
Malam hari.
Vandy, istri dan putranya sedang menikmati waktu santai mereka dengan menonton drakor. Ya yang fokus menonton cuma Anggun, sedangkan Vandy dan Kenzo sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.
" Bang" panggil Vandy.
" Hhmm"
" Masuk SDnya bulan depan ya"
" Kenapa nggak besok aja?" tanya Kenzo tampan mengalihkan pandangannya dari ponsel.
" Karena bentar lagi akan masuk tahun ajaran baru"
" Ya udah, bulan depan aja. O iya, besok abang mau kerumah Oma" kata Kenzo.
" Boleh, nanti kita pergi bersama-sama"
" Kita perginya pake motor ya daddy"
" Kalau pake motor nggak bisa deh kayaknya"
" Kenapa?" tanya Kenzo.
" Nanti adek yang ada dalam perut mommy kesakitan sayang" jawab Vandy.
" Nggak apa-apa Mas, kalau abang mau pake motor" kata Anggun.
" Nggak apa-apa gimana sayang?" tanya Vandy.
" Nanti kamu sama abang pergi sama motor, aku ngikutin kalian pake mobil" kata Anggun.
" Kamu yang bawa mobilnya sayang?"
" Nggak Mas, aku sama kang Tito"
" Ok, besok kita berangkat pake motor" kata Vandy pada Kenzo.
" Yeeyy pake motor" teriak Kenzo kegirangan.
Anggun dan Vandy bahagia melihat Kenzo. Walaupun kemarin dia mengalami tindakan kekerasan. Anggun berharap putranya itu tidak trauma, karena kejadian kemarin itu.
Karena sudah jam 9 malam Anggun mengajak Kenzo untuk tidur. Tidak baik untuk anak seusia Kenzo tidur larut malam. Mereka pun pergi kekamar untuk beristirahat.
Setelah Kenzo tertidur, Anggun dan Vandy kembali kekamarnya. Anggun langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur king sizenya, diikuti sama Vandy.
" Mas"
" Hhhmm"
" Kenapa Kia tega ya ngelakuin itu sama anak kecil?" tanya Anggun.
" Mas juga nggak tau sayang"
" Apa dia emang kasar dari dulu?" tanya Anggun lagi.
" Tidak, dulu Kia cewek yang lemah lembut dan juga baik hati. Mas juga nggak tau apa penyebab dia jadi seperti sekarang" tutur Vandy.
" Dulu, 'apa yang membuat kamu suka sama Kia?"
" Kok malah bahas dia sih sayang"
" Jawab aja"
" Emang harus ya"
" Iya, dulu Mas hanya bercerita tentang gagal bertunangan sama dia. Sekarang cerita kenapa Mas dulu bisa sama dia" tutur Anggun.
" Mungkin dulu dia itu wanita yang baik dan juga lemah lembut" kata Vandy.
" Karena itu aja Mas cintanya"
" Hhhmm"
" Menurut Mas dia cantik nggak?" tanya Anggun lagi.
" Dulu iya, tapi sekarang nggak lagi" jawab Vandy.
" Kenapa?"
" Karena sekarang kamu lah wanita tercantik yang ada didunia ini"
" Ck.. gombal banget "
__ADS_1
" Aku nggak gombal sayang"
" Apa Mas masih punya perasaan sama dia?"
" Tentu saja tidak, perasaan Mas sepenuhnya sudah milik kamu sayang" kata Vandy sambil mengecup kening sang istri.
Anggun senang sekaligus bahagia mendengar ucapan suaminya.
" Mas sangat beruntung bisa bertemu dan memiliki kamu sayang" kata Vandy.
" Tapi aku nggak beruntung" kata Anggun.
" Kok gitu"
" Iya, aku dapat bekasnya ulat keket itu" kata Anggun sambil mengerucutkan bibirnya.
" Jangan bicara seperti itu, walaupun dapat cintanya bekas. Tapi tubuh dan junior aku, kamu yang cicipi pertama kali"
Wajah Anggun seketika memerah karena malu, mendengar ucapan suaminya itu. Vandy tersenyum melihat wajah istrinya yang memerah.
Vandy membelai rambut istrinya, sesekali dia juga mengecup pucuk kepala istrinya.
" Terima kasih sudah hadir dalam hidup Mas. Memberikan warna dalam hidup Mas" ucap Vandy.
" Sama-sama Mas"
" Sekarang kita tidur ya"
Anggun pun menganggukkan kepalanya. Vandy mematikan lampu kamarnya, dan menganti dengan lampu tidur. Mereka pun mulai memejamkan mata, mungkin karena lelah mereka pun terlelap.
Pagi Hari.
Matahari sudah menampakkan cahayanya. Anggun pun bangun dari tidurnya. Anggun melangkahkan kakinya menuju kamar mandi, untuk membersihkan dirinya.
Selesai mandi, Anggun masih melihat suaminya masih tertidur dengan pulasnya. Anggun tidak membangunkan suaminya, karena hari ini suaminya memang tidak pergi bekerja.
Anggun berjalan menuju walk in closet, Anggun memakai baju santainya. Setelah selesai memakai bajunya, Anggun pergi kekamar putranya.
Anggun membuka pintu kamar putranya. Saat pintu terbuka Anggun tidak melihat Kenzo. Tempat tidurnya pun sudah rapih, Anggun turun kebawah untuk mencari putranya itu.
