Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Kesedihan


__ADS_3

" Bunny"


Deg


Vandy yang mendengar suara pujaan hati nya dengan cepat melepaskan ciuman Kia.


" Sayang, ini tidak seperti yang kamu bayangkan, ucap Vandy".


Kia yang mendengar Vandy memanggil Anggun dengan sebutan sayang pun kesal.


Vandy yang melihat Anggun yang hanya diam, mencoba mendekati kekasihnya, Vandy membawa Anggun kedalam pelukannya. Vandy tau Anggun shock melihat kejadian tadi.


Vandy merasa Anggun tidak membalas pelukannya, perlahan melepaskan pelukannya pada Anggun.


" Sayang, aku bisa jelasin semuanya ke kamu ucap Vandy".


" Dia Siapa Bunny tanya Anggun".


Sebelum Vandy menjawab, Kia sudah lebih dulu menjawab pertanyaan Anggun".


" Perkenalkan saya tunangannya Vandy jawab Kia".


Deeeerrr


Bagai disambar petir Anggun mendengar jawab Kia, bagaimana bisa orang yang dia cintai memiliki tunangan.


"Gue nggak boleh nangis gumam Anggun dalam Hati".


" Kia..!! teriak Vandy".


" Kenapa, apa ada yang salah dengan ucapan ku".


" Iya, sejak kapan kau jadi tunangan ku ucap Vandy emosi".


Anggun hanya mendengarkan perdebatan antara Vandy dan Kia.


" Seharus nya pertanyaan itu kamu tanyakan pada diri kamu sendiri ucap Kia".


" Kalau kamu memang merasa tunangan ku, terus kenapa kamu pergi begitu saja meninggalkan aku ucap Vandy".


Kia yang mendenger ucapan Vandy pun terdiam, dan tiba-tiba tubuhnya bergetar dengan hebat.


Vandy yang melihat Kia seperti itu pun tidak tega melihatnya, bagaimana pun Kia pernah mengisi hatinya. Vandy membawa Kia kedalam pelukannya.


Anggun yang melihat Vandy memeluk Kia pun merasa sesak didadanya, Anggun pun pergi meninggalkan Vandy dan Kia.


Aska yang melihat kakak nya menangis pun, menghampiri Anggun.


" Kakak kenapa?, apa kakak ganteng diculik tanya Aska".


Anggun yang mendengar pertanyaan Aska pun mencoba tersenyum.


" Kakak nggak apa-apa kok dek, dan kakak ganteng juga nggak diculik".


" Kalau kakak ganteng nggak diculik, kenapa kakan nangis?".


" Kakan nggak nangis tadi mata kakak kelilipan, yuk kita pulang".


" Kalau kita pulang kakak ganteng gimana ucap Aska".


" Dia kan udah besar jadi bisa pulang sendiri".


Aska pun nggak mau bertanya lagi, dia tau kakaknya lagi bersedih tapi dia nggak tau apa yang membuat kakak nya bersedih.


Anggun dan Aska pun pulang dengan taxi, tapi Anggun tidak pergi ke Apartemen melainkan pulang kerumahnya.

__ADS_1


Sesampai didepan gerbang rumahnya Anggun dan Aska turun dari taxi, Anggun membayar ongkos taxi nya.


Pak Ujang yang melihat nona muda dan tuan muda kecilnya pulang, dengan cepat membukakan pintu gerbangnya.


" Non sudah pulang tanya pak Ujang".


" Iya pak, Anggun sama Aska pamit kedalam dulu ya Pak".


" Iya non".


Sampai dikamarnya Anggun menangis melepaskan sesak didada nya. " Kenapa jadi begini ucap Anggun dalam tangis nya".


Anggun yang nggak pengen di ganggu siapapun dulu mematikan HP nya dan mencoba memejamkan matanya.


Di Apartemen.


Sinta dan Sisil sedang menunggu Anggun pulang.


" Sil gimana acara ngedate lo sama Gio seru nggak?".


" Aku cuma pergi ketaman kota, bukannya ngedate".


" Sama aja itu, gimana Gio udah nyatain perasaannya belum?".


" Belum, kenapa emang nya tanya Sisil".


" Kalau lo jadian sama Gio kan seru tuh jawab Sinta".


Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, tapi Anggun juga belum pulang.


" Anggun kok belum pulang sih, apa dia nginap di Apartemen Vandy ucap Sisil".


" Hhuuss ngacok kamu".


" Ya siapa tau kan karena udah malam jadi Anggun dan Aska nginap disana ucap Sisil".


Ditempat lain.


Vandy mengantarkan Kia ke Apartemennya,


tapi Kia tidak mengijin kan Vandy pulang, dan Vandy pun nggak bisa menolaknya.


Sampai di dalam Apartemen Kia, Vandy kaget karena begitu banyak foto-foto mereka saat bersama dulu.


