Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Sore hari Laura sudah bersiap untuk bertemu dengan Vandy. Laura memakai dress yang dia beli tadi. Laura memakai make up untuk menyempurnakan penampilannya.


Cukup lama waktu yang dibutuhkan Laura untuk berdandan. Setelah dirasa cukup barulah Laura menyudahi dandanannya. Laura memasukan obat yang dia beli tadi kedalam tas kecil yang dia bawa.


Laura bersenandung berjalan menuruni tangga rumahnya. Laura sangat senang hari ini. Akhirnya dia punya waktu berdua dengan Vandy.


Laura melajukan mobilnya menuju salah satu restoran terkenal di kota itu. Ya Vandy sudah mebooking restoran itu untuk melancarkan rencana istrinya. Didalam mobil Laura menyetel lagu dia milikku by Yovie and Nuno.


Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit Laura pun sampai direstoran yang dimaksud Vandy. Laura memarkirkan mobilnya.


Sampai dipintu masuk restoran Laura sudah disambut oleh pelayan restoran. Laura dibawa kesalah satu ruangan VVIP. Sampai didepan pintu ruangan VVIP tersebut, pelayanan itu pun pamit undur diri.


Laura membuka pintu ruangan itu. Ruangan itu sangat bagus dan juga luas. Laura melihat cowok yang duduk dikursi yang membelakangi nya.


Deg


Jantung Laura berdetak dengan cepat. Laura tidak menyangka Vandy menyiapkan semua ini untuk dirinya. Bahkan Vandy rela membooking restoran itu demi drinya.


Laura berjalan dengan pelan menghampiri Vandy. Laura menutup mata Vandy dengan kedua tangannya.


" Laura " Kata Vandy KW


Kok suaranya beda sih.


Sontak Laura menjauhkan tangannya. Karena suara lelaki didepannya berbeda. Laura pun berjalan kedepan, alangkah kagetnya Laura melihat orang yang ada didepannya sekarang.


" Ka-kamu siapa?" tanya Laura


" Aku Vandy" jawab Tito


" Bohong! kamu bukan Vandy" kata Laura emosi


" Benar aku Vandy, orang yang selalu berkirim pesan dengan kamu"


" Aku tanya sekali lagi, Siapa kamu?"


" Vandy" jawab Tito


" Hahaha, kamu pikir ini lucu, huh!"


Prok.. Prok.. Prok


Laura menoleh kearah suara. Laura bertambah kaget, karena melihat Anggun dan juga Vandy ada disana. Laura tidak mengerti kenapa Anggun ada disana juga.


Kenapa dia ada disini.


Laura bergegas menghampiri Vandy, dia tidak peduli dengan Anggun yang ada disana.


" Sayang siapa dia?" tanya Laura sambil menunjuk Tito


" Jaga ucapan anda nona" kata Vandy


Kenapa sikapnya berubah jadi dingin gini. Apa karena ada istrinya. Bagus gue harus bisa membuat Vandy dan istrinya berantem.


Laura bergelayut manja ditangan Vandy.


" Jangan sentuh saya!" teriak Vandy sambil melepaskan tangan Laura dari tangannya.


Laura kaget mendengar teriakan Vandy. Anggun tersenyum melihat ekspresi Laura.


" Hubby, kamu mengagetkan nona Laura" kata Anggun dengan nada manja.


" Dia menyetuh Mas, sayang" kata Vandy tatkala manja.


Kenapa dia bisa bicara manja dengan istrinya, sedangkan sama aku.

__ADS_1


" Nona maafkan suami saya ya, dia memang seperti itu kalau disentuh sama ulat keket" kata Anggun.


" Kamu bilang aku ulat keket?!" kata Laura


" Itu nona yang ngomong loh bukan saya" kata Anggun


" Asal kamu tau ya, suami kamu itu sudah selingkuh dibelakang kamu!" kata Laura


" Ah benarkah" kata Anggun pura-pura bersedih


" Iya coba kamu lihat ini" kata Laura sambil melihatkan pesannya bersama Tito.


" Mas kenapa kamu tega sama aku" kata Anggun pura-pura nangis.


Vandy susah payah menahan tawanya, melihat ekting sang istri. " Wah ekting kamu memang hebat sayang" gumam Vandy dalam hati.


Anggun berjalan menghampiri Laura. " Anda yakin itu nomor suami saya nona" bisik Anggun ditelinga Laura.


" Tentu saja aku yakin" kata Laura


" Coba anda hubungi nomornya nona" kata Anggun


Laura pun menghubungi nomor Vandy yang ada diHP nya. Saat Laura menghubungi nomor itu, HP Tito berbunyi. Laura pun menoleh ke Tito.


Kenapa HP dia yang berbunyi.


Laura memutuskan sabungan telponnya, HP Tito pun berhenti berbunyi.


" Tidak ini hanya kebetulan " kata Laura


" Kalau begitu, anda coba hubungi lagi nona" kata Anggun


Laura pun menghubungi kembali nomor Vandy, dan Lagi-lagi nomor Tito yang berbunyi. Saat Laura mau menghubungi nomor Vandy lagi ditahan sama Anggun.


