
Kenzo baru sampai di rumahnya. Seperti biasa Kenzo memasukkan motornya kedalam garasi. Setelah itu barulah dia masuk kedalam rumah.
" Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam, Abang udah pulang?" kata Kiran.
" Hhhmm, adek sendirian aja di rumah?"
" Nggak, sama mommy dan daddy juga"
" Tapi Abang kok nggak liat mommy?"
" Mommy lagi masak"
" Abang ke kamar dulu ya"
" Ok "
Kenzo berjalan menaiki tangga menuju kamarnya. Sampai di lantai dua, Kenzo berpapasan dengan sang daddy. Kenzo melewati sang daddy, karena dia tidak ingin berdebat dengan sang daddy.
Vandy heran melihat sang putra yang pergi begitu saja, tanpa menyapa dirinya.
" Apa dia beneran marah" kata Vandy sambil menuruni tangga.
Kenzo membaringkan tubuhnya di atas kasur empuk miliknya. Hari ini sangat melelahkan untuk pikirannya. Calon mertua terang-terangan mengibarkan bendera perang padanya.
Kenzo mengambil handuk, setelah itu dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Kenzo berharap dengan mandi bisa mendinginkan otaknya.
Setelah 15 menit barulah Kenzo keluar dari kamar mandi. Kenzo berjalan menuju walk in closet untuk mengambil pakaiannya. Selesai berpakaian, Kenzo turun kebawah untuk makan malam bersama kedua orang tua dan adek tersayangnya.
Sampai di ruang makan, Kenzo langsung duduk di tempat biasanya. Kenzo tidak menyapa kedua orang tuanya.
" Abang kenapa?, sakit?" tanya sang mommy.
" Abang baik-baik aja Mom"
Anggun mengambilkan nasi untuk suami dan kedua anaknya. Setelah itu mereka mulai menyantap makanan yang ada di hadapan mereka.
" Abang selesai" kata Kenzo sambil berlalu pergi meninggalkan meja makan.
Anggun semakin khawatir melihat keadaan putranya itu. Dan itu di sebabkan ide gila suaminya itu.
" Mas"
" Hhmm"
" Apa nggak kita beri tau Abang, kalau kamu cuma ngeprank dia?"
" Siapa bilang mas ngeprank"
" Maksud Mas?" tanya Anggun.
" Kita emang berniat menjodohkan Abang sama putrinya Keynan itu juga kan "
" Iya, tapi kan Abang nggak tau"
" Bagus dong, jadi kita bisa menguji dia. Apakah dia akan tetap sama pendiriannya atau dia akan menyerah pada cintanya" kata Vandy.
" Kalau Abang sampai sakit karena ide kamu itu, aku akan pulangkan kamu ke rumah mama ya Mas" ancam Anggun.
" Kamu tenang aja, Abang pasti kuat. Lagi pula ini cuma sementara"
Kiran hanya diam, dia tidak ingin ikut campur masalah orang dewasa. Vandy dan Anggun melanjutkan makannya kembali.
Kediaman Agatha.
Sama seperti Kenzo, Melodi juga tidak semangat makan. Selera makannya jadi hilang karena masalah perjodohan yang di atur sama papinya itu.
Melodi memilih berdiam diri di dalam kamarnya. Melodi mengambil ponselnya yang ada di atas nakas. Melodi membuka sosial media, dia menemukan hal menarik.
Melodi melihat foto Dira sedang di atas motor Tristan. Yang bikin menariknya bukan itu, tapi caption yang di tulis sama Dira. Melodi mengomentari foto Dira itu.
__ADS_1
Chat Grup.
Melodi: " Caption nya serem amat 😒"
Keyra: " Iya, kalau Tristan tau pasti dia ngamuk 🤭"
Dira: " Mana berani dia marah sama pacar sendiri 😌"
Melodi: " Yakin ni lo pacarnya Tian😁"
Dira: " Iya, pacar nggak dianggap 😩"
Keyra: " Mending juga lo, daripada gue di gantungin kek jemuran😫"
Melodi: " Curhat ni ceritanya😂"
Keyra: " Yang statusnya jelas mah beda, happy dan mesra teruuuus🙄"
Melodi: " Iya dong, harus itu. Makanya kalian berdua harus belajar sama senior🤭"
Dira: " Gue bentar lagi akan di akui guys😉"
Melodi: " Wah.. selamat ya Dira, ikut senang 🤗"
Keyra: " Gue entah kapan di resmiin😔"
Dira: " Sabar, tunggu gajah bertelur dulu 😂"
Keyra: " Ciri-ciri sahabat nggak ada akhlak kek begini ni😤😤"
Dira: " Key ngamuk Mel😂"
Melodi: " Bisa ngamuk juga dia 😆"
Keyra: " Happy banget kalian berdua ngebully gue😩"
Dira: " Happy dong, cukup urusan cinta aja yang nggak bikin kita happy🤭"
Melodi: " Menurut gue sih punya"
Dira: " Menurut gue juga gitu. Lagi pula siapa yang bisa menolak pesona seorang Keyra"
Melodi: " Betul sekali. Kalau gue cowok, udah gue pepet lo, Key"
Keyra: " Ternyata lo jago nge-gombal juga ya Me"
Melodi: " Dikit🤭"
Dira: " Pamit bobok dulu ya guys😴"
Keyra: " Gue juga, mata udah nggak bisa di ajak kompromi lagi"
Melodi: " Sampai jumpa besok"
Chat pun berakhir.
Melodi meletakkan ponselnya kembali di atas nakas. Setelah itu Melodi mematikan lampu tidurnya dan mengganti dengan lampu tidur. Melodi mulai memejamkan matanya. Tak butuh waktu lama, Melodi pun terlelap.
Pagi hari.
Melodi sudah bersiap untuk berangkat ke sekolah. Melodi turun kebawah untuk sarapan bersama mami dan papinya. Seperti yang di bilang Kenzo kemarin, Melodi harus tetap bersikap biasa.
" Pagi Mi, Pi"
" Pagi sayang" balas sang mami.
Melodi duduk di kursi tempat biasanya. Tiara mengambilkan nasi dan juga lauk untuk suami dan juga putrinya. Setelah itu mereka pun mulai menikmati sarapan mereka masing-masing.
Selesai makan Melodi berpamitan sama mami dan papinya. Walaupun papinya sudah bikin sedih, Melodi tetap berpamitan sama sang Papi.
" Berangkat dulu ya Mi, Pi. Assalamualaikum"
__ADS_1
"Wa'alaikum salam, hati-hati di jalan"
Setelah berpamitan, Melodi pergi ke depan pintu gerbang. Ya pagi ini dia akan berangkat sama Kenzo lagi.
Kediaman Vandy.
Kenzo baru selesai sarapan sama kedua orang tua dan adeknya. Setelah itu Kenzo berpamitan sama sang mommy.
Seperti yang di bilang Kenzo, kalau daddy nya masih kekeh ingin men jodohkan dia maka Kenzo akan mendiamkan sang daddy.
" Mom, Abang berangkat dulu ya" pamit Kenzo sambil mencium tangan sang mommy.
" Hati-hati di jalan sayang"
" Siap Mom, Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam"
Kenzo hanya melirik sang daddy, setelah itu dia berlalu pergi. Kenzo melajukan motornya menuju rumah sang kekasih. Ya hari ini dia tidak akan berangkat bersama teman-temannya.
" Emang enak di cuekin. Makanya jangan suka ngerjain anak, jadi terima aja kalau di cuekin" kata Anggun sambil meninggalkan sang suami yang masih mematung menatap kepergian putranya.
Kenzo pun sampai di depan pintu gerbang rumah kekasihnya. Seperti kemarin sang kekasih sudah menunggu kedatangannya.
Kenzo memberikan helm pada sang kekasih. Melodi memakai helm yang di berikan Kenzo, setelah itu dia naik ke atas motor kekasihnya.
Kenzo melajukan motornya menuju sekolah.
Di tempat lain.
Gian sudah sampai di depan rumah sang calon kekasih. Gian memandang sekeliling rumah Keyra. Walaupun rumah itu sederhana, tapi sangat terawat dan juga bersih.
Senyum Gian terbit saat melihat calon kekasihnya baru keluar dari rumahnya. Keyra pun membalas senyuman Gian.
" Maaf lama"
" Santai aja. Udah siap berangkat? " tanya Gian.
" Sudah dong"
Keyra memakai helm yang di berikan Gian kemarin. Setelah itu dia naik ke atas motor Gian. Gian melajukan motornya menuju sekolah mereka.
Kenzo, Melodi, Tristan dan Dira sudah menunggu Gian dan Keyra. Ya tadi Tristan menyempatkan diri menjemput Dira.
" Kalian berdua tumben berangkat bareng?" tanya Melodi.
" Iya, mungkin pacar gue udah dapat hidayah " kata Dira sambil melirik Tristan.
" Sepertinya lo udah bisa menjinakkan Tristan ya Dira" kata Melodi.
" Iya Mel, mungkin setelah di ajak ke tempat sepi kemarin" kata Dira.
Melodi tersenyum mendengar ucapan Dira. Jelas-jelas foto kemarin di taman dekat alun-alun kota. Di bilang tempat sepi.
" Siapa yang pergi ketempat sepi?" tanya Tristan.
" Kucing tetangga" jawab Dira asal.
Tristan hanya ber oh ria.
Tak berapa lama Gian dan Keyra pun sampai di parkiran sekolah. Mereka berenam pun berjalan menuju kelas mereka.
To be continue..
Anindira Maheswari (Dira)
Sorry agak telat up nya ya..😉😉
Happy Reading 😚😚
__ADS_1