Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Pagi hari.


Melodi sudah rapi dengan memakai seragam sekolahnya. Pagi ini dia sangat bersemangat pergi ke sekolah. Melodi tidak sabar bertemu dengan sahabatnya itu. Melodi turun kebawah untuk sarapan bersama papi dan maminya.


" Morning Mih, Pih"


" Morning sayang"


Melodi di kursi di tempat biasa dia duduk. Mami Melodi pun mulai melayani suami dan putrinya. Setelah itu mereka pun menyantap makanan yang ada di depan mereka.


Papi Melodi melirik putri kesayangannya itu. Hari ini putrinya itu sangat bahagia dan juga ceria. Papi Melodi pun tersenyum, tiba-tiba muncul ide di kepalanya.


" Sepertinya ada yang lagi Happy nih?" Goda papi Melodi.


" Oh ya, siapa Pih?" tanya sang istri pura-pura nggak tau.


" Putri kesayangannya kita, Mih" jawab papi Melodi.


" Benarkah?, apa putri kita sedang jatuh cinta Pih"


" Uhuk.. uhuk" Melodi tersedak karena mendengar ucapan maminya.


" Makannya pelan-pelan dong sayang" kata Mami Melodi sambil menyerahkan segelas air putih pada putrinya itu.


Melodi langsung meneguk air minum itu sampai tandas. " Makasih Mih"


" Jadi, siapa cowok yang sudah menaklukkan hati putri kesayangan mami ini?" tanya Mami Melodi lagi.


" Nggak ada Mami " jawab


" Ayolah sayang jujur sama Mami dan Papi"


Melodi tidak ingin Maminya menggodanya lagi. Melodi bangkit dari duduknya. " Melodi sudah selesai. Pamit dulu ya Mih, Pih" kata Melodi sambil berlalu meninggalkan mami dan papi nya yang masih mematung.


Sang sopir melihat nona mudanya sudah keluar pun, segera membukakan pintu mobil untuk nona mudanya itu.


" Silakan nona"


" Makasih Pak"


Mobil pun melaju meninggalkan kediaman Agatha, menuju halte. Sepanjang jalan Melodi memikirkan ucapan maminya tadi. Bagaiman maminya itu bisa mengambil kesimpulan kalau dia sedang jatuh cinta.


Tak terasa mereka pun sampai di halte. Melodi turun dari mobilnya. Setelah nona mudanya turun, sang sopir melajukan mobilnya meninggalkan halte.


Di tempat lain.


Keyra bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Gegara nonton drakor sampai larut malam, dia jadi telat bangun.


Setelah 5 menit Keyra pun keluar dari kamar mandi. Ini mandi tercepat dalam hidup Keyra. Dia segera mengambil seragam sekolahnya dan memakainya.


Keyra menyisir rambutnya, hari ini dia tidak mengikat rambutnya. Rambutnya yang panjang dia biarkan saja tergerai. Setelah semuanya selesai dia keluar dari kamarnya.


" Ma, Pa, aku berangkat dulu ya"


" Kamu nggak sarapan dulu" kata sang mama.

__ADS_1


" Nggak Ma, aku udah telat. Assalamualaikum "


" Wa'alaikum salam"


Keyra mulai mengayuh sepedanya menuju sekolahnya. Jarak rumah ke sekolah Keyra tidak terlalu jauh. Hanya butuh waktu 5 menit Keyra pun sampai di sekolahnya.


Keyra memarkirkan sepedanya di dekat sepeda motor. Sekolah tidak menyediakan tempat parkir untuk sepeda. Karena semua murid-murid di sekolah itu tidak ada yang pakai sepeda, kecuali Keyra.


Keyra berjalan menyusuri koridor sekolah menuju kelasnya. Dari jauh Keyra melihat sahabatnya.


" Mel" panggil Keyra.


Sang empunya nama pun menoleh kearah suara. Melodi tersenyum melihat Keyra yang berlari kearahnya. Mereka pun berjalan bersama menuju kelas.


Sesampainya di kelas mereka berdua langsung menuju meja mereka. Keyra dan Melodi tidak langsung meletakkan tas mereka di atas meja. Karena meja dan kursi mereka di penuhi kotoran ayam.


Melodi melirik teman-temannya yang ada di dalam kelas itu. Semua teman-temannya itu tertawa melihat Melodi dan Keyra.


Mata Melodi menatap tajam salah satu cewek, yang selalu membuat masalah dengannya. Kesabaran Melodi sudah habis, untuk menghadapi cewek yang satu ini.


" Sialan!, dia lagi, dia lagi" umpat kesal Melodi.


