
Akhirnya para wanita cantik itu sudah selesai berbelanja. Kenzo cs bertugas membawa semua belanjaan para wanita cantik beda usia itu. Kapan lagi bisa liat ketiga model tampan itu bawa barang belanjaan yang banyak.
" Berasa kek Inem pelayan seksoi gue, bawa belanjaan kek begini " kata Gian.
" Lo bukan Inem, tapi Ijem" kata Tristan.
" Kalau Kenzo kek siapa ya?" tanya Gian.
" Nggak tau, wajahnya terlalu dingin dan kaku untuk di gambarkan mirip pelayan" jawab Tristan.
" Gue cocoknya jadi cowok macho, bukan pelayan seksoi" kata Kenzo.
" Ck kepedean banget anak sultan yang satu ini" kata Gian.
" Harus dong" kata Kenzo.
" Kita beneran pulang ntar malam ya?" tanya Tristan.
" Iya, lagian gue udah kangen rumah sama masakan Indo" kata Gian.
" Gue juga, apa kabar kasur gue tiga hari di tinggal" kata Kenzo.
" Kalian bertiga lambat banget sih jalannya" kata Sinta.
Kenzo cs mempercepat langkah kaki mereka, karena mereka sudah jauh ketinggalan di belakang sama para nyokap dan juga kekasih mereka.
Kenzo cs memasukkan semua barang belanjaan para wanita cantik yang sangat berarti dalam hidup mereka itu. Setelah selesai memasukkan semua barang belanjaannya, ketiga cowok tampan itu masuk kedalam mobil.
Mobil melaju meninggalkan mall terbesar di kota Seoul itu. Mobil itu melaju menuju hotel tempat mereka menginap.
Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, mereka pun sampai di hotel. Anggun keluar dari mobil di susul sama yang lain. Kenzo cs membawa barang belanjaan milik bokap mereka masing-masing.
Karena kecapean belanja tadi mereka memutuskan untuk beristirahat di kamar masing-masing. Karena nanti malam mereka akan kembali ke tanah air.
Setelah mengantarkan barang belanjaan Nyokap mereka. Kenzo cs langsung menuju kamar inap mereka, karena mereka sudah sangat lelah menemani nyokap dan kekasih mereka berbelanja.
" Ah, capeknya" kata Tristan sambil membaringkan tubuhnya di atas kasur.
" Baru gitu aja udah capek, lemah!" kata Gian.
" Ck.. bilang gue lemah, padahal disini itu, lo yang paling kelelahan" kata Tristan.
" Enak aja lo, diantara kita bertiga gue yang paling kuat" kata Gian.
" Coba ulangi yang lo bilang tadi?" tanya Kenzo.
" Perasaan gue nggak ada bilang apa-apa, lo salah dengar kali" kata Gian.
" Kagak, jelas-jelas gue dengar lo ngomong tadi" kata Kenzo.
" Ah, itu kuping Roma aja yang terlalu sensitif" kata Gian.
" Ian tadi bilang diantara kita bertiga dia yang paling kuat" kata Tristan.
" Ck..paling kuat, paling gemulai ia" kata Kenzo.
Tristan tertawa mendengar ucapan anak sultan itu. Sedangkan Gian sedang membaca mantra untuk melumpuhkan anak sultan yang tidak ada akhlak itu.
" Kita beres-beres dulu yuk bro" usul Tristan.
__ADS_1
" Ntar aja, lagian barang kita nggak banyak" kata Gian.
" Gue mau tidur dulu, kalian berdua jangan berisik" kata Kenzo.
" Siapa yang berisik, kita berdua juga mau tidur, kali?!" kata Gian.
Ketiga cowok tampan itu memutuskan untuk beristirahat. Mereka berharap waktu cepat berlalu, karena Kenzo cs tidak sabar mau kembali ke tanah air.
Ditempat lain.
Masyarakat di kota X dikagetkan dengan berita kebangkrutan perusahaan terbesar di kota itu. Mereka bertanya-tanya kenapa perusahaan itu bisa bangkrut dalam sekejap.
Masyarakat ada yang menyayangkan, namun lebih banyak mensyukuri atas bangkrutnya perusahaan itu. Karena dengan begitu keluarga Fulton tidak bisa bersikap sombong lagi.
Di perusahaan Fulton pun juga terjadi ketegangan. Para petinggi perusahaan sedang mengadakan rapat darurat. Mereka terlihat sangat panik, karena harga saham dan para investor tiba-tiba menarik investasi mereka.
Para pemburu berita juga sudah berada di perusahaan Fulton. Para wartawan itu ingin minta kejelasan, kenapa perusahaan itu bisa bangkrut dalam waktu sekejap.
" Kita harus bagaimana ini?" tanya salah satu dewan direksi.
" Kita hanya bisa menunggu"
" Siapa orang yang di usik oleh Fulton sehingga membuat investor lain ikut menarik sahamnya dari perusahaan ini?"
" I-itu tuan, anaknya Arga Wiguna" jawab asisten Fulton.
" Apa! bagaimana mungkin?"
" Nona Jennifer menembak putri tuan Arga Wiguna, Tuan"
Semua orang yang ada di ruangan itu shock mendengar ucapan asisten Fulton. Bagaimana bisa Fulton sebodoh itu. Pantas saja perusahaan ini bisa bangkrut dalam sekejap.
