
Kenzo dan Melodi sekarang sedang berada di kamar hotel. Tepatnya di kamar pengantin. Ya kamar hotel itu sudah di desain dengan sangat indah oleh pihak WO.
" Yank, aku mandi duluan ya " kata Melodi.
" Iya yank"
Melodi masuk kedalam kamar mandi dengan membawa handuk di tangannya. Baru sampai di depan pintu kamar mandi, ia menghentikan langkahnya.
" Yank"
" Hhmm"
" Bisa bantu aku nggak?"
" Bantu apa?"
" Bukain resleting gaun aku dong"
Kenzo bangkit dari tidurnya. Ia berjalan menghampiri sang istri. Sekarang posisi Kenzo sudah berada di belakang istrinya.
Dengan perlahan Kenzo membuka resleting gaun itu. Sedikit demi sedikit punggung mulus milik istrinya terlihat jelas di depan matanya. Ia pun susah payah menelan saliva-nya.
Tangan Kenzo refleks menyentuh punggung putih nan juga mulus tanpa celah itu. Kulit istri terasa sangat lembut.
Melodi merasakan getaran aneh saat tangan suaminya menyentuh kulit punggungnya. Ini pertama kalinya lelaki menyentuh kulit punggungnya dengan intens seperti itu.
Perlahan tapi pasti, Kenzo mengecup punggung nan putih mulus itu. Melodi menggigit bibir bawahnya saat merasakan punggungnya di kecup oleh suaminya.
Kenzo tidak bisa menahan hasratnya. Tapi ia tidak boleh egois. Sekarang istrinya ingin mandi, jadi ia harus bisa menahan hasratnya itu.
" Masuklah, sebelum aku khilaf" kata Kenzo.
Melodi pun segera masuk ke kamar mandi. Ia tau suaminya lagi berusaha menahan hasratnya. Ia pun tak ingin menolak, tapi sekarang tubuhnya lagi lengket. Jadi ia harus membersihkan dirinya dulu.
Setelah istrinya menghilang dari kamar mandi. Kenzo pun melangkah menuju tempat tidurnya. Hampir saja ia khilaf karena melihat punggung putih nan juga mulus itu.
Kenzo menghempaskan tubuhnya di atas kasur nan empuk itu. Ia mencoba memejamkan matanya untuk meredakan hasratnya.
" Lama-lama gue bisa gila!"
Kenzo mengambil ponselnya. Lebih baik ia bermain game, daripada membayangkan punggung mulus milik istrinya itu.
Sedangkan di kamar mandi. Melodi memegang jantungnya yang masih berdegup kencang. Ia tidak menyangka sentuhan singkat itu mampu membuat dirinya melayang. Ia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi setelah ini.
Kenzo mengalihkan pandangannya dari ponselnya, saat mendengar pintu kamar mandi terbuka. Ia sudah payah menahan ludahnya karena melihat pemandangan yang ada di hadapannya.
Melodi tersenyum pada suaminya itu. Ia merasa gugup karena di tatap seperti itu oleh suaminya itu. Ia berjalan menuju kamar mandi.
Kenzo mencium aroma vanilla saat istrinya melewati ranjang mereka. Aroma itu seperti magnet. Ia pun berdiri dan berjalan mendekati istrinya.
Melodi tersentak kaget, karena mendapati suaminya sudah berada di belakangnya. Ia menatap suaminya dari pantulan cermin yang ada didepannya.
" Yank" panggil Melodi saat suaminya mengecup lehernya.
" Aku mau kamu yank" kata Kenzo dengan suara yang sudah mulai berat.
Melodi pun tidak bisa menolak keinginan suaminya itu. Karena ini memang hak suaminya. Dan mungkin ini sudah saatnya ia menyerahkan mahkotanya pada suaminya. Ia pun menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Kenzo yang sudah mendapatkan lampu hijau dari istrinya, langsung menggendong istrinya menuju ranjang yang sudah di persiapkan untuk ritual sebagai pengganti baru.
Ia membaringkan tubuh istrinya dengan hati-hati di atas ranjang yang sudah di penuhi oleh kelopak bunga mawar merah itu. Ia memandang wajah cantik sang istri.
" Kamu sangat cantik"
Wajah Melodi bersemu merah sat mendengar pujian dari suaminya. Walaupun pujian itu sering ia dengar, tapi wajahnya itu selalu saja merona kala mendengar pujian itu.
Kenzo mulai mengecup kening sang istri. Setelah itu turun ke kedua mata sang istri. Lalu turun lagi ke hidung, pipi dan yang terakhir di bibir sang istri.
Ia mengecup dengan lembut bibir nan merah bak Cherry itu. Lama kelamaan kecupan itu berubah menjadi l*m*t*n. Kenzo menggigit sedikit bibir sang istri.
Melodi pun membuka mulutnya saat suaminya mengigit lembut bibirnya. Ia membiarkan suaminya mengeksplor semua yang ada di sana. Bahkan lidah nakal suaminya sudah mulai membelit di dalam sana.
Setelah puas bermain dengan bibir sang istri. Sekarang ciuman Kenzo turun ke leher jenjang sang istri. Ia menyesap dengan lembut kulit leher itu, hingga meninggalkan bekas keuangan.
Kenzo mulai membuka handuk yang melilit di tubuh istrinya. Tak butuh waktu lama, handuk itupun terlepas dari tubuh sang istri. Ia terpesona melihat kemolekan tubuh istrinya.
Melodi menutup bagian sensitif miliknya dengan kedua tangannya. Walaupun suaminya sendiri yang melihat tubuh polosnya itu, tapi tetap saja ia merasa malu.
