Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Parasit 2


__ADS_3

Setelah meninggalkan perusahaan Vandy, Kia kembali ke Apartemennya untuk menyusun rencana buat menjauhkan Vandy dengan Anggun.


"Gue harus bicara sama cewek kampung itu, suruh dia buat jauhin Vandy gumam Kia".


Kia pun menelpon orang suruhannya untuk mencari tau tentang Anggun.


Setelah beberapa menit orang suruhan Kia pun berhasil mencari tau tentang Anggun, dimana Anggun tinggal dan berkerja.


" Hanya anak kampung dan miskin ternyata, Apartemen tempat tinggalnya pun tidak mewah gumam Kia".


Diruang kerja Anggun.


Anggun dan kedua sahabatnya sedang sibuk dengan kerjaan masing-masing.


" Ntar kita makan siang dimana? tanya Sisil".


" Resto dekat kantor aja jawab Sinta".


Mereka pun melanjutkan kerjaan mereka kembali.


Tak terasa jam makan siang pun datang. Anggun dan kedua sahabatnya pun pergi kerestoran dekat kantor.


Sesampai di restoran, merekan pun memesan makanan.


" Gimana hubungan lo sama Gio sil? tanya Anggun".


" Masih jalan ditempat nggun jawab Sisil sedih".


" Minta kejelasan dong sil jangan mau digantung terus ucap Sinta".


Belum sempat Sisil menjawab, pesanan mereka udah datang, disaat mereka sedang menikmati hidangan mereka, tiba-tiba Kia datang menghampiri Anggun.


" Hai cewek kampung ucap Kia".


Anggun yang mendengar ucapan Kia cuma diam.


" Lo dengar gue ngomong nggak sih tanya Kia, ".


" Maaf mbak barusan ngomong sama saya? tanya Anggun".


" Iya, emang lo fikir sama siapa lagi".


" Tapi tadi saya dengar mbak bilang anak kampung bukan nama saya jawab Anggun santai".


" Gue minta lo jauhin Vandy, karena lo tau kan gue itu tunangan dia, dan lo itu cuma anak kampung nggak pantas buat Vandy ucap Kia".


Sinta dan Sisil pun emosi mendengar ucapan Kia kepada Anggun, sedangkan Anggun masih santai menghadapi Kia.


" Apa mbak yakin kalau mbak itu tunangan Vandy? tanya Anggun".


" Yakin dong, lagian Vandy mana mau sama jal*ng kayak kamu jawab Kia".


" Eh mbak jaga omongan nya, emang mbak fikir mbak itu siapa, seenaknya bilang teman saya jal*ng ucap Sinta emosi".


" Yang harus jauhin Vandy tu lo bukan teman gue ucap Sisil" yang sama emosi nya seperti Sinta".


" Seharusnya kalian bilang nih sama teman kalian yang ****** ini jangan mau jadi pelakor ucap Kia".


" Maaf mbak, mungkin mbak lupa atau mau saya ingatin, mbak itu bukan tunangan pacar saya tapi mantan tunangan ucap Anggun dengan mempertegas kata mantan tunangan".


" Berani sekali kau jal*ng" ucap Kia sambil mengangkat tangannya mau menampar Anggun.


Tetapi dengan sigap Anggun menahan tangan Kia dan menghempaskan nya dengan kasar.


"Jika kau fikir aku orang yang lemah yang gampang ditindas, kau salah orang nona, karena aku bukan orang yang lemah yang bisa kau tindas. Satu lagi aku tidak akan pernah membiarkan Parasit seperti kau masuk kedalam hubungan ku dengan Vandy ucap Anggun".

__ADS_1


Kia yang mendengar ucapan Anggun pun pergi meninggalkan Anggun dan kedua temannya.


" Wooaaawww yang tadi itu keren banget nggun ucap Sinta dan Sisil sambil memeluk Anggun".


Setelah keluar dari restoran Kia sangat kesal karena rencananya mau memprovokasi Anggun gagal.


" Sialan..!!, awas lo nggun kita liat aja nanti siapa yang bakal dipilih sama Vandy gumam Kia".


Ditempat lain.


Vandy yang baru selesai mengerjakan tugas-tugasnya.


" Huuuuhh capek banget hari ini, Kitty lagi apa ya, kok dia nggak ada hubungi aku dari tadi, awas aja ntar gue kadih hukuman gerutu Vandy".


Vandy pun mencoba menghubungi Anggun lewat chat.


Vandy: " Sayang lagi dimana? ".


1 menit....


2 menit....


3 menit....


Anggun belum juga membalas chat Vandy.


" Dia kemana sih, selalu aja bikin gue khawatir gumam Vandy".


Vandy pun memakai jasnya dan pergi mencari Anggun, tak lupa Vandy mengajak Aldi untuk membantunya mencari Anggun.


" Lo udah coba telpon Anggun tanya Aldi".


" Udah, tapi telpon sama chat gue nggak dibalas, gue takut terjadi sesuatu sama dia jawab Vandy".


