Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Wajah Tristan langsung berkeringat dingin, Karena baru kali ini dia di suapi sama cewek, selain mami dan juga Kiran. Kenzo dan Gian tersenyum melihat ekspresi Tristan.


" Tenang, Lo nggak akan hamil kok kalau hanya di suapi kue" kata Kenzo.


" Iya, kecuali kalau dia cium Lo baru bisa hamil" kata Gian.


" Benarkah" kata Tristan mulai sedikit tenang.


Kenzo dan Tristan menganggukkan kepala mereka.


" Wait..wait, gue kan cowok, jadi mana bisa hamil. Kalian berdua ngerjai gue " kata Tristan kesal.


" Habis Lo tegang baget kek kanebo" kata Gian.


" Cih..wajah gue tampan dan murah senyum gini lo samain sama kanebo, gue nggak terima" kata Tristan.


Melodi dan Keyra bingung, mereka berdua tidak mengerti apa yang di bahas sama ketiga cowok tampan itu.


Rangkai demi rangkaian acara sudah selesai. Sekarang tibalah acara yang di tunggu-tunggu para remaja itu. Acara game, di mana mereka semua bisa mengerjai sahabat mereka sendiri.


Mereka semua di beri balon satu persatu. Setelah itu MC memberi titah mereka semua untuk meniup balon itu. Siapa yang meniup paling besar dia lah yang jadi pemenang.


Hanya Kenzo cs yang tidak semangat mengikuti permainan sekarang. Sedangkan Melodi dan Keyra sangat antusias mengikuti permainan itu.


" Mulai" kata MC.


Mereka semua pun mulai meniup balon yang ada di tangan mereka. Dira sang putri walikota juga tidak mau ketinggalan, karena dia ingin sekali menang di acara game meniup balon ini.


" Kalian kenapa belum meniup balonnya?" tanya Melodi di sela-sela meniup balonnya.


" Apa kalian bertiga tidak bisa meniup balon" ledek Keyra.


" Enak aja, tiup balon kek gini mah kecil buat kita" kata Gian.


" Coba buktikan" Tantang Keyra.


" Ok " kata Gian.


Kenzo cs yang nggak mau diremehkan, langsung meniup balon mereka masing-masing. Melodi dan Keyra kaget melihat balon Kenzo cs sudah gede.


" Kita jangan mau kalah sama mereka" kata Keyra.


" Hhmm"


Melodi dan Keyra meniup balon mereka cepat-cepat. Mereka tidak akan kalah sama ketiga cowok tampan itu.


" Stop!, berhenti semuanya. Karena waktu nya sudah habis. Sekarang mari kita lihat balon siapa yang paling besar"


Mereka semua mengangkat balon mereka masing-masing ke atas, supaya memudahkan security untuk melihat balon siapa yang paling besar.


Ada 15 orang yang balonnya paling besar. Mereka pun di minta untuk naik ke atas panggung. Dari yang 15 orang itu, Kenzo cs, Melodi, Keyra dan Dira juga ada di sana.


" Baiklah untuk kalian yang 15 orang ini, bisa memberikan pertanyaan pada siapapun" ucap sang MC.


" Aku duluan" kata tamu cowok.


" Silakan " kata MC.


" Hari ini di depan kalian semua saya mau mengutarakan perasaan saya pada seseorang" kata cowok itu.


" Woow..siapakah kira-kira gadis itu?" tanya sang MC.


" Dia" tunjuk cowok itu pada salah satu cewek yang ada di bawah panggung.


" Mulai" kata sang MC.


Cowok itu pun mulai mengutarakan perasaannya. Sang cewek pun menerima cowok itu, karena dia juga mempunyai perasaan sama cowok itu.


Prok..prok..prok..

__ADS_1


Semua orang bertepuk tangan karena cinta cowok itu di terima tanpa syarat oleh sang cewek.


" Sekarang giliran aku" kata Melodi.


" Boleh, apa nona cantik akan mengutarakan perasaan juga?" tanya sang MC.


" Tidak, saya cuma mau bertanya" kata Melodi.


" Silakan nona cantik" kata MC sambil memberikan mikrofon pada Melodi.


" Ken" panggil Melodi.


" Hhmm"


" Apa kamu sudah punya pacar?" tanya Melodi.


" Belum" jawab Kenzo.


Semua cewek yang ada di sana bersorak gembira. Itu tandanya mereka masih mempunyai peluang.


" Tapi, aku sudah punya orang yang aku suka" lanjut Kenzo.


