Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Laki-laki itu pun berjalan menghampiri ketiga anak tampan itu. Kenzo melihat ada seorang pria yang seumuran dengan daddy nya datang menghampiri mereka. Kenzo langsung waspada pada orang itu.


" Hallo anak-anak" sapa pria itu.


Ketiga anak tampan itu hanya diam. Mereka masih asik bermain seluncuran.


" Boleh Om ikut bermain sama kalian?" tanya pria itu.


" Ini bukan permainan untuk orang dewasa" kata Kenzo.


" Ah benar juga. Bagaimana kalau kita mengobrol sebentar"


" Kami tidak ingin mengobrol, apalagi sama orang yang tidak kami kenal" kata Kenzo.


Ck bocah ini masih kecil, tapi sudah pintar berbicara.


" Kalau begitu mari kita kenalan dulu" kata pria itu.


" Mami bilang kami tidak boleh kenalan dengan sembarangan orang" kata Gian.


" Om bukan orang jahat kok, jadi mari kita kenalan ya" bujuk pria itu


" Om kalau mau menculik kami cari cara lain. Karena penculik yang model Om begini sudah sering kami lihat di tv-tv" kata Kenzo


Ck.. siapa sih Bapak bocah ini, kenapa dia pintar banget bikin emosi gue.


" Om beneran bukan penculik" kata pria itu lagi.


" Penculik mana pernah mau ngaku om, kalau mereka ngaku sudah penuh penjara" kata Kenzo.


Sabar-sabar, gue harus bisa sabar menghadapi bocah ini, kalau tidak rencana gue bisa gagal. batin pria itu


" Om seorang Direktur sebuah perusahaan " kata pria itu.


" Direktur " tanya Kenzo.


" Iya, Om mau menawarkan kalian untuk jadi model iklan. Apa kalian mau?"


" Model" kata mereka bertiga.


" Ya model, dengan wajah kalian yang tampan dan rupawan ini, kalian bisa menjadi model terkenal" kata pria itu lagi.


Apa mommy akan menyetujui aku jadi model?, atau mommy akan melarang aku karena aku masih kecil. Apa jangan kasih tau mommy . Kenzo bermonolog


Pria itu menyadari kalau ketiga anak kecil itu belum mempercayai dirinya. " Kalian boleh pikirkan dulu tawaran Om"


Kenzo dan kedua sahabatnya berdiskusi.


" Apa kita terima tawaran Om itu" kata Tristan


" Apa Om itu benar-benar bukan penculik" kata Gian.


" Sebaiknya kita terima saja tawaran Om itu, tapi kita rahasia kan dulu dari orangtua kita, gimana?" usul Kenzo


" Setuju" kata Gian dan Tristan.


" Ok, bearti kita sepakat ya" kata Kenzo


Mereka bertiga pun tersenyum.


" Kami akan memikirkan tawaran dari Om" kata Kenzo.


" Apa tidak bisa putuskan sekarang" kata pria itu.

__ADS_1


" Tidak bisa" kata Kenzo


" Ah baiklah, ini kartu nama Om. Disini ada nomor telepon Om dan juga alamat kantor" kata Pria itu sambil menyerahkan kartu nama nya.


" Kalau kami sudah putuskan, nanti kami akan hubungi Om" kata Kenzo.


" Kalau begitu Om permisi dulu, dan Om tunggu kabar baik dari kalian" kata pria itu


" Ok Om"


Setelah berpamitan pria itupun meninggalkan ketiga anak tampan itu.


" Apa orangtua kita nggak akan marah" kata Tristan


" Makanya kau jangan bilang sama mereka" kata Gian


" Kamu jangan sampai keceplosan nanti ya Tian" kata Kenzo.


" Siap Ken" kata Tristan


" Biar aku yang simpan kartu nama nya" kata Kenzo.


"Apa kita bisa jadi model terkenal" kata Tristan.


" Tentu saja bisa, karena wajah dan penampilan kita mendukung" kata Kenzo.


" Benar itu" kata Gian.


" Akhirnya kita bisa mencari uang sendiri, walaupun tidak sebanyak penghasilan orangtua kita" kata Gian.


" Kalau duit aku sudah banyak, aku mau membeli pesawat jet" kata Tristan.


" Jangan mimpi! kamu pikir beli pesawat itu murah" kata Gian.


