KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
300 - Yīng xióng (3)


__ADS_3

Ling Qing Zhu memberi hormat pada Tetua Murong dan kemudian berjalan pergi.


Dia hanya merasa bahwa dia tidak bisa mempercayai siapa pun di tempat ini. Bukan berarti bahwa Tetua Murong Xun adalah orang yang jahat, tapi dia hanya tidak bisa menyerahkan benda yang begitu berbahaya selain kepada Wali Pelindungnya.


Yi Wen menahan napas dan kemudian menatap Tetua Murong Xun, "Aku minta maaf atas tindakan Ling Qing Zhu. Bi-biasanya dia sangat sopan, sungguh."


Zhi Shu mengangguk beberapa kali dan ikut bicara, "Tetua. Tolong jangan ambil hati tindakan nona Ling. Dia pasti sangat khawatir,"


"Tidak masalah," Tetua Murong Xun menggeleng pelan, "Aku justru merasa tenang karena dia begitu berhati-hati. Aku mengucapkan terima kasih karena kalian berdua sudah ikut membantu,"


Yi Wen dan Zhi Shu tersentak melihat senyuman Tetua Murong Xun. Mereka sampai salah tingkah karena jarang sekali mendengar orang mengucapkan terima kasih sehangat ini.


Ling Qing Zhu benar-benar membawa pusaka suci yang ditemukannya ke tempat Xiao Shuxiang. Tidak sulit untuk menemukan Wali Pelindungnya itu, dia seakan bisa mengetahui di mana Xiao Shuxiang berada.


Ling Qing Zhu menapak lembut di tanah dan berkedip melihat Wali Pelindungnya bersandar di lengan Lan Guan Zhi.


Tidak hanya Xiao Shuxiang, dia juga melihat Bocah Pengemis Gila dan beberapa temannya yang lain.


"Aku sudah lama menahan ini .." Bocah Pengemis Gila buka suara, "Karena tidak ada yang menanyakannya, maka aku yang mulai duluan. Apa kau tidak malu duduk bersandar manja seperti itu pada Lan'Er Gege?"


"Kenapa harus malu?" Xiao Shuxiang menyilangkan tangan dan berkata, "Lan Zhi ini bantal berjalanku. Apa kau iri?"


"Menyebalkan," Bocah Pengemis Gila menggeleng pelan dan berkata, "Kau itu sudah menikah. Bukankah kau harusnya bisa bersikap dewasa? Jika istrimu tahu kelakuanmu ini ... Dia pasti akan sangat malu,"


Xiao Shuxiang tersenyum, "Istriku sangat panjang umur. Baru saja dibahas, dia sudah datang."


Bocah Pengemis Gila, Wang Zhao dan yang lainnya tersentak. Mereka segera berbalik dan melihat Ling Qing Zhu berjalan mendekat.


Xiao Shuxiang berdiri dan menghampiri Kucing Putihnya sambil menyapa. Ling Qing Zhu mengangguk pelan sebagai balasan. Sementara teman-temannya yang lain nampak berdiri dengan raut wajah keheranan.


Ling Qing Zhu menatap ke arah Lan Guan Zhi dan mengangguk pelan, pemuda berpakaian putih itu menjawab dengan anggukan yang sama. Dia pun menatap Xiao Shuxiang dan memberikan bunga teratai emas yang dibawanya.

__ADS_1


"Apa ini?" Xiao Shuxiang mengerutkan kening. Dia berkedip dan dengan polos bertanya, "Apa kau sedang menyatakan perasaan padaku? Kau melamarku?"


Ling Qing Zhu tertegun. Tidak disangka Wali Pelindungnya akan berpikir seperti itu. Bocah Pengemis Gila dan yang lainnya berjalan mendekat setelah mendengar penuturan dari Xiao Shuxiang.


Ling Qing Zhu bersuara tenang, "Ini pusaka suci. Kutemukan di antara puing bangunan. Kurasa milik musuh,"


"Benarkah?" Xiao Shuxiang tersentak dan mulai memperhatikan benda yang ada di tangannya. Dia memang merasakan energi spiritual yang sangat murni dan ketika berkonsentrasi, rasanya benda ini mengeluarkan aura menekan.


"Apa mungkin pusaka itu yang sudah membuat para kultivator di Istana Seribu Pedang tