Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Hari demi hari telah berlalu, hubungan Melodi dan Kenzo semakin lengket, begitu juga dengan Gian dan Keyra. Walaupun banyak orang yang tidak suka dengan hubungan mereka.


Hubungan Tristan dan Dira juga semakin baik. Tristan senang karena Dira mau menunggu nya. Tristan tidak ingin menyesal nanti karena sudah menyia-nyiakan perasaan cewek sebaik Dira.


Malam ini Kenzo dan Gian akan pergi kencan. Ya ini adalah kencan pertama mereka setelah 1 Minggu lebih jadian. Tristan juga ikut, walaupun dia belum resmi pacaran sama Dira, tapi dia juga tida ingin ketinggalan dari kedua sahabatnya itu.


Kenzo terlihat tampan dengan pakaian casual-nya. Kenzo menyisir rambutnya dengan sangat rapi, tidak lupa dia menyemprotkan parfum untuk menunjang penampilannya yang tampan itu.


Kenzo mengambil ponsel yang ada di atas nakas. Kemudian dia mencari kontak Melodi yang ada di ponselnya. Setelah ketemu Kenzo langsung menghubungi nomor itu.


" Hallo, Assalamualaikum" terdengar suara lembut di seberang sana.


" Wa'alaikum salam, aku udah mau OTW ni. Kamu udah siap belum?"


" Udah, ni lagi nunggu pangeran berkuda besi datang"


" Ok, bentar lagi pangeran kamu datang. Aku tutup dulu telponnya, Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam "


Panggilan pun berakhir.


Kenzo mengambil kunci motornya, kemudian dia turun kebawah untuk berpamitan sama mommy dan daddy-nya.


" Anak mommy udah tampan kek gini, mau kemana?" tanya Anggun.


" Kencan"


" Pantes aja udah tampan dan wangi banget"


" Abang kan emang selalu tampan dan wangi mommy"


Narsis nya sama seperti daddy-nya.


" Mau kencan dimana?" tanya Vandy.


" Ada deh, daddy kepo" jawab Kenzo.


" Kamu ngidam apa sih sayang, waktu mengandung ni bocah ?" tanya Vandy.


" Kenapa?" tanya balik Anggun.


" Dia selalu menjengkelkan" kata Vandy.


Anggun tersenyum mendengar jawaban sang suami. " Sifat Abang itu nurun dari kamu"


" Mana ada, aku yang tampan, imut dan lugu ini mana bisa bikin orang jengkel" kata Vandy dengan pede nya.


" Tu buktinya " kata Anggun.


" Mom, Abang jalan dulu ya, Melodi udah nunggu Abang dari tadi"


" Iya sayang"


Kenzo mencium tangan kedua orang tuanya bergantian. "Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam"


Kenzo melajukan motornya menuju rumah sang kekasih. Perjalanan ke rumah sang kekasih terasa sangat lama, membuat Kenzo melajukan motornya dengan kecepatan tinggi.


Kenzo pun sampai di depan pintu gerbang rumah kekasihnya. Kenzo membunyikan klakson motornya.


Pak Satpam yang sudah beberapa kali bertemu Kenzo saat mengantar dan menjemput nona mudanya di pintu gerbang, langsung membukakan pintu gerbang untuk Kenzo.


" Makasih Pak"

__ADS_1


" Sama-sama Den"


Kenzo melajukan motornya masuk ke rumah utama. Ini pertama kalinya Kenzo masuk kekediaman Agatha. Biasa Kenzo hanya menjemput kekasih di depan pintu gerbang saja.


Kenzo pun sampai di rumah utama. Kenzo memarkirkan motornya tidak jauh dari pintu utama. Kenzo berjalan menuju pintu utama, kemudian memencet bel yang ada di sana.


Ting nong..


Melodi yang mendengar bunyi bel, segera membuka pintu. Karena dia tau siapa yang memencet bel itu.


Ceklek..


Melodi terpesona melihat ciptaan Tuhan yang ada di depan matanya. Tak jauh beda dengan Melodi, Kenzo juga terpesona melihat penampilan kekasihnya.


" Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam, yuk masuk"


Kenzo masuk kedalam rumah sang kekasih. Kenzo kagum dengan desain rumah Melodi. Rumah Melodi juga besar, tapi tidak sebesar rumah Kenzo.


Melodi membawa Kenzo ke tempat mami dan papinya. " Mih, Pih ada Kenzo nih"


" Eh calon mantu" kata Mami dan papi Melodi.


Kenzo mencium tangan kedua orang tua Melodi secara bergantian.


" Kita pamit jalan dulu ya Mih, Pih" kata Melodi.


" Nggak ngobrol dulu" kata mami Melodi.


" Kapan-kapan aja deh Mih, kita udah di tunggu teman-teman" kata Melodi.


