
Vandy terbangun saat ada tangan membelai lembut kepalanya. Saat membuka mata, istrinya lah yang dilihat pertama kali.
" Maaf Mas ketiduran sayang" ucap Vandy.
" Nggak apa-apa, aku tau Mas juga lelah" kata Anggun.
" Tapi nggak lelah seperti kamu sayang"
" Tolong ambilkan minum dong Mas"
Vandy mengambilkan segelas air putih untuk sang istri. Karena haus Anggun langsung meneguk air minum yang diberikan suaminya tadi.
" Makasih daddy" ucap Anggun sambil memberikan gelas kosong pada suaminya.
" Sama-sama mommy"
Vandy meletakkan kembali gelasnya di atas nakas. " Apa kamu menginginkan sesuatu sayang?"
" Saat ini nggak ada sih Mas, O ia mama sama papa kemana?" tanya Anggun.
" Beli sarapan" Jawab Vandy.
Anggun melihat box baby yang ada disamping suaminya. " Mas sudah kasih nama putri kecil kita?"
" Sudah sayang. Nama putri kecil kita Zanna Kirania Dwipangga, panggilannya Kiran"
" Namanya bagus"
" Tapi papa kamu nggak mau panggil dia Kiran" kata Vandy.
" Kenapa?" tanya Anggun.
" Papa bilang lebih bagus Rania"
" Terus gimana?"
" Ya Mas bilang, kalau papa suka manggil Rania nggak apa-apa"
" Tumben kamu ngalah Mas"
" Daripada nanti papa kamu nangis"
" Siapa yang kamu bilang nangis?" tanya Wiguna yang baru kembali sama istrinya dari membeli sarapan.
" Astagfirullah, Papa!. Ngagetin aja " kata Vandy.
" Nggak apa-apa buat senam jantung " kata Wiguna.
" Ucap salam dulu napa Pa" kata Vandy.
" Udah tadi, kamu aja yang nggak denger" kata Wiguna.
" Masa sih, kamu dengar papa ngucapkan salam nggak sayang?" tanya Vandy pada istrinya.
" Nggak Mas" jawab Anggun.
" Tu kan, istri aku juga nggak dengar papa ngucapkan salam" kata Vandy.
__ADS_1
" Ada tadi, tapi papa ngucapinnya dalam hati" kata Wiguna.
" Pantasan kita nggak dengar " kata Vandy.
" Van sarapan dulu" kata Kiara mertu Vandy.
" Iya Ma. ' Sayang, Mas sarapan dulu ya" kata Vandy.
" Hhhmm"
Vandy sarapan bareng sama kedua mertuanya. Pagi ini Vandy sarapan dengan nasi goreng yang dibeli sama sang mertua. Vandy memulai sarapannya, mereka pun sarapan dengan penuh hikmat.
Selesai makan Vandy dan papa mertuanya duduk disofa yang ada disana. Sedangkan mama mertuanya menyuapi sang istri dengan bubur ayam. Karena Anggun sendiri yang ingin disuapi sang mama.
Vandy senang karena istrinya sanggup menghabiskan sarapannya. Walaupun tadi sempat nggak mau menghabiskan, tapi karena bujuk rayu sang mama mertua akhirnya sang istri pun mampu menghabiskan buburnya.
" Gimana dengan kerjaan kamu Van?" tanya Wiguna.
" Alhamdulillah lancar Pa, dan baru-baru ini kerja sama aku dengan perusahaan Ganesha Operation (GO) juga berjalan dengan baik" jawab Vandy.
" Perusahaan yang bergerak dibidang perhotelan yang dari negara L itu?" tanya Wiguna.
" Iya Pa "
" Baguslah, kalau bisa kamu bikin aja cabang perusahaan disana" usul Wiguna.
" Rencananya sih gitu Pa, tapi belum ada waktu. Kalau papa gimana?" tanya Vandy.
" Semenjak Aska sudah mulai terjun keperusahaan, kerjaan papa sedikit berkurang. Ditambah lagi Marko dan teman-temannya juga membantu papa" kata Wiguna.
" Bagus dong Pa. Jadi papa bisa punya waktu luang untuk bersama mama. Apa papa nggak pengen pensiun?" tanya Vandy.
