KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
22 - Ling Lang Tian


__ADS_3

Bocah Pengemis Gila merasa bahwa Xiao Shuxiang mulai berlebihan. Pemuda ini merutuk sambil menghabiskan hidangan di depannya, termasuk juga dengan kaldu sup bening.


Xiao Shuxiang, "Dia pergi begitu saja, tanpa rasa cemas kepadaku dan bahkan tidak menungguku bangun, apa dia menuliskan surat?"


Bocah Pengemis Gila, "Tidak sama sekali,"


"Hmph, sudah kuduga. Dia memang gadis tidak berperasaan! Aku yakin dia tidak menganggapku 'Suami'. Haiih... Kebaikan apa yang kulakukan di masa lalu hingga memiliki kehidupan pernikahan sesuram dan sedingin ini?"


Xiao Shuxiang mengusap-usap wajahnya, dia mengasihani diri sendiri. Jika saja tubuhnya sekarang masihlah tubuh anak kecil berusia 7 Tahun, maka tanpa ragu dia akan menangis.


Seorang anak kecil yang menangis tentu bukan sesuatu yang bisa membuatnya kehilangan muka. Tetapi berbeda dari yang sekarang. Xiao Shuxiang tentu tidak mau melakukannya. Harga dirinya menolak keras tindakan tersebut.


Bocah Pengemis Gila bersuara pelan, "Ehm... Kau tidak perlu sedepresi ini. Aku setuju bahwa gadis itu menyebalkan. Dia memang cantik, tapi serius! Dia sangat menyebalkan."


Ling Lang Tian mengembuskan napas dan lalu menggeleng pelan. Bukannya membantu menenangkan Xiao Shuxiang, pria ini justru mengatakan berbagai hal buruk tentang adiknya.


"Qing Zhu'Er tidak seperti itu." Ling Lang Tian akhirnya berbicara, "Bukannya tidak ingin menunggumu bangun, tapi keadaan sudah terlalu serius. Ini berkaitan dengan Kitab Pembunuh Matahari yang tidak hanya diincar oleh Sekte Lembah Iblis, tetapi juga para pendekar yang lain."


"Apa hubungannya kitab itu dengan Kucing Putihku?"


"Qing Zhu'Er membawa tiga lembar dari bagian kitab itu dan sedang dalam perjalanan ke Alam Kultivasi Atas. Kami mencurigai Sekte Lautan Awan memiliki sebagian dari lembaran lainnya."


!!


Xiao Shuxiang terkejut, tetapi masih mendengarkan penjelasan Ling Lang Tian. Dia belum bisa menerima jawaban dari pria berambut putih ini.


Xiao Shuxiang, "Aku memikirkan bahwa Sekte Lautan Awan yang kau maksud ada di Alam Kultivasi Atas. Tapi yang tidak kumengerti adalah... Kenapa Kucing Putih yang harus pergi? Dan kenapa dia justru membawa bagian dari kitab itu bersamanya? Bukankah lebih baik mencari tempat aman dan kemudian disembunyikan?"


Ling Lang Tian, "Qing Zhu'Er dipilih oleh kultivator yang mewakili Alam Kultivasi Atas. Jika saja bisa... Akulah yang akan mengajukan diri."


Bocah Pengemis Gila mengangguk, "Itu benar. Kucing Putihmu dipilih oleh wakil dari alam itu dan hal yang diputuskan tidak bisa diganggu. Kau tidak sadarkan diri ketika ini terjadi. Ehm.. Dan untuk jawaban dari pertanyaanmu yang mengatakan kenapa dia membawa lembaran kitab itu bersamanya adalah karena kau tahu, kan? Tempat yang paling berbahaya justru merupakan tempat yang paling aman. Hanya itu satu-satunya cara yang setidaknya mampu membuat sekte ini aman dari serangan kelompok seperti Sekte Lembah Iblis."


Ling Lang Tian, "Mereka mengincar lembaran dari kitab itu dan mungkin juga tahu bahwa sekte ini mendapatkan 3 lembar di antaranya. Sekte ini bisa saja diserang sewaktu-waktu, itulah mengapa Qing Zhu'Er membawanya."


