
Sore hari.
Vandy, istri dan anaknya baru pulang kerumah mereka. Sampai dirumah, Kenzo langsung menuju kamarnya, begitu juga dengan Vandy dan Anggun.
Sampai dikamarnya Anggun mengambil handuk dan langsung menuju kamar mandi. Sambil menunggu istrinya mandi, Vandy mengirim chat ke grup khusus para suami.
Grup suami sayang istri ( SSI ).
Vandy: " Assalamualaikum ya ahli grup"
Aldi: " Wa'alaikum salam ya ahli makan"
Vandy: " Tu kan loe ππ"
Aldi: " Sekarang udah nggak Van, di gantiin sama Gio ππ"
Gio: " Ada apa ini rame-rame?"
Aldi: " Langsung nungil orangnya Vanππ"
Gio: " Gue mencium aroma tidak sedap nih ππ"
Vandy: " Bau kentut Aldi, Yo. Nggak sedap banget buat dihirup..ππ"
Aldi: " Bau kentut gue wangi kali Van, bini gue aja suka ngirupnya ππ"
Gio: " Iya, habis itu bini loe langsung dibawa kerumah sakit, akibat keracunan udara ππ"
Vandy: " Betul itu Yo ππ"
Aldi: " Begini ni ciri-ciri sahabat luknut, bahagia diatas duka sahabatnya π©π©"
Vandy: " Nggak usah lebay ππ"
Gio: " Iya, nggak bakal dibujuk juga ππ"
Aldi: " Bujuk napa woy π£π£"
Vandy: " Minta bujuk sama bini loe sana?!"
Aldi: " Bini gue lagi galak akhir-akhir ni ππ"
Vandy: " Wah bagus dong ππ"
Gio: " Mungkin bini loe lagi ada tamu bulanan"
Aldi: " Bini gue lagi hamil woy, mana bisa dapat tamu bulanan dia π€π€"
Gio: " O iya lupa gue.. ππ"
Vandy: " Terus apa yang nggak pernah loe lupa Yo?"
Gio: " Tanggal gajian Van, itu yang nggak pernah gue lupa ππ"
Aldi: " Kalau soal duit aja loe ingat π π "
__ADS_1
Vandy: " Apa bedanya sama loe ππ"
Aldi: " ππ bos ngamuk Yo"
Gio: " Hati-hati, kalau bos sudah keluar taringnya bisa bahaya kita π£π£"
Vandy: " Makanya kalian berdua jangan macam-macam sama gue ππ"
Aldi: " Kita cuma satu macam kok Van ππ"
Vandy: " O iya, gue mau daftarkan Kenzo ke sekolah beladiri, supaya mereka bisa melindungi diri mereka sendiri"
Aldi: " Good idea, gue setuju sama loe"
Gio: " Gue juga setuju"
Aldi: " Loe bukan setuju, tapi suketi.. ππ"
Gio: " Efek kebanyakan nonton film suzzani, kek begini nih jadi nya"
Aldi: " Tau aja loe kalau gue hobi nonton film itu"
Vandy: " Bohong banget, loe itu kan hobi nonton blue film "
Aldi: " Udah kagak lagi Van, udah tobat gue. Noh si Gio yang belum ada tobat-tobat nya"
Gio: " Sembarangan loe, gue udah tobat juga kali"
Aldi: " Sejak kapan loe tobat?"
Gio: " Sejak punya istri dan anak"
Aldi dan Gio : " Siap bos"
Vandy tidak membalas lagi chat dari Aldi, karena istrinya sudah keluar dari kamar mandi. Vandy bagun dari duduknya dan menghampiri istrinya.
" Wangi banget istri Mas" puji Vandy sambil mengecup bibir istrinya sekilas.
" Aku kan selalu wangi Mas" bisik Anggun ditelinga suaminya.
" Kamu mau menggoda Mas sayang"
" Nggak, a... " belum sempat Anggun menyelesaikan ucapannya, Vandy sudah membungkam mulut Anggun dengan mulutnya.
Anggun pun membalas ciuman yang diberikan suaminya. Setelah beberapa menit barulah Vandy melepaskan ciumannya. Karena pasokan oksigen mereka sudah berkurang.
Vandy memang selalu tidak bisa menahan diri kalau didekat istrinya itu. Istrinya sudah bagaikan candu untuk Vandy.
" Mas mau mandi dulu"
" Nggak mau lanjut" kata Anggun.
" Kamu jangan mancing-mancing lagi sayang, Mas sudah susah payah nahannya nih"
" Siapa yang suruh nahan Mas" kata Anggun sambil mengalungkan tangannya dileher suaminya.
__ADS_1
" Jangan salahkan Mas, jika melakukan lebih"
" Sekarang Mas mandi dulu gih" kata Anggun sambil melepaskan tangannya dari leher sang suami.
" Eit, mau kemana?, kamu sudah membangunkan junior terus nggak mau tanggung jawab"
" A-aku kan nggak ngapa-ngapain, jadi kenapa aku harus tanggung jawab" kata Anggun.
Tanpa menunggu lama Vandy menggendong istrinya ala bridal style menuju kamar mandi. Anggun pun menerima hukuman dikamar mandi, karena sudah membangunkan junior.
Setelah 30 menit Vandy dan Anggun pun keluar dari kamar mandi. Mereka berdua berjalan menuju walk in closet untuk mengambil pakaian mereka.
Setelah memakai pakaian Vandy dan Anggun, menemui putranya. Mereka akan memberi tau Kenzo, besok dia akan didaftarkan kelas beladiri.
Vandy dan Anggun masuk kekamar putranya. Kenzo tersenyum pada mommy dan daddy nya.
" Abang habis teleponan sama siapa?" tanya Anggun sambil duduk disamping Kenzo.
" Sama om Rangga" jawab Kenzo.
" Emang dia bilang apa?" tanya Anggun lagi.
" Dia minta nomor mommy, kare.." Belum sempat Kenzo melanjutkan ucapannya, Vandy sudah emosi duluan.
" Apa!, berani sekali dia minta nomor mommy kamu" kata Vandy emosi.
" Sabar dulu, biarkan Kenzo melanjutkan ucapannya" kata Anggun mencoba menenangkan suaminya.
" Ya sudah, lanjutkan" kata Vandy.
" Iya, kemarinkan mommy minta mau jadi manager abang, jadi om Rangga minta nomor mommy untuk memberi tau jadwal pemotretan abang" jelas Kenzo.
" Tapi kenapa harus nomor mommy, kan dia bisa telepon ke ponsel abang, seperti saat ini" kata Vandy.
" Jadi nggak usah kasih ni?" tanya Kenzo.
" Tentu saja nggak usah, abang sudah tau masih nanya, mau daddy kirim ke kutub utara" kesal Vandy.
" Nggak mau daddy"
" Nomor mommy tidak boleh di kasih kesembarang orang, mengerti!" kata Vandy.
" Mengerti daddy"
Raja singa kalau cemburu gemesin banget.
" O iya, besok abang mau daddy daftarkan ke sekolah beladiri. Abang mau?" tanya Vandy
" Mau daddy"
" Bagus, daddy ingin abang bisa melindungi diri abang sendiri" kata Vandy.
" Kalau abang sudah bisa beladiri, abang akan melindungi mommy dan juga daddy" kata Kenzo.
Vandy dan Anggun tersenyum mendengarkan ucapan putranya. Vandy berharap dengan Kenzo ikut belajar beladiri, tidak akan ada lagi orang yang akan menyakiti putranya.
__ADS_1
To be continue..
Happy Reading Guys.. ππ