Kia yang melihat ekspresi Vandy pun tersenyum, Kia yakin kalau Vandy masih menyimpan rasa untuk nya. Kia pun memeluk Vandy dari belakang.


" Aku nggak pernah melupakan kamu van, dari tiga tahun lalu sampai sekarang".


Vandy yang merasakan pelukan dari Kia pun mencoba melepaskan pelukan Kia.


" Sorry seharusnya kamu jaga batasan kamu Kia, aku sudah mempunyai kekasih ucap Vandy".


Kia yang mendengar ucapn Vandy pun merasakan sakit didada nya.


" Apa kamu sudah tidak mencintai aku lagi van tanya Kia".


" Perasaan itu sudah hilang semenjak kamu meninggalkan aku tiga tahun yang lalu ucap Vandy".


" Apa kamu nggak ingin tau kenapa aku tiba-tiba pergi tanya Kia".


" Ya untuk itulah aku mau kesini, untuk mendengarkan penjelasan dari kamu jawab Vandy".


Kia membawa Vandy duduk disofanya.


" Aku akan menceritakan semuanya sama kamu, dan setelah ini aku harap kamu berubah fikiran ucap Kia".

__ADS_1


Flash Back On.


Tepat dihari pertunangannya akan dilaksanakan, Kia juga sudah siap dengan memakai guan yang indah.


" Kamu sangat cantik sayang, pasti Vandy bakal terpukau sama pesona kamu puji mama Kia".


" Mama bisa aja mujinya ucap Kia".


Kia dan mama sedang asyik dengan obrolannya, dan tiba-tiba di kaget kan oleh papanya.


" Mah perusahaan kita terancam bangkrut ucap Kia".


" Apaaa!! teriak mama Kia, kenapa bisa seperti itu pah tanya mama Kia".


" Papa ditipu mah, sama rekan bisnis papa, uang yang kita investasi kan untuk pembangunan hotel dan retoran itu dibawa kabur, sekarang polisi mencari papa".


Kia yang mendengar itu pun shock, kenapa kejadian ini bertepatan dengan hari pertunangan nya.


" Pah giman kalau kita minta bantuan sama calon besan kita pah".


" Nggak mah, hutang papa yang kemaren aja belum papa bayar, dan papa nggak mau minta bantuan keluarga Dwipangga lagi".


" Terus gimana dengan pertunangan aku pah tanya Kia".


" Maafkan papa sayang, pertunangan kamu harus dibatalkan, dan kita harus segera pergi dari sini".


Dengan perasaan hancur Kia pun pergi meninggalkan negara dan orang orang yang sangat dia cintai. " Maafkan aku van karena pergi meninggalkan kamu batin Kia".


Flash Off.


Vandy yang mendengar cerita dari Kia pun sedih.


" Kenapa kamu nggak memberi tau aku tanya Vandy".


" Aku nggak mau kamu merasa kasihan sama aku jawab Kia dengan air mata yang sudah mengalir dari matanya".


" Aku nggak menyangka hanya karena masalah itu kamu meninggalkan aku ucap Vandy".


" Aku nggak ada pilihan lain van, aku juga nggak ingin papa aku masuk penjara karena kesalahan orang lain".


" Kalau kamu emang benar-benar mencintai aku, seharusnya kamu mau berbagi suka dan duka sama aku".


" Ya dulu aku memang bodoh karena nggak memikirkan perasaan kamu, tapi sekarang aku sudah kembali dan kita bisa memulai nya kembali".


Vandy yang mendengar ucap Kia pun tersenyum sinis, Vandy nggak menyangka Kia bakal bicara seperti itu kepada nya, sungguh egois wanita yang pernah di cintai nya dulu.


" Mudah sekali kamu bicara seperti itu, apa kamu nggak memikirkan perasaan keluarga ku..!! ucap Vandy".


Kia yang mendengar ucapan Vandy pun tambah sedih.


" Aku tau kalau aku sudah memberikan luka yang dalam buat kamu dan keluarga kamu, apa nggak ada kesempatan lagi buat aku".


" Maafkan aku Kia, seandainya kamu datang lebih cepat mungkin aku akan bisa menerima mu kembali, tapi untuk sekarang aku nggak bisa, karena hati aku sudah dimiliki orang lain dan aku pun sangat mencintainya".


Mendengar ucap Vandy membuat Kia tambah sakit hati dan kecewa.


" Aku nggak bisa melepaskan kamu buat wanita lain gumam Kia dalam hati".


To be continue


Hai readers ku tersayang Author UP segini dulu ya, Insya Allah ntar sore atau malam Author UP 1 Bab lagi 😉😉


Jangan lupa tinggalkan jejak sayang kalian buat Author dengan cara Vote yang banyak,


(Author ngarep guys... 😂😂😂).

__ADS_1


HAPPY READING GUYS... 😉😉


__ADS_2