
Kenzo cs dan pasangannya pergi ke salah satu pusat pembelanjaan yang ada di kota Seoul. Kenzo akan mencari boneka Pikachu terbaru untuk adeknya.
" Tian" panggil Kenzo.
" Hhmm"
" Lo masih ingat pajak jadian kan?"
Deg.
Kok si Roma masih ingat aja sih soal pajak jadian.
" Benar, untung lo ingat bro" kata Gian pada Kenzo.
" Bukannya udah gue bayar ya?" kata Tristan.
" Belum, berhubung tadi kita bayar makannya sendiri-sendiri. Jadi kita minta bayarannya sekarang" usul Kenzo.
" Apa!"
" Nggak usah teriak-teriak kek di hutan" kata Gian.
" Asik shopping" kata ketiga cewek cantik itu.
" Ok girls, kalian siap belanja?" tanya Gian pada ketiga cewek cantik itu.
" Siap!" jawab Melodi cs antusias.
" Gue bakal bayar, kalau belanjaan kalian 3 juta. Kalau lebih gue nggak akan bayar" kata Tristan.
" Mana bisa begitu" protes Kenzo dan Gian.
" Bisa, kalau Lo berdua nggak mau ya udah" kata Tristan.
" Ok nggak masalah" kata Kenzo.
" Kita mencar ya, ntar ngumpulnya di kasir" kata Gian.
Mereka mulai berpencar, berburu pakaian dan barang-barang khas negeri ginseng itu. Kenzo dan Melodi pergi ke toko bagian mainan dan juga boneka.
Saat masuk kedalam toko, mata mereka di manjakan sama boneka-boneka yang lucu dan menggemaskan.
" Kalau ada yang kamu mau ambil aja, ntar aku yang bayarin" kata Kenzo.
" Beneran nih"
" Beneran yank"
" Makasih"
Melodi mencari boneka untuk Kiran dan juga boneka untuk dirinya sendiri. Melodi berjalan ke sana kemari mencari boneka Pikachu. Kenzo mengikuti langkah kaki sang kekasih dari belakang.
" Yank, ketemu" kata Melodi memeluk boneka Pikachu kecil itu.
Kenzo tersenyum gemas melihat ekspresi sang kekasih. Ingin rasanya dia menyembunyikan kekasihnya itu.
" Itu boneka untuk siapa?" tanya Kenzo pada sang kekasih.
" Untuk aku sama Kiran"
" Kamu suka boneka Pikachu juga, yank"
" Hhmm"
" Kalau udah ketemu, bantu aku cariin mainan untuk ponakan aku" pinta Kenzo.
" Emang kamu udah punya adik sepupu?"
" Punya, anaknya Tante Vanya"
" Oh ya, cowok atau cewek adik sepupu kamu, yank?"
__ADS_1
" Cowok, namanya Elvano Putra Juanda. Tapi kami memanggilnya El"
" Pasti adik sepupu kamu itu sangat tampan" puji Melodi.
" Hhmm"
Melodi membantu sang kekasih mencari mainan untuk adik sepupunya. Sepasang kekasih itu mencari di bagian mobil-mobilan. Karena El suka sekali dengan mobil-mobilan.
Setelah dapat, mereka membayar berdua mencari pakaian yang akan di bayar oleh Tristan nantinya. Walaupun Tristan mematok harga belanjaannya, tapi itu udah lumayan untuk membayar pajak jadian.
Gian dan Keyra sudah lebih dulu berada di toko pakaian. Gian akan membelikan mama dan papa Keyra baju. Sedangkan untuk mereka berdua akan dibayarkan oleh Tristan.
" Honey, ini nggak kemahalan harganya?" tanya Keyra.
" Nggak apa-apa honey, untuk calon mertua aku bahan sama kualitasnya memang harus yang terbaik"
Wajah Keyra bersemu merah mendengar ucapan sang kekasih. " Makasih"
" Makasih untuk apa?" tanya Gian.
" Karena udah memilih dan mencintai aku" jawab Keyra.
" Seharusnya aku yang minta makasih sama kamu, karena udah mau menerima cinta aku" kata Gian.
" Honey, kamu yang cariin bajunya ya, soalnya aku nggak tau ukuran mama kamu" kata Gian.
" Iya, kamu cukup temenin aku aja" kata Keyra.
Baju untuk mama dan papanya sudah di dapat, sekarang Keyra memilih baju untuk dirinya dan juga untuk sang kekasih. Gian hanya memperhatikan sang kekasih memilih baju.
Keyra bingung mau pilih yang mana, soalnya bajunya bagus-bagus semua. Gian mengambil ponselnya, kemudian dia memotret sang kekasih yang lagi sibuk memilih baju.
Gian tersenyum melihat hasil jepretannya itu. Selesai mengambil foto sang kekasih, Gian menyimpan kembali ponselnya kedalam saku celananya.
