
Mike masih memandangi foto wanita cantik itu. Vandy melirik Mike yang tidak mendengarkan dia bicara dari tadi. Tatapan Vandy berubah menyeramkan ketika melihat Mike tak berkedip memandang foto istrinya.
" Ehem!" Vandy berdehem.
" Ah maaf tuan, saya sedikit melamun" ucap Mike
"Apa wanita di foto itu sangat cantik tuan?" tanya Vandy pada Mike.
" Eh!, bi-biasa saja tuan" jawab Mike gugup.
Ck.. biasa dia bilang. mata dia saja sampai tak mau berkedip melihatnya.
" Mari kita lanjutkan tuan pembicaraannya" ajak Mike. Karena dia tidak mau Vandy melihat dia terpesona karena foto wanita tadi.
Mereka pun mengobrol sampai waktu jam makan siang datang. Vandy pun mengajak Mike dan asistennya untuk makan siang bersama.
Vandy mengajak Mike makan disalah satu restoran ternama. Sampai direstoran Vandy memesan menu yang paling spesial direstoran itu.
Pelayan pun membawa beberapa menu handalan restoran mereka. Pelayan itu mulai menyajikannya diatas meja. Mereka melakukannya dengan sangat hati-hati.
Setelah semua hidangannya ditata, para pelayan itu pamit undur diri.
" Silakan tuan" tawar Vandy.
" Terima kasih" ucap Mike.
Mereka berempat pun mulai menyantap makanan yang ada didepan. Mereka menikmati makanan itu dengan sangat hikmat.
Selesai makan siang, Mike dan asistennya pamit kembali ke hotel, sedangkan Vandy dan Aldi kembali keperusahaan. Mereka pun berpisah direstoran itu.
Sepanjang perjalanan Vandy memikirkan Mike. Vandy tau kalau Mike terpesona dengan kecantikan istrinya, tapi dia malu untuk mengakui nya.
" Van" panggil Aldi.
" Lo lagi mikirin apa?" tanya Aldi.
" Mikirin Mike"
Ciiiit..
Sontak Aldi merem mendadak mobilnya, karena mendengar ucapan Vandy tadi.
" Astagfirullah?!, lo apa-apaan sih Al"
" Maaf Van"
" Maaf.. maaf, lo udah bikin jantung gue copot tau nggak" kesal Vandy.
" Bohong banget lo?!" kata Aldi.
" Kok bohong sih"
" Ya ia, kalau jantung lo copot. Loe udah nggak bernapas sekarang " kata Aldi.
Pletak..
" Lo nyumpahin gue mati!"
" Ya kagak, kan tadi lo sendiri yang bilang, kalau jantung lo copot" kata Aldi.
__ADS_1
" Itu istilah nya Ani?"
" Oh bilang dong Roma" kata Aldi
" Ck.. asisten nggak ada akhlak kek begini ni" kata Vandy.
" Lo bilang apa tadi, mikirin Mike?" tanya Aldi.
" Hhhmm"
" Lo nggak belokkan Van?" tanya Aldi.
" Maksud lo?" tanya balik Vandy.
" Maksud gue, lo nggak suka sama Mike kan?"
Pletak..
Vandy menjitak kepala Aldi.
" Aww!, loe kenapa sih suka mukul gitu"
" Makanya kalau ngomong itu jangan asal. Gue itu masih normal"
" Terus kenapa lo bisa mikirin si Mike" kata Aldi.
" Gue mikirin dia, karena tadi gue lihat mata dia nggak berkedip melihat foto istri gue" kata Vandy.
" Jangan-jangan dia suka sama istri lo" kata Aldi.
" Coba saja kalau dia berani jadi bibit pembinor. Gue hancurkan perusahaannya" kata Vandy.
" Wah..wah bos gue emang keren" kata Aldi.
" Siap bosku"
Aldi pun melajukan kembali mobilnya menuju perusahaan. Apa yang mau ditanyakan sama Aldi pun
🍃🍃🍃
Kenzo cs akan melakukan pemotretan. Kali ini mereka melakukan pemotretan di sebuah taman bunga. Ya salah satu perusahaan ternama memakai mereka bertiga sebagai modelnya.