" Tadi kau tidak bilang begitu" kata Gian


" Ada, kau saja yang tuli" kata Tristan tak mau kalah


Kenzo hanya menggelengkan kepalanya mendengar perdebatan Gian dan Tristan. Kenzo membaca nama yang tertulis dikartu nama itu.


" Rangga Alindra Jaya " kata Kenzo


" Apa nama perusahaannya? Apa perusahaannya besar seperti perusahaan daddy kamu?" tanya Gian beruntun


" Mungkin saja, nama perusahaannya Lion entertainment " kata Kenzo.


Kenzo tersenyum melihat kartu nama yang dia pegang tadi. Kenzo memasukkan kartu nama itu didalam tasnya. Kenzo tidak bisa membayangkan kalau cita-cita nya akan terwujud dengan cepat.


Anggun pun sampai disekolah Kenzo. Anggun memarkirkan mobilnya, setelah itu dia menghampiri Kenzo dan sahabatnya.


" Abang" panggil Anggun.


" Mommy" kata Kenzo berlari menghampiri mommy nya.


" Sorry telat jemputnya" kata Anggun


" Nggak apa-apa mommy, abang juga baru pulang"


" Yuk kita pulang" ajak Anggun pada Kenzo dan kedua sahabatnya.


Mereka berempat berjalan menuju parkiran. Sampai diparkiran Kenzo dan kedua sahabatnya langsung masuk kedalam mobil. Setelah semuanya masuk dan memasang seatbelt, Anggun pun melajukan mobilnya meninggalkan sekolah Kenzo.


" Kalian belajar apa tadi disekolah?" tanya Anggun

__ADS_1


" Belajar membanca sama mewarnai tante" jawab Tristan


" Wah seru dong" kata Anggun


" Seru apaan, bosan yang ada tante" kata Gian


" Kenapa bosan Gian?" tanya Anggun


" Kita kan udah bisa membaca sama menghitung tante" jawab Gian.


" Iya mommy, mewarnai itu kan kerjaan anak kecil" kata Kenzo


" Emang abang sudah besar" kata Anggun.


" Tentu saja sudah besar mommy. Abang ingin langsung SD mommy" kata Kenzo.


" Benar tante, kita bosan belajar mewarnai terus, lagian kami kan anak laki-laki tante" Kata Tristan.


" Ah nanti tante bicarakan sama daddy dan juga orangtua kalian" kata Anggun.


" Benar ya tante" kata Gian


" Hhhmmm"


Tidak terasa mobil Anggun pun sampai didepan rumah Gian. Gian dan Tristan turun dari mobil Anggun.


" Makasih tante" kata Gian dan Tristan


" Sama-sama sayang" kata Anggun.


Anggun melajukan mobilnya kembali menuju kediamannya. Sesampainya dikediamannya Anggun memarkirkan mobilnya. Anggun dan Kenzo langsung masuk kedalam rumah.


Kenzo langsung menuju kamarnya, sedangkan Anggun pergi kedapur menyiapkan makan siang untuk putranya itu.


Sampai dikamarnya Kenzo mengambil kartu nama yang diberikan pria tadi. Kenzo menyimpan didalam laci. Kenzo berjalan menuju lemari untuk mengambil baju.


Selesai mengganti pakaiannya, Kenzo turun kebawah untuk makan siang bareng mommy nya. Sampai didapur Kenzo melihat mommy nya sedang menata makanan.


" Ada yang bisa abang bantu mommy?" tanya Kenzo.


" Makasih sayang, abang bantu mommy habisin makanan aja ya" kata Anggun


" Itu sudah pasti mommy"


Kenzo duduk ditempat dikursi yang ada disana. Anggun mengambilkan nasi beserta lauk untuk anaknya. Kenzo tidak menolak lagi kalau Anggun mengisi sayur dipiringnya.


" Mommy, kakek kapan pulang dari rumah sakit?" tanya Kenzo


" Besok sayang, apa abang mau besuk kakek"


" Hhhmm"


" Nanti sore kita kesana ya"


" Ok mommy "


Kenzo dan Anggun mulai menyantap makanannya. Seperti biasa Kenzo selalu lahap makannya. Anggun sangat senang melihat Kenzo makan dengan lahapnya.


To be contonue..


Hai Readers ku semua. Karena kemarin banyak yang komen untuk melanjutkan kisah cinta Kenzo dibuat disini aja, jadi Author akan lanjutkan disini aja...😉😉


Jangan lupa like, komen dan vote nya ya..

__ADS_1


Happy Reading Guys.. 😉😉


__ADS_2