
Malam hari.
Kenzo memasukkan beberapa pakaian, dan juga beberapa barang penting kedalam kopernya. Besok dia dan kedua sahabatnya akan terbang ke paris.
Ya Anggun dan Vandy sudah memberikan izin untuk putra sulung mereka itu. Selesai mengepak barangnya, Kenzo turun kebawah untuk makan malam bersama kedua orangtua dan juga adek kecilnya.
Di ruang makan mommy, daddy dan adeknya sudah menunggu. Kenzo menarik kursi, kemudian mendudukan bokongnya di kursi itu.
Anggun mengambilkan nasi dan juga lauk untuk suami dan kedua anaknya itu. Setelah itu baru dia mengambil untuk dirinya sendiri. Mereka pun mulai menyantap makanan yang ada di depan mereka.
Selesai makan malam, mereka semua berkumpul di ruang keluarga. Kiran menonton acara kartun kesukaannya. Sedangkan Kenzo mengobrol santai dengan mommy dan daddy nya.
" Abang sudah siap berkemas?" tanya Anggun pada putranya.
" Sudah Mom" jawab Kenzo.
" Daddy nggak nyangka kalian bertiga bisa go internasional " kata Vandy
" Ini berkat doa dan dukungan dari mommy dan juga daddy"
" Semakin kita berada di atas puncak popularitas, maka semakin banyak ujian yang akan kita dapat. Apa abang sudah siap untuk menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi?" tanya Vandy.
" Insya Allah siap daddy"
" Pesan mommy cuma satu, walaupun abang sudah berada di puncak, tetaplah rendah hati dan jangan sombong " nasihat sang mommy.
" Abang akan selalu ingat pesan mommy"
Anggun memeluk putra sulungnya itu. Sekarang putranya itu sudah tumbuh menjadi seorang remaja. Rasanya baru kemarin dia menggendong putranys itu. Tak terasa air mata Anggun pun jatuh di kedua pipinya.
" Mommy nangis?" tanya Kenzo.
Sontak Vandy menoleh pada istrinya. " Sayang, kamu kenapa?, apa ada yang sakit?" tanya Vandy beruntun.
" Aku nggak apa-apa kok Mas"
" Terus kenapa kamu menangis?" tanya Vandy lagi.
" Mata aku cuma kelilipan Mas"
" Kamu nggak bohong kan?"
" Nggak"
" Sekarang kita istirahat, karena besok kita akan mengantarkan abang ke bandara " kata Vandy.
__ADS_1
Mereka pun pergi kekamar mereka masing-masing untuk beristirahat. Sebelum tidur Kenzo menggosok gigi dan juga membersihkan wajahnya. Itu kegiatan rutin Kenzo sebelum tidur.
Kenzo membaringkan tubuhnya di atas kasur king sizenya. Kenzo mematikan lampu kamar dan menggantinya dengan lampu tidur. Kenzo pun mulai memejamkan matanya. Tak berselang lama Kenzo pun sudah masuk kedunia mimpi.
Pagi hari.
Kenzo sudah bersiap untuk berangkat kebandara. Kenzo hanya memakai baju kaos biasa, setelah di rasa cukup, Kenzo turun kebawah untuk sarapan bersama dengan kedua orangtua dan juga adiknya.
" Morning Mom, dad, dan juga adek" sapa Kenzo.
" Morning " balas Kiran dan juga Anggun.
Seperti bisa Anggun melayani suami dan kedua anaknya. Dengan cekatan Anggun mengambilkan nasi dan juga lauk untuk para kesayangannya.
Mereka pun mulai menyantap makanan yang ada di hadapan mereka. Tidak ada yang bersuara, Mereka makan dengan sangat hikmat.
Selesai sarapan, Vandy dan keluarga kecilnya bersiap pergi kebandara. Sambil menunggu Aldi dan yang lain datang, Vandy memanaskan mesin mobilnya terlebih dahulu.
Aldi dan keluarga kecilnya pun datang, begitu juga dengan Gio dan keluarga kecilnya. Koper Kenzo cs sudah di masukkan kedalam bagasi. Mereka semua masuk kedalam mobil.
Setelah semuanya masuk, Aldi bertugas sebagai sopir. Aldi pun melajukan mobilnya meninggalkan kediaman Aldi menuju bandara.