Vandy dan mertuanya asik mengobrol dan berbagi cerita. Anggun dan Kiara tersenyum melihat Vandy dan Wiguna bisa akur juga. Walaupun mereka terkadang terlihat seperti tom dan jerry.
***
Mobil yang dikendarai Dwipangga baru sampai dirumah sakit. Kenzo sudah tidak sabar ingin bertemu dengan adiknya. Kenzo turun dari mobil. Kenzo berlari masuk kedalam rumah sakit.
Para karyawan dan dokter memberikan hormat mereka pada pemilik rumah sakit terbesar dikota itu. Mereka tidak menyangka bisa melihat cucu pemilik rumah sakit itu. Walaupun Kenzo mememakai masker.
" Abang hati-hati, nanti jatuh" kata Diana mengingatkan cucunya.
" Nek, Kek buruan" kata Kenzo.
Diana dan suaminya mempercepat langkah mereka, supaya bisa sama dengan cucunya yang lincah itu. Mereka bertiga naik lift menuju ruang rawat Anggun.
Ting
Pintu lift pun terbuka, itu pertanda mereka sudah sampai dilantai 3 tempat Anggun dirawat. Ya lantai 3 memang diperuntukkan khusus untuk keluarga pemilik rumah sakit.
Kenzo bergegas menuju ruang rawat mommy nya. Sampai didepan pintu ruang rawat Anggun, Kenzo mengetuk pintu.
Tok
Tok
Tok
__ADS_1
Kiara yang mendengar pintu diketuk pun, langsung membuka pintu.
Ceklek
" Assalamualaikum Oma " ucap Kenzo sambil menyalami dan mencium punggung tangan sang Oma.
" Wa'alaikum salam, yuk masuk"
Kenzo masuk kedalam ruang rawat Anggun, diikuti sama Diana dan Wiguna.
" Cucu Opa sudah datang"
Kenzo pun menyalami dan mencium punggung tangan Opanya. Setelah itu Kenzo berjalan menghampiri box bayi yang ada disebelah bed mommy nya, diikuti sama Dwipangga dan istrinya.
" Cucu kakek cantik sekali " puji Dwipangga.
" Iya, perpaduan mommy dan daddy nya" kata Diana.
" Siapa nama cucu cantik mama ini Van? " tanya Diana mama Vandy.
" Zanna Kirania Dwipangga, dipanggilnya Kiran" jawab Vandy.
" Nama yang cantik, seperti orangnya " kata Diana.
Semua orang menatap Kenzo, karena dari tadi Kenzo tidak bicara. Dia hanya diam sambil memandangi baby Kiran yang masih tertidur pulas.
Mata Kenzo tidak berkedip melihat wajah sang adik. Anggun dan Vandy tersenyum melihat ekspresi Kenzo.
" Mommy, ini adik abang?" tanya Kenzo dengan mata yang berbinar.
" Iya sayang"
" Cantiknya sama kek mommy " puji Kenzo.
" Abang mau cium dedeknya nggak?" tanya Vandy.
" Mau daddy, tapi nanti setelah adiknya bangun" jawab Kenzo
" Abang harus sayang sama dedeknya ya?"
" Pasti daddy, abang juga akan belikan adek banyak mainan. Terus abang juga akan melindungi dia dari orang-orang jahat" kata Kenzo.
Semua orang tersenyum mendengar ucapan Kenzo.
" Van kamu mandi dulu gih, ni mama sudah bawakan baju ganti untuk kamu " kata Diana sambil menyerahkan paper bag ke Vandy.
" Makasih Ma" ucap Vandy sambil mengambil paper bag dari tangan mamanya.
Vandy pun pamit mandi sama istrinya. Setelah berpamitan Vandy melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.
" Papa sudah kasih tau Aska, kalau dia sudah punya ponakan lagi?" tanya Kiara pada suaminya.
" Sudah Ma, nanti pulang dia baru kesini" jawab Wiguna.
Anggun merasa sangat senang dan bahagia, karena dia dikelilingi sama orang-orang yang sangat menyayangi nya. Ditambah lagi dia juga sudah mempunyai dua orang anak, lengkap sudah kebagian Anggun.
To be continue...
__ADS_1
Happy Reading Guys.. 😉😉