Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Di sekolah.


Para siswa dan siswi sudah pada datang. Mereka memakai beragam macam pakaian. Siswi cewek ada yang memakai gaun dan juga dress, sedangkan para siswa cowok memakai jas.


Aula yang mereka dekorasi tadi siang terlihat sangat cantik, di tambah dengan lampu-lampu yang berkelap-kelip menambah indahnya ruangan itu.


Mereka semua berpenampilan sangat luar biasa. Apalagi siswi cewek, mereka berdandan secantik mungkin. Bahkan ada yang pergi kesalon untuk menunjang penampilan mereka malam ini.


Gilang dan Indira terlihat tampan dan juga cantik malam ini. Banyak yang memuji pasang itu, mereka terlihat sangat serasi. Tapi bukan mereka yang di tunggu para siswi perempuan itu, melainkan Kenzo cs.


Kenzo cs pun sampai di sekolah. Mereka bertiga memarkirkan motor mereka di tempat biasa. Sebelum mereka masuk, mereka melihat penampilan mereka melalui kaca spion.


Setelah memastikan penampilan mereka. Ketiga cowok tampan itu berjalan dengan cool nya menuju aula sekolah. Mereka bertiga akan jadi pusat perhatian malam ini.


Tap.


Tap.


Tap.


Terdengar bunyi langkah kaki menuju aula, semua yang ada di aula pun melihat kearah pintu masuk aula. Para siswi pun terperangah melihat penampilan Kenzo cs. Sampai-sampai mulut mereka terbuka, karena melihat ketiga cowok tampan itu.


Gilang mengepal tangannya menahan emosi, karena memelihat mata pacarnya tidak berkedip melihat Kenzo cs.


" Mereka bertiga tampan sekali"


" Iya, Ketos mah lewat "


Kenzo cs berjalan melewati para cewek-cewek itu. Para siswi cewek itu dapat mencium aroma parfum ketiga cowok tampan itu. Membuat para cewek-cewek itu melayang karena wangi tubuh mereka bertiga.


" Wangi banget "


" Iya, kira-kira mereka pakai parfum merek apa ya?"


Kenzo duduk di kursi yang sudah di sediakan di sana. Mereka duduk agak pojokan, karena mereka tidak ingin di ganggu sama cewek-cewek manja itu.


Cantika datang menghampiri Kenzo cs. Saat Cantika akan duduk di samping Kenzo, dengan cepat Kenzo memegang kursi itu dengan tangannya.


" Kursi ini sudah ada yang punya" kata Kenzo bohong.


" Maaf" ucap Cantika.


Cantika terpaksa pindah duduk kesamping Tristan. Cantika benar-benar heran sama sikap Kenzo, kenapa Kenzo sedikit pun tidak mau meliriknya.


Acara pun segera di mulai, para anggota OSIS naik ke atas panggung. Mereka mengucapkan pesan untuk para adik junior mereka secara bergantian.


Setelah itu acara berlanjut dengan berdansa bersama. Kenzo cs hanya jadi penonton saja, mereka tidak berminat untuk berdansa. Lagi pula mereka juga tidak mempunyai kekasih untuk di ajak berdansa.


" Ken, kita dansa yuk" ajak Cantika.


" Kamu ajak Gian saja" kata Kenzo.


" Saya juga malas, kamu ajak Tristan saja" kata Gian.

__ADS_1


" Hei!, kenapa harus aku" protes Tristan.


" Sorry Cika, gue nggak bisa dansa" tolak Tristan.


Lagi-lagi Cantika gagal untuk mendekati Kenzo. Dia tidak tau lagi gimana caranya untuk menaklukkan hati Kenzo. Cantika benar-benar ingin bersama Kenzo.


Setelah acara dansa selesai, Gilang naik keatas panggung. Gilang meminjam mic sebentar pada MC.


" Malam semua, minta waktu kalian sebentar" ucap Gilang.


Semua orang yang berada di aula pun diam. Mereka menghentikan aktivitas mereka sebentar.


" Saya minta pada Kenzo cs naik kepanggung" pinta Gilang.


Sontak semua orang menoleh pada Kenzo dan kedua sahabatnya.


" Mau apalagi dia" kata Tristan.


" Udah kita ikutin aja maunya dia" kata Kenzo.


Mereka bertiga pun berjalan menuju panggung. Kenzo dan kedua sahabatnya berjalan dengan penuh wibawa. Mereka bertiga pun naik keatas panggung.


