Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Rencana Gio


__ADS_3

Setelah selesai acara makan siang yang diselingi dengan drama antara Sinta dan Aldi.


Mereka pun kembali kekantor.


Sesampai diruangannya Vandy menyuruh Aldi untuk mencek rekaman CCTV yang ada direstoran tadi.


" Al coba lo cek rekaman CCTV yang ada direstoran tadi, gue yakin ada yang disebunyiin Anggun dari gue".


" Siap bos ucap Aldi sambil memaikan jarinya di keyboard komputer".


Dengan lihainya jari jemari Aldi menari diatas keyboard. Tak butuh waktu lama Aldi pun berhasil.


" Lo benar van ada kejadian yang terjadi direstoran itu".


" Maksud lo kejadian apa? tanya Vandy".


Aldi pun melihatkan rekaman CCTV kepada Vandy. Alangkah kagetnya Vandy melihat rekaman CCTV itu.


" Brengsek tu si Kia berani sekali dia merendahkan wanita ku..!! ".


" Tapi gue salut banget sama Anggun, dia begitu pintar menghadapi Kia".


Vandy yang mendengar ucapan Aldi pun tersenyum, ya tidak Vandy pungkiri Anggun begitu tenang dan cerdas dalam menghadapi Kia dan dia juga bisa ganas seperti singa betina.


" Apa yang bakal lo lakuin sama Kia sekarang? tanya Aldi".


" Untuk sekarang gue nggak perlu bertindak, dan gue mau liat sejauh mana dia akan berusaha untuk memisahkan gue sama Anggun jawab Vandy".


" Tapi lo harus tetap waspada, karena gue takut Kia akan melakukan hal diluar kendali".


" Lo tenang aja gue udah suruh beberapa bodyguard buat menjaga Anggun".


" Waah ternyata lo cepat juga bertindak nya ucap Aldi".


" Karena gue nggak mau sesuatu yang buruk terjadi sama Anggun".


Setelah berbicara panjang lebar dengan Aldi, Vandy pun melanjutkan pekerjaannya.


Waktu begitu cepat berlalu, jam sudah menunjukkan pukul 5 sore itu artinya waktu karyawan kantor untuk pulang.


" Nggun lo mau balik ke Apartemen atau kerumah lo tanya Sinta".


" Kayak kerumah deh sin, soalnya Aska nggak ada yang nemenin, nyokap sama bokap gue belum pulang dari luar kota jawab Anggun".


" Ok, kalau gitu kita juga ikut nemenin Aska dirumah lo ucap Sinta".


" Kalian yakin nih , apa gue nggak ngerepotin kalian ucap Anggun".


" Ya nggak lah nggun, kita senang malah bisa ikut nemenin Aska ucap Sisil".


Mereka pun berangkat kerumah Anggun. Sesampai nya ditempat parkiran mereka dikagetkan dengan penampakan tiga cowok tampan.


" Kalian kenapa bisa ada disini tanya Anggun dan kedua sahabatnya serentak".


Ya ketiga cowok tampan itu adalah Vandy, Aldi dan Gio.


" Sayang ayo aku antar kamu pulang ucap Vandy sambil menarik tangan Anggun dengan lembut masuk kedalam mobil".


" Honey pulang bareng aku ucap Aldi sambil menarik tangan Sinta dan membawanya masuk kedalam mobil".


Anggun dan Sinta pun masuk kedalam mobil dengan kesalnya. Setelah mereka berempat berada dalam mobil.


" Bunny kamu apa-apaan sih, kita kan mau pulang bareng Sisil ucap Anggun".


" Udah diem, kamu mau merusak rencana Gio ucap Vandy".


" Maksud Bunny rencana apa tanya Anggun".


" Gio mau menyatakan perasaannya pada Sisil".

__ADS_1


"Apaaaa...!!!! " teriak Anggun dan Sinta.


" Hais kalian para cewek kenapa sih suka banget teriak ucap Vandy sambil menutup kedua kupingnya".


" Maaf Bunny, habis kita kaget ucap Anggun terkekeh melihat ekspresi Vandy".


" Bee apa bener yang dibilang Vandy tanya Sinta".


" Benar Honey makanya kalian harus ikut kita biar rencana Gio berhasil ucap Aldi".


Anggun dan Sinta pun hanya menganggukkan kepala tanda mengerti.


" Gimana ceritanya Gio mau menyatakan perasaannya tanya Sinta".


" Kalau soal itu kalian tanya sama Vandy jawab Aldi".


" Bunny ucap Anggun".


" Iya sayang aku ceritain nih ucap Vandy".


Vandy pun mulai menceritakan.


Flash On.


