Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Malam puncak


__ADS_3

Setelah mengobrol dan jam pun sudah menunjukkan pukul 8 malam, Anggun dan kedua sahabatnya pun pamit untuk pulang.


Pagi hari.


Suasana pagi itu dikediaman Wiguna sangatlah tenang, Aska yang belum bangun dari tidurnya, mama Anggun sibuk memanen buah dan sayur, sedangkan papa Anggun lari pagi keliling kompleks.


Setelah selesai memanen buah, mama Anggun menyuruh pak Ujang untuk membawa buah dan sayur kedapur.


Sesampai didalam rumah mama Anggun langsung pergi kekamar untuk membersihkan diri.


" Banyak banget panen buah dan sayur nya Pak?" tanya bik Ijak.


" Iya kata nyonya mau dibawa ketempat nona muda Buk" jawab pak Ujang.


Bik Ijah dan pak Ujang pun membereskan buah yang mau dibawa ketempat Anggun.


" Non Anggun pasti seneng banget nih" ucap bik Ijah.


" Iya, ini kan buah kesukaan nona muda" ucap pak Ujang.


" Pak, pacarnya non Anggun cakep yak, cocok banget sama non Anggun" ucap bik Ijah.


" Iya Buk, wong non Anggun nya juga cantik dan baik lagi."


" Siapa ya Buk nama pacar nya nona?."


" Den Vandy pak, itu loh anak nya pak Dwipangga."


" Walah itu kan keluarga kaya juga toh Buk."


" Iya pak, dan Ibuk liat mereka saling mencintai."


" Itu yang penting Buk, jadi ingat masa kita pacaran dulu Buk."


" Nggak usah diingat-ingat."


" Kenapa emang nya Buk."


" Dulu waktu pacaran sama Bapak, Ibuk tekor mulu, masa setiap ngajak makan Ibuk yang bayar, nggak romantis banget, ucap bik Ijah sambil berlalu meninggalkan suami nya."


Ditempat lain.


Dikediaman Dwipangga semua pelayan sedang sibuk melakukan pekerjaan mereka. Ada yang memasak, mencuci dan bersih rumah.


"Nanti malam bibik boleh istirahat cepat ucap mama Vandy."


" Terimakasih Nyah, apa nyonya dan tuan tidak akan pulang?."


" Kayak nya nggak deh bik, kita nginap dihotel aja nanti jawab mama Vandy."


" Apa tuan muda nggak akan pulang lagi nyah?."


" Belum Bik, mungkin nanti-nanti Bik."


" Bibik dengar tuan muda sudah punya kekasih ya Nyah."


" Waah benar kah itu bik, kenapa anak nakal itu tidak memberi tau saya ya bik."


" Mungkin nanti Nyah, bibik dengar nya juga dari mang Diman nyah."


" Gimana menurut mang Diman Bik kekasih nya Vandy, apa dia nggak akan tinggalin Vandy juga nanti Bik."


" Cantik Nyah, dan bibik rasa dia anak yang baik nyah jadi nggak mungkin bakal ninggalin tuan muda."


" Mudah-mudahan deh Bik."


Waktu pun cepat berlalu, pagi pun telah berganti dengan sore. Vandy dan kedua sahabatnya sedang asyik bermain game yang ada di HP mereka.


" Ah kalah lagi deh gue" ucap Gio.


" Lo harus banyak-banyak belajar" ucap Aldi.


" Belajar sama lo nggak bakal pintar gue" ucap Gio.


" Setidaknya kan gue lebih pintar dari lo" ucap Aldi.


Vandy yang mendengar perdebatan kedua sahabatnya pun hanya menggeleng-gelengkan kepala nya.

__ADS_1


" Gue nggak sabar liat Sinta pake gaun, kira-kira gaun mereka seperti apa ya" ucap Aldi.


" Pasti Sisil yang paling cantik" ucap Gio.


" Nggak, yang paling cantik itu pasti Anggun" ucap Vandy tak mau kalah."


" Van lo udah siapin cincin buat ngelamar Anggun nanti tanya Aldi.


" Udah, kerjaan yang gue kasih sama lo udah lo kerjakan?" tanya Vandy.


" Udah dong, pokok nya lo tenang aja, gue jamin ini pasti akan menjadi acara lamaran teromantis" jawab Aldi.


Mereka pun asyik mengobrol dan diselingi canda tawa.


Malam pun telah tiba.


Anggun dan kedua sahabatnya sedang berdandan untuk menghadiri acara ulang tahun perusahaan mereka.


Sisil yang sudah Siap dengan gaun warna hitam dengan make up natural dan rambut nya yang panjang dibiarkan tergerai dengan indah.


Sinta pun sudah siap dengan gaun nya, Sinta juga memakai make up yang natural serta rambut nya yang panjang juga dibiarkan tergerai dengan indah.


Sinta dan Sisil pun keluar dari kamarnya, mereka pun saling memuji kecantik satu sama yang lainnya.


" Wah lo cantik Banget Sin" puji Sisil.


" Lo juga cantik Sil" puji balik Sinta.


"Sekarang kita nunggu tuan putri keluar" ucap Sisil.


Anggun yang sudah siap memakai gaun dan make up yang natural tapi tidak mengurangi kecantikan Anggun, rambutnya yang panjang diarkan tergerai dengan indah.


Setelah selesai Anggun pun keluar dari kamarnya.


Ceklek


Sinta dan Sisil yang mendengar pintu kamar Anggun terbuka pun sontak melihat kearah suara, dan betapa terpukau nya mereka melihat kecantikan Anggun.


" Woowww lo cantik banget Nggun" puji Sinta dan Sisil bersamaan."


