Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Satu Minggu kemudian.


Ujian sekolah sudah selesai di laksanakan. Para murid tinggal menunggu hasilnya. Mereka semua berharap nilai ujiannya bagus, begitu juga dengan Kenzo cs dan pasangannya.


Sekarang ketiga cowok tampan itu sedang berkumpul di gazebo yang ada di taman rumah Kenzo.


" Sekarang kita mau ngapain nih?" tanya Tristan.


" Iya, gue bosan nih di rumah" kata Gian.


" Apa kalian lupa, ntar sore kita ada acara di tempat pelatihan" kata Kenzo.


" Oh iya, hampir saja gue lupa" kata Tristan.


" Kira-kira siapa si kecil yang berbakat itu ya?" kata Gian.


" Gue juga penasaran, soalnya dia masih kecil dari kita. Tapi dia sudah memegang sabuk hitam" kata Kenzo.


" Kenapa guru tidak menyebutkan nama anak kecil itu sih?" tanya Gian.


" Tau tu, kan kita jadi penasaran" kata Tristan.


" Kira-kira kita mengenal anak kecil itu nggak ya?" tanya Gian.


" Entahlah" kata Tristan.


Hening.


Ketiga cowok tampan itu larut dalam pikiran mereka masing-masing. Mereka memikirkan siapa anak kecil yang hebat itu.


Di tempat lain.


Melodi cs sedang menikmati hari libur mereka dengan belajar membuat kue di rumah Melodi. Ya dari pada nggak ada kegiatan, jadi mereka memutuskan untuk membuat kue.


Sekarang ketiga cewek cantik itu sedang berada di supermarket untuk membeli bahan-bahan yang mereka perlukan untuk membuat kue.


" Apa bahan-bahannya sudah semua?" tanya Melodi.


" Sepertinya udah deh" kata Keyra.


" Coba cek lagi deh, supaya ntar nggak balik lagi kesini?" kata Dira.


Keyra memeriksa catatan yang ada di tangannya, kemudian Melodi memeriksa bahan-bahannya.


" Bahan-bahannya udah semua nih" kata Melodi.


" Sekarang kita cari buah untuk hiasan kuenya nanti" kata Keyra.


" Tunggu apalagi, yuk kita cari buah yang masih segar" ajak Dira.


Ketiga cewek cantik itu pergi mencari buah. Sampai di tempat buah, mereka langsung mengambil buah yang masih segar dan bagus untuk mereka jadikan toping untuk kue mereka nanti.


Setelah semua bahan dan buah sudah mereka dapatkan, ketiga cewek cantik itu pergi menuju meja kasir untuk membayar belanjaan mereka. Sampai di kasir, mereka bertiga jadi pusat perhatian para ibu-ibu yang mengantre di sana.


Selesai membayar belanjaannya, ketiga cewek cantik itu keluar dari supermarket. Melodi pergi menuju parkiran untuk mengambil mobilnya. Sedangkan Dira dan Keyra menunggu di depan supermarket.


Keyra dan Dira memasukkan barang belanjaan mereka tadi kedalam garasi. Setelah itu mereka masuk kedalam mobil. Melodi melajukan mobilnya meninggalkan supermarket itu.


Mobil yang di kendarai Melodi memasuki rumah utama. Setelah memarkirkan mobilnya Melodi dan kedua sahabatnya turun dari mobil dengan membawa barang belanjaan mereka tadi.


" Banyak banget belanjanya sayang?" tanya mami Melodi setelah dia sampai di dapur.


" Iya Mih, kita mau belajar bikin kue" kata Melodi.


" Wah bagus tu, jadi nggak sabar ingin mencoba kue buatan kalian"


" Mudah-mudahan kue nya enak ya Mih" kata Melodi.


" Ok, mami tinggal dulu ya"


" Ya Mih"


Ketiga cewek cantik itu memulai misi mereka, yaitu membuat kue. Mereka berharap kue yang mereka bikin nanti enak dan bisa di nikmati semua orang.


Bunyi ponsel Melodi terdengar menggema di dapur itu. Dia menghentikan kegiatannya mengadon kuenya. Senyum merekah di bibir gadis cantik itu, tatkala melihat nama yang tertera di layar ponselnya. Tangannya dengan cepat menggeser tombol hijau itu.


" Hallo. Assalamualaikum Yank"


" Wa'alaikum salam sayang"


" Lagi apa?"


" Bikin kue yank, sama Keyra dan juga Dira"


" Kue?"


" Hhmm"

__ADS_1


" Enak nggak kuenya?"


" Belum tau sih, soalnya kuenya belum ada yang jadi"


" Perjanjian kita udah selesaikan?"


" Hhmm"


" Aku sama Gian dan Tristan ke sana ya?"


" Boleh, kesini aja"


" Ya udah, aku tutup dulu telponnya"


" Ok, hati-hati di jalan"


" Siap Yank, assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam"


Panggilan pun berakhir.


Melodi meletakkan kembali ponselnya di atas meja. Kemudian melanjutkan pekerjaannya membuat kue bersama kedua sahabatnya.


" Kenzo ya?" tanya Keyra.


" Iya, dia bilang mau kesini bersama kekasih kalian" kata Melodi.


" Ngapain mereka juga ikut kesini?" tanya Dira.


" Mau nyicipin kue buatan kita" jawab Melodi.


" Kita harus bikin yang enak nih" kata Keyra.


" Setuju"


Ketiga cewek cantik itu bertambah semangat membuat kuenya. Mereka ingin membuat kue terbaik untuk ketiga cowok tampan itu.


🍃🍃🍃


Kenzo cs bersiap untuk menemui kekasih mereka. Ketiga cowok tampan itu langsung menghidupkan motor mereka.


" Abang" panggil Kiran.