Vandy yang sudah bersiap untuk pulang mengambil jas sama kunci mobilnya, dan dia pun keluar dari ruangannya menuju ruangan Aldi.


Aldi yang sedang merapikan berkas-berkas dikagetkan oleh Vandy yang masuk begitu saja keruangannya.


" Astagfirullah van, lo ngagetin gue aja".


Vandy yang melihat ekspresi Aldi hanya terkekeh.


" Lo masuk keruangan orang baca salam dulu kek, bukan main nyelonong aja ucap kesal Aldi".


" Suka-suka gue dong, gue bos disini".


" Ya ya terserah lo deh, ngapain lo keruangan gue tanya Aldi".


" Ok, kerjaan gue juga udah selesai".


Mereka pun berlalu meninggalkan ruang kerja Aldi dan pergi ketempat ruang kerja Gio.


Sesampai didepan ruang kerja Gio, Vandy melihat Gio masih sibuk dengan kerjaannya.


" Liat Gio, gimana nggak jomblo akut coba jam segini masih aja kerja ucap Vandy".


" Eh yang ngasih kerjaan banyak kedia itu elo ucap Aldi".


" Hehe iya juga ya, cepatan kita masuk ucap Vandy".


Ya seperti masuk keruangan Aldi tadi, mereka pun langsung menerobos masuk Keruangan Gio.


( Itu loh Readers masuk seperti istri yang memergoki suami mereka berselingkuh 😁😁😁).


Gio yang kaget melihat kedua sahabatnya main trobos masuk tanpa mengetuk pintu dulu.


" Kalian apa-apaan sih..!!, main trobos masuk gitu aja".


" Lo berani teriakin gue ucap Vandy".


" Huuh Gio pun membuang nafasnya dengan kasar".


Aldi yang melihat Gio menahan kesalnya kepada Vandy pun terkekeh.


" Sorry bro, gue fikir tadi bukan lo ucap Gio".


Vandy tak mendengarkan ucapan Gio, dia pun langsung duduk di sofa ruang kerja Gio.


" Kapan lo mau nembak Sisil tanya Vandy to the point".

__ADS_1


Gio yang mendengar pertanyaan Vandy pun kaget.


" Kenapa lo diem, kalau emang lo suka sama dia cepat tembak, kalau lo nggak suka jangan kasih harapan dia lagi, lo jadi cowok tegas dikit napa ucap Vandy".


" Kalau lo nggak bergerak cepat, bisa-bisa ntar dia diambil cowok lain, baru nyesal lo ucap Aldi".


" Gue memang suka sama Sisil tapi gue takut Sisil nggak punya perasaan sama gue".


" Payah lo, belum mencoba sudah nyerah, gue yakin Sisil juga punya rasa sama lo ucap Vandy".


" Baiklah gue akan coba tapi kalian harus bantuin gue ucap Gio".


" Pasti, ntar kita bantuin ucap Aldi".


" Yuk cepat kita berangkat ke parkiran sebelum cewek-cewek itu pergi ucap Vandy".


Mereka pun berjalan meninggalkan ruangan Gio dan pergi kearah parkiran.


Flash Off.


" Begitu ceritanya nya sayang ucap Vandy".


" Waah Bunny memang keren ucap Anggun".


" Tentu dong sayang".


" Tapi hilangin sifat Arrogant nya, jangan mentang-mentang Bunny bos terus seenaknya menindas karyawan".


" Iya sayang ucap Vandy".


" Kalau Bunny ulangi lagi aku nggak mau ketemu Bunny lagi".


" Sayang kok gitu sih".


Aldi dan Sinta yang mendengar Vandy di omelin Anggun pun tersenyum.


" Rasain lo dimarahin sama singa betina gumam Aldi dalam hati".


Vandy yang melihat Aldi tersenyum menatap tajam Aldi.


Ditempat lain.


Gio dan Sisil sedang berada disebuah danau, mereka duduk dibawah pohon yang rindang.


" Kamu suka nggak sama tempat ini tanya Gio".


" Suka, tempatnya tenang dan adem juga jawab Sisil".


" Sil ".


" Hmmmm ".


"Aku pengen ngomong sesuatu sama kamu".


" Ngomong aja, aku dengerin kok ucap Sisil sambil tersenyum kearah Gio".


Deg


Jantung Gio berdetak dengan cepat melihat senyum Sisil.


" Sil aku bukan tipe cowok yang bisa ngomong romantis. Aku cuma mau bilang Aku suka sama kamu sil ucap Gio to the point".


Sisil kaget serta senang mendengar Gio menyatakan perasaannya.


" Aku... ".


To be continue.


Hallo Readers ku tersayang, mana dukungan nya buat Author nih.

__ADS_1


HAPPY READING GUYS.


__ADS_2