" Saya saja yang menghubungi nomor suami saya" kata Anggun


" Anda lihat sendiri nona, jadi itu bukan nomor suami saya" kata Anggun


" Tidak mungkin! jelas-jelas suami kamu sendiri yang ngasih" kata Laura


" Benar saya yang kasih, tapi bukan nomor saya. Melainkan nomor lelaki yang duduk disana" kata Vandy


" Hahaha, kamu jangan berbohong hanya karena ada istri kamu disini" kata Laura.


Plak


Satu tamparan mendarat dipipi Laura.


" Kau! berani sekali kau menampar ku!" kata Laura.


" Tentu saja saya berani, bahkan saya bisa menghancurkan profesi anda nona" kata Anggun


" Kau pikir aku akan percaya omong kosong mu!" kata Laura


" Silakan kalau anda mau mencoba nona" kata Anggun.


" Kau hanya sampah, jadi mana bisa menghancurkan ku! asal kau tau aku lulusan terbaik dilondon.


Vandy mengepal tangannya menahan emosi, karena mendengar istrinya dihina.


" Oh ya, waaw hebat sekali kalau begitu. Tapi dimata saya, anda lebih rendah dari sampah!" kata Anggun tatkala emosi.


" Kau! " teriak Laura sambil melanyangkan tangannya ke Anggun. Tapi dengan sigap Anggun menangkap tangan Laura.


" Jangan coba-coba menyentuh saya dengan tangan kotor anda nona, karena saya takut tangan anda tidak bisa digerakkan lagi" kata Anggun sambil menghempas kan tangan Laura dengan kasar.

__ADS_1


Ratu singa dilawan.


" Kau cukup berani untuk melawanku, kau punya keberanian yang bagus, tapi kau tidak bisa melawan keluargaku!" kata Laura


" Uh takut?!, jangan bawa-bawa keluarga nona" kata Anggun


" Kenapa?, kau takut!" kata Laura


" Tidak, justru saya kasihan sama anda, serta kedua orangtua anda. Mereka sudah capek-capek menyekolahkan anda sampai keperguruan tinggi, tapi anda malah membuat mereka malu!. Ditambah lagi anda seorang guru, tapi kelakuan anda tidak mencerminkan seorang guru. Anda bahkan terang-terangan menggoda suami orang!, bagaimana kalau orangtua anda tau kelakuan anda nona?"


Deg


Seketika Laura tersadar akan ucapan Anggun. Kenapa dia tidak kepikiran sama kedua orangtuanya. Selama ini dia tidak pernah memikirkan itu. Dia hanya memikirkan keinginannya, tanpa memikirkan dampak untuk orangtua dan juga keluarganya.


Rencana yang dia susun dari kemarin hancur sudah. Jangankan memiliki Vandy seutuhnya, mendekati Vandy saja dirinya sudah tidak bisa.


" Saya tau anda orang baik, jadi saya ingin anda berubah menjadi orang baik lagi. Jangan pernah berpikir untuk jadi ulat keket lagi. Satu lagi masih banyak lelaki diluar sana" kata Anggun


Laura menatap kearah Anggun. Laura tidak tau harus berbicara seperti apa, yang pasti saat ini dia mengagumi sosok wanita yang ada didepannya ini.


" Ma-maafkan saya" ucap Laura


Anggun tersenyum mendengar ucapan maaf Laura. " Saya memaafkan anda, tapi ingat jika anda mengulangnya kembali, maka saya akan menghancurkan anda dan keluarga anda!"


Vandy tambah cinta sama istrinya. Sifat istrinya memang baik dan lembut. Padahal istrinya bisa langsung menghancurkan Laura dan keluarganya. Tapi istrinya memilih untuk memafkan Laura.


" Nona bagaimana dengan saya?" tanya Tito


" Eh! kang Tito masih disana" kata Anggun.


" Batal deh kecan saya nona" kata Tito


" Nggak apa-apa, nanti kita kencan ya Kang" kata Anggun


" Sayang kok kamu kecannya sama kang Tito" kata Vandy.


" Iya nanti kita akan kencan bersama, bukan aku sama kang Tito aja, tapi sama mereka juga" tunjuk Anggun kearah keteman-temannya.


" Akhirnya pertunjukannya selesai juga" kata Sinta


" Nggak bisa dilanjutkan lagi ya Nggun?" tanya Aldi


" Lo kalau mau lanjut, pergi cari selingkuhan ntar pasti lanjut lagi pertunjukannya" kata Vandy.


" Huuuu sorakin Vandy yuk" ajak Aldi.


Pletak


" Awww, lo kenapa jitak gue, Van" kata Aldi


" Karena mulut lo nggak bisa diam" kata Vandy.


" Sekarang kita makan " kata Sinta


" Yuk" Kata Sisil dan yang lain


Mereka meninggalkan Laura diruang VVIP itu. Anggun berharap Laura bisa merenungkan kesalahannya dan berubah menjadi orang yang lebih baik lagi.


To be continue...


Ini Visual kang Tito ya guys..



Kalau tidak sesuai, kalian boleh bayangkan sesuai keinginan kalian.

__ADS_1


Jangan lupa kasih dukungan kalian untuk Author, dengan cara like, komen dan vote nya ya..


Happy Reading Guys.. 😉😉


__ADS_2