Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Ivander Kenzo Dwipangga


__ADS_3

Anggun dan bayi nya sudah dipindahkan keruangan VVIP. Sekarang Anggun sedang istirahat karena kelelahan siap melahirkan tadi dan menyusui sang bayi.



Alira dan dan besannya sedang melihat cucu mereka. mereka sangat senang dan bahagia, melihat cucu mereka sudah lahir dengan selamat.


" Mirip Vandy waktu bayi ya Pa" kata Diana


" Iya Ma, ini foto kopi Vandy banget" ucap Dwipangga


" Anggun mah tidak kebagian" kata Wiguna


" Itu tanda nya gen gue lebih bagus buat dicontoh" ucap Dwipangga sombong


" Ck.. itu cuma kebetulan aja" ucap Wiguna.


Alira dan Diana hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala melihat tingkah konyol suami mereka.


" Andai aja Vandy bisa melihat bayi nya yang tampan ini" kata Diana sedih


" Papa yakin Vandy akan segera sadar" Dwipangga


" Om, bagaimana kita buat kejutan kecil untuk Anggun" usul Sinta


" Ide yang bagus" kata Wiguna


" Apalagi sekarang bertepatan dengan hari kelahiran Anggun" ucap Kiara


" Wah benar itu, jadi kelahiran cucu kita sama dengan kelahiran menantu" kata Dwipangga


" Aku dan Sisil akan menyiapkan semuanya nanti" kata Sinta


" Emang Sisil mau kesini Sin?" tanya Kiara


" Iya tante, mungkin ntar lagi mereka nyampe" jawab Sinta


Mereka pun membahas kejutan yang akan mereka berikan untuk Anggun. Mereka berharap dengan kejutan kecil nanti dapat mengurangi kesedihan Anggun.


Sisil dan Gio sudah sampai dibandara kota B. Mereka memesan taxi untuk menuju rumah sakit tempat Vandy dan Anggun dirawat. Dijalan Sisil dan Gio mampir dulu sebentar ditoko kue.


Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit, Gio dan Sisil akhirnya sampai dirumah sakit. Gio membayar ongkos taxi nya, setelah itu Gio dan Sisil masuk kedalam rumah sakit.


Sampai didalam rumah sakit, Sisil bertanya pada resepsionis tempat ruang rawat Anggun. Setelah tau ruang rawat Anggun, Gio dan Sisil langsung menuju kesana.


Sampai didepan ruangan Anggun, Sisil mengetuk pintu ruang rawat Anggun.


Tok


Tok


Tok


Sinta yang mendengar bunyi pintu diketuk pun membukakan pintu.


Ceklek


Pintu terbuka, tampaklah wanita hamil dan suaminya.

__ADS_1


" Kalian sudah datang" kata Sinta


" Seperti yang lo lihat Sin" ucap Sisil


" Yuk masuk, lihat baby nya Anggun tampan banget" ucap Sinta


" Assalamualaikum" ucap Sisil dan Gio


" Wa'alaikum salam" balas semuanya


" Eh nak Sisil" kata Kiara


" Tante" kata Sisil


Gio dan Sisil menyalami dan mencium punggung tangan orangtua Anggun dan Vandy.


" Sama gue, lo nggak salaman" ucap Aldi


" Ogah gue" kata Gio


" Ck.. dasar temen nggak ada akhlak loe" ucap Aldi


Gio berjalan menghampiri sahabatnya, Gio dan Aldi pun berpelukan. Walaupun mereka sering meledek satu sama lain, tapi hubungan persahabatan mereka itu sangat deket.


" Gimana keadaan Vandy?" tanya Gio


" Masih sama Yo, dia masih enggan untuk bangun" jawab Aldi sedih


" Kita berdoa untuk kesembuhan dia" kata Gio


" Masya allah tampan banget kan Oppa" ucap Sisil


" Iya, mirip banget sama Daddy nya" kata Gio


" Nama dedek bayi nya siapa tante?" tanya Sisil


" Anggun belum ngasih tau Sil, soalnya habis menyusui tadi Anggun tidur" jawab Kiara


"Jadi nggak sabar juga pengen lahiran" kata Sisil


" Gue dulu, habis itu baru lo" kata Sinta


" Iya, lagian cuma duluan 1 bulan dari gue" ucap Sisil


Semua orang tersenyum mendengar perdebatan kecil antara Sinta dan Sisil. Aldi dan Gio pamit pergi keruangan Vandy.


