Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Hari ini Marko dan Vanya akan pulang dari bulan madu. Para keluarga akan menjemput pasangan itu dibandara. Anggun dan Kenzo sedang menunggu Vandy diruang tamu.


" Mommy, daddy masih lama ya?" tanya Kenzo


" Nggak kok sayang" jawab Anggun


Tak berselang lama Vandy turun. Anggun selalu terpesona melihat ketampanan suami nya itu. Vandy tersenyum kepada istrinya dan Anggun pun membalas senyum sang suami.


" Yuk kita berangkat" ajak Vandy


Mereka pun berjalan menuju mobil yang sudah ada didepan pintu utama. Ya sebelum kebawah tadi, Vandy minta tolong sama kang Tito untuk mengeluarkan mobil nya dari garasi.


Vandy membukakan pintu untuk istri dan anak nya. Setelah itu barulah dia masuk kedalam mobil. Vandy menghidupkan mobilnya, setelah itu mobil melaju meninggalkan kediaman nya.


Sore itu kendaraan tidak terlalu ramai berlalu lalang. Jadi mobil Vandy melaju tanpa hambatan. Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit mereka pun sampai dibandara.


Vandy memarkir kan mobilnya. Sebelum Vandy turun dari mobil dia memakai masker dulu. Karena kalau dia mencium aroma parfum orang lain, bisa membuat nya mual dan muntah-muntah lagi.


Setelah selesai memakai masker nya, Vandy baru turun dari mobil. Mereka bertiga pun berjalan masuk kedalam bandara. Mama dan papa mereka sudah menunggu juga disana.


" Nenek, kakek" panggil Kenzo


" Eh cucu tampan nenek sudah datang" kata Diana


" Ma, Pa" sapa Anggun sambil bersalaman dengan mertuanya secara bergantian dan diikuti sama Vandy.


" Tumben kamu pake masker Van? kamu sakit?" tanya Diana


" Nggak Ma, cuma lagi pengen aja pake masker" jawab Vandy


Vandy sengaja belum mengasih tau siapun kabar kehamilan istrinya. Karena dia akan mengatakan nya waktu diacara barbeque nanti malam.


Tak berapa lama Vanya dan Marko keluar dari pintu keberangkatan. Mereka berdua pun langsung menghampiri keluarga mereka.


" Selamat datang kembali Dek" ucap Anggun sambil memeluk Vanya


" Makasih kakak ipar" kata Vanya sambil membalas pelukan kakak iparnya


" Aunty" sapa Kenzo


" Oh, keponakan tampan Aunty" ucap Vanya sambil mengacak-acak rambut Kenzo


" Aunty jangan di acak-acak rambut Ken, nanti tidak keren lagi"


" Huh, kamu sama narsis nya kek daddy kamu" kata Vanya


Vanya menatap kakak nya yang tampan itu. Vandy yang seolah tau maksud tatapan adek nya pun berkata.


" Jangan tanya kenapa kakak pake masker, karena kakak nggak akan menjawab nya" kata Vandy


"Ck.. siapa yang beduli kakak mau pake masker atau nggak" kata Vanya


" Eleh bilang nya nggak peduli, tapi tatapan matanya kepo" ucap Vandy


" Mana ada seperti itu" kata Vanya


" Nggak usah bohong kamu Dek"

__ADS_1


Yang lain hanya menggelengkan kepala melihat perdebatan kakak-beradik itu. Walaupun sudah sama-sama menikah, tapi mereka selalu saja memperdebatkan hal yang sepele.


" Sudah-sudah, sekarang kita pulang. Kasihan menantu mama sudah kelemahan" kata Diana


Mereka semua pun berjalan kearah parkiran. Semua masuk kedalam mobil masing-masing. Vanya dan Marko ikut mobil mama dan papa Vandy. Mobil mereka pun melaju meninggalkan bandara.


Diperjalan pulang menuju kediaman orangtua nya, Vandy melihat penjual rujak. Vandy kemudian menepikan mobilnya.


" Sayang tunggu sebentar ya, Mas mau beli rujak dulu"


" Iya Mas"


Vandy turun dari mobilnya dan menghampiri Bapak penjual rujak. " Pak rujak nya dua porsi ya, yang pedas" kata Vandy


" Siap Den"


Bapak itu pun membuatkan rujak pesanan Vandy. " Den mau buah apa?" tanya Bapak itu


" Semua Pak, tapi banyakin buah jambu sama mangga muda nya Pak"


" Siap Den"


Tak berapa lama rujak pesanan Vandy pun sudah jadi. Bapak itu memberikan rujaknya kepada Vandy.