Xiao Shuxiang tersentak, "Kau memberikan tugas yang berat kepada adikmu. 'Kentang Panas' seberbahaya itu bisa merenggut nyawanya. Kalian--"


Ling Lang Tian menyela, "Ini adalah ketentuan yang sebelumnya sudah dipikirkan baik-baik. Qing Zhu'Er akan aman berada di Sekte Lautan Awan. Selain berada di sana untuk belajar dan meningkatkan praktiknya, dia juga bisa melindungi bagian dari Kitab Pembunuh Matahari dan mencari tahu cara untuk memusnahkan lembaran kitab itu."


Xiao Shuxiang berekspresi pucat, risiko yang akan dialami oleh Kucing Putihnya sangat besar. Walau dia tahu istrinya itu tidak suka dianggap lemah, namun bukan berarti dia akan membiarkannya berkeliaran di luar sana dengan 'Kentang Panas' yakni lembaran Kitab Pembunuh Matahari bersamanya.


"Siapa yang ikut dengan Kucing Putih?"


"Mn, dia sendirian."

__ADS_1


!!


Xiao Shuxiang terlonjak kaget, "Kau! Kau membuat dia pergi sendirian sambil membawa lembaran dari kitab yang saat ini sedang diperebutkan banyak orang?!"


Tidak bisa dipercaya. Bahkan Xiao Shuxiang tidak sanggup lagi harus berkata apa.


"Aduuh..." kepalanya nyeri, "Kenapa keluarga 'Ling' kalian sangat keterlaluan? Pertama menyegel kekuatanku, kemudian membiarkan Kucing Putihku pergi sendirian dan sekarang memisahkanku dengannya?! Aku ini adalah suami sekaligus Wali Pelindungnya..! Bukan anak kecil yang tidak boleh tahu apa-apa. Sekarang di mana lokasi Sekte Lautan Awan itu?"


Bocah Pengemis Gila tersentak, "Kau tidak bisa pergi..! Sekte Lautan Awan hanya menerima satu orang sebagai perwakilan sebuah sekte. Hei..! Berhenti."


?!


Xiao Shuxiang menatap tongkat bambu yang menghadang di depannya. Dia menoleh ke arah Bocah Pengemis Gila, "Singkirkan."


Bocah Pengemis Gila menggeleng, "Tidak mau. Kau harus dengarkan aku dulu,"


"Apa kalian ingin menahanku di sini sementara seorang gadis di luar sana malah dibiarkan pergi sendirian?" Xiao Shuxiang mengepalkan erat kedua tangannya, "Singkirkan tongkatmu dan jangan halangi aku. Sungguh, jangan sampai kau benar-benar membuatku marah. Singkirkan!"


"Biarkan dia pergi."


!?


Bocah Pengemis Gila tersentak saat mendengar ucapan dari Ling Lang Tian. Dia menatap pria berambut putih yang masih begitu tenang dan dengan tatapan dingin yang tidak pernah berubah.


"Jika dia ingin pergi, maka biarkan saja." suara Ling Lang Tian dingin, "Setelah itu apa? Berita tentang kekuatannya yang telah disegel sudah tersebar. Jika dia melangkahkan kaki keluar dari gerbang sekte ini, akan banyak pendekar yang menunggu untuk pembalasan dendam."


Xiao Shuxiang berbalik dan bertatapan mata dengan Ling Lang Tian. Pria dengan rambut putih panjang itu masih bersikap tenang, namun nada suaranya sangat dingin dan berbeda dari yang biasanya.


Ling Lang Tian melanjutkan, "Jika tidak mati di tangan para pendekar itu, dia hanya akan menjadi beban untuk Qing Zhu'Er. Jangankan melindungi istrinya, dia belum tentu bisa melindungi diri sendiri."


!!


Bocah Pengemis Gila memucat, suasana di sekitarnya entah bagaimana berubah menjadi menegangkan. Dia sulit untuk bernapas akibat terjebak di antara kedua orang yang saling melemparkan pandangan dingin ini.


"Ehm... Kalian... Ayo tenanglah. Mari kita pikirkan cara yang baik... Oke?"


"Kau baru saja meremehkanku." Xiao Shuxiang mengepalkan kedua tangannya terlalu kuat hingga tanpa sadar melukai tangannya sendiri.


Darahnya terlihat menetes di lantai dan mengejutkan Bocah Pengemis Gila kembali.


"Shuxiang... Kau harus tenangkan dirimu. Dengarkan aku. Nak... Tenanglah." Bocah Pengemis Gila mengulurkan tangan dan mengusap pelan bahu Xiao Shuxiang.