" Kalian mengenal mereka bertiga bukan?" tanya Gilang.


" Kenal Kak" jawab para siswi cewek.


" Apa kalian tidak ingin tau mereka bersal dari keluarga mana?" tanya Gilang.


" Apa kamu tidak ingin memberi tau para penggemar kamu Kenzo?" tanya Gilang pada Kenzo.


Kenzo hanya diam, dia tidak ingin jatuh dalam jebakan yang di buat oleh Gilang. Dia tidak ingin memberi tau dengan cara seperti ini.


" Atau kamu malu mengatakan, karena kamu anak yang tidak di anggap" kata Gilang.


Kenzo mengepal tangannya menahan emosinya. Dia tidak ingin kehilangan kendali, selagi Gilang belum mengusik keluarganya maka dia akan menahannya.


Karena Kenzo tidak merespon ucapan Gilang tadi. Semua yang ada di aula pun berbisik-bisik kembali. Ada sebagian dari mereka menganggap ucapan Gilang itu benar.


" Kenapa kamu diam saja?, apa yang gue bilang itu benar?, atau jangan-jangan kamu anak dari wanita jal*ng, itu makanya kamu malu untuk mengatakan kepada para penggemar kamu" Cicit Gilang.


Bug..


Satu pukulan mendarat di pipi kanan Gilang.


" Kau.. "


Bug..


Belum sempat Gilang melanjutkan perkataannya satu pukulan lagi mendarat di pipi sebelah kiri Gilang.


" Kau menghinaku, aku diam.Tapi jika kau sudah berani menghina mommyku, aku tidak akan tinggal diam!"


Bug

__ADS_1


Satu pukulan mendarat di perut Gilang. Kenzo tidak memberi celah untuk Gilang membalas. Emosi yang sudah dia tahan dari tadi akhirnya meledak juga.


" Aaaaaa" teriak siswi wanita.


Suasana pesta yang tadinya tenang, tiba-tiba menjadi riuh. Mereka tidak akan ikut campur, karena mereka berdua tau Kenzo tidak akan melepaskan orang yang sudah menghina mommy nya.


Gian dan Tristan memilih duduk di kursi yang ada di atas panggung, mereka menonton dengan menikmati camilan yang ada di atas meja.


Begitu juga dengan siswa laki-laki yang lain, mereka juga hanya menonton Gilang yang di hajar terus sama Kenzo. Mereka tidak ada yang mau melerai mereka, karena mereka juga benci sama Gilang.


Para pengawal Gilang datang entah dari mana, mereka naik ke atas panggung untuk membantu Gilang. Tapi usaha mereka sia-sia karena Gian dan Tristan datang menghadang mereka.


" Eeiitss mau kemana? " kata Tristan.


" Minggir kalian bocah" kata salah satu pengawal Gilang.


" Kalau kalian datang untuk mengganggu mereka berdua, maka kami tidak akan membiarkan kalian lewat" kata Gian.


Gian dan Tristan melawan kedua pengawal Gilang. Rizki yang baru kembali dari toilet kaget melihat kekacauan yang terjadi. Rizki melihat Kenzo dan Gilang sedang baku hantam pun, segera menghampiri mereka.


" Bangun lo!, mana sifat lo yang sombong tadi. Huh!" teriak Kenzo.


Saat Kenzo akan memukul Gilang kembali, Rizki dengan sigap menahan tangan Kenzo. Kenzo menatap tajam pada Rizki.


" Lepasin tangan gue!" teriak Kenzo.


Gilang pun menggunakan kesempatan itu untuk kabur dari sana. " Gilang brengsek!, mau lari kemana lo!" teriak Kenzo.


Setelah Gilang pergi jauh, barulah Rizki melepaskan Kenzo. Kenzo menarik kerah baju Rizki.


" Kenapa lo nahan gue, huh!" kata Kenzo.


" Sabar Ken, tenangkan diri lo" kata Rizki.


Kenzo pun menarik napasnya, kemudian membuangnya dengan kasar. Setelah merasa tenang, barulah Kenzo melepaskan kerah baju Rizki.


Para pengawal Gilang juga sudah KO sama Gian dan juga Tristan. Rizki meminta anggota OSIS lain untuk membubarkan acara. Sementara Rizki membawa Kenzo cs ketempat yang lebih tenang. Rizki akan minta penjelasan dari mereka bertiga.


To be continue..


Abang Kenzo



Abang Gian



Abang Tristan



Happy Reading.

__ADS_1


__ADS_2