Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Indira dan para juniornya sedang berada di lapangan. Karena Gilang belum juga datang, Indira, membebaskan para juniornya untuk memilih jenis olahraga yang mereka sukai.


Ada yang bermain basket, ada yang main bola, dan ada juga yang main tenis. Mereka semua sangat senang karena tidak ada Ketos di sekitar mereka.


Indira duduk di salah satu kursi yang ada di lapangan basket. Indira mengambil ponselnya,kemudian dia berselfi ria. Indira mengambil beberapa foto dirinya.


Selesai berselfi, Indira melihat foto mana yang paling bagus untuk dia posting ke IG nya nanti. Indira sudah menemukan foto yang cocok, dia pun langsung memposting ke IG nya.


Setelah memposting fotonya, Indira menyimpan kembali ponselnya kedalam saku-saku celananya. Indira melirik jam yang melingkar manis di tangannya.


" Gilang kemana si "


Indira mengambil kembali ponselnya, kali ini dia mengambil ponselnya bukan untuk berselfi. Tapi untuk menghubungi kekasihnya itu.


Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan. Silakan tinggalkan pesan suara anda setelah bunyi nada berikut.


Hanya suara operatorlah yang terdengar dari ponsel Indira.


" Gilang awas kamu ya. Berani-beraninya kamu matikan ponsel kamu" kesal Indira.


Sedangkan di sudut lapangan cewek dekil yang di bonceng Kenzo tadi juga sedang di interogasi oleh siswi cewek yang tidak terima karena cewek dekil itu dibonceng Kenzo.


" Kau pakai pelet apa, sehingga Kenzo mau boncengan sama cewek dekil, bau dan miskin kek lo" kata salah satu siswi cewek itu.


" Sa-saya tidak memakai pelet, lagi pula Kenzo sendiri yang memberikan tumpangan pada saya" jelas cewek dekil itu.


Rambut cewek dekil itu ditarik kuat sama siswi cewek itu.


" Aaaawww" rintih cewek dekil itu.


" Jangan pernah sebut nama Kenzo dengan mulut jelek mu itu"


" Sa-saya tidak akan menyebut nama dia lagi, jadi tolong lepaskan rambut saya"


Siswi cewek itu pun melepaskan tangannya dari rambut cewek dekil itu. Kemudian cewek itu mengambil tisu basah dari dalam saku-saku roknya, dan melap tangannya pakai tisu basah tadi.


" Bagusnya kita apakan nih si dekil"


" Kita kurung aja dia di dalam toilet "


" Ja-jangan" kata cewek dekil itu.


" Kau tidak di izinkan menolak. Cepat bawa dia ketoilet yang ada di belakang "


Indira yang melihat cewek dekil itu di seret hanya melihat saja. Dia tidak ingin ikut campur urusan para cewek-cewek yang nggak jelas gitu.


Para siswi cewek itu terus menyeret cewek dekil itu. Mereka tidak mempedulikan tangisan cewek dekil itu. Karena yang mereka inginkan sekarang adalah cepat-cepat menyingkirkan cewek dekil itu.


" Hei kalian!"


Sontak para siswi cewek itu menghentikan langkah mereka. Sang ketua geng cewek itu pun menoleh ke arah suara.


Mamp*s, kenapa kak Rizki bisa ada di sini sih!.


Ya cowok yang berteriak tadi adalah Rizki wakil Ketos. Rizki merasa ada yang tidak beres dengan para siswi cewek itu. Rizki pun berjalan menghampiri para siswi cewek itu.

__ADS_1


" Sedang apa kalian di sini?"


" Ka-kami mau ketoilet Kak" jawab ketua geng itu.


" Ketoilet kenapa harus rame-rame seperti ini?"


" Ka-karena aku takut kalau ketoilet sendiri Kak"


Rizki menatap ketua geng cewek itu, tapi yang ditatap malah menundukkan kepalanya. Karena sang ketua geng cewek itu tidak berani menatap Rizki, maka dugaan Rizki benar. Para siswi cewek itu menyembunyikan sesuatu.


Mata Rizki tertuju pada siswi cewek yang berada di belakang. Rizki melihat mata gadis itu memerah seperti habis menangis. Rizki menghampiri cewek dekil itu.


Rizki menarik tangan cewek dekil itu dengan lembut, kemudian membawa cewek dekil itu pergi jauh dari sekumpulan siswi cewek itu.


" Sial!, Kak Rizki kenapa bawa cewek dekil itu sih!" kata ketua geng cewek itu.


Karena rencana mereka gagal, maka para siswi cewek itupun pergi dari sana dengan rasa kesal yang teramat.


Setelah di rasa cukup jauh dan juga aman, Rizki pun melepaskan tangannya dari cewek dekil itu.


" Sekarang kamu sudah aman"


" Te-terima kasih Kak"


" Sama-sama. Lain kali menjauhlah dari mereka"


Cewek dekil itu hanya menganggukkan kepalanya.


" Ya udah, kakak pergi dulu"


Di Gudang.


Kenzo, Gian dan Tristan sudah berada di dalam gudang. Kenzo menatap sekeliling gudang itu. Disana terdapat puntung rokok, dan juga beberapa botol minuman keras atau MIRAS.