" Kok kamu terus sih yang jawabnya. Mami kan tanya sama Kenzo "


" Aku mewakili pacar aku, untuk menjawab pertanyaan mami"


" Hati-hati, pulangnya jangan malam-malam"


" Siap mami, Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam"


Melodi memakai helm ke kepalanya, setelah itu dia naik ke atas motor. Kenzo pun melajukan motornya menuju salah satu mall terbesar di kota itu.


Kenzo melajukan motornya dengan kecepatan sedang. Melodi berpegangan di pinggang Kenzo. Sebenarnya Kenzo merasa geli, saat Melodi pinggangnya, tapi dia berusaha menahannya.


" Yang lain sudah berangkat juga?" tanya Melodi.


" Udah, mungkin mereka sudah sampai" kata Kenzo.


Ya mereka janjian ketemu di parkiran mall. Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, mereka pun sampai di parkiran mall.


Benar yang di bilang Kenzo, para sahabatnya sudah sampai duluan daripada mereka. Melodi membuka helm yang ada di kepalanya, begitu juga dengan Kenzo.


" Kalian berdua selalu terlambat" kata Gian.


" Kena macet gue" kata Kenzo.


" Alasan anak sultan emang ada aja"


" Yuk masuk" ajak Keyra.


Mereka berjalan beriringan. Gian menggandeng tangan Keyra. Ya Gian seperti takut Keyra lepas darinya. Kenzo masih ragu untuk menggandeng tangan Melodi.


Ya Allah izinkan hamba khilaf sekali ini saja, gumam Kenzo dalam hati.

__ADS_1


Kenzo memberanikan diri meraih tangan Melodi, setelah itu Kenzo menggenggam tangan Melodi.


" Eh!" kaget Melodi.


Ya Melodi kaget karena Kenzo menggenggam tangannya, tapi setelah itu Melodi membalas genggaman tangan sang kekasih. mereka berdua pun tersenyum bersama.


Tristan pun tidak mau kalah, dia mencoba meraih tangan Dira, kemudian menggenggam tangan Dira.


" Eh!" kaget Dira.


" Apa?"


" Nggak apa-apa"


Dira sangat senang karena Tristan berinisiatif duluan memegang tangannya. Bukan hanya memegang, tapi Tristan juga menggenggam tangannya. Dira membalas genggaman tangan Tristan.


Banyak pasang mata yang memandang iri pada ketiga cewek cantik itu. Bagaimana tidak mereka bisa berjalan bahkan bergandengan tangan dengan ketiga model tampan itu.


Melodi dan kedua sahabatnya tidak menghiraukan tatapan cewek-cewek itu. Mereka justru memanas-manasi cewek-cewek itu dengan menyandarkan kepala mereka di lengan kekasih mereka.


Benar saja, mata cewek-cewek itu hampir melompat keluar karena kaget melihat ketiga cewek cantik itu bergelayut manja di lengan sang kekasih.


Ketiga cowok tampan itu membiarkan saja kekasih mereka bermanja-manja begitu. Karena mereka tau ketiga cewek cantik itu sedang memanas-manasi fans mereka.


" Kita mau kemana dulu?" tanya Kenzo.


" Nonton" jawab ketiga cewek cantik itu.


Mereka pun menuju gedung bioskop yang ada di lantai 3. Mereka naik eskalator menuju lantai 3 mall itu.


Mereka pun sampai di lantai 3. Mereka langsung menuju gedung bioskop.


" Mau nonton film apa?" tanya Gian.


" Horor" jawab ketiga cewek cantik itu.


" Apa!" kaget Kenzo cs.


" Kenapa?, jangan bilang kalian bertiga takut film horor" kata Melodi.


" Tentu saja tidak " kata Kenzo cs.


" Tunggu apalagi, cepat beli tiketnya, kami akan beli popcorn sama minuman" kata Keyra.


Dengan berat hati ketiga cowok tampan itu melangkah kaki mereka menuju loket tempat membeli tiket. Sedangkan yang cewek pergi membeli popcorn dan minuman.


Ketiga cowok tampan itu mengantre untuk mendapatkan tiket nonton film horornya. Mereka bertiga berdoa semoga tiketnya habis terjual, jadi mereka tidak perlu menonton film terkutuk itu.


Sepertinya doa mereka tidak di kabulkan tuhan. Karena tiket itu masih tersisa banyak. Setelah mendapatkan tiketnya, mereka kembali ketempat kekasih mereka.


" Apa kalian berhasil membeli tiketnya?" tanya Dira.


" Berhasil" jawab Tristan.


Pintu teater satu telah di buka.


Terdengar suara merdu yang menggema di gedung bioskop itu.


" Yeey, yuk buruan masuk" kata ketiga cewek cantik itu.


Kenzo cs mengikuti langkah kekasih mereka, masuk kedalam bioskop. Kenzo cs, sudah menyiapkan mental mereka untuk menonton film yang mereka benci itu.


Ya Allah selamatkan lah hamba, gumam ketiga cowok tampan itu.


To be continue..

__ADS_1


Happy Reading 😚😚


__ADS_2