Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Pagi hari.


Sinar hari matahari masuk melalui cela-cela ventilasi sebuah kamar mewah. Sinar itu perlahan mampu membangunkan sang empunya kamar.


Gadis itu mengejap-ngejap kan matanya, menyesuaikan cahaya yang masuk melalui retina matanya. Setelah matanya bisa menyesuaikan, dia pun berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Setelah 10 menit membersihkan diri, gadis itu berjalan meja rias, dia menekan tombol yang ada di sebelah meja riasnya. Saat tombol di tekan sebuah ruangan pun terbuka. Gadis itu pun masuk kedalam ruangan itu.


Di dalam ruangan pakaian, tas dan juga sepatu tersusun dengan rapi. Gadis itu pun mengambil seragam sekolahnya dan memakainya.


Selesai memakai seragam sekolahnya, gadis itu pun keluar dari ruangan itu. Setelah itu dia menyisir rambut asalan, dan tidak lupa juga dia memberi sedikit cream berwarna hitam untuk menunjang penyamarannya.


Gadis itu pun turun kebawah untuk sarapan bersama kedua orangtuanya.


" Morning Mih, Pih" sapa sang gadis.


" Morning sayang" balas sang mami.


Sedangkan papinya hanya membalas dengan senyuman.


" Sayang, bisakah kamu berhenti berpenampilan seperti itu?" kata sang mami.


" Tidak bisa mih, lagi pula aku nyaman seperti ini" jawab sang anak.


" Sampai kapan kamu mau bersembunyi terus?" tanya mami nya lagi.


" Sampai aku menemukan teman yang tulus sama aku, tanpa memandang status aku" jawab gadis itu lagi.


" Tapi.. "


Belum sempat mami sang gadis melanjutkan kata-kata nya suaminya sudah menyelah omongannya.


" Melodi benar Mi, jadi biarkan saja dia seperti itu" kata sang papi.


Ya gadis itu adalah Melodi Citra Ayunda Agatha. Melodi sengaja tidak mencantumkan nama keluarga di belakang namanya. karena kalau itu di lakukan maka akan banyak para penjilat mendekatinya. Maka dari itu, pas memperkenalkan diri Melodi tidak menyebutkan nama marga keluarganya.


" Terima kasih, papi memang yang terbaik" kata melodi sambil memeluk papi nya.


Mami Melodi tersenyum melihat interaksi antara suami dan juga putri semata wayangnya itu.


" Cepat sarapan, kalau tidak kamu akan di tinggalkan bus" kata sang mami.


" Siap mami"

__ADS_1


Melodi pun menyantap nasi goreng yang ada di hadapannya itu. Suapan demi suapan masuk kedalam mulut Melodi. Tak butuh waktu lama, sepiring nasi goreng sudah berpindah ke dalam perutnya.


Selesai sarapan Melodi berpamitan sama mami dan papinya. Melodi mencium tangan kedua orangtuanya.


" Melodi berangkat dulu ya Mih, Pih. Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam"


Melodi masuk kedalam mobil, setelah itu mobil itu pun melaju meninggalkan kediaman Agatha. Melodi setiap pagi memang di antarakan sopirnya, tapi tidak kesekolah melainkan ke halte.


Karena Melodi pulang dan pergi ke sekolah memang naik bus. Dan itu sangat menyenangkan untuk Melodi.


Mobil pun sampai di halte. Sama dengan Kenzo, sebelum turun dari mobil Melodi melihat keadaan dulu. Dia melirik kekiri dan kekanan, setelah dirasa aman barulah dia turun dari mobil.


" Makasih Pak, hati-hati pulangnya"


" Ya nona muda"


Mobil pun melaju meninggalkan nona muda itu. Melodi duduk menunggu bus datang. Tak berselang lama bus yang di tunggu pun datang. Melodi langsung masuk kedalam bus.


Setelah menempuh perjalanan selama 10 menit, Melodi pun sampai di gerbang sekolahnya, Melodi turun dari bus. Melodi berjalan masuk kedalam gerbang sekolahnya.


Tidak ada lagi nona muda, yang ada sekarang adalah cewek dekil. Ya julukan itulah yang di berikan teman-temannya kepada Melodi, saat dia berada di sekolah.


Sesampai di dalam kelas Melodi melihat Kenzo sudah duduk di kursinya. Melodi berjalan ke mejanya, Melodi narik pelan kursinya kemudian dia medudukan pantatnya di kursi.


Melodi mengambil novel yang ada di dalam tasnya, kemudian dia mulai membuka buku novel itu, dan mulai membaca halaman demi halaman novel itu. Melodi tidak memperhatikan yang lain lagi, dia fokus dengan novelnya.


Teeeeett..


Bel pun berbunyi, menandakan proses belajar mengajar akan segera di mulai. Para murid-murid pun masuk kedalam kelas dan menunggu guru mereka datang.


Tak berselang lama guru mereka pun datang, Bapak guru itu datang dengan membawa buku yang sangat banyak.


" Selamat Pagi anak-anak"


" Selamat pagi Pak"


" Perkenalan nama bapak Idris Kusnardi, kalian bisa panggil panggil saya Pak Idris. Saya guru bahasa indonesia"


" Baik Pak Idris"


" Bapak absen dulu ya " kata Bapak guru.

__ADS_1


Pak guru pun mulai mengambil absen muridnya satu persatu. Setelah itu dia menyimpan buku absennya.


" Cantika, tolong bantu bagikan buku paket ini pada teman-teman kamu" titah sang guru.


" Baik Pak"


Cantika mengambil buku paket yang ada di meja, kemudian dia mulai membagikan buku cetak itu ke teman-temannya. Setelah selesai dia pun kembali ketempat duduknya.


" Kalian sudah dapat bukunya"


" Sudah Pak"


" Sekarang buka halaman 5"


Semua murid pun membuka buku paket itu, dan mencari halaman 5.


" Sudah?" tanya Idris.


" Sudah Pak"


" Sekarang kalian baca cerita itu, dan kerjakan soal-soal di halaman 7. Kalau ada yang tidak kalian mengerti, kalian boleh tanyakan pada Bapak, kalian mengerti"


" Mengerti Pak"


Para murid itu pun mulai fokus membaca cerita itu. Begitu juga dengan Kenzo cs, mereka sangat serius menatap buku yang ada di hadapan mereka.


Kenzo mengambil buku tulisnya, dia mulai mengerjakan soal yang ada di halaman 7. Begitu juga dengan Gian dan Tristan,


Kenzo, Gian dan Tristan memang anak yang pintar, jadi soal-soal itu tidaklah sulit bagi mereka. Tidak butuh waktu lama mereka bertiga pun selesai mengerjakan soal-soal itu. Kenzo cs mengumpulkan buku paket dan tugas mereka kedepan.


Sama seperti Kenzo cs, Melodi juga gadis yang pintar, soal-soal itu dengan mudahnya diselesaikan sama Melodi. Tak butuh waktu lama Melodi juga sudah selesai mengerjakan soal-soal itu.


Melodi pun mengumpulkan buku paket dan tugasnya. Cantika tidak suka melihat cewek dekil itu mengumpulkan tugasnya lebih cepat dari dirinya. Dia mengepalkan tangannya, dia tidak ingin cewek dekil itu lebih unggul darinya.


Pasti dia menyontek sama Kenzo. Awas saja kamu nanti.


To be continue.


Visual cewek dekilnya besok ya Readers..


Gomawo karena masih mau membaca kelanjutan cerita ini.. Saranghaeeee 😘😘


Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2