" Udah dapat belum honey bajunya?" tanya Gian.
" Udah nih, kita beli bajunya Couple ya" kata Keyra.
Keyra memberikan baju yang dia ambil kepada sang kekasih untuk dicoba. Gian mencoba baju yang di berikan kekasihnya ke ruang ganti. Keyra juga mencoba bajunya ke ruang ganti.
Dira dan Tristan baru sampai di toko baju. Dira sangat antusias melihat baju yang ada di dalam toko itu. Dia akan membeli baju Couple bersama sang kekasih.
" Ay, kita pilih yang warna putih aja ya" kata Dira.
" Aku ngikut aja Ay, apapun yang kamu pilih aku akan pake"
" Ok, aku boleh beli 3 baju ya"
" Hhmm"
" Asik, makasih Ay"
" Sama-sama"
Dira berjalan ke sana kemari, mencari baju yang cocok dan juga bagus untuk dirinya dan sang kekasih. Sedangkan Gian menjadi bodyguard sang kekasih.
Setelah beberapa menit mencari, Dira pun mendapatkan bajunya. Dira memberikan baju itu kepada sang kekasih untuk dia coba. Tristan mengambil baju yang diberikan sang kekasih. Kemudian dia masuk keruang ganti untuk mengganti bajunya. Dira masuk kedalam ruang ganti di sebelahnya.
" Ay udah belum?" tanya Tristan.
" Udah"
" Kita keluar bareng ya"
" Siap"
Kedua sejoli itu keluar dari ruang ganti. Tristan terpesona melihat kekasihnya itu, begitu juga sebaliknya.
" So beautiful " puji Tristan.
" Makasih, kamu juga handsome " puji Dira.
__ADS_1
Dira mengambil ponselnya, kemudian dia berselfie dengan memakai baju barunya. Tristan hanya mampu menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang kekasih.
Cekrek.
" Ay coba liat, cantik nggak?" tanya Dira sambil memberikan ponselnya pada Tristan.
" Cantik banget" puji Tristan setelah melihat foto sang kekasih.
" Makasih" ucap Dira sambil mencium pipi Tristan. Setelah itu dia masuk kedalam ruang ganti.
" Ay, kamu curang" kata Tristan.
" Seharusnya kamu senang karena aku udah cium pipi kamu"
" Ya, tapi kenapa cuma sebelah" protes Tristan.
" Terus"
" Seharusnya kan keduanya"
" Ye..itu maunya kamu"
" Jelas, siapa sih yang nolak kalau dicium cewek secantik kamu"
" Gombal"
" Jujur aku" kata Tristan.
Setelah selesai mengganti bajunya, Dira keluar dari ruang ganti. " Yuk ke kasir"
" Nggak jadi cium pipi aku yang sebelah kiri?" tanya Tristan.
" Nggak"
" Ayolah Ay, ntar pipi aku berat sebelah"
" Ck.. modus"
" Beneran, kaku dia"
" Anggap aja aku khilaf ya" kata Dira.
" Hhmm"
Walaupun malas, tapi Dira tetap melakukan apa yang diinginkan oleh kekasihnya itu.
Cup
" Udah kan"
" Udah" kata Tristan sambil tersenyum senang.
" Temenin aku cari oleh-oleh untuk Nyokap sama bokap dong, Ay"
" Yuk, setelah itu kita baru ke kasir" kata Tristan.
Kedua sejoli itu keluar dari toko pakaian. Mereka berjalan menuju tempat parfum. Ya Dira akan membelikan kedua orang tuanya parfum.
Melodi dan Kenzo juga baru selesai memilih beberapa baju. Mereka berdua juga membeli baju Couple. Setelah itu mereka akan membeli oleh-oleh untuk kedua orang tua Melodi.
Mereka semua sudah selesai berbelanja. Sekarang ketiga cewek cantik itu sedang sedang mengantre. Sedangkan Tristan menunggu di dekat petugas kasir, karena dia akan membayar pajak jadian.
Akhirnya tibalah giliran ketiga cewek cantik itu. Petugas kasir mulai menghitung belanjaan mereka satu persatu. Setelah di hitung semuanya, Tristan menyerahkan kartu berwarna gold pada petugas kasir itu.
Selesai menggesek kartu debit itu, petugas kasir menyerahkan kembali kartu milik Tristan. Karena jatah pajak jadian dari Tristan cuma 3 juta, Kenzo dan Gian membayar uang Tristan yang terpakai tadi.
Setelah itu mereka memutuskan untuk pulang. Karena waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam. Mereka menyetop taxi yang lewat untuk transportasi pulang.
To be continue.
Gomawo karena kalian masih mau menunggu kelanjutan cerita Kenzo cs.
__ADS_1
Happy Reading 😚😚