Dia juga menoleh ke arah Ling Lang Tian dan meminta agar pria itu bisa memahami kerisauan Xiao Shuxiang.

__ADS_1


Bocah Pengemis Gila membujuk, "Kalian berdua sama-sama sudah dewasa. Tidak baik bersitegang seperti ini. Ayo pelan-pelan kita bicarakan bersama.."


Xiao Shuxiang, "Tidak perlu. Aku tidak mau tinggal di sini lagi. Akan kususul Kucing Putihku, bahkan bila kau tidak mau memberi tahu di mana lokasi Sekte Lautan Awan."


Ling Lang Tian dengan dingin berkata, "Pergilah. Pergi ke perbatasan Kekaisaran Langit Tengah dan Kekaisaran Langit Utara. Temukan wilayah Pulau Terapung. Sekte itu ada di sana. Itu pun jika kau bisa meninggalkan Kota Bintang Biduk hidup-hidup."


Xiao Shuxiang tersenyum sinis. "Hmph, kau sepertinya masih belum mengenal siapa Xiao Shuxiang ini. Bahkan dengan kekuatanku yang tersegel, aku masih bisa mengambil nyawa siapa pun yang kumau."


Ling Lang Tian, "Jika demikian----maka lakukan. Meski kau sanggup keluar dari kota ini, kau akan sulit diterima naik ke Alam Kultivasi Atas. Pergilah dan cari tahu kebenaran ucapanku bila kau masih keras kepala."


!!


Mata Bocah Pengemis Gila terbelalak ketika Xiao Shuxiang langsung berjalan pergi begitu saja. Dia pun menoleh dan menatap Ling Lang Tian dalam, "Kenapa kau lakukan itu? Suasana hatinya sedang buruk dan dia juga baru saja bangun? Kondisinya masih belum membaik dan kau justru mengusirnya."


"Aku tidak mengusir siapa pun. Dia pergi atas kehendak sendiri."


"Tian-Tian..." Bocah Pengemis Gila menghela napas, "Kenapa kau seperti ini? Ayo kita susul Shuxiang dan cegah dia pergi..! Ayo..!"


"Tidak. Biarkan saja." Ling Lang Tian memejamkan mata sejenak sebelum mengembuskan napas, "Dia bersikap seperti itu karena khawatir dengan adikku. Aku... Tidak memiliki keluhan atasnya."


Bocah Pengemis Gila tersentak, raut wajahnya menunjukkan rasa penuh ketidak-percayaan. "Tian-Tian. Apa maksudmu kau sengaja... Memancing emosi Shuxiang?"


"Dia memang anak yang tidak bisa menyembunyikan perasaannya, bukan?" suara Ling Lang Tian masih dingin. "Melihatnya begitu membuatku merasa tenang. Sekarang tinggal bagaimana dia mengatasi kelemahannya dan rintangan yang akan dia hadapi nanti."


Bocah Pengemis Gila berkedip, "Meski dingin... Kau ternyata tetap peduli. Aku sepertinya sudah salah menilai..."


"Shuxiang juga tahu itu. Karena sikapnya barusan, aku jadi punya alasan untuk membiarkannya pergi." Ling Lang Tian mengembuskan napas sebelum menatap Bocah Pengemis Gila, "Kau susul dia."


Pria yang memegang tongkat bambu itu mengangguk dan segera pergi menyusul Xiao Shuxiang.


Kebetulan saja sebelum meninggalkan Sekte Pagoda Langit, Koki Alkemis itu pergi ke kamarnya untuk bersiap-siap.


***


-


-


Catatan Penulis :


Terima kasih karena sudah mau mampir dan mengikuti perjalanan XIAO SHUXIANG sampai saat ini. ( ´ ▽ ` )ノ Terus dukung kami dan masukkan 'Karya' ini ke dalam daftar favorit kalian. Jangan lupa juga untuk mengajak teman-teman yang lain agar mau datang dan nimbrung di sini.(⌒▽⌒)


Membantu Dasha dalam mempromosikan karya ini adalah salah satu bentuk dukungan paling luar biasa. Itu juga membantu 'Penulis' agar dapat lebih produktif lagi. Meski begitu, tidak ada paksaan yah. Jangan pernah merasa terbebani, Arigatou (*´▽`)ノノ

__ADS_1


******


__ADS_2