Mereka akan meluncurkan produk terbaru, jadi mereka ingin pemotretannya dikebun bunga, karena produk yang akan mereka luncurkan adalah parfum.
" Kenapa mereka nggak pakai model orang dewasa saja sih" omel Kenzo.
" Nggak apa-apa, nanti kan kita bisa dapat parfum gratis" kata Gian
" Dasar doyan gratisan" kata Kenzo.
Mereka bertiga pun mengambil posisi masing-masing. Fotografer pun bersiap mengambil foto mereka bertiga.
Cekrek.. cekrek cekrek
Terdengar bunyi jepretan kamera bersaut-sautan. Beberapa gaya sudah mereka coba, dan seperti biasa sang fotografer selalu puas dengan hasil yang dia dapatkan.
" Kalian bertiga luar biasa" puji sang fotografer.
Sekarang giliran Kenzo sendirian yang melakukan pemotretannya. Ya pamor Kenzo memang lebih naik dari pada kedua sahabatnya. Tapi itu tidak membuat Gian dan Tristan sedih ataupun cemburu.
__ADS_1
Mereka malah sangat senang karena itu merupakan cita-cita Kenzo. Akhirnya sesi pemotretan pun selesai. Kenzo, Gian dan Tristan mengganti pakaiannya.
Mereka bertiga pun selesai mengganti pakaiannya. Semua model dan juga crew kembali keperusahaan. Sampai diperusahaan ketiga model cilik itu pergi menemui Rangga.
" Kalian sudah datang" kata Rangga.
" Hhmmm"
Mereka pun duduk disofa yang ada diruangan itu. Rangga meminta sekretaris nya untuk memesan makanan untuk mereka berempat. Ya mereka akan makan siang diruangan Rangga.
" Kalian tau kenapa Om panggil kesini?" tanya Rangga.
" Tidak" jawab mereka bertiga kompak.
" Kalian bertiga dapat tawan iklan. Om tidak akan memaksa kalian untuk menerima tawaran ini. Kalian boleh diskusikan ini sama kedua orangtua kalian" kata Rangga.
" Nanti kami akan pikirkan" kata Kenzo.
" Baik, Om akan tunggu kabar baik dari kalian nanti"
" O iya Om, gimana kabar Alex?" tanya Kenzo.
" Alex pindah ke agensi lain" jawab Rangga.
Ya semenjak kejadian itu Alex tidak bekerja lagi diperusahaan Rangga. Lebih tepatnya dia tidak lagi bekerja sebagai model di perusahaannya.
Riska datang dengan membawa makanan dan juga minuman. Riska tidak sendiri, dia dibantu sama OB perusahaan untuk membawa minumannya.
Riska menata makanan dan minumam itu di atas meja. Setelah selesai, dia pamit undur diri.
" Mari makan" ajak Rangga.
Kenzo, Gian dan Tristan memang lagi lapar. Mereka pun mulai menyantap hidangan yang ada dimeja itu. Mereka berempat menikmati makanan mereka dengan hikmat.
Selesai makan siang, Kenzo cs diantarkan kerumah mereka masing-masing oleh asisten Rangga. Karena orangtua mereka sudah tau, jadi mereka tidak perlu diturunkan disekolah lagi.
Kenzo sampai dirumah utama. Setelah mengucapkan terima kasih, Kenzo turun dari mobil. Asisten Rangga melajukan mobilnya meninggalkan kediaman Vandy.
Setelah mobil asisten Rangga sudah tidak terlihat lagi, barulah Kenzo berjalan menuju pintu utama.
"Assalamualaikum "
" Wa'alaikum salam" jawab Bik Mirna.
" Mommy mana Bik?" tanya Kenzo
" Lagi tidur siang Den" jawab Mirna.
Karena mommy nya lagi tidur, Kenzo pun pergi kekamarnya. Kenzo berjalan menaiki tangga menuju kamarnya. Sampai didalam kamar Kenzo mengganti pakaiannya.
Setelah mengganti pakaiannya, Kenzo merebahkan tubuhnya di atas kasur. Kenzo mulai memejamkan matanya. Tak berapa lama Kenzo pun mulai terlelap.
To be continue..
Vandy
Aldi
__ADS_1
Happy Reading.. 😚😚