Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Bonus Chapter 4


__ADS_3

Anggun sudah bersiap untuk pergi kekantor suami nya. Anggun akan mengantarkan makan siang untuk suami dan anak nya. Tak lupa juga Anggun membawa kue yang sudah dia bikin tadi.


Anggun meminta kang Tito untuk mengantarkan nya kekantor suaminya. Mobil pun melaju menuju perusahaan. Suasana jalan Siang itu cukup sepi, mobil pun melaju dengan lancar tanpa hambatan.


Anggun pun sampai di kantor suaminya. Anggun turun dari mobil. " Kang nggak perlu tunggu, nanti Anggun pulang sama Mas Vandy" kata Anggun


" Baik nona, kalau begitu saya pamit dulu"


" Ok Kang, hati-hati dijalan"


Dito melajukan mobilnya kembali pulang. Sebelum masuk kedalam kantor, Anggun memandangi gedung yang menjulang tinggi itu, gedung tempat dia bekerja dulu.


Anggun melangkahkan kaki nya masuk kedalam kantor. Walaupun Anggun istri dari CEO perusahaan itu, tapi dia tidak pernah menyalah gunakan kekuasaan nya.


Anggun berjalan menuju meja resepsionis. " Selamat siang mbak, saya mau bertemu dengan CEO perusahaan ini" kata Anggun


" Apa anda sudah membuat janji nona?" tanya pegawai resepsionis


" Belum mbak" jawab Anggun


" Kalau begitu mohon maaf mbak, silakan mbak membuat janji terlebih dahulu"


Anggun duduk di kursi tunggu. Anggun mengambil HP nya dan menghubungi suaminya. Tak berselang lama telepon pun tersambung.


" Hallo, Assalamualaikum sayang"


" Wa'alaikum salam, Mas sekarang aku ada di kantor kamu"


" Kenapa nggak langsung naik aja sayang?"


" Nggak, aku harus ikutin prosedur perusahaan kamu Mas. Sekarang Mas telpon resepsionis ya"


" Baiklah sayang"


Telpon pun berakhir.


Anggun menyimpan HP nya kembali kedalam tas nya. Tak berselang lama petugas resepsionis menyuruh Anggun naik kelantai 30, tepat nya keruangan CEO mereka.


Anggun masuk kedalam lift. Lift pun membawa Anggun ke laintai 30. Akhirnya lift berhenti diangka 30. Anggun keluar dari lift dan berjalan keruangan suami nya.


Tok


Tok


Tok


" Masuk"


Ceklek


Anggun masuk kedalam ruangan suaminya. " Masih sibuk ya Pak, kalau begitu saya pulang dulu" ucap Anggun formal


Vandy langsung menoleh kearah suara, Vandy tersenyum pada istrinya. " Kamu sudah datang sayang"

__ADS_1


" Seperti yang Mas lihat"


Vandy menutup berkas yang dia kerjakan tadi. Vandy menghampiri istrinya dan duduk disamping sang istri.


Anggun tidak melihat keberadaan anaknya dari tadi.


"Kenzo mana Mas?" tanya Anggun


" Tidur sayang" jawab Vandy


Anggun bangun dari duduknya, belum sempat melangkahkan kaki nya, Vandy sudah menarik tangan istrinya itu. Alhasil Anggun terjatuh dipangkuan sang suami.


" Mau kemana, Hhhmmm?"


" Ke pantry Mas"


" Nanti aja, Mas kangen sama kamu sayang"


Vandy mulai mencium bibir sang istri. Anggun pun tak bisa menolak ciuman suaminya itu. Mereka saling mencurahkan rasa rindu mereka.


Tangan Vandy mulai menjalar kemana-mana. Vandy memasukan tangan nya kedalam kaos sang istri. Saat Vandy mau membuka pengait br* istrinya.


" Mommy"


Anggun kaget dan cepat bangun dari pangkuan suami nya itu.


Kenzo nggak melihat adegan tadi kan.


Anggun menghampiri putra kesayangan nya itu. " Tampan nya mommy sudah bangun"


" Ken haus mom"


" Duduk disini dulu, mom ambilkan minum dulu"


Anggun berjalan menuju pantry yang ada diruangan suaminya. Anggun mengambilkan minum untuk putra tampan nya itu.


" Anak daddy kok udah bangun aja sih?"


" Ken haus daddy"


" Ken mau punya adik nggak?" tanya Vandy


" Mau, emang beli nya dimana?" tanya balik Kenzo


" Adik itu nggak dibeli sayang, tapi dibikin" jawab Vandy


" Ayo dad kita bikin" ucap Kenzo sambik menarik tangan daddy nya


Anggun kembali dengan membawa minuman ditangannya. " Ken ngapain tarik-tarik tangan daddy?" tanya Anggun


" Mau bikin adik mommy" jawab Kenzo polos


Sontak Anggun menatap tajam suaminya. Vandy yang ditatap tajam sama sang istri hanya nyengir tanpa dosa.

__ADS_1


" Ayo daddy, kita bikin adik nya" kata Kenzo lagi


" Emang Ken mau bikin adik dimana?" tanya Anggun


" Didapur mommy" jawab Ken


Dia kata mau bikin kue kali ya


" Sayang, tampan nya mommy dengarin ya, adik bayi itu dibikin nya bukan didapur sayang" jelas Anggun


" Terus dimana mommy?" tanya Kenzo


" Nanti mommy sama daddy yang bikin" jawab Vandy


" Kenapa nggak mommy sama Ken aja yang bikin" ucap Kenzo dengan polosnya


" Nggak bisa! maksud daddy yang bisa membuat adik untuk Ken hanya mommy dan daddy" tutur Vandy


" Benarkah mom?"


" Iya sayang"


" Tunggu apa lagi, cepat buatkan untuk Ken" ucap Ken antusias


" Sayang bikin adik itu tidak seperti itu, harus ada cara nya, jadi saat mommy dan daddy mau bikin adik untuk Ken, Ken nggak boleh ganggu ya" tutur Vandy


Kenzo menganggukkan kepala nya tanda mengerti. Anggun mencoba mengalihkan pembicaraan.


" Mending sekarang kita makan ya, Ken udah lapar kan" ucap Anggun


" Sangat mommy"


Anggun berharap setelah ini anak nya itu tidak menanyakan perihal cara membuat adik lagi. Karena Anggun tidak tau lagi gimana cara menjelaskan nya kepada putra tersayang nya itu.


Awas kamu ya Mas nggak aku kasih jatah kamu.


Mereka pun makan siang bersama. Anggun menyuapi Kenzo dengan telaten. Kenzo pun makan dengan lahapnya. Akhirnya semua makanan yang dibawa Anggun habis tak bersisa.


Sore hari mereka bersiap untuk pulang. Vandy memakai jas nya dan mengambil kunci mobilnya. Mereka bertiga pun berjalan menuju lift.


Sampai dilobi semua karyawan menatap kagum kepada keluarga kecil itu. Para karyawan tidak menyangka CEO yang terkenal dengan sifat Arrogant dan dingin itu, Ternyata mempunyai sifat yang hangat juga.


Hot Daddy



Mommy yang dibuat pusing sama pertanya Kenzo



Kenzo Tampan nya Daddy dan Mommy


__ADS_1


Happy Reading Guys... 😉😉😉


__ADS_2