Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Bonchap


__ADS_3

Beberapa tahun kemudian.


Hari ini adalah hari yang paling bersejarah bagi Kenzo dan juga kekasihnya. Pasalnya hari ini dia akan menjadikan kekasihnya itu satu-satunya ratu dan juga istri dalam hidupnya.


Satu Minggu yang lalu, Vandy juga sudah mengumumkan pada media kalau Kenzo adalah putranya. Berita itu langsung menjadi trending topik. Apalagi Kenzo juga di kenal sebagai model terkenal.


Kenzo sudah terlihat tampan dengan memakai jas berwarna hitam. Hari ini dia akan mengucapkan ijab kabul. Dia tersenyum melihat pantulan dirinya di cermin.


" Abang sudah siap?" tanya sang mommy.


" Hhmm"


Anggun menatap wajah tampan yang ada di depannya itu. Putra yang dulu dia kandung, sekarang sudah besar dan akan menikah. Matanya mulai berkaca-kaca.


" Abang sangat tampan"


" Makasih, mommy juga selalu cantik"


" Mommy nggak nyangka Abang sudah mau menikah" kata Anggun dengan suara sedikit bergetar.


Kenzo langsung memeluk tubuh sang mommy. Air mata yang sedari tadi ditahan, akhirnya keluar juga. Dia akan melepas putranya, putra yang sedari kecil di asuhnya.


" Walaupun Abang sudah menikah, Abang masih putra mommy, tidak ada yang berubah. Jadi jangan menangis"


" I-iya, Abang tetap putra mommy"


" Abang akan selalu mengunjungi mommy setiap weekend "


" Abang janji ya?"


" Iya Mom, jadi jangan menangis lagi"


Kenzo mengusap sisa air mata di pipi sang mommy. Dia tersenyum melihat wanita cantik yang sudah melahirkan dan membesarkannya itu.


" Abang sayang mommy"


" Mommy juga. Sekarang kita turun, karena yang lain pasti sudah nungguin"


" Hhmm"


Anggun keluar dari kamar putranya, diikuti oleh Kenzo di belakang. Ibu dan anak itu berjalan menuruni anak tangga.


" Abang tampan sekali" puji sang adik.


" Terima kasih, princess Abang juga sangat cantik"


" Tentu saja, karena mommy adek juga cantik"


Kedua sahabat Kenzo berjalan menghampirinya.


" Gue nggak nyangka hari ini lo akan menikah" kata Gian.


" Iya, padahal baru kemarin kita SMA" kata Tristan.


" Yuk berangkat, nanti kita terlambat" kata Vandy.


Mereka semua masuk kedalam mobil yang sudah terparkir di depan pintu utama. Kenzo dan kedua sahabatnya satu mobil. Anggun dan Vandy tidak mempermasalahkan itu.

__ADS_1


Mobil-mobil mewah itu perlahan melaju meninggalkan kediaman Vandy. Mereka akan menuju rumah mempelai wanita.


Iring-iringan mobil mewah itu pun menjadi pusat perhatian pengendara lain. Pasalnya iring-iringan mobil mewah itu sudah seperti pengawalan Presiden.


" Gue nggak sabar bertemu dengan Dira " kata Tristan.


" Ck.. baru satu hari nggak bertemu sama Dira udah kek orang gila aja. Dasar bucin" kata Gian.


" Eleh,, kek lo nggak aja" kata Kenzo dan Tristan berbarengan.


" Wih kompak banget nih Roma sama Saroh ngebully gue"


" Kita berdua bakal kangen banget sama Mak tiri yang suka ngomel dan marah ini" kata Tristan.


" Iya, nggak bakal ada lagi yang bisa gue ajak gelut" kata Gian.


" Gue memang selalu bikin orang kangen" kata Kenzo.


" Ck,, kumat lagi narsisnya" kata Tristan.


" Bukan narsis, tapi kenyataan" kata Kenzo.


Tanpa terasa mereka pun sampai di rumah utama milik keluarga Agatha. Kedatangan mereka langsung di sambut oleh kedua orang tua mempelai wanita.


" Selamat datang besan" kata Keynan.


" Terima kasih besan" ucap Vandy.


" Mari masuk, karena Pak penghulu sudah menunggu"


Vandy dan rombongannya masuk ke dalam rumah utama itu. Ya acara akad nikahnya akan dilaksanakan di kediaman Agatha.


Begitu juga dengan Kenzo, dia mempunyai aura dan ketampanan yang sama dengan Daddy-nya.


