Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Akhir Cerita (End)


__ADS_3

Hari ini Vandy dan istrinya berencana melihat baby Tristan dirumah sakit. Vandy sudah siap dengan pakaian santai nya, begitu juga dengan istrinya.


Anggun sudah menelpon mama nya tadi. Anggun minta tolong jagain Kenzo sebentar, karena Anggun tidak mungkin membawa anaknya kerumah sakit.


" Ma, kita berangkat dulu ya" ucap Anggun


" Iya Nak"


Anggun bersalaman kemudian mencium punggung tangan mama nya dan diikuti oleh Vandy.


" Berangkat dulu Ma, Assalamualaikum" ucap Vandy dan Anggun


" Wa'alaikum salam, hati-hati dijalan"


Vandy membukakan pintu mobil untuk istrinya, setelah itu dia mengitari mobil dan duduk dikursi kemudi. Vandy melajukan mobil nya menuju rumah Aldi, karena mereka akan berangkat bersama.


Mobil yang dikendarai Vandy sampai juga dirumah sakit. Vandy memarkir kan mobilnya. Setelah itu mereka masuk bersama-sama kedalam rumah sakit.


Mereka berempat menjadi pusat perhatian orang yang ada dirumah sakit. Kehadiran mereka bak obat bagi pasien yang sedang sakit.


Mereka berempat terus aja berjalan tanpa menghiraukan tatapan para pengagum mereka. Akhirnya mereka berempat pun sampai diruang rawat Sinta.


Tok


Tok


Tok


Anggun mengetuk pintu ruangan Sisil. Tak berselang lama pintu pun terbuka.


Ceklek


Saat pintu terbuka, alangkah kaget nya mereka melihat penampilan Gio. Rambut kusut seperti udah seminggu nggak disisir, habis itu ada lingkar mata hitam seperti panda.


" Lo kenapa?" tanya Aldi sambil menahan tawa nya


" Habis begadang gue" jawab Gio


" Begadang nonton drakor ya?" tanya Aldi


" Bukan" jawab Gio

__ADS_1


" Terus"


Belum sempat Gio menjawab Anggun sudah menyela duluan. " Maaf ya Bapak-bapak, kita mau masuk kedalam, jadi minggir dulu"


Anggun dan Sinta masuk kedalam meninggalkan ketiga cowok tampan itu. Vandy dan Aldi hanya diam mematung, melihat kepergian istri mereka.


" Malah bengong? kalian mau masuk nggak?" tanya Gio


Tanpa menunggu lama Vandy dan Aldi masuk kedalam. mereka bertiga memilih duduk disofa yang ada diruangan itu.


" Yo, cepat bilang kenapa bisa penampilan lo kayak orgil gini?" tanya Vandy


" Huuuh" Gio membuang napas nya kasar. Setelah itu Gio menceritakan kepada sahabat nya, bagaimana dia nggak bisa tidur karena Tristan menangis terus.


Gio baru bisa tidur jam 7 Pagi. Alhasil penampilan nya jadi seperti itu sekarang. rambut udah seperti singa jantan yang mengembang, dan lingkar mata sudah menghitam seperti panda.


" Penampilan lo sekarang seperti perpaduan singa jantan dan panda" kata Vandy


Gio dan Aldi membayangkan ucapan Vandy. Seperti apa perpaduan panda dan singa. Bukankah singa akan memangsa panda, jadi mana bisa disatukan. Begitulah kira-kira yang ada dalam pikiran mereka berdua.


" Nggak usah dibayangkan, nggak bakal nyampe ama IQ kalian" ucap Vandy


" Ck.. kumat lagi deh jiwa Arrogant nya" ucap Aldi


" Iya, lo menang deh" kata Gio


" Berat banget beban hidup lo" ucap Aldi


" Iya Al berat banget" ucap Gio mendramatisir


" Udah, lebay banget kalian berdua. Mendingan lo mandi Yo, biar badan lo segeran" kata Vandy


" Iya Van, kalau gitu gue tinggal dulu ya" kata Gio


Gio bergegas kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Vandy dan Aldi menghampiri istri mereka.


" Kok anak kita pada mirip banget sama suami kita ya" kata Anggun


" Iya kita mah nggak kebagian. Padahal yang mengandung kita, yang merasakan sakitnya melahirkan juga kita" kata Sinta


" Seharusnya kalian bangga karena anak-anak mirip dengan kami yang tampan ini" kata Vandy

__ADS_1


" Betul itu, dan kelak mereka akan menjadi rebutan para wanita-wanita" tutur Aldi


" Diantara mereka bertiga, anak gue yang paling populer nanti nya" kata Vandy dengan sombong nya


" Gue nggak sabar menunggu mereka besar nanti" kata Gio yang baru nongol dari kamar mandi


Anggun senang dan juga bahagia, karena mereka bisa berkumpul lagi seperti sekarang ini. Walaupun kemarin suaminya sempat tertidur lama, tapi akhirnya mereka bisa berkumpul lagi seperti sekarang.


Anggun tidak menyangka bisa menikah dengan seorang Irvandy Putra Dwipangga, seorang CEO yang Arrogant, berhati dingin dan berwajah datar.


Anggun tersenyum sendiri mengingat kisah cinta nya dengan Vandy, mungkin terbilang singkat, tapi Anggun menikmati kisah cinta nya itu.


Sekarang dia dan dua sahabatnya sudah mempunyai anak yang tampan. Mereka tidak sabar menunggu anak-anak mereka besar nanti. Anggun berharap mereka bisa bahagia seperti ini terus hingga tua nanti, bahkan sampai ajal memisahkan mereka.


The End..


Hai Readers ku tersayang... Akhirnya novel Pelabuhan Cinta CEO Arrogant season pertama sudah tamat. Terimakasih atas suport yang kalian berikan selama ini, baik itu like, komen dan vote juga. Maaf jika novel Author banyak kekurangan nya dan mungkin tidak sesuai dengan ekspentasi kalian Author minta maaf, karena Author hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan...🙏🙏🙏


So Sampai ketemu di season ke 2...😘😘😘


Rivandy Putra Dwipangga



Anggun Ariana Wiguna



Aldi Hermansyah



Sinta Juliana Rahman



Gio Arnando



Sisil Putri Revanof

__ADS_1



__ADS_2