Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Instalasi Gawat Darurat (IGD)


__ADS_3

Pesawat Jet yang membawa Anggun dan Vandy akan segera Landing dibandara internasional Soekarno Hatta. Keluarga dan para sahabatnya sudah menunggu kedatangan Pasutri itu.


" Sayang bangun."


" Mmmmm, udah nyampe ya Mas."


" Bentar lagi sayang, enak banget ya tidurnya, sampe ileran gitu."


Dengan cepat Anggun mengusap bibirnya, Anggun pun tersadar kalau dia dikerjai sama suaminya itu.


" Maas!!."


" Jangan teriak-teriak begitu."


Anggun pun mengerucutkan bibirnya.


Cup


Vandy mengecup bibir Anggun sekilas.


" Udah nggak usah dimanyun-manyunin lagi tu bibir, ntar Mas cium lagi loh."


" Kamu itu ya Mas, bukannya bujuk atau rayu aku, malah bikin tambah kesel."


" Buruan Cuci mukanya bentar lagi pesawat mau Landing." Mengecup kening Anggun.


Walaupun masih kesal dengan suaminya itu tapi Anggun tetap menuruti apa kata suaminya itu. Anggun pun pergi kekamar mandi untuk mencuci muka. Setelah itu memakai make up tipis dan mengoles bibirnya dengan lips blam.


Selesai memakai sedikit riasan wajah Anggun pun terlihat lebih fresh. Anggun keluar dari kamar mandi dan segera bergabung dengan suaminya. Anggun duduk disamping suaminya.


" Cantik banget, istri siapa sih ini." goda Vandy.


" Ck.. gombal banget sih kamu Mas."


" Aku memuji istriku, bukan lagi ngegombal."


" Makasih pujian nya Chagiya" mencium bibir Vandy sekilas.


" Sayang kamu panggil aku apa tadi."


" Manggil apa" pura-pura lupa.


" Itu sayang, coba ulangi lagi ucapanya."


" Ucapan yang mana sih Mas."


" Sayang ayolah" dengan nada manja.


" Apaan sih Mas" kesal.


" Ya udah " merajuk.


Anggun tersenyum geli melihat tingkah manja suaminya itu. Anggun duduk diatas pah* suaminya. Vandy yang masih merajuk tidak menghiraukan istrinya itu.


" Chagiya, saranghae" dengan nada manja.


Vandy yang mendengar ucapan cinta dari sang istri apalagi dengan nada menggoda seperti itu merasa meleleh. Vandy mencium bibir istrinya dan melum*tnya dengan lembuh. Anggun membalas ciuman yang diberikan suaminya. Mereka sama-sama menyalurkan rasa cinta mereka. Seperkian menit Vandy pun melepaskan ciumannya.


" Nado saranghae sayang."


Anggun kaget mendengar ucapan suaminya.


" Sejak nonton film drakor dari Sinta kemarin suami gue kok jadi narsis kayak gini ya."


Akhirnya Pesawat itupun mendarat dengan selamat di bandara internasional Soekarno Hatta. Anggun dan Vandy bersiap untuk turun. Setelah pintu persawat terbuka Vandy pun menuruni anak tangga dengan gaya cool nya.



Setelah suaminya turun, barulah Anggun turun dengan menurini anak tangga. Anggun memasang kaca matanya kembali dan berjalan dengan gaya ala-ala model. Dipintu penjemputan keluarga dan para sahabat sudah menunggu kedatangan pasutri itu. Dari kejauhan Aska melihat Kakaknya berjalan dengan santainya.



Aska berlari mengejar Kakaknya. Anggun yang melihat Adeknya berlari kearahnya pun tersenyum.

__ADS_1


" Hy boy, kenapa kamu hobi sekali berlari, hhmmm?."


Anggun dan Aska berjalan menemui keluarga dan para sahabatnya. Anggun merasa terharu karena seluruh keluarga dan sahabatnya menyempatkan diri datang menjemputnya dan suami.


" Selamat datang kembali sayang" ucap Kiara.


" Terimakasih Ma."


Anggun memeluk Mama, mama mertua, Adek ipar dan para sahabatnya.


" Selamat datang sayang" kata Dwipangga sambil memeluk Anggun.


" Ehem, jangan kelamaan Pa meluk istri aku." mulai posesif.


" Kenapa, diakan menantu ku."


" Tapi dia istriku, cuma aku yang berhak lama-lama meluk dia."


" Ck.. anak ini, posesif sekali."


Semua yang ada disana pun tertawa melihat tingkah posesif Vandy. Tak dipungkiri mereka juga bahagia melihatnya, karena itu berarti Vandy sangat menyayangi dan melindungi Anggun.


" Apa kalian tidak merindukan aku?" tanya Vandy.


" Tidak" jawab mereka serempak.


" Aska kangen sama abang."


" Oh boy, kamu memang yang terbaik."


" Kak Anggun nanti semobil sama Vanya ya?."


" Nggak boleh, Anggun harus semobil sama Kakak."


" Ck.. Kak Anggun mau semobil sama aku."


" Nggak boleh."


" Boleh."


Anggun pusing medengarkan perdebatan antara dua Kakak beradik itu.


" Stop, biar adil aku satu mobil sama Aska."


