Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Aska mengajak Kenzo ketoko mainan, tentu saja Kenzo sangat senang. Aska menyuruh Kenzo memilih mainan yang dia suka. Kenzo segera mencari mainan yang dia suka.


Saat Kenzo sedang asik memilih mainan. Kedua orang itu fokus melihat Kenzo. Aska mengambil kesempatan itu untuk menemui kedua orang yang mengikuti mereka tadi.


Kedua orang itu tidak menyadari kalau Aska sudah berdiri dibelakang mereka. Mereka berdua masih asik memperhatikan Kenzo.


Aska menepuk salah satu pundak orang itu.


" Loe apaan sih nepuk-nepuk pundak gue" kata salah satu orang itu.


" Kapan gue nepuk pundak loe" kata temannya yang satu.


" Itu barusan loe tepuk"


" Ngigo kali loe"


Mereka kembali fokus melihat Kenzo. Aska pun menepuk kembali pundak orang itu. Sekarang agak keras dari yang tadi.


" Loe mau cari ribut ya sama gue" kata orang yang ditepuk pundaknya tadi.


" Siapa yang mau mencari ribut" kata temannya.


" Ehem" Aska berdehem untuk menghentikan perdebatan kedua orang itu.


Kedua orang itu sontak menoleh kebelakang. Mereka berdua kaget karena melihat Aska sudah berada dibelakang mereka.


" Se-sejak kapan kamu ada disitu?" tanya salah satu orang itu.


" Lumayan lama, sampai-sampai saya melihat tingkah lucu kalian" jawab Aska


" Jadi kamu yang menepuk pundak ku tadi?" tanya salah satu orang itu.


" Iya" jawab Aska sambil tersenyum.


Tapi senyuman Aska bukan senyum yang manis atau imut, melainkan senyum itu membuat orang begidik ngeri melihatnya.


" Ka-kamu mau apa?" tanya orang itu gugup.


" Seharusnya saya yang bertanya begitu. Kenapa kalian ngikutin kita dari tadi?" tanya Aska.


" Ka-kami cuma mengagumi anak kecil itu kok" jawab salah satu orang itu.


" I-iya, kami tidak ada niat jahat" kata teman orang itu.


" Bohong!" teriak Aska.


Teriakan Aska tadi sontak membuat para pengunjung yang ada ditoko itu menatap ke arah mereka.


" Kalian berdua lihat, semua orang sekarang lagi memperhatikan kita, jadi kalau kalian berani berbohong. Maka aku akan membuat kalian digebukin sama semua orang disini" ancam Aska.


Gleg


Kedua orang itu pun susah payah menelan liurnya, mendengar ucapan Aska tadi. Mereka berdua menatap sekeliling mereka, benar yang dibilang Aska tadi, semua orang sedang menatap kearah mereka.

__ADS_1


" Sekarang jawab dengan jujur, kenapa kalian mengikuti kami?" tanya Aska lagi.


" Ka-kami hanya mengagumi anak kecil itu. Kami tidak ada niat jahat sedikit pun, Sumpah" kata salah satu orang itu.


Bod*h, mana ada orang yang percaya dengan alasan seperti itu.


" Jangan bermain-main dengan sumpah, nanti kalian bisa kualat" kata Aska.


" Tapi kami benaran tidak ada niat jahat" kata orang itu lagi.


" Apa buktinya kalau kalian berdua tidak berniat jahat" kata Aska.


" Kamu boleh periksa kita berdua. Kita tidak ada membawa benda tajam atau barang yang mencurigakan lainnya" kata salah satu orang itu.


Saat Aska akan menggeledah dua orang itu, tiba-tiba security datang menghampiri Aska.


" Ada apa ini ribut-ribut?!" tanya security.


" Kedua orang ini dari tadi mengikuti saya dan keponakan saya" jawab Aska.


" Kalian berdua ikut saya kekantor" kata security kepada kedua orang itu.


" Tapi kami tidak berniat jahat Pak" kata salah satu dari orang itu.


" Kalau kalian tidak ingin berbuat jahat, terus kenapa kalian mengikuti pemuda ini?" tanya security .


