
Mobil jemputan pun sudah ada dibandara. Vandy dan Aldi pun masuk kedalam mobil.Mobil itu pun melaju meninggalkan bandara. Jarak yang ditempuh dari bandara kehotel miliknya tidaklah jauh.
Jam 8 Malam Vandy dan Aldi sampai dihotel milik keluarga nya. Vandy dan Aldi masuk kedalam hotel. Sampai dilobi semua karyawan menyambut bos mereka.
" Selamat datang tuan muda, Pak Aldi" sapa Manager hotel.
Vandy hanya mengangguk kan kepalanya. " Mana kunci kamar saya?" tanya Vandy
Manager hotel memberikan kunci untuk Vandy dan Aldi. Karena kamar itu memang khusus untuk Vandy.
Setelah menerima kunci kamarnya. Aldi dan Vandy langsung menuju kamar mereka. Vandy membuka kamarnya dengan kunci yang diberikan manager hotel tadi.
Vandy membawa kopernya masuk kedalam kamar yang akan dia tempati 1 hari kedepan. Vandy menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Setelah 10 menit Vandy selesai mandi. Vandy memakai pakaiannya. Selesai berpakaian Vandy mengambil HP nya untuk menghubungi sang istri.
Vandy menekan tombol satu satu dan langsung terhubung sama yang empunya nomor.
" Hallo, Assalamualaikum Mas"
" Wa'alaikum salam sayang"
" Mas sudah nyampe?"
" Sudah sayang, sekarang istri Mas lagi apa?"
" Lagi tiduran aja Mas. Apa Mas mau istirahat?" tanya Anggun
" Belum sayang, Mas masih pengen dengar suara kamu, Mas takut besok nggak bisa dengar suara kamu lagi sayang" jawab Vandy
" Mas ngomong apa sih. Mas akan selalu bisa denger suara aku" nangis
" Sayang jangan nangis dong? kasihan sama dedek nya sayang"
__ADS_1
" Mas jangan ngomong kayak tadi lagi, aku takut Mas"
" Iya sayang, Mas nggak akan ngomong kayak tadi lagi. Jangan nangis lagi ya"
Anggun pun menghentikan tangisnya.
" Apa dedek nya masih aktif menendang?" tanya Vandy
" Masih, malahan lebih aktif Mas" jawab Anggun.
" Wah bagus dong. Mas nggak sabar pengen lihat dia lahir kedunia sayang"
" Aku juga Mas, sangat malah"
" Sekarang istri Mas tidur ya, karena Mas juga mau istirahat"
" Iya Mas"
" Mas tutup telponnya ya. Love you my Wife"
Panggilan telpon pun berakhir.
Vandy menaruh HP nya diatas nakas. Vandy mematikan lampu kamarnya, Vandy mulai memejamkan matanya, dan tak berapa lama Vandy pun ketiduran.
Berbeda dengan Vandy, Anggun tidak bisa memejamkan mata nya sama sekali. Anggun masih teringat akan ucapan suami nya ditelepon tadi.
Anggun bangun dari tidur nya, dan duduk diatas sofa yang ada dikamarnya. Anggun melihat HP nya. Saat melihat layar HP nya tampak lah foto dia dan sang suami.
Anggun tersenyum sambil mengusap layar HP nya. Anggun berjalan kembali menuju ketempat tidurnya. Anggun merebahkan tubuh nya di atas kasur.
Anggun mencari posisi yang nyaman untuk dia tidur, karena perut Anggun yang sudah besar, jadi dia susah mencari posisi yang enak. Anggun mencoba memejamkan matanya. Tak berselang lama Anggun pun mulai terlelap.
***
__ADS_1
Pagi hari Vandy sudah bangun dari tidurnya. Vandy duduk dan meminum air putih yang ada diatas nakas nya, sekali teguk air putih itu pun langsung tandas.
Vandy berjalan kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Selesai mandi Vandy memakaia pakaian nya, dan bersiap pergi sarapan.
Vandy membuka pintunya kamarnya, dan benar saja asisten sekaligus sahabatnya itu sudah menunggu Vandy didepan pintu masuk.
" Yuk jalan" ajak Vandy
Mereka berdua pun berjalan menuju restoran yang ada dihotel itu. Sampai direstoran Vandy dan Aldi mencari tempat duduk. Setelah duduk Vandy memesan makanan.
" Sepertinya mau hujan deh Van"
" Mungkin sih Al"
Pesanan Vandy dan Aldi pun datang. Pelayan menghidangkan makanannya diatas meja. Setelah selesai menarok makanannya pelayan itu pun pergi dari sana.
Vandy dan Aldi pun menikmati sarapan mereka dengan hikmat. Tak berselang lama makanan tadi pun masuk kedalam perut mereka.
Vandy membayar makanan mereka. Selesai membayar Vandy dan Aldi pun pergi meninggalkan restoran dan berangkat menuju lokasi proyek.
Vandy dan Aldi sepakat untuk pergi dengan sopir. Aldi dan Vandy duduk dikursi penumpang. Saat diperjalanan menuju tempat proyek, tiba-tiba hujan turun sangat deras.
" Pak masih bisa lanjut nggak, kalau nggak kita berhenti saja dulu" usul Vandy
" Masih bisa tuan" kata sopir
" Bawa mobilnya pelan-pelan aja Pak" kata Vandy
" Iya tuan"
Mobil melaju dengan kecepatan sedang. Saat melewati tikungan, tiba-tiba sang sopir tidak bisa mengendalikan mobilnya akibat jalan licin karena hujan, dan saat bersamaan sebuah mobil truk datang dari arah yang berlawanan.
" Pak awaaaaas" teriak Vandy
__ADS_1
Up nya segini dulu yak, Author ngantuk...
Happy Reading Guys.. 😉😉