" Berapa Pak"


" 20 ribu aja Den"


Vandy mengambil uang 50 ribu didalam dompetnya dan memberikan kepada Bapak penjual rujak. " Kembalian nya untuk Bapak aja"


" Terimakasih Den"


Mobil Vandy pun sampai dikediaman orangtua nya. Mereka turun dari mobil dan langsung masuk kedalam rumah.


" Assalamualaikum " ucap mereka bertiga


" Wa'alaikum salam"


" Kalian mampir kemana tadi?" tanya Dwipangga


" Bukannya disuruh duduk malah dikasih pertanyaan" kata Vandy


" Biasa nya kamu nggak disuruh duduk pun langsung duduk" kata Dwipangga


" Mana pernah aku begitu" sangkal Vandy


" Nggak usah menyangkal nya, kamu sering kok kayak gitu" kata Dwipangga tak mau kalah


" Sudah-sudah, kalian berdua itu selalu berdebat. Lihat tu cucu ku sampe melongo begitu melihat tingkah kalian" kata Diana


Sontak mereka semua menoleh ke Kenzo. Mereka semua tertawa melihat tingkah Kenzo yang menggemaskan itu.


Vanya dan Marko berpamitan pergi kekamar mereka. Karena mereka masih lelah karena menempuh perjalanan jauh dari tempat honeymoon mereka, terus lanjut kerumah.


Vandy pergi kedapur untuk memakan rujak yang dia beli tadi. Vandy nggak sabaran ingin memakan buah yang segar-segar tadi. Membayangkan nya saja sudah membuat air liur Vandy menetes.


" Suami kamu mau masak sayang?" tanya Diana

__ADS_1


" Nggak Ma, Mas Vandy mau makan kue yang dia beli tadi" jawab Anggun bohong


" Makan kue kok sendirian, nggak bagi-bagi kita. Yuk kita kesana" ajak Diana


" Jangan Ma!" cegah Anggun


Anggun nggak ingin mama mertuanya tau kalau Vandy makan rujak. Karena mereka sudah sepakat untuk mengatakan nya di acara barbeque nanti malam.


" Kenapa sayang?" tanya Diana


" Biarkan Mas Vandy makan kue nya sendiri, ya" jawab Anggun


" Baiklah, biar dikeselek makan kue itu sendiri" kata Diana


Sedangkan orang yang diomongkan itu sedang asik menikmati rujak yang dia beli tadi. Tak berselang lama 2 porsi rujak itu pun sudah berpindah kedalam perutnya.


" Alhamdulillah kenyang" ucap Vandy


Selesai memakan rujak Vandy menghampiri istri dan anaknya. Sampai diruang tamu Vandy langsung duduk disamping istrinya.


" Udah selesai makan kue nya?" tanya Diana


" Kue? siapa yang makan kue Ma?" tanya balik Vandy


" Kamu lah, masa mama" jawab Diana


" Aku nggak makan kue Ma" kata Vandy


" Terus ngapain kamu lama-lama didapur tadi?" tanya Diana


" Aku makan.." belum sempat Vandy melanjutkan ucapan nya Anggun sudah menjawab duluan


" Maksud mama kue yang kamu beli tadi Mas" kata Anggun sambil mengedipkan matanya kepada sang suami


Vandy yang tidak mengerti arti kedipan mata istrinya itu. " Kamu mau menggoda Mas sayang?" tanya Vandy


" Siapa yang mau menggoda kamu Mas" kata Anggun


" Itu tadi kamu kedep-kedipin mata kamu" kata Vandy


Kenapa suami gue mendadak bod*h kayak gini sih.


" Oh itu ada debu masuk kemata aku tadi"


" Kita pamit pulang dulu ya Ma" kata Vandy


" Kok pulang sih, kita kan lagi bahas masalah kue" kata Diana


" Bahasnya besok-besok aja deh Ma, aku sama istri aku mau menyiapkan keperluan untuk acara barbeque nanti malam" kata Vandy


" Ya udah, kalian hati-hati dijalan ya" kata Diana


" Ok Ma, kita pamit dulu ya" kata Vandy


Setelah berpamitan mereka pun pergi kemobil. Mereka bertiga pun masuk kedalam mobil. Vandy melajukan mobilnya meninggal kan kediaman orangtua nya.


To be continue

__ADS_1


Happy Reading Guys... 😉😉


__ADS_2