Pagi itu suasana jalanan tidak terlalu ramai sama kendaraan yang berlalu lalang. Jadi perjalanan mereka pun mulus tanpa ada hambatan.
Mereka pun sampai di bandara. Mereka semua pun turun dari mobil secara bergantian. Setelah semuanya turun, Aldi pun memarkirkan mobilnya.
" Wah gue tidak menyangka anak kita akan sepopuler ini" kata Aldi.
" Iya, banyak banget yang mengidolakan mereka " kata Gio.
" Sepertinya pamor kita akan segera tergeser sama anak-anak kalian" kata Aldi
" Tidak masalah" kata Gio.
" Dari pada kalian berdua berisik, mending kalian cari cara supaya orang-orang itu menjauh. Si Rangga itu kemana lagi" kata Vandy.
Tak berselang lama Rangga, asistennya meminta beberapa orang security untuk mengamankan Kenzo cs dari kerumunan para fans mereka.
Akhirnya Kenzo cs pun bisa lewat, setelah di bantu pihak keamanan bandara. Para fans hanya bisa melihat dari jarak 2 meter. Walaupun demikian mereka tetap senang karena masih bisa melepas kepergian ketiga model tampan itu.
" Maafkan atas kelalaian kami tadi tuan" ucap Rangga.
" Kali ini saya maafkan. Tapi jika hal seperti ini terjadi lagi, saya akan meratakan perusahaan kamu" kata Vandy.
" Saya janji tuan, hal semacam ini tidak akan terjadi lagi. Lagi pula kami juga tidak tau darimana fans itu mendapatkan informasi" kata Rangga.
__ADS_1
" Itulah tugas kamu sebagai pemimpin, kamu harus cepat tanggap. Kalau tidak hal seperti ini akan terjadi lagi"
" Saya mengerti tuan"
Tak berselang lama terdengar suara public information service. Kenzo cs pun berpamitan sama keluarga mereka. Karena mereka akan masuk ke dalam ruang tunggu.
Kenzo memeluk daddy nya, Vandy membalas pulukan putranya itu. Setelah itu, Kenzo beralih memeluk mommy nya. Anggun tidak dapat menahan air matanya lagi.
Ini pertama kalinya bagi Anggun berpisah jauh dengan puntranya itu. Walaupun Kenzo cuma pergi dua hari, tapi itu sangat lama menurut Anggun.
" Mommy jangan nangis dong?" kata Kenzo.
Bukan berhenti Anggun malah tambah menangis. Dia memeluk putranya itu sangat erat. Kenzo pun tidak tega melihat mommy nya seperti ini.
" Sayang jangan seperti ini?, kasihan abang" kata Vandy sambil menenangkan sang istri.
" Mommy, abang janji akan selalu menghubungi mommy" kata Kenzo.
" Janji"
" Promise " ucap Kenzo.
Walaupun berat, akhirnya Anggun melepaskan pelukannya dari putranya. " Abang baik-baik di sana. Makan yang teratur, tidur yang teratur jangan bergadang"
" Iya mommy"
" Satu lagi, jangan pernah menginjakkan kaki ke club malam" pesan Anggun.
" Abang nggak akan melakukan itu mommy"
" Masuklah, kalau nggak mommy nggak akan memberikan abang izin untuk pergi "
Kenzo memeluk sekali lagi mommy nya, kemudian beralih ke adik kecilnya.
" Princes baik-baik di rumah, jangan nakal" pesan Kenzo pada Kiran.
" Siap abang, jangan lupa belikan oleh-oleh untuk adek ya"
" Pasti sayang. Abang masuk dulu semuanya" pamit Kenzo.
Setelah drama berpamitan selesai Kenzo cs pun masuk kedalam ruang pemberangkatan. Tapi sebelum itu mereka melakukan pemeriksaan dulu. Setelah itu Kenzo cs melambaikan tangan pada keluarga mereka.
Setelah anak-anak mereka sudah tidak terlihat lagi, barulah Vandy mengajak istri dan para sahabatnya pergi meninggalkan bandara. Mereka berdoa semoga anak-anak mereka sampai dengan selamat.
To be continue..
__ADS_1
Happy Reading.. 😚😚