![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Xiao Shuxiang sedikit meringis ketika duduk dan dibantu bersandar pada sebuah tempat tidur.
Ling Qing Zhu, "Sebaiknya kau tidur."
Xiao Shuxiang menggeleng pelan, "Tidak mau.."
Ling Qing Zhu duduk di sebuah kursi dan dengan serius menatap pemuda tampan di hadapannya. Dia pun berkata, "Aku ingin bertanya sesuatu."
Xiao Shuxiang, "Mn. Tanyakan saja,"
"Shuxiang. Kau seorang alkemis. Kau punya Pil Napas Naga. Kenapa kau tidak memakai pil untuk memulihkan kondisi tubuhmu sendiri? Apa kau .... Berusaha mencari perhatianku?"
Xiao Shuxiang tersedak dan dia langsung meringis karena sakit di bagian dadanya. Dia menatap gadis yang bersuara dingin ini dan lalu berkata, "Kucing Putih. Kau ini menyebalkan. Kadang aku merasa kau bisa begitu peka, tapi meski aku ingin mencuri sedikit perhatianmu----aku masih tidak ingin membahayakan hidupku untuk itu,"
".......... Jadi jika bukan karena itu, lantas bagaimana kau menjelaskan ini?" Ling Qing Zhu sebenarnya ingin mengatai Wali Pelindungnya 'bodoh'.
Xiao Shuxiang mempunyai banyak pil berkualitas hebat dan salah satunya adalah Pil Napas Naga. Seseorang yang hampir mati saja, asalkan masih memiliki satu napas tersisa dalam dirinya dan diberi makan pil tersebut----orang itu akan pulih kembali.
Belum lagi Pil Napas Naga juga mampu membuat regenerasi tubuh meningkat hingga bahkan tangan yang tertebas pun dapat tumbuh kembali. Pil tersebut jelas sekali bukan lagi Pil Tingkat Tinggi, tapi sudah sekelas dengan Pil Immortal.
"Shuxiang, bersikap bodoh pun ada batasnya. Kau tidak perlu sampai seperti ini," Ling Qing Zhu menasehati, "Kau telah menyakiti dirimu sendiri."
"Aku tidak melakukan itu, tapi aku benar-benar tidak bisa. Kau pikir aku orang yang suka bertindak bodoh?"
"Jika bukan, lantas bagaimana kau menjelaskan keadaanmu sekarang." Ling Qing Zhu tidak butuh memperhatikan raut wajah Wali Pelindungnya lebih teliti, bahkan orang yang penglihatannya buram pun tahu wajah Xiao Shuxiang begitu pucat saat ini, nyaris seperti mayat hidup.
Xiao Shuxiang bernapas pelan, dia pun mengatakan. "Pil buatanku memang sangat luar biasa, tapi dampaknya tidak sehebat itu jika kugunakan sendiri. Dan lagi... Meski tidak memiliki efek samping apa pun saat dimakan orang lain, bukan berarti itu juga berlaku untukku."
Ling Qing Zhu menatap dalam wajah Wali Pelindungnya. Dia tanpa sadar menahan napas karena mulai memahami kondisi yang dialami Xiao Shuxiang.
'Tidak ada orang yang sempurna di dunia ini', hukum tersebut benar-benar terjadi bahkan kepada kultivator sekali pun. Dia-lah yang bodoh karena merasa bahwa dengan kemampuan Xiao Shuxiang, maka tidak ada lagi yang perlu Wali Pelindungnya ini takutkan.
Xiao Shuxiang berkata, "Kau pernah tidak mendengar bahwa orang yang ahli racun tidak akan mati bila terkena racunnya sendiri?"
__ADS_1
Xiao Shuxiang melanjutkan, "Itu karena dia sudah kebal pada racunnya hingga meski secara sengaja meminum racun paling mematikan miliknya sekali pun----ahli itu tidak akan terpengaruh."
Ling Qing Zhu tersentak. Dia tahu ke arah mana pembicaraan Wali Pelindungnya. Jujur saja, dia tidak ingin mempercayai hal tersebut.
Xiao Shuxiang, "Keadaan yang sama juga berlaku untuk seseorang seperti Tetua Tiga dan aku. Pil luar biasa yang dapat menolong banyak orang, justru sama sekali tidak berguna bagi kami. Bisa dibilang, karena kami kebal dengan pil sendiri---jadi mengkonsumsinya dalam jumlah banyak sekali pun----tidak akan memberikan efek apa pun."
Ling Qing Zhu benar-benar terkejut. Dia mungkin masih terlihat berwajah datar tanpa ekspresi, namun tidak demikian dengan tatapan matanya sekarang.
Xiao Shuxiang mengembuskan napas, "Ini sebenarnya adalah rahasia yang tidak baik untuk dikatakan, tapi aku juga tidak bisa terus menyimpannya."
"..............."