Anggun tersenyum melihat Kenzo yang sedang menonton acara kartun favoritnya. Matanya fokus menatap layar besar yang ada didepannya.
" Abang sudah sarapan?" tanya Anggun sambil berjalan menghampiri putranya.
" Belum" jawab Kenzo.
" Abang kan tunggu mommy sama daddy"
" Sekarang kita sarapa ya" kata Anggun.
" Daddy mana?, apa daddy nggak sarapan?" tanya Kenzo.
" Daddy masih tidur sayang, jadi kita aja yang sarapan duluan ya"
" Hhhmm"
Anggun dan Kenzo pergi keruang makan. Kenzo duduk ditempat biasa dia duduk. Anggun mengambilkan nasi serta lauk untuk Kenzo, setelah itu dia baru mengambil untuk dirinya sendiri.
Anggun dan Kenzo pun mulai menyantap sarapan mereka. Saat mau memasukkan suapan pertama, tiba-tiba terhenti karena suara seseorang.
" Enak banget ya sarapan tanpa menunggu daddy" kata Vandy.
" Habisnya daddy masih tidur. Abang sama mommy kan sudah lapar" kata Kenzo.
" Kan abang bisa bangunkan daddy" kata Vandy sambil duduk dikursi.
" Daddy kan sudah besar, masa masih dibangunin. Abang aja tadi bangun sendiri" kata Kenzo sambil memasukkan suapan pertamanya.
" Daddy nggak percaya abang bangun sendiri"
" Tanya aja sama mommy, bahkan abang duluan bangun dari pada mommy"
" Benarkah"
" Hhhmm"
" Tapi sayangnya daddy nggak nanya" kata Vandy.
" Daddy!" kesal Kenzo.
Vandy tertawa melihat Kenzo yang kesal. Anggun hanya menggelengkan kepalanya melihat perdebatan suami dan putranya itu.
" Kapan kita kerumah Oma, mommy?" tanya Kenzo disela makannya.
__ADS_1
" Ntar siang sayang" jawab Anggun.
" Siap sarapan aja sayang, kalau ntar siang kan panas, kasihan abang nanti kepanasan diatas motor" kata Vandy.
" O iya, abang sama daddy kan pake motor. Baiklah kita akan berangkat habis sarapan"
Mereka melanjutkan sarapan dengan hikmat, tanpa ada yang bersuara. Sekarang yang terdengar hanya bunyi dentingan sendok dan garpu.
Selesai makan mereka mengistirahatkan perut dulu, supaya makan mereka tadi bisa diproses dengan baik oleh lambung.
Setelah 10 menit beristirahat, mereka pun bersiap untuk pergi. Kenzo dan Vandy memakai jaketnya. Tak lupa Vandy memakai sarung tangan, topi dan juga kaca mata hitamnya.
Vandy memakaikan helm pada putranya itu. Setelah itu barulah dia memakai helm untuk dirinya.
" Are you ready boy "
" Ready.."
Vandy pun melajukan motornya meninggal kan rumah utama. Motor dan mobil pun beriringan keluar dari kediaman Vandy.
Pagi ini suasana jalan tidak terlalu rame sama kendaraan yang berlalu lalang. Kenzo sangat menikmati bermotor bersama daddy nya. Kenzo bernyanyi riang diatas motor.
Vandy ikut bahagia melihat putranya itu. Ternyata tidak perlu memberi barang mewah untuk membahagiakan putranya itu, cukup dibawa jalan-jalan pake motor putranya itu sudah sangat senang.
" Daddy"
" Hhmm"
" Jika abang sudah besar nanti, bolehkah abang membawa motor?"
" Tentu saja boleh, abang tinggal pilih motor mana yang mau abang pakai"
Tak terasa mereka pun sampai. Vandy memarkirkan motornya. Diikuti sama mobil yang dikendarai kang Tito.
Setelah itu Vandy melepaskan helm putranya. Vandy membiarkan saja kunci motornya disana.
Mereka bertiga berjalan menuju pintu utama. Seperti biasa Vandy menggendong putranya untuk menekan tombol bel.
Ting nong..
Bik Ijah yang mendengar bunyi bel pun langsung membukakan pintu.
Ceklek..
Bik Ijak tersenyum melihat siapa yang datang.
" Assalamualaikum Bik" ucap Anggun.
" Wa'alaikum salam, mari masuk nona"
Mereka pun masuk kedalam.
" Siapa Bik?" tanya Kiara.
" Oma" panggil Kenzo sambil berlari kearah Kiara.
" Cucu kesayangan Oma" kata Kiara sambil memeluk Kenzo dan mencium seluruh wajah Kenzo.
" Geli Oma" kata Kenzo sambil tertawa.
Vandy dan Anggun mencium punggung tangan Kiara secara bergantian.
" Kok kalian nggak ngasih tau mau kesini?" tanya Kiara setelah mereka duduk disofa ruang keluarga.
" Kejutan Ma. Papa mana Ma?" tanya Vandy
" Pergi keluar tadi" jawab Kiara.
" Oma, mommy, daddy. Abang mau kekamar paman kecil dulu" kata Kenzo.
" Iya sayang" kata Anggun.
Kenzo berlari menaiki tangga menuju kamar Aska. Sampai didepan kamar Aska, Kenzo langsung membuka pintu kamar Aska.
" Paman kecil"
To be continue..
Daddy
Abang Kenzo
__ADS_1
Happy Reading Guys.. 😉😉