Sontak semua cewek yang ada di sana kecewa, baru saja mereka bahagia karena masih ada harapan, tapi setelah itu harapan mereka di patahkan begitu saja.


" Patah hati berjamaah" kata Gian sambil tersenyum.


Gian dan Tristan tau siapa yang di suka sama sahabatnya itu. Walaupun Kenzo tidak pernah mengatakan pada mereka berdua.


Melodi juga sedih, dia teringat saat di kantin sekolah Kenzo menerima telepon dan memanggil sayang pada orang itu. Melodi memang tidak mendengar sampai selesai, jadi dia tidak tau jelas siapa yang menelepon Kenzo.


" Apa pertanyaannya sudah terjawab nona cantik?" tanya MC.


" Sudah Kak" jawab Melodi sambil memberikan mikrofon pada MC.


" Sekarang giliran aku" kata Dira.


Dira mengambil mikrofon dari tangan sang MC.


Kemudian dia berjalan menghampiri Tristan. Sekarang posisi mereka sedang berhadapan.


" Tampan, kamu mau nggak jadi pacar aku" kata Dira to the poin.


Semua orang yang ada di sana kaget bukan main, termasuk Tristan. Dia tidak menyangka akan di tembak sama seorang cewek yang dia anggap aneh itu.


Sedangkan Pak walikota kota hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah putrinya. Dia sangat menghargai keberanian sang putri.


" Kalau kamu diam, aku anggap kamu menerima cinta aku" kata Dira.


" Mana bisa begitu" protes Tristan.


" Makanya buruan jawab!" kata Dira.


" A-aku.."


" Udah terima aja" saran Gian dan Kenzo.


" Mana bisa begitu, gue aja nggak kenal ni cewek" kata Tristan.


" Nanti setelah pacaran kan bisa kenalan" kata Gian.


" Karena kamu hanya diam, mulai sekarang kamu pacar aku. Jadi buat kalian jangan coba-coba godain Tampan aku, Ya?!"


Saat Tristan mau bicara, Dira sudah memberikan mikrofonnya pada MC. Tristan sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Dira tersenyum penuh kemenangan.


Sekarang tibalah giliran Keyra, MC pun memberikan mikrofon pada Keyra. Gian sangat antusias, dia yakin Keyra akan bertanya kepadanya.


" Aku cuma mau mengucapkan selamat pada Dira, karena di hari yang spesial ini dia mendapatkan kado terindah" ucap Keyra.


Seketika tubuh Gian menjadi lemas, harapannya pupus sudah. " Dia mematahkan harapan gue " kata Gian.

__ADS_1


" Sabar, mungkin belum rejeki " kata Tristan sambil menepuk pelan punggung Gian.


" Anda belum beruntung, silakan coba lagi di pesta berikutnya" kata Kenzo.


" Sialan Lo. Teman lagi sedih bukannya di hibur malah di ledek in" kata Gian.


" Gue ngasih semangat itu" kata Kenzo.


" Semangat Lo bikin harga diri gue jatuh, Ken" kata Gian.


" Ya elah baperan banget sih Lo ah" kata Kenzo.


" Udalah Ian, ntar gue cariin tante-tante semok untuk Lo" kata Tristan.


" Cih.. gue nggak doyan tante-tante" kata Gian.


" Terus"


" Gue doyannya kembang perawan" kata Gian.


" Tapi kembangnya nggak doyan ama Lo" kata Kenzo.


" Tian, kita karung in aja yuk nih bocah" kesal Gian.


" Jangan, kasihan Melodi nanti janda sebelum waktunya" kata Tristan.


Melodi melirik tiga sekawan itu. Tapi lebih fokusnya ke Kenzo. Seketika wajah Melodi menjadi sedih.


Ternyata Kenzo sudah punya orang yang dia suka. Haruskah aku kubur perasaan ini sebelum dia kembang.


To be continue..


Kenzo.



Gian.



Tristan.



Melodi.



Keyra.



Dira.



Hai readers tersayang. Author mau cuap-cuap sedikit ya😁😁..


Untuk kalian yang ingin Kiran dan Tristan pacaran, kita lihat nanti ya😉😉.


Satu lagi, kemarin ada yang nanya gini.


Q: Author kok Aska nggak pernah muncul lagi sih?.


A: Karena Aska udah punya lapaknya sendiri.


Gomawo untuk kalian yang masih setia baca karya Author yang receh ini, sekian dulu cuap-cuap nya.. Saranghaeeeee..😘😘


Happy Reading..

__ADS_1


__ADS_2