
Mereka berenam duduk di kursi yang tertera di tiket mereka. Lampu di dalam ruangan itu masih menyala, layar yang berukuran besar itu masih dalam keadaan off.
Setelah semua pengunjung duduk, lampu di ruangan itu pun mulai di matikan. Kenzo cs mulai berdoa di dalam hati mereka. Ya sekarang mereka seperti seorang pencuri yang takut ketahuan mencuri.
Layar besar di depan sudah mulai memutarkan nama-nama pemain film horor tersebut. Kenzo melirik Melodi. Kekasih hatinya itu terlihat anteng-anteng saja.
Bagaimana bisa dia sebahagia itu melihat film terkutuk itu.
Kemudian Kenzo melirik kearah kedua sahabatnya. Keadaan Gian dan Tristan hampir sama dengan Kenzo. Bahkan mulut mereka berdua terlihat sedang melafalkan doa-doa.
" Yank lihat ke depan, jangan liatin aku terus" kata Melodi.
" Kamu lebih menarik daripada layar besar itu" gombal Kenzo.
" Ck.. bilang aja kamu takut" kata Melodi.
" Siapa bilang aku takut" kata Kenzo.
" Kalau gitu buktikan, liat layar di depan"
" Ok "
Bismillah, Lo pasti bisa Ken.
Akhirnya film itu pun di mulai. Menit-menit pertama belum juga menampakkan sosok hantu yang di takuti 3 cowok tampan itu. Sehingga mata mereka masih betah menatap layar besar itu.
Namun 15 menit kemudian barulah muncul makhluk yang di cemaskan oleh ketiga cowok tampan itu. Kenzo, Gian dan Tristan masih mencoba menatap layar besar itu.
Hantu yang muncul masih yang lumayan bisa di tolerir, walaupun keringat dingin sudah mulai keluar dari tubuh ketiga cowok tampan itu. Kemudian di menit berikutnya.
" Aaaaaaaa" teriak ketiga cowok tampan itu sambil menutup mata mereka.
Sontak semua orang yang ada di dalam ruangan itu menoleh kearah mereka. Tak terkecuali ketiga cewek cantik itu.
Malu?, sudah pasti. Ingin rasanya Kenzo, Gian dan Tristan menyembunyikan diri mereka di dasar bumi yang paling dalam.
Ya Allah berilah hamba jurus menghilang untuk saat ini saja. batin Kenzo, Gian dan Tristan.
Kenzo cs, belum kuat untuk membuka mata mereka. Rasa malu masih mendominasi diri mereka.
Ya Allah hilang sudah harga diriku. Mommy jemput Abang.
Melodi tersenyum melihat Kenzo menutup matanya dengan tangannya. " Katanya nggak takut, tapi kok matanya di tutup" bisik Melodi di telinga Kenzo.
" Ehem.. aku bukannya takut, tapi cuma kaget aja" kata Kenzo.
" Oh ya"
" Hhmm"
" Ok, mari lanjutkan nontonnya" kata Melodi.
" Yank, udahan ya nontonnya, aku lapar" kata Kenzo beralasan.
" Tu ada popcorn, jadi kamu makan popcorn dulu ya, sa..yang" kata Melodi.
Ck.. susah payah cari alasan, tapi ada aja jawaban dia.
Mau tak mau, suka tidak suka Kenzo pun mengikuti pinta sang kekasih. Melodi nonton film horor, Kenzo nonton Melodi sambil memakan popcorn.
__ADS_1
Setelah satu setengah jam berlalu, akhirnya film horor itu pun selesai. Kenzo, Gian dan Tristan tidak henti-hentinya mengucap syukur. Ketiga cowok tampan itu bergegas keluar dari tempat terkutuk itu.
Sampai di luar bioskop, tawa ketiga cewek cantik itu pun pecah. Ketiga cowok tampan itu hanya bisa menundukkan kepala mereka.
" Kenapa nggak bilang kalau kalian itu takut nonton filmnya" kata Keyra masih dengan tawanya.
" Iya, sok-sokan berani lagi" kata Dira.
" Gaya Maco, tapi hati hello Kitty" kata Melodi.
Sontak ketiga cowok tampan itu menatap tajam, ketiga cewek cantik itu. Sadar nyawa mereka dalam bahaya, ketiga cewek itu langsung mengambil langkah 1000.
" Yank, jangan lari kamu" kata Kenzo sambil mengejar sang kekasih.
" Honey, awas kalau kamu ke tangkap ya" kata Gian sambil mengejar Keyra.
Tristan bingung mau manggil Dira dengan sebutan apa. Karena mereka belum jadian, jadi dia tidak mempunyai panggilan sayang untuk Dira.