Anggun yang mendengar ucapan sahabatnya pun tersenyum.


"Yuk berangkat" ucap Sisil.


Mereka pun berangkat menuju hotel Dwipangga, dimana tempat pesta akan dilaksanakan.


Ditempat lain.


Kia yang pun sudah siap dengan gaunnya.Kia berencana akan pergi keacara ulang tahun perusahaan Dwipangga, disana dia akan meminta maaf kepada mama dan papa Vandy.


Kia yakin mama Vandy akan merestui hubungan mereka kembali, dan Kia juga akan membongkar siapa Anggun ke Vandy.


" Kita liat saja nanti perempuan kampung, setelah mendengar rekaman ini Vandy pasti akan membenci lo" gumam Kia.


Dirumah Anggun.


Wiguna dan Istri nya sudah bersiap untuk menghadiri acara rekan bisnis nya. Aska yang terlihat sangat tampan dengan memakai tuxedo warna hitam.


" Duh anak mama tampan sekali" puji mama Anggun.


" Makasih Mah, mama juga sangat cantik" puji Aska.


" Yuk kita berangkat nanti kita telat" ucap pak Wiguna.


" Bik Ijah, mang Ujang kita pergi dulu yah, tolong jaga rumah" ucap mama Anggun.


" Pasti Nyah, hati-hati dijalan" ucap bik Ijah dan mang Ujang.


Winata pun melajukan mobil nya meninggalkan kediamannya.


Di Apartemen Vandy.


Aldi yang sudah siap memakai tuxedo warna hitamnya terlihat tampan, tersenyum melihat pantulan dirinya dicermin.


" Ternyata gue sangat tampan" puji Aldi pada dirinya.


Gio pun juga sudah siap memakai tuxedo nya, Gio pun tersenyum melihat penampilan nya dicermin.

__ADS_1


Setelah Aldi dan Gio selesai mereka pun keluar dari kamar mereka.


" Tampan juga lo bro pakai tuxedo" puji Aldi.


" Lo juga terlihat tampan bro, gue yakin Sinta bakal kelepek-klepek sama lo" puji Gio.


Vandy yang sudah selesai memakai tuxedo dan melihat lagi penampilannya dicermin.


" Lo emang tampan Vandy" puji Vandy kepantunlan diri nya di cermin.


Vandy pun keluar dari kamarnya.


" Waah... lo tampan banget bro" puji Aldi dan Gio.


" Lo bisa aja muji nya, lo berdua juga tampan nggak salah kalau Sinta dan Sisil milih kalain berdua" ucap Vandy.


"Yuk berangkat gue pengen lihat para Princes itu" ucap Aldi.


Mereka pun berangkat menuju lokasi pesta.


Dihotel Dwipangga.


Para tamu undangan sudah pada berdatangan, mama dan papa Vandy sedang sibuk menjamu para tamunya.


" Mah, Vandy kemana sih jam segini belum datang juga?" tanya Dwipangga.


" Sabar Pah, bentar lagi dia juga sampai."


Tamu pun sudah lebih dari separoh yang datang, tidak berapa lama Wiguna pun sampai ditempat acara.


Wiguna, Istri serta anak nya pun turun dari mobil, dan wiguna memberikan kunci mobilnya ke security untuk memakirkan mobil nya.


Dwipangga yang melihat teman serta rekan bisnis perusahaan nya pun datang menyambut.


" Selamat datang tuan Wiguna" ucap Dwipangga.


" Kamu nggak usah sok formal begitu bicara pada saya" ucap Wiguna.


Dwipangga pun terkekeh mendengar ucapan sahabatnya itu. Mereka pun saling berjabat tangan satu sama lainnya dan masuk kedalam hotel.


" Sitampan ini siapa Kiara?" tanya Diana istri nya Dwipangga.


" Ini putra ku Diana" jawab Kiara istrinya Wiguna.


" Bibit kamu memang unggul-unggul Wiguna" ucap Dwipangga.


" Hahaha apa bedanya sama kamu, o iya mana anak-anak kalian? tanya Wiguna.


" Vanya tadi ke toilet, kalau Vandy belum datang" jawab Dwipangga.


Tidak lama Vanya pun datang, dan menghampiri kedua orangtua nya.


" Mama, Papa" panggil Vanya.


" Panjang umur banget nih anak" ucap Dwipangga,


" Vanya kenalin ini Om Wiguna sama tante Kiara" kata Diana


" Hallo Om, tante" ucap Vanya sambil mencium punggung tangan Wiguna dan Kiara secara bergantian.


" Waah nggak nyangka Vanya sudah besar rupanya" ucap Kiara.


" Wah tampan nya, siapa nama kamu kamu tampan? tanya Vanya.


" Aska Kak" ucap Aska sambil bersalaman dengan Vanya.


Mereka pun asyik mengobrol dan bercerita tentang bisnis maupun yang lain.


Tidak berapa lama sebuah mobil mewah berhenti dihotel Dwipangga, dan dari mobil itu keluarlah tiga Pria tampan.


To be continue....


Hy Readers ku tersayang, UP nya segini dulu yak, jangan lupa tinggalkan jejak sayang kalian buat Author, dengan cara Like,Komen dan Vote ya... 😉😉


Kalau Like, Komen dan Vote nya banyak ntar Author UP 1 bab lagi, kalau nggak bearti nunggu besok ya.... 😘😘😘


Di next Bab Author akan kasih Visual Anggun, Vandy, Aldi, Sinta, Gio, Sisil dan juga Aska.... 😍😍

__ADS_1


HAPPY READING GUYS.... 😉😉😉


__ADS_2