Saat pintu ruangan Vandy terbuka, tampaklah sahabat nya sedang terbaring diatas bed dengan beberapa alat medis menempel ditubuhnya.


" Hai bro, selamat ya karena lo udah menjadi seorang Daddy" ucap Gio dan Aldi


" Van, apa lo nggak mau melihat bayi tampan lo" kata Aldi


" Iya Van, bayi lo tampan banget dan mirip banget sama lo" kata Gio


" Van bangun, gue kangen berdebat sama lo" kata Aldi


Vandy tidak menunjukkan reaksi apapun. Vandy masih betah dengan tidurnya. Aldi dan Gio merasa sedih, karena sahabat nya masih saja enggan untuk bangun.

__ADS_1


" Van, hari ini adalah ulang tahun istri lo dan itu juga bertepatan dengan kelahiran anak lo. Apa lo nggak ingin memberikan kejutan untuk istri lo" ucap Aldi sedih


" Kita pergi dulu Van, kita mau menyiapkan surprise buat istri lo. kami semua berharap lo secepatnya bisa bangun" kata Gio


Aldi dan Gio pergi meninggal kan ruang rawat Vandy. Aldi berharap Vandy secepatnya bisa bangun dan berkumpul dengan mereka kembali.


Malam hari Anggun sedang menyusui baby boy nya. Anggun merasa heran kemana pergi nya keluarga, mertua dan sahabat nya. Anggun tidak melihat satu orang pun diruangannya.


" Kamu kok mirip banget sama daddy, mommy nggak kebagian sedikit pun" ucap Anggun


Anggun teringat akan suaminya seketika air mata nya jatuh kembali. " Mas aku kangen sama kamu, apa kamu nggak ingin melihat baby kita" lirih Anggun.


Anggun cepat menghapus air mata nya, karena dia tidak ingin baby nya melihat kesedihan yang dia rasakan. Anggun hanya ingin membagi kebahagiaan dengan putra nya itu.


Saat Anggun sedang asik berbicara pada baby nya, tiba-tiba lampu diruangan nya mati. Anggun dengan panik dan cepat mencari ponsel nya.


Saat sedang mencari ponsel nya, lampu menyala kembali.


" Happy Brithday Anggun" ucap Semua nya.


Anggu terharu dan bahagia. Karena diruangan nya itu sudah rame, Ada mama, papa, mertua dan para sahabatnya.


Sinta dan Sisil menghampiri Anggun dengan membawa kue ulang tahun ditangan mereka.


" Selamat ulang tahun kesayangan kita dan selamat datang baby boy Aunty" ucap Sisil dan Sinta


" Tiup dulu dong lilinnya" kata Sinta


Anggun meniup lilin yang ada diatas cake yang dibawa Sisil dan Sinta.


" Terimakasih semuanya" ucap Anggun


" Siapa nih nama baby boy nya?" tanya Sinta


" Ivander Kenzo Dwipangga" Jawab Anggun


" Wah nama yang bagus, kalau boleh tau arti nama nya apa?" tanya Sisil


" Ivander artinya laki-laki terbaik, Kenzo artinya kreatif dan pintar. Jadi kalau digabung laki-laki terbaik kreatif dan juga pintar" jawab Anggun


"Jadi nama panggilan cucu kami siapa Nak?" tanya Diana


" Nama panggilan cucu mama adalah Kenzo" jawab Anggun


Semua larut dalam kebahagiaan, walaupun mereka masih memikirkan keadaan Vandy, yang entah kapan akan bangun dari tidur panjang nya.


To be continue


Daddy yang masih koma



Ada yang mau kasih saran Visual cewek untuk novel terbaru Author nggak? kalau ada komen ya.



Happy Reading Guys... 😉😉

__ADS_1


__ADS_2