" Calon pacar tunggu aku" kata Tristan.
Sontak Kenzo dan Gian menghentikan langkah mereka. " Lo bilang apa tadi?" tanya Kenzo dan Gian berbarengan.
" Calon pacar" jawab Tristan polos.
Pecah sudah tawa Kenzo dan Gian, mendengar jawaban Tristan.
" Kenapa kalian tertawa?, emang ada yang lucu?" tanya Tristan.
" Ada" jawab Kenzo dan Gian.
" Apa?"
" Ck..emang gue badut" kesal Tristan sambil meninggalkan kedua sahabatnya itu.
" Woy Tian, mau kemana?!" teriak Gian.
Tristan terus berlari mengejar Dira. Kenzo dan Gian pun mengikuti Tristan.
" Kita kek berasa lagi syuting film Bollywood ya bro" kata Gian.
" Apa hubungannya sama Bollywood coba" kata Kenzo.
" Ada, karena kita lari-lari kek begini"
" Maksud lo di adegan nyanyi begitu?"
" Tepat sekali, kalau di film Bollywood mereka lari-lari nya di padang rumput, kalau kita dalam mall" kata Gian.
" Lo tau dari mana mereka lari di padang rumput?"
" Gue pernah nonton film nya"
Kenzo hanya menggelengkan kepalanya. Dia nggak menyangka Gian hobi nonton film Bollywood juga.
Setelah lelah berlari ala artis Bollywood, ketiga cowok tampan itu kehilangan jejak kekasih mereka.
" Cepat juga lari mereka" kata Kenzo.
" Iya, padahal mereka cewek loh. Tapi larinya sekencang onta" kata Gian.
__ADS_1
" Eh, onta mana bisa lari Munaroh" kata Kenzo dan Tristan.
" Oh iya ya. Terus apa dong?" tanya Tristan.
" Paus" jawab Kenzo dan Tristan.
" Ck..lebih parah kalian berdua ternyata" kata Gian.
" Sayang" panggil Melodi.
Kenzo mencari sang pemilik suara. Mata Kenzo menangkap sosok wanita yang sangat dia cintai itu berada di dalam restoran Korean yang tidak jauh dari tempat dia berdiri.
Kenzo cs pun masuk kedalam restoran itu. Melodi melambaikan tangannya pada sang kekasih. Kenzo menghampiri meja sang kekasih diikuti sama kedua sahabatnya.
" Katanya lapar, tapi kok jalannya lambat " kata Melodi.
" Kok makannya di sini si yank" kata Kenzo.
" Karena kami mau makan Tteokbokki" kata Anggun.
" Kebanyakan nonton Drakor kek begini ni" kata Kenzo.
" Kamu coba dulu, aku yakin kamu pasti suka" kata Melodi.
" Aku mau makan Jjamppong aja " kata Kenzo.
" Ck.. ternyata kamu juga tau makanan Korea"
" Dikit" kata Kenzo sambil tersenyum pada kekasihnya itu.
" Kalau kamu mau pesan apa Honey ?" tanya Keyra pada Gian.
" Aku Japchae" jawab Gian.
" Kalau kamu pacar?" tanya Dira.
" Aku sama in sama Kenzo, tambah Kimchi" kata Tristan.
Pelayan pun mencatat semua pesanan mereka. Setelah itu pelayan itu pamit undur diri. Sambil menunggu pesanan mereka datang, mereka pun mengobrol ringan.
" Ternyata kalian bertiga tau banyak juga makanan Korea" kata Melodi.
" Nggak juga, aku tau itu karena mommy sama Kiran pernah ngajak makan di restoran Korean" kata Kenzo.
" Kamu tau darimana honey?" tanya Keyra.
" Sama kek Kenzo, karena orang tua kami sama-sama pecinta Drakor" jawab Gian.
Belum sempat Dira bertanya Tristan udah menjawab duluan. " Aku juga sama kek Kenzo dan Gian, karena orang tua kami sama-sama pergi ke restoran Korean" kata Tristan.
Kenzo dan yang lain tertawa mendengar ucapan Tristan. Padahal dia belum di tanya, tapi udah menjawab duluan.
Pesanan mereka pun datang. Pelayan menata hidangan itu di atas meja. Setelah menata makanannya pelayan itu pamit undur diri.
Mereka semua mulai menyantap makanan yang ada di hadapan mereka. Mereka menikmati makanannya dengan di temani lagu I Need You by BTS.
Selesai makan, mereka memutuskan untuk pulang, karena hari sudah jam 9 malam. Kenzo, Gian dan Tristan, mengantarkan kekasih mereka pulang ke rumah mereka masing-masing.
To be continue..
__ADS_1
Happy Reading 😚😚