" Saya tidak menyangka Fulton sebodoh itu"
" Itu akibat dia terlalu memanjakan putrinya. Selama ini bukankah kita yang selalu membungkam media, supaya berita kejelekan putrinya tidak diketahui banyak orang"
" Kita sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, ini akibat telah mengusik macan Asia itu"
" Kita harus segera melelang perusahaan ini?"
" Betul, setelah itu kita ambil gaji kita dari hasil penjualan perusahaan ini"
" Baiklah rapatnya kita tutup, perusahaan ini akan kita lelang"
Semua dewan direksi pergi meninggalkan ruangan meeting. Karena memang tidak ada yang mau dipertahankan lagi. Perusahaan itu juga tidak akan bangkit lagi. Sungguh luar biasa kekuasaan macan Asia itu.
🍃🍃🍃
Berita kebangkrutan perusahaan Fulton, akhirnya sampai juga di telinga Vandy dan sang istri. Bukan karena kelakuan putrinya saja, yang membuat Anggun ingin menghancurkan perusahaan itu. Tapi para petinggi perusahaan itu juga melakukan korupsi.
" Akhirnya kesombongan membawa keluarga Fulton kedalam kehancuran" kata Anggun.
" Kamu benar sayang"
" Sebenarnya aku kasihan melihat karyawan yang bekerja di sana" kata Anggun.
" Kamu tenang saja sayang, Mas sudah menyuruh Aldi untuk mengamankan karyawan yang punya kinerja yang bagus"
" Maksud Mas?"
__ADS_1
" Cuma nama perusahaan Fulton yang akan hilang, tapi para karyawannya akan tetap bekerja di perusahaan itu"
" Mas membeli perusahaan itu?"
" Hhhmm, Mas juga sudah menempatkan salah satu orang kepercayaan kita untuk membeli perusahaan itu. Jadi kita akan tunggu kabar baik dari orang kita itu"
" Wah otak kamu memang licik ya Mas"
" Itu bukan licik sayang, tapi pintar"
" Apa perusahaan itu akan Mas berikan pada princess?"
" Iya sayang, Mas yakin Kiran bisa mengembangkan perusahaan itu nantinya"
" Berarti Mas akan mengirim putri kita kesini?"
" Kiran tidak perlu kesini, dia akan memantau dari tanah air"
" Apa Kiran akan setuju?" tanya Anggun lagi.
" Kamu jangan pikirkan tentang hal ini sayang, lagipula kita akan memberi tau Kiran nanti pas di hari ulang tahunnya yang ke 17 tahun"
" Maksud Mas kita akan memberikan perusahaan itu sebagai kado ulang tahun putri kita"
" Pinter banget istri aku" kata Vandy sambil mengecup bibir istrinya sekilas.
Anggun tidak menyangka suaminya bisa memikirkan hal itu. Setidaknya sekarang ratusan ribu pekerja itu bisa terselamatkan. Walaupun nanti mereka bekerja di bawah pimpinan seorang gadis kecil.
" Aku mau mengemas pakaian dulu ya Mas"
" Biar Mas saja sayang, kamu kan belum sembuh total"
" Terima kasih suamiku" ucap Anggun.
" Sama-sama istriku"
Anggun benar-benar bersyukur memiliki suami seperti Vandy. Walaupun sama orang lain dia bersikap dingin, tapi sama keluarga dia selalu bersikap hangat.
Malam hari, mereka semua siap berangkat ke bandara. Karena malam ini mereka akan kembali ke tanah air. Kenzo cs sangat senang bisa kembali ke tanah air. Ketiga cowok tampan itu benar-benar sudah merindukan Indonesia, negara tercinta.
Mereka akan berangkat dengan dua mobil. Para orang tua dan adik mereka, berangkat dengan mobil satu. Sedangkan Kenzo cs dan pasangannya berangkat dengan mobil kedua.
Mobil melaju meninggalkan hotel tempat mereka menginap. Mobil itu melaju dengan mulus menuju bandara Internasional Incheon. Bandara ini memang paling terbesar di Korea dan juga bandara paling sibuk di dunia.
Akhirnya mereka sampai di bandara internasional Incheon. Vandy dan rombongannya turun dari mobil. Mereka semua masuk kedalam bandara.
Vandy dan rombongannya tidak perlu melakukan check in, karena mereka akan berangkat dengan jet pribadi milik papa Anggun. Mereka langsung berjalan menuju pesawat jet.
Keyra dan Dira sangat takjub melihat pesawat jet milik Opanya Kenzo. Ya mereka berdua baru pertama kali ini melihat pesawat jet secara langsung. Tapi tidak dengan Melodi, karena keluarganya juga punya jet pribadi.
Ternyata seperti ini bentuk pesawat jet pribadi itu. Mama, Key berasa kek mimpi naik pesawat jet holang kaya.
" Good bye Korea" teriak Melodi cs sebelum mereka masuk kedalam pesawat jet.
Anggun dan kedua sahabatnya tersenyum melihat tingkah lucu calon mantu mereka. Pesawat jet pun siap untuk lepas landas, meninggalkan bandara internasional Incheon.
To be continue.
Happy Reading 😚😚
__ADS_1