" Iya princess" jawab ketiga cowok tampan itu.


" Inces manggil Abang yang mana?" tanya Tristan.


" Tentu saja dia manggil gue" jawab Kenzo.


" Gue nggak nanya sama elo, Roma" kata Tristan.


" Biar adil Kiran manggil Abang semua. Sekarang Abang semua mau kemana?" tanya Kiran.


" Mau ke rumah kak Melodi, sayang" jawab Kenzo cepat.


" Inces mau ikut?" tanya Gian.


" Nggak, Kiran mau main sama Affin" jawab Kiran.


" Main dokter-dokter lagi?" tanya Gian.


" Mau main boneka" jawab Kiran.


Lama-lama adek gue bisa jadi cowok setengah cewek nih.


" Abang jalan dulu ya" pamit Kenzo.


" Hhhmm"


" Inces baik-baik mainnya sama Affin, ya" pesan Gian.


" Siap Bang"


Kenzo cs melajukan motornya meninggalkan rumah utama. Kiran langsung masuk ke dalam rumah setelah motor Abangnya tidak terlihat lagi.


Suasana siang itu cukup panas. Jadi Kenzo cs melajukan motor mereka dengan kecepatan tinggi. Tidak berapa lama mereka pun sampai didepan pintu gerbang kediaman Agatha.


Kenzo membunyikan klakson motornya. Satpam yang sudah mengenal siapa Kenzo pun langsung membukakan pintu gerbangnya. Setelah pintu gerbang terbuka, ketiga cowok tampan itu melanjutkan perjalanan menuju rumah utama.


Ini pertama kali Gian dan Tristan ke rumah Melodi. Kedua cowok tampan itu cukup takjub melihat rumah Melodi. Walaupun rumah itu tidak sebesar rumah Kenzo.


" Bagus juga ya rumah calon mertuanya Roma" kata Gian.


" Iya, halamannya juga luas" kata Tristan.


Kenzo tersenyum mendengar pujian kedua sahabatnya itu. Ketiga cowok tampan itu memarkirkan motor mereka di tempat parkir yang ada di rumah itu. Setelah itu mereka berjalan memasuki rumah utama.

__ADS_1


Ting...nong.


Bibik yang baru selesai membersihkan ruang keluarga segera berjalan menuju pintu utama, karena mendengar bunyi bel.


Ceklek.


Bibik tersenyum melihat ketiga cowok tampan itu.


" Assalamualaikum Bik"


" Wa'alaikum salam kasep, mari masuk"


Kenzo cs masuk ke dalam rumah. Gian dan Tristan terpesona melihat dekorasi ruang tamu rumah Melodi. Mereka duduk di sofa ruang tamu.


" Bentar ya Aden-aden yang kasep, bibik tinggal bikin minum dulu"


" Iya Bik"


Bibik pergi ke dapur untuk membuatkan minuman untuk ketiga cowok tampan itu.


" Eh, ada Kenzo" kata Tiara mama Melodi.


" Iya Tante"


Kenzo bersalaman dan mencium punggung tangan calon mertuanya itu, diikuti oleh Gian dan Tristan.


" Sudah lama nyampenya?"


" Baru Tante" jawab Kenzo.


Melodi datang dengan membawa nampan berisi teh. Kenzo kaget melihat kekasihnya membawakan minuman untuk dirinya dan kedua sahabatnya.


" Kok bisa kamu yang bawanya?" tanya Kenzo.


" Pengen aja, emang nggak boleh?" tanya balik Melodi.


" Boleh. Tapi heran aja, tadi yang kedapurkan bibik"


" Bibik aku suruh istirahat, soalnya tadi bibik baru selesai membersihkan ruang tamu"


" Kalau gitu Tante tinggal dulu ya" kata Tiara.


" Ya Tante"


Kiara berlalu pergi meninggalkan para anak muda itu, dia berjalan menuju kamarnya. Sekarang tinggallah para anak muda itu.


" Mana kuenya?" tanya Kenzo.


" Ada, yuk kita ke dapur. Dira dan Keyra juga sudah menunggu kedatangan kekasih mereka"


Melodi berjalan menuju dapur, diikuti oleh ketiga cowok tampan itu. Sampai di dapur Keyra dan Dira menyambut kedatangan kekasih mereka dengan senyuman termanis mereka.


" Selamat datang Ay" ucap Dira sambil menghampiri kekasihnya.


" Makasih Ay, mana kuenya?" tanya Tristan.


" Sabar dong, duduk sini dulu" kata Dira.


Tristan pun mengikuti titah sang kekasih. Dia duduk di kursi yang ada di sana.


" Honey, kamu juga duduk di sini"kata Keyra.


" Siap Honey" kata Gian.


" Aku nggak disuruh duduk juga yank?" tanya Kenzo pada sang kekasih.


" Biasanya kamu juga langsung duduk, tanpa harus di suruh" kata Melodi.


Kenzo terkekeh mendengar jawaban kekasihnya itu. Dia sangat senang melihat kekasihnya kesal seperti itu.


Setelah ketiga cowok tampan itu duduk, Melodi cs mengambil kue yang sudah mereka bikin tadi. Dengan semangat 45 mereka membawa kue itu ke hadapan Kenzo cs.


" Silakan dicoba?" ucap ketiga cewek cantik itu.


Tampilan kue itu memang sangat menggiurkan, tanpa menunggu lama lagi Kenzo cs pun memotong kue yang ada dihadapan mereka itu.


Ketiga cowok tampan itu mulai mencicipi kue itu.


Mata ketiga cewek cantik itu sangat berbinar, mereka tidak sabar ingin tau bagaimana rasa kue yang mereka bikin itu.


" Bagaimana rasanya?" tanya ketiga cewek cantik itu.


" Rasanya--"


To be continue..


Happy Reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2