Melodi berjalan menghampiri Cantika.


" Ini kerjaan lo kan?"


" Bukan"


" Jangan bohong Cantika!, gue tau ini kerjaan lo"


" Gue memang nggak punya bukti, tapi gue tau ini kerjaan lo"


" Lo bisa gue tuntut, karena sudah nuduh gue"


" Gue memang nggak bisa buktikan sekarang. Tapi di saat gue sudah menemukan buktinya, maka bersiaplah untuk hancur. Kali ini gue nggak main-main" ancam Melodi.


" Lo pikir gue takut!"


" Baguslah kalau lo nggak takut. Gue sudah tidak sabar menunggu kehancuran lo"


" Bukan gue yang akan hancur, tapi kau lah yang akan hancur duluan cewek miskin"


"Lo lihat saja nanti, kekuatan orang miskin seperti gue, bisa menghancurkan kesombongan lo. Bukan cuma lo, tapi juga keluarga lo" kata Melodi sambil tersenyum licik.


" Ck...kita lihat saja nanti, gue atau lo yang hancur duluan.


" Ok, gue harap lo nggak akan nangis darah nanti" ejek Melodi.


Setelah mengatakan itu, Melodi dan Keyra keluar dari kelas. Mereka akan menemui petugas sekolah untuk mengganti kursi sama meja mereka yang sudah kotor.


Kota Paris.


Kenzo cs sudah bersiap untuk pergi ke bandara, begitu juga dengan yang lain. Ya hari ini mereka akan kembali ke tanah air.


Rekan kerja Rangga sudah menunggu di depan hotel, untuk melepas kepergian Rangga dan rombongannya. Rangga tidak perlu cek out, karena hotel itu milik rekan kerja Rangga.

__ADS_1


" Selamat jalan tuan, maaf saya tidak bisa mengantarkan sampai bandara. Karena sebentar lagi saya ada meeting"


" Tidak apa-apa tuan, saya mengerti kesibukan anda"


" Terima kasih atas pengertiannya tua Rangga"


" Baiklah, kami berangkat dulu" kata Rangga.


Setelah berpamitan mereka semua masuk kedalam mobil. Sebelum mobil melaju Rangga memberikan salam perpisahan pada rekan kerjanya itu.


Mobil melaju meninggalkan hotel mewah itu. Perjalanan menuju bandara sangat mulus dan aman. Tak butuh waktu lama mereka pun sampai di bandara.


Kenzo turun dari mobil. Walaupun hanya memakai baju yang simple tapi tidak mengurangi ketampanan seorang Kenzo.



Gian turun dari mobil, sama seperti Kenzo, walaupun hanya memakai kaos, tidak mengurangi ketampanan seorang Gian.



Tristan pun turun dari mobil, sama dengan kedua sahabatnya walaupun hanya memakai baju kaos, tapi tidak mengurangi ketampanan seorang Tristan.



Mereka bertiga pun jadi pusat perhatian orang-orang yang ada di bandara. Seperti biasa Kenzo cs tidak mempedulikan tatapan orang-orang itu.


Bukan hanya Kenzo cs, Rangga pun tak luput dari tatapan wanita-wanita yang siap menerkam dia.


Kenzo cs dan yang lain pun masuk kedalam bandara. Mereka berjalan dengan gaya coolnya, dan itu mampu membuat cewek-cewek histeris.


Rangga membantu rombongannya untuk check in. Kenzo cs dan yang lain pun duduk di kursi yang ada di sana, sambil menunggu Rangga.


Kenzo duduk sambil menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi. Sedangkan Gian dan Tristan sibuk berselfie ria.



Kenzo melirik kedua sahabatnya yang narsis itu. Sejak beberapa hari ini Gian dan Tristan memang suka berselfie.


" Ck.. kalian berdua bisa nggak berhenti berselfie" kata Kenzo.


" Tidak, lagian kita nggak ganggu lo" kata Gian.


" Mata gue sakit liat kalian berdua" kata Kenzo.


" Merem aja Ken" kata Tristan.


Kenzo mengambil ponsel yang ada di saku celananya. Dia pun mengikuti kedua sahabatnya berselfie.


" Ck..coba lihat itu, dia bilang kita narsis. Tapi dia pun juga berselfie" kata Gian.


" Iya, malah gaya nya lebih parah dari kita lagi" kata Tristan.


Kenzo tidak mendengarkan omongan kedua sahabatnya itu. Gian dan Tristan hanya menggelengkan kepala mereka.


To be continue..

__ADS_1


Happy Reading.. 😚😚


__ADS_2