang sekitar mereka.
" Coba lihat cucu kamu Pah, dari tadi nggak berkedip melihat baby El" kata Diana pada suaminya.
Dwipangga menoleh ke arah cucunya. Kemudian dia tersenyum. " Kamu benar Ma, bahkan mereka berdua tidak ingat ada kita disini" kata Dwipangga.
" Mommy" panggil Kiran.
" Iya sayang"
" El kita bawa puyang ya" pinta Kiran.
" Kalau gitu, adek harus minta izin sama Uncle dan aunty "
Kiran berlari menghampiri Marko. Kiran duduk di pangkuan Marko. " Uncle, baby El nya Kilan bawa puyang ya" kata Kiran.
" Untuk sekarang dedek El nya belum bisa pulang, gimana kalau adek aja yang nginap disini? " tanya Marko.
" Daddy bilang, ' adek tidak boyeh lama-lama dirumah sakit, nggak bagus " jawab Kiran.
Semua orang tersenyum mendengar ucapan Kiran. Tak berapa lama Vanya pun membuka matanya. Vanya melirik box bayi yang ada disampingnya.
" Adek disini?" tanya Vanya lirih.
Sontak semua orang menoleh kearah Vanya.
" Aunty cudah banun?" tanya Kiran.
Kiran berusaha naik keatas bed Vanya, karena tinggi jadi dia sedikit kesusahan. Marko berjalan menghampiri bed istrinya.
" Adek mau naik?"
" Ia, tapi cucah "
Marko pun menggendong Kiran, kemudian mendudukkannya di samping sang istri. Kiran menempel kan punggung tangannya didahi Vanya.
" Aunty cudah tidak panas lagi, jadi cudah boyeh puyang"
" Aunty itu tidak demam" kata Kenzo.
" Teyus kenapa ada di lumah cakit?" tanya Kiran.
" Karena dedek El" jawab Kenzo.
" Dedek El demam?" tanya Kiran sambil berusaha turun dari bed Vanya.
" Tidak, adek masih kecil jadi nggak akan ngerti" kata Kenzo.
" Adek cudah becal" kata Kiran.
" Kecil"
" Becal"
" Kecil"
" Mommy" panggil Kiran.
" Abang jangan mulai"
__ADS_1
Sontak Kenzo menatap tajam pada adeknya itu. Kiran yang di tatap tajam pun tersenyum penuh kemenangan. Ya itu lah senjata Kiran untuk membungkam abangnya itu.
Siang Hari.
Setelah makan siang bersama keluarganya,Vandy dan keluarga kecilnya berpamitan pulang. Karena Kiran juga sudah mengantuk dan Kenzo sebentar lagi akan pergi latihan.
Kiran yang sudah mengantuk pun agak rewel di atas mobil. Karena Kiran biasa tidur sambil minum susu tabung.
" Mommy mau cucu " rengek Kiran.
" Sabar ya sayang, bentar lagi kita sampai" bujuk Anggun.
" Cucu" tangis Kiran.
Anggun menyesal karena tadi tidak membawa tabung susu Kiran. Vandy yang mendengar putri kecilnya nggak berhenti menangis pun menepikan mobilnya.
" Adek duduk sama daddy ya" kata Vandy.
Kiran menganggukkan kepalanya. Kiran berhenti menangis karena dia duduk dekat stir bersama daddy nya.
" Adek duduk baik-baik ya"
Setelah Kiran berhenti menangis, Vandy pun melanjutkan kembali perjalanan mereka. Kiran sudah tidak dapat lagi menahan rasa kantuknya, akhirnya dia pun tertidur.
Mereka pun sampai di rumah utama, Vandy menggendong putri kecilnya itu kedalam rumah. Vandy langsung pergi ke kamar Kiran, untuk menidurkan putri kecilnya itu.
Anggun dan Kenzo juga langsung kekamar, mereka juga mau istirahat. Karena memang sudah jam tidur siang.
Setelah menidurkan Kiran, Vandy pun menyusul istrinya kekamar mereka. Vandy melihat istrinya sudah berbaring di atas kasur. Vandy pun ikut bergabung dengan sang istri.