" Sabar bro kita coba liat dikantin bawah dulu ucap Vandy".


" Eh gimana penampilan gue tanya karyawan A kepada temannya".


" Percuma aja lo benarin dandanan lo, wong sibos nggak melirik lo ucap teman si A".


Vandy yang risih dengan tatapan karyawan wanita yang ada dikantin pun menyuruh Aldi untuk cepat-cepat mencari Anggun.


" Al buruan lo liat, gue udah males lama-lama disini ucap Vandy".


" Emang lo fikir gue nggak malas dan jijik ucap Aldi".


Setelah beberapa menit Vandy dan Aldi mencari, Anggun belum juga ketemu.


" Coba kita liat diresto depan sana ucap Aldi".


Tanpa menjawab ucapan Aldi, Vandy dengan cepatnya meninggalkan Aldi.


" Dasar teman nggak ada akhlak, gue malah ditinggal umpat Aldi sambil mengejar Vandy".


Akhirnya Vandy pun sampai direstoran dekat kantornya. Vandy pun masuk kedalam restoran, nggak butuh waktu lama Vandy pun melihat Anggun yang sedang asyik ngobrol dengan kedua sahabatnya.


Dengan setengah berlari Vandy menghampiri Anggun, dan memeluk Anggun dari belakang.


Anggun yang mendapat pelukan pun tersenyum karena dia mencium bau parfum yang sangat dia kenal.


" Sayang, kok chat aku nggak dibalas, kamu bikin aku khawatir tau nggak? ucap Vandy".


" Maaf Bunny HP aku ketinggalan dikantor jawab Anggun".


Sinta dan Sisil yang merasa separti nyamuk yang melihat Anggun dan Vandy berpelukan".

__ADS_1


" Eheeeeem... Sinta dan Sisil pun berdehem".


Anggun dan Vandy pun tersadar kalau nggak cuma mereka berdua aja yang ada disana, masih ada Sinta dan Sisil.


" Lo kalau mau mesra-mesraan jangan didepan orang yang jomblo ucap Sinta".


Belum sempat Anggun menjawab ucapan Sinta, tiba-tiba Aldi datang.


" Siapa yang jomblo Honey tanya Aldi".


" Bee kamu juga disini ucap Sinta sambil memeluk Aldi".


" Huh.. Sisil membuang nafasnya dengan kasar, kalau kalian mau bermesra-mesraan jangan didepan gue, ternoda nanti mata gue yang polos ini ucap Sisil".


" Makanya kalau lo nggak mau ternoda lo minta Gio memperjelas status kalian ucap Sinta".


" Emang Gio belum nembak lo sil tanya Aldi".


" Mati dong Sisil Bee kalau ditembak jawab Sinta".


" Aduh Honey maksud aku itu bukan tembak pakai pistol, maksu aku itu menyatakan perasaan nya Honey ucap Aldi".


" Ya elah, bilang dong dari tadi Bee".


" Sabar sil nggak lama lagi pasti Gio ngungkapin perasaannya sama lo ucap Vandy".


" Ya, tapi kapan Bunny kan Sisil juga butuh kepastian ucap Anggun".


" Tenang aja sayang, Gio pasti bakal ngukapin kok, lagian aku tau kalau dia juga punya rasa sama Sisil ucap Vandy".


" O iya hampir lupa, Bunny udah makan siang? tanya Anggun".


" Belum sayang, temenin aku makan siang ya ucap Vandy".


" Aku udah selesai makan siang Bunny".


" Ya nggak apa-apa, kamu temanin dan kapan perlu suapin aku makan ucap Vandy".


Anggun yang malu mendengar ucapan Vandy pun mencubit lengan Vandy.


" Aawwww sakit sayang ucap Vandy yang pura-pura kesakitan".


" Makanya jangan ngomong yang aneh-aneh ucap Anggun".


" Nggak nyangka gue kalau Vandy bakal sebucin ini sama Anggun gumam Sisil dalam hati".


" O iya Bee tadi nenek sihir datang samperin Anggun".


" Nenek lampir ucap Vandy sama Aldy".


" Waduh ****** gue, kenapa bisa keceplosan gini sih umpat Sinta dalam hati".


" Sayang apa maksud omongan Sinta tadi, siapa yang nyamperin kamu tanya Vandy beruntun".


" I... itu Bunny, teman SMA aku dulu jawab Anggun bohong".


" Kamu nggak lagi bohongin aku kan sayang".


" Nggak kok Bunny, mana mungkin aku bohong sama kamu jawab Anggun".


" Aku yakin kamu berbohong sayang, aku akan cari tau sendiri gumam Vandy dalam hati".


To be continue....


Haiiii.. readers ku tersayang apa kabarnya, mudah-mudahan selalu dalam keadaan sehat yah...

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak sayang kalian di novel Author dengan cara Like, Komen dan, Vote nya..... 😘😘😘


HAPPY READING GUYS... 😉😉😉


__ADS_2