" Kami hanya mengangumi anak kecil itu" tunjuk salah satu orang itu ke Kenzo.


" Baik Pak "


" Silakan dilanjutkan kembali belanjanya" kata security pada Aska dan pengunjung lain.


Semua pengunjung yang ada ditoko itu melanjutkan kembali memilih mainan yang akan mereka beli. Begitu juga dengan Aska, dia berjalan menghampiri keponakannya.


" Abang udah selesai milih mainannya?"


" Sudah paman"


" Sini mainannya, kita bayar ke kasir dulu"


Mereka berdua berjalan menuju kasir. Karena ramenya pembeli, Aska dan Kenzo harus menunggu antrian yang lumayan panjang.


" Abang tunggu paman disana aja ya" tunjuk Aska kekursi yang ada didekat pintu masuk.


" Ok paman "


Kenzo keluar dari antrian, kemudian berjalan menuju tempat duduk. Kenzo duduk dengan tenang menunggu pamannya disana.


Setelah menunggu lama akhirnya tiba giliran Aska untuk membayar belanjaannya. Selesai membayar belanjaannya Aska menemui Kenzo.


" Yuk kita pergi " ajak Aska


Mereka berdua pergi meninggalkan toko mainan itu. Sekarang mereka menuju toko banu, Aska ingin membeli baju untuk dirinya dan juga untuk keponakannya itu.

__ADS_1


Sampai dikantor security dua orang yang mencurigakan tadi, langsung diinterogasi. Mereka diberikan beberapa pertanyaan oleh security.


" Cepat katakan alasan kalian mengikuti anak kecil tadi?" tanya security itu.


" Harus berapa kali lagi kami katakan Pak, kami cuma kagum dan ngefans sama anak kecil itu" jawab salah satu orang itu.


" Apa anak kecil itu artis sehingga kalian ngefans sama dia?, jangan-jangan kalian mau menculik dia"


" Sembarangan Bapak ini. Kita itu orang baik-baik Pak"


" Penjahat mana pernah mengaku kalau mereka itu penjahat. Kalau mereka ngaku, udah penuh tu penjara"


" Aduh harus berapa kali lagi sih saya katakan pada Bapak, kita itu orang baik-baik Pak"


" Terus saja membual, sebentar lagi kalian akan dibawa kekantor polisi. Jadi persiapkan diri kalian"


" Mana bisa seperti itu Pak" protes orang itu.


" Makanya cepat ngaku, kalian itu penculik anak-anak dibawah umur kan"


" Nggak Pak, sumpah!, kami ini orang baik-baik" kata orang itu lagi.


" Ya..ya kalian berdua orang baik, saya yang jahat" kata security.


" Emang Bapak orang jahat"


" Apa kamu bilang, saya orang jahat!"


" Kan Bapak sendiri yang bilang tadi"


" Diam!, tunggu sampai polisi datang, dan kalian berdua akan dimasukkan kedalam penjara"


" Kenapa kita nggak bilang aja kalau ada yang menyuruh kita. Ya walaupun kita cuma disuruh untuk membuntuti mereka" bisik teman orang itu.


" Jangan bercanda kamu, nanti dia tidak meminta kembali uangnya"


" Nggak apa-apa, asalkan kita tidak dipenjara" kata teman orang itu.


" Kamu jangan bod*h, anak dan istri kita akan celaka kalau kita memberi tau siapa yang menyuruh kita"


" Hei! siapa suruh kalian bisik-bisik" kata security itu.


Kedua orang itu berpikir mencari cela untuk kabur. Mereka tidak ingin masuk penjara dan mereka juga tidak ingin membahayakan anak dan istri mereka.


Saat security itu membuat kopi ke pantry, kedua orang itu langsung mengambil kesempatan untuk kabur. Mereka berdua kabur meninggalkan kantor security itu.


" Hei!, jangan kabur kalian!" kata security itu.


Kedua orang itu tidak mendengar, mereka terus berlari menjauh. Kedua orang itu sangat kencang larinya, sehingga mereka berdua hilang dari pandangan security itu.


To be continue..


Happy Reading Guys.. 😉😉

__ADS_1


__ADS_2