Vandy memeluk tubuh istrinya seperti guling. Vandy menghirup wangi tubuh sang istri, Tak berapa lama Vandy pun terlelap dengan posisi memekuk istrinya.
Kenzo sudah siap dengan memakai baju latihannya. Kenzo keluar dari kamar dan berpapasan dengan Kiran yang menangis mencari Anggun.
" Adek kenapa nangis?"
" Hiks.. hiks.. Mommy" rengek Kiran.
" Cup.. cup jangan nangis adek cantiknya abang. Sekarang kita cari mommy ya" ajak Kenzo.
Kiran menganggukkan kepalanya tanda setuju. Kenzo menggandeng tangan Kiran. Mereka berjalan menuruni tangga. Kenzo dan Kiran menuruni tangga dengan hati-hati. Mereka pun sampai dibawah.
Sampai dibawah Kenzo mencari mommy ke dapur. Sampai di dapur mereka tidak menemukan Anggun. Di sana hanya ada Bik Mirna dan pelayan lainnya.
" Bik, mommy mana?" tanya Kenzo.
" Ke kebun belakang Den"
" Makasih Bik"
Kenzo membawa Kiran ke kebun belakang rumah, baru sampai di depan pintu belakang, Kenzo berpapasan dengan mommy nya.
" Adek sudah bangun?"
" Dendong mommy"
" Tangan mommy lagi kotor sayang, bentar ya mommy cuci tangan dulu"
Kiran mengekori Anggun ke kamar mandi. Dia takut di tinggal lagi sama Anggun. Sedangkan Kenzo menunggu di ruang tamu.
__ADS_1
Selesai mencuci tangan, Anggun pun menggendong putri kecilnya itu.
" Cucu mommy"
" Ok, sekarang kita bikin susu untuk adek"
Anggun menyuruh Kiran duduk dikursi yang ada disana. Kiran pun menuruti titah mommy nya, dia duduk manis dikursi itu.
Anggun membuatkan susu untuk putri kecilnya, tak pula juga Anggun mengambil buah yang sudah di potong-patong kecil untuk memudahkan Kiran memakannya.
Anggun memberikan botol susu pada Kiran.
" Makacih mommy"
" Sama-sama sayang. Sekarang kita kedepan ya, liat abang berangkat"
Anggun menggandeng tangan Kiran, dan tangan sebelah kirinya memegang piring berisi potongan-potongan buah. Sampai diruang tamu Kiran duduk disamping abangnya.
" Daddy belum turun juga Bang?" tanya Anggun pada Kenzo.
" Belum mom"
Baru saja disebut Vandy sudah nongol.
" Adek lagi minum apa?" tanya Vandy sambil duduk disamping putrinya.
" Cucu, daddy mau?"
" Makasih, susu nya untuk adek aja" kata Vandy.
Daddy minum susu nya langsung dari mommy.
" Daddy yuk berangkat, ntar abang terlambat" kata Kenzo.
" Siap abang" kata Vandy.
Anggun mengantarkan suami dan putranya kedepan rumah utama.
" Mommy abang berangkat dulu" pamit Kenzo sambil mencium punggung tangan mommy nya.
" Abang baik-baik latihannya" pesan Anggun.
" Siap ibunda ratu. Adek salim dulu sama abang" kata Kenzo sambil mengulurkan tanganny.
Kiran mencium punggung tangan abangnya itu.
" Adek baik-baik dirumah sama mommy ya, daddy mau berangkat dulu"
" Ciap daddy"
" Assalamualaikum" ucap Vandy dan Kenzo.
" Wa'alaikum salam, hati-hati di jalan" kata Anggun.
Vandy pun melajukan mobilnya meninggalkan kediamannya. Setelah mobil suami sudah tidak terlihat lagi. Anggun dan Kiran pun masuk kedalam rumah.
To be continue..
Jangan lupa kasih dukungannya untuk Author ya.. 😉😉
__ADS_1
Happy Reading.😚😚