" Sayang terus aku gimana."


" Mas sama Vanya aja."


" Nggak mau, Mas mau nya sama kamu."


" Kalau nggak mau tidur diluar?!.


" Huuuuh, membuang nafasnya kasar. Baiklah" pasrah.


Mereka pun berangkat menuju rumah kediaman Dwipangga. Mobil dua pengusaha kaya itu melaju meninggalkan bandara. Sepanjang jalan menuju kekediaman Dwipangga Aska bercerita panjang lebar,membuat suasana didalam mobil terasa ramai.


Sedangkan dimobil yang kedua atau lebih tepatnya dimobil keluarga Dwipangga, terasa sangat panas walaupun dimobil itu sudah dinyalakan AC.


" Ini semua gara-gara kamu" kata Vandy.


" Kok Vanya sih."


" Emang, kalau kamu tidak meminta hal-hal yang aneh, aku nggak akan mungkin terpisah sama istriku."


" Itu bukan salah Vanya tapi tu kebodohan Kakak."


" Apa!!, berani sekali kamu ngatain Kakak bodoh."


" Diam!!, kalian itu kenapa seperti tom and jerry terus kalau udah ketemu" ucap Diana.


Kedua Kakak beradik itu pun menghentikan perdebatan mereka, karena nanti kalau dilanjutkan lagi, Ibuk negara akan ngamuk dan kalau sudah ngamuk tidak akan ada yang bisa menenangkannya termaksud Bapak negara.


Dimobil ketiga rombongan para sahabat Anggun pun terasa sepi, tidak ada yang membuka pembicaraan. Akhirnya Sinta pun membuka pembicaraan.

__ADS_1


" Anggun tambah cantik ya Sil?" kata Sinta.


" Wajarlah Sin, Anggun kan habis pulang dari honeymoon jadi bertambah deh kadar kecantikannya."


" Kekasih aku juga cantik tiap saat" ucap Gio.


Sisil yang mendengar ucapan Gio pun tersipu malu. Sinta yang melihat Sisil malu-malu tambah semangat menggoda Sisil.


" Cie-cie dibilang cantik sama Gio " kata Sinta.


" Apaan sih Sin, bikin malu tau nggak?."


Sepanjang jalan mereka habiskan dengan mengobrol dan bercanda.


Akhirnya mobil-mobil itupun sampai dikediaman Dwipangga.


Ditempat lain.


Kia benar-benar kaget mendengar ucapan Reno. Bagaimana bisa pria itu mengatakan kalau dia Ayah dari anaknya, bagaimana Reno tau kalau dia sedang hamil.


" Sayang, are you oke?" tanya Bryan.


" I'm ok" jawab Kia sambil tersenyum.


Kia berusaha mengatur detak jantungnya yang saat ini sedang berdetak tak berturan. Saat detak jantungnya sudah mulai normal Kia baru mulai berbicara.


" Maaf sebelumnya, saya tidak kenal anda tuan, lalu tiba-tiba anda datang dan berkata kalau anda adalah Ayah dari bayi yang saya kandung, lelucon apa yang sedang anda bicarakan."


" Aku tidak bercanda Kia, aku berani bersumpah demi apapun!, apakah kamu ingat kejadian waktu diclub malam itu?."


" Tentu saja saya ingat, kejadian yang sangat saya sesali sampai saat ini."


" Apa kamu nggak ingat wajah lelaki itu, lelaki yang pernah tidur sama kamu."


" Cukup!!, hentikan omong kosong anda?!."


Saat Reno mau berbicara, tiba-tiba Kia merasakan sakit diperutnya.


" Aaawww sakiiit."


" Sayaang!!" ucap Bryan.


" Hiks hiks sakit Bry."


Bryan melihat ada darah mengalir dikaki Kia pun menjadi panik, begitupun dengan Reno.


" Bik!!, Bibik."


Bik Jum yang mendengar teriakan tuan mudanya dengan segera menemui tuan muda nya.


" Ya Allah nona."


" Cepat bantu saya Bik, kita harus cepat bawa Kia kerumah sakit."


Bryan pun dengan cepat membawa Kia kerumah sakit terdekat, dan diikuti sama mobil Reno dibelakang.


" Hiks.. hiks.. sakit Bik."


" Sayang bertahanlah, kita akan segera sampai."


Mobil Bryan pun sampai dirumah sakit terdekat, dengan cepat Bryan membopong tubuh Kia.


" Dokter, Suster!!!."


" Ada apa Tuan."


" Tolong istri saya Dokter, cepat!!."


Dokter dan Suster pun dengan cepat membawa tubuh Kia ke ruang IGD. Saat Kia sudah dibawa Dokter keruang IGD. Reno pun sampai diruangan itu Reno duduk menunggu Kia. Bryan yang melihat Reno pun bertambah emosi. Bryan mengangkat Kra baju Reno.


" Kalau sampai terjadi sesuatu pada Kia dan bayinya gue bunuh lo!!."


To be continue...

__ADS_1


Hy kesayangan Author, jangan lupa ya tinggalkan jejak sayang kalian ya dengan cara Like, Komen kalau bisa Vote nya juga ya, biar Author semangat nulisnya...😘😘


Happy Reading guys. .😉😉


__ADS_2