" Ikat mereka di kursi " titah Gilang.


" Siap bos"


Tiga orang teman Gilang maju, mereka akan mengikat Kenzo cs.


" Jangan coba-coba sentuh gue, kalau kalian semua tidak mau celaka" ancam Kenzo.


Gilang dan teman-temannya saling lirik, kemudian mereka tertawa terbahak-bahak.


" Huuuu takut" kata Gilang dengan nada meledek.


" Lo pikir kami takut sama ancaman lo!" kata salah satu teman Gilang.


" Asal lo tau, bokapnya Gilang itu salah satu pebisnis terkenal" kata teman Gilang yang satu lagi.


" Kau itu hanya debu bagi seorang Gilang!" kata teman Gilang.


" Kalian semua belum tau kekuatan orang yang kalian anggap debu ini. Jadi jangan sombong dulu" kata Kenzo.


Gilang makin geram mendengar ucapan Kenzo.

__ADS_1


" Tunggu apa lagi, cepat ikat mereka!" titah Gilang.


" Gue sudah peringatkan kalian tadi, jadi jangan salahkan nanti kalau gue akan melakukan sesuatu yang tidak pernah kalian bayangkan" kata Kenzo.


" Banyak bacot lo!" kata teman Gilang.


Teman-teman Gilang pun mulai mengikat Kenzo cs. Tapi belum sempat mereka menyentuh tangan Kenzo, Gian, dan Tristan. Mereka bertiga lebih dulu melakukan pergerakan dengan memelintir tangan ketiga teman Gilang.


" Aaarrrggkkk!!" teriak ketiga teman Gilang.


Gilang dan ketujuh temannya yang lain kaget melihat apa yang baru saja terjadi. Mereka tidak menyangka kalau Kenzo cs bisa beladiri.


Prok.. prok.. prok


" Wah.. wah, gue nggak nyangka kalau kalian bertiga bisa beladiri juga. Tapi nggak apa-apa, justru itu lebih bagus, jadi pertunjukan ini akan lebih menarik" kata Gilang.


Ketujuh teman Gilang yang tersisa pun maju kedepan untuk menyerang Kenzo cs. Gilang merasa dialah yang lebih unggul karena dia masih mempunyai 7 orang teman.


Gilang tidak tau siapa orang yang dia hadapi. Dia nggak tau kalau Kenzo cs pemegang sabuk hitam taekwondo. Jadi melawan 7 orang bukan lah hal yang sulit bagi Kenzo cs.


Ke 7 teman Gilang yang tersisa cukup berbadan, para cowok itu pun memisahkan Kenzo cs. Kenzo melawan 3 orang, Gian melawan 2 orang dan Tristan juga 2 orang.


Teman Gilang itu mulai menyerang Kenzo cs secara bersamaan. Dengan senang hati Kenzo cs menerima serangan cowok berbadan montok itu.


Pukulan demi pukulan yang di berikan teman-teman Gilang, belum ada yang mengena, semuanya di tangkis sama Kenzo dan kedua sahabatnya.


Gilang yang melihat serangan teman-temannya di dapat di tangkis sama Kenzo dan kedua sahabatnya pun bertambah geram.


Kenzo dan kedua sahabatnya tadi hanya menghindar serangan lawan. Mereka bertiga tidak mau membuang-buang waktu lagi, Kenzo cs pun mulai membalas setiap serangan lawan.


Teman-teman Gilang tidak bisa mengimbangi serangan Kenzo yang sangat gesit. Alhasil pukulan yang di berikan Kenzo cs selalu mengenai mereka.


" Ayo lawan!, masa kalian kalah sama ketiga anak bau kencur itu!" teriak Gilang.


Kenzo cs tidak memberikan mereka cela untuk menyerang, Kenzo cs pun memberikan pukulan terakhir mereka untuk teman-teman Gilang. Semua teman-teman Gilang pun tumbang di tangan Kenzo cs.


" Gue sudah peringatkan kalian semua tadi, tapi kalian masih saja ngeyel" kata Kenzo.


" Untung kami masih berbaik hati, jadi kami tidak membunuh kalian" kata Gian.


Kenzo berjalan menghampiri Gilang, sampai di depan Gilang Kenzo mengayunkan kakinya ke wajah Gilang, tapi Kenzo mengantungkan tendangan tepat di wajah Gilang.


" Lo itu bukan tandingan gue, baik itu dalam segi harta maupun kekuatan!" kata Kenzo sambil menurunkan kakinya.


Kenzo cs pun pergi meninggalkan gudang itu. Tapi baru sampai di depan pintu gudang Kenzo menghentikan langkahnya.


" Jangan pernah cari masalah lagi sama gue dan kedua sahabat gue. Kalau tidak gue akan bikin keluarga lo hancur!" ancam Kenzo.


To be continue...


Jangan lupa berikan dukungan kalian untuk Author..😉😉



Author mengucapkan GOMAWO untuk kalian yang masih setia membaca karya Author yang receh ini.. Saranghaeeee... 😘😘

__ADS_1


Happy Reading..


__ADS_2