" Kenapa di tutup, hhmm?"
" Malu"
" Aku suami kamu, kenapa harus malu"
Kenzo menyingkirkan tangan istrinya. Sekarang ia menatap tubuh putih mulus tanpa celah itu. Tubuh istrinya benar-benar menggoda iman. Ia memberikan sentuhan lembut pada istrinya itu.
Melodi mend*s*h saat suaminya memainkan salah satu puncak kecil miliknya. Bukan hanya itu, bahkan suaminya itu menyesap puncak nan kecil berwarna pink itu. Sekarang suaminya itu bak anak kecil yang lagi menyusu dengan ibunya.
" Yank, aku mau pipis" ucap Melodi dengan nada bergetar.
" Keluarkan saja sayang"
Melodi yang tidak tahan langsung mengeluarkannya. Kenzo tersenyum, karena istrinya sudah mencapai pelepasan pertamanya.
Kenzo pun membuka seluruh pakaian yang melekat di tubuhnya. Sekarang ia dan sang istri pun sudah sama-sama polos.
" Sudah siap sayang"
Melodi hanya mengangguk sebagai jawaban.
" Mungkin ini agak sedikit sakit " kata Kenzo sambil mengarahkan miliknya ke gawang sang istri.
Melodi menangis sambil m*r*m*s sprei saat sesuatu yang panjang dan besar itu mencoba menerobos gawang miliknya.
Kenzo mengecup bibir sang istri untuk mengurangi rasa sakit yang di rasakan oleh istrinya. Tapi beberapa menit kemudian ia meringis karena merasakan perih karena di cakar sang istri.
Akhirnya miliknya sudah masuk sepenuhnya. Ia membiarkan miliknya menyesuaikan diri dengan milik sang istri. Setelah di rasa cukup ia pun mulai mengatur ritme permainannya.
Rasa sakit yang dirasakan Melodi tadi sekarang berganti dengan kenikmatan yang tiada duanya. Mungkin inikah yang di sebut dengan surga dunia.
Saat sesuatu dalam dirinya akan meledak. Kenzo membenamkan seluruh miliknya ke dalam gawang itu. Ia menumpahkan semua laharnya di dalam sana.
" Terima kasih sayang" ucap Kenzo yang langsung tumbang di samping sang istri.
" Hhmm"
__ADS_1
Kenzo tersenyum melihat istrinya. Ia tau saat ini istrinya kelelahan akibat permainannya tadi.
" Tidurlah" kata Kenzo sambil mengecup kening sang istri.
Tanpa menunggu lama Melodi pun terlelap. Kenzo menatap wajah cantik sang istri yang terlihat cantik walaupun saat tidur seperti itu. Ia mengecup kening sang istri.
" Selamat tidur belahan jiwaku"
Kenzo pun memejamkan matanya. Tak berselang lama ia pun menyusul sang istri ke dunia mimpi.
Pagi hari.
Melodi membuka matanya. Saat sinar matahari hari menganggu tidurnya. Ia menoleh kesamping dan tampaklah wajah tampan sang suami.
Ia tersenyum kala teringat kejadian semalam. Akhirnya ia sudah menyerahkan miliknya pada suaminya itu. Ia tidak pernah membayangkan akan menikah dengan lelaki tampan dan juga model terkenal itu.
Padahal dulu teman-teman sekelasnya menjauhinya karena ia berpenampilan dekil. Tapi suaminya itu malah mendekat dan mau berteman dengannya. Walaupun saat itu ia hanya menyamar.
Bukan itu saja. Beberapa kali juga sang suami membantunya saat siswa lain menjahilinya. Suaminya lha yang jadi tameng untuknya. Ia sangat bersyukur di pertemukan sama lelaki tampan dan juga memiliki sifat yang dingin dan juga baik itu.
Kenzo membuka matanya saat merasa sentuhan lembut di wajahnya. Ia melihat sang istri sedang tersenyum padanya. Kenzo pun membalas senyuman sang istri dengan tatkala manisnya
" Good morning sayang"
" Morning" balas Kenzo sambil memeluk istrinya.
" Yuk mandi, bentar lagi kita sarapan. Karena yang lain sudah menunggu di restoran hotel"
Kenzo dan Melodi memutuskan untuk mandi bersama. Selesai mandi, mereka memakai pakaian santai dan turun kebawah untuk sarapan bersama keluarga besar mereka.
Melodi sangat bahagia. hidupnya sudah terasa sempurna. Memiliki suami yang tampan, mertua yang baik dan sangat menyayanginya. Ia berharap pernikahannya dengan suaminya akan langgeng sampai maut memisahkan mereka nantinya.
End.
Akhirnya novel pertama Feby selesai juga. Gomawo untuk kalian semuanya yang sudah mendukung novel Pelabuhan Cinta CEO Arrogant dari season pertama sampai yang ke dua. Gomawo untuk support yang selama ini kalian berikan untuk Feby.
Tanpa kalian semua Feby bukanlah siapa-siapa guys😩😩...
Q: Apa tidak ada cerita tentang Kenzo cs dan keluarganya?.
A: Ada. Tapi nanti di buku baru dengan judul yang baru pula tentunya. Dan semua informasinya akan Feby share di GC ya.
Jangan lupa untuk mampir di novel Feby yang lainnya ya🤗🤗🤗
Senyuman mahal sang CEO.
Mengejar cinta nona muda.
Sayap Cinta Gadis Kesepian
Lope lope se kebon jengkol untuk kalian semua ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1