Kenzo mengedarkan pandangannya mencari sosok wanita yang akan segera menjadi istrinya. Tapi dia tidak melihat keberadaan wanita yang dicintainya itu.


" Cari siapa Bang?" tanya sang mommy.


" Ng-nggak lagi cari siapa-siapa Mom"


Anggun tersenyum melihat putranya yang gugup menjawab pertanyaannya. " Melodi ada di kamarnya, dia nanti turunnya setelah ijab kabul di ucapkan"


" Benarkah?"


" Iya, sekarang cepat duduk di sebelah daddy. Karena acara ijab kabulnya akan segera dimulai"


" Abang kok nervous ya Mom"


" Kenapa?"


" Takut nggak bisa ngucapinnya dengan satu tarikan nafas"


Anggun membelai kepala sang putra. " Itu wajar sayang, tapi mommy yakin Abang pasti bisa"


" Hhmm"


Kenzo duduk di sebelah Daddy-nya. Sedangkan Gian dan Tristan duduk di belakang Kenzo. Mereka akan jadi saksi pernikahan sahabatnya itu.

__ADS_1


" Sudah bisa kita mulai?" tanya Pak Penghulu.


" Sudah Pak " jawab Keynan.


" Baiklah siapa wali nikah mempelai perempuan?" tanya Pak Penghulu.


" Saya sendiri Pak, ayah kandungnya" kata Keynan.


" Baiklah, sekarang wali nikah berjabat tangan dengan calon mempelai pria"


Keynan dan Kenzo pun saling berjabat tangan. Acara akad pun segera di mulai. Para tamu yang hadir tidak ada yang bersuara karena mereka ingin menyaksikan proses sakral itu.


" Saya nikah dan kawinkan engkau ananda Ivander Kenzo Dwipangga bin Vandy Putra Dwipangga dengan putri kandung saya bernama Melodi Citra Agatha binti Keynan Agatha dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan satu mansion di bayar tunai"


" Saya terima nikah dan kawinnya Melodi Citra Agatha binti Keynan Agatha dengan mas kawin tersebut di bayar tunai"


" Bagaimana mana para saksi, Sah"


" Saaaaah"


" Alhamdulillahirabbil'alamin"


Kenzo merasa lega karena berhasil mengucapkan ijab kabul dengan satu tarikan nafas.


Vandy mengusap sudut matanya yang sudah mengeluarkan air mata. Dia merasa bangga pada putranya, karena bisa mengucapkan ijab kabul dengan satu tarikan nafas.


Melodi juga menangis haru, dia menyaksikan proses sakral itu di layar besar yang ada di dalam kamarnya. Sekarang statusnya sudah berubah menjadi seorang istri.


" Selamat ya Mel, sekarang kamu sudah sah menjadi istri Kenzo" ucap kedua sahabatnya.


" Makasih Key, Dir "


" Sekarang kita turun, karena suami kamu sudah menunggu" kata Keyra.


" Hhmm"


Keyra dan Dira membantu sahabatnya itu. Mereka berjalan menuruni tangga. Para tamu yang mendengar langkah kaki pun segera menoleh ke arah tangga, begitu juga dengan Kenzo.


Mata Kenzo tak berkedip melihat kecantikan istrinya. Begitu juga dengan para tamu yang hadir. Mereka sangat mengagumi kecantikan mempelai wanita itu. Gian dan Tristan juga terpesona melihat kecantikan kekasih mereka.


Keyra memberikan tangan Melodi pada Kenzo. Kenzo menyambut tangan sang istri. Keyra dan Dira pun mundur kebelakang bergabung dengan kekasih mereka.


" Look so beautiful "


" Makasih, kamu juga tampan"


" Sekarang berikan mahar pada sang istri" kata Pak Penghulu.


Kenzo mengambil mahar seperangkat alat sholat dan juga surat kepemilikan mansion pada Melodi.


Melodi menerima mahar yang di berikan Kenzo padanya. Kemudian dia mencium tangan sang suami dan Kenzo membalas dengan mengecup kening sang istri.


Momen serah terima mahar tadi di abadikan oleh fotografer dan juga para sahabat Kenzo dan Melodi. Itu akan menjadi kenang-kenangan untuk mereka nanti.


To be continue.


Hallo Reader terzayang. Ada yang kangen dengan kisah Kenzo cs nggak ya😉😉

__ADS_1


Happy Reading 😚😚


__ADS_2