Xiao Shuxiang memperhatikan saat Ling Qing Zhu tiba-tiba saja berdiri. Dia pikir, Kucing Putihnya akan berjalan pergi tanpa mengatakan apa pun----namun yang terjadi berikutnya justru membuat Xiao Shuxiang tersentak kaget.
!!
Ling Qing Zhu mengulurkan tangan dan tanpa peringatan memeluk pemuda yang menjadi Wali Pelindungnya. Tindakan yang sama sekali tidak bisa dibayangkan itu membuat Xiao Shuxiang membeku.
"..............."
Tentu saja Xiao Shuxiang kaget. Siapa pun tahu bagaimana sifat seorang Ling Qing Zhu. Jangankan bisa berpegangan tangan, melihatnya bicara lebih dari tiga kata pun sudah menjadi keberuntungan.
Ling Qing Zhu bertanya, "Apa sangat sakit?"
Xiao Shuxiang tersentak. Entah ini mimpi atau tidak, tapi suara Ling Qing Zhu yang barusan itu terdengar sangat lembut dan penuh perhatian. Dia sampai tak percaya dengan pendengarannya.
Mendapat 'lampu hijau' langka semacam ini tentu tidak baik disia-siakan. Meskipun Xiao Shuxiang senang, tapi dia tidak memperlihatkan wajah semangatnya termasuk senyumannya. Dirinya justru mengulurkan tangan dan memeluk pinggang Ling Qing Zhu sambil menggumam lemah.
"Kucing Putih, ini sakit sekali..." Xiao Shuxiang sekarang berada dalam kondisi yang tidak akan peduli pada konsep seperti, 'Seorang pria tidak boleh bersikap manja' atau 'Pria sejati harus selalu menjaga wibawanya'. Dia ingin bersikap manja di depan Kucing Putihnya, apalagi di tempat ini tidak ada orang lain yang akan menurunkan harga dirinya.
Ling Qing Zhu sendiri biar bagaimanapun merasa iba dan merasa bersalah, Xiao Shuxiang tentu tidak akan seperti saat ini jika saja kekuatan Wali Pelindungnya tidak disegel.
"Shuxiang, aku---"
__ADS_1
"Kau jangan berpikir bahwa ini semua adalah salahmu, Kucing Putih." Xiao Shuxiang menyela, dia pun menengadah dan memandang wajah Ling Qing Zhu.
"Aku paling tidak suka pada orang yang menyalahkan dirinya sendiri." nada suara Xiao Shuxiang pelan, dia pun berkata. "Dalam hidup ini dan setiap tindakan yang kuambil----tidak satu pun yang membuatku sangat menyesal. Jadi kau jangan merasa bahwa keadaanku yang sekarang adalah karena salahmu,"
"Shuxiang..." Ling Qing Zhu mengangguk pelan. Dia begitu mengagumi sikap Wali Pelindungnya, apalagi terkadang Xiao Shuxiang bisa begitu peka.
"..............."
Cukup lama Ling Qing Zhu mengusap kepala Wali Pelindungnya. Dia pun mulai berkata, "Shuxiang. Kau harus tidur dan beristirahat. Akan kuminta tuan muda Lan kemari untuk memeriksa kondisimu,"
"Kucing Putih, kenapa harus Lan'Er? Kau sendiri juga bisa,"
"Mn, tapi tidak akan selembut perlakuan tuan muda Lan. Tuan muda Lan jauh lebih mengenalmu bila dibandingkan denganku,"
Xiao Shuxiang tersenyum pahit, "Kau ini... Sebenarnya jenis pemeriksaan apa yang ingin kau lakukan hingga harus meminta bantuan Lan Guan Zhi?"
"......... Tidak perlu tahu. Kau berbaring dan tunggu saja dengan tenang," Ling Qing Zhu membantu Wali Pelindungnya untuk berbaring, dia bahkan menyelimuti Xiao Shuxiang.
"Kucing Putih, tapi aku belum mau tidur."
"Jangan keras kepala. Tetap di sini,"
"Tapi---" Xiao Shuxiang tertegun ketika Ling Qing Zhu mulai melangkah pergi begitu saja.
Xiao Shuxiang mengembuskan napas, "Gadis ini memang kebiasaan. Dia suka sekali merusak suasana dengan pergi begitu saja. Haaah... Padahal tadi sudah sangat bagus,"
Xiao Shuxiang mencengkeram selimutnya dan memperbaiki posisi tidurnya. Dia baru akan mencoba memejamkan mata saat sesuatu tiba-tiba saja terlintas dibenaknya.
Lembaran Kitab Pembunuh Matahari milik Nyonya Upacara yang dia bunuh masih ada di markas Nyonya itu. Xiao Shuxiang belum ke sana untuk mengambilnya.
"Mengingat tentang benda itu---Aku harus segera mengambilnya sebelum banyak orang yang tahu," Xiao Shuxiang sudah membuat keputusan. Dia akan pergi mengambil lembaran dari kitab yang begitu diperebutkan.
******
__ADS_1