Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Malam hari.


Selesai makan malam, Seperti biasa Kenzo langsung pergi ke kamarnya. Tidak ada lagi acara ngobrol-ngobrol bareng putranya. Vandy tidak bisa membiarkan ini terus berlanjut. Dia akan menyudahi acara prank untuk putranya itu.


" Sayang" Panggil Vandy pada sang istri.


" Ya Mas"


" Mas mau mengundang keluarga Agatha makan malam di rumah kita"


" Apa Mas sudah menyerah"


" Hhmm, Mas nggak kuat di cuekin terus sama Abang"


" Makanya jangan usil"


" Iya, kamu kenapa selalu memojokkan Mas"


" Karena kamu sudah membuat putraku sedih"


" Mas juga nggak ada maksud untuk membuat Abang sedih"


" Tunggu apalagi, cepat hubungi mereka"


" Baik ratu singa ku"


Vandy mengambil ponselnya, kemudian dia mencari kontak Keynan. Setelah bertemu dia langsung menghubungi nomor tersebut.


" Hallo " terdengar suara di seberang sana.


" Hallo tuan Keynan"


" Ada apa calon besan"


" Begini, saya dan istri mengundang anda dan keluarga untuk makan malam besok di rumah saya"


" Apakah kita akan mengakhiri sandiwara kita?"


" Iya, saya tidak kuat di cuekin terus sama putra saya"


" Haha, saya tidak menyangka orang yang terkenal dengan sifat dingin dan kejamnya bisa bersikap kekanak-kanakan juga"


" Anda jangan meledek saya tuan, kalau anda melakukan itu terus. Saya pastikan perusahaan anda akan tinggal nama"


Vandy menjauhkan ponsel dari telinganya, karena mendengar tawa dari Keynan.


" Baiklah tuan, besok malam kami akan datang ke sana "


"Baik, saya dan keluarga menunggu kedatangan anda dan keluarga. Kalau begitu saya tutup dulu telponnya. Selamat malam"


Panggilan pun berakhir.


" Bagaimana?" tanya Anggun setelah suaminya mengakhiri panggilan teleponnya.


" Mereka akan datang"


" Baguslah. Sekarang kita istirahat, karena besok Mas harus ke kantor" kata Anggun.


Anggun dan Vandy memutuskan untuk beristirahat. Mereka berdua berjalan menaiki tangga menuju kamar mereka.


Kamar Kenzo.


Kenzo baru selesai gosok gigi dan juga cuci muka. Kenzo membaringkan tubuhnya di atas kasur. Karena mata Kenzo belum mau di pejamkan. Kenzo mengambil ponselnya, dan mengirim chat di Grup.


Chat Grup anak sholeh.


Kenzo: " Assalamualaikum"


Gian: " Wa'alaikum salam, tumben chat di mari?"


Kenzo: " Boring gue"

__ADS_1


Tristan: " Wa'alaikum salam"


Gian: " Eh jomlo baru nongol 🤭"


Tristan: " Ck.. baru jadian aja udah belagu😒"


Gian: " Nggak apa-apa, daripada gantung kek jemuran 😂😂"


Kenzo: " Lo nggak kasihan sama Dira Tian, lo PHP in terus🙄"


Gian: " Tau Lo, kalau nggak suka bilang. Jadi dia bisa cari yang baru😤"


Tristan: " La, napa kalian bully gue. Lagi pula gue masih bingung sama perasaan gue"


Gian: " Bingung gimana?"


Tristan: " Gue nggak tau ini perasaan cinta atau bukan"


Gian: " Gini, di saat dekat sama si Dira jantung lo ajep-ajep gitu nggak?"


Tristan: " Dikit sih"


Gian: " Itu tandanya lo punya rasa sama si Dira"


Kenzo: " Tau tu Munaroh, gengsi banget bilang cinta. Ntar si Dira udah sama yang lain baru, ku menangis 😭😭"


Gian: " Eh anak sultan korban sinetron piring terbang 😂😂"


Tristan: " Terus gue harus gimana dong😔"


Kenzo: " Tembak tepat di jantungnya😌"


Gian: " Bukannya hati"


Kenzo: " Jantung biar dia langsung klepek-klepek"


Tristan: " Bantuin gue ya"


Kenzo: " Ntar kita bantu doa😂"


Gian: " Sabar ini ujian😆"


Tristan: " Pulang ah"


Kenzo: " La ngambek😁"


Gian: " Langsung down mentalnya😂"


Kenzo: " Tidur dulu ya bro😴😴"


Gian: " Gue juga"


Chat pun berakhir.


Kenzo meletakkan ponselnya kembali di atas nakas. Setelah itu dia mematikan lampu kamarnya, kemudian mengganti dengan lampu tidur. Kenzo memejamkan matanya, tak berselang lama Kenzo sudah berada di dunia mimpinya.


Pagi Hari.


Kenzo sudah bangun dari tidurnya. Kenzo melangkah kan kakinya menuju kamar mandi. Hanya butuh 10 menit untuk Kenzo menyelesaikan acara mandinya.


Selesai mandi Kenzo langsung berjalan menuju walk in closet miliknya. Kenzo memakai seragam sekolahnya, setelah itu dia menyisir rambutnya dengan rapi.


Setelah semua selesai, Kenzo mengambil ponsel dan juga tas sekolahnya. Kenzo turun kebawah untuk sarapan bersama kedua orang tua dan juga adeknya.


Seperti biasa Kenzo tidak menyapa sang daddy. Sebenarnya Kenzo juga tidak tega melakukan itu sama sang daddy, tapi mau gimana lagi daddy nya masih kekeh mau menjodohkannya.


Vandy melirik sang putra, ingin sekali dia memeluk putranya itu. Vandy memalingkan wajahnya, kemudian dia menghapus air matanya yang tak sengaja keluar.


" Nanti malam, calon tunangan Abang mau datang, jadi Abang harus menjawabnya"


" Abang selesai Mom" kata Kenzo sambil bangkit dari kursinya.

__ADS_1


" Duduk!, habiskan makanan Abang"


Semarah apapun Vandy pada putranya itu. Dia tidak pernah berkata kasar ataupun sampai memukul putra itu. Kenzo duduk kembali, dia tau daddy nya sekarang lagi marah.


" Daddy melakukan semua ini demi Abang juga"


" Bukan, daddy melakukannya hanya demi bisnis"


" Kita lihat nanti malam, daddy yakin kamu tidak akan bisa menolak gadis pilihan Daddy"


" Kalau daddy yakin sama gadis itu, kenapa nggak Daddy aja yang sama dia"


Sontak Anggun menatap tajam putranya itu. Kenzo bergidik ngeri melihat tatapan sang mommy.


" Maaf Mom" ucap Kenzo sambil menundukkan kepalanya.


Vandy tersenyum melihat putranya yang tidak bisa berkutik di depan mommy nya. Ya di rumah itu istrinya lah yang berkuasa.


" Kali ini mommy dukung Daddy"


" Mommy!"


" Sudah, jangan membantah lagi"


Kenzo benar-benar tidak semangat mau pergi ke sekolah lagi. Kenzo beranjak dari tempat duduknya dan segera pergi dari meja makan.


Kenzo melajukan motornya meninggalkan kediaman orang tuanya. Kenzo melajukan motornya ke suatu tempat dia ingin menenangkan dirinya dulu.


Kediaman Agatha.


Melodi sudah bersiap berangkat ke sekolah, tapi sebelum berangkat Melodi sarapan dulu bersama kedua orang tuanya.


" Nanti malam kita akan pergi ke rumah calon tunangan kamu" kata sang papi.


" Uhuk..uhuk" Melodi tersedak roti yang dia makan. Melodi segera meneguk coklat yang ada di hadapannya.


" Aku nggak akan pergi" kata Melodi sambil beranjak dari tempat duduknya.


" Mau nggak mau, suka nggak suka. Kamu harus tetap ikut"


" Papi jahat!" kata Melodi sambil berlari ke luar rumahnya.


Sang mami mencoba mengejar putri kesayangannya itu. Keynan membiarkan sang istri mengejar putrinya itu.


" Huft, sungguh ide ini membuat aku sakit kepala" kata Keynan.


Tiara berhasil mengejar sang putri. Tiara membiarkan putrinya itu menangis, mengeluarkan semua uneg-uneg yang ada di dalam hatinya.


" Papi nggak sayang lagi sama aku mi"


" Sssttt, jangan bicara seperti itu. Papi itu sangat menyayangi kamu"


" Kalau papi sayang sama aku, pasti dia mau membatalkan perjodohan itu"


" Mami yakin kamu akan suka sama laki-laki pilihan papi"


" Kenapa mami bisa yakin seperti itu, sedangkan aku belum pernah bertemu sama dia?"


" Karena mami dan papi sudah bertemu sama dia dan keluarganya" Bahkan kamu juga sudah pernah bertemu dengan dia sayang, tiap hari lagi, gumam sang mami dalam hati.


" Tapi aku nggak cinta sama dia Mih"


" Setelah melihat dia nanti, mami yakin kamu juga bisa cinta sama dia"


Melodi benar-benar bingung sama maminya. Kenapa maminya begitu yakin sama laki-laki pilihan papinya itu.


Seperti apa sih cowok itu?, dan sehebat apa dia?, sehingga membuat mami dan papi aku sangat kekeh ingin menjodohkan aku dengan cowok itu. Awas aja nanti malam, aku akan membuat dia ilfil sama aku.


To be continue..


Yang masih nanya lapak Aska mana, ni Author kasih tau lagi...

__ADS_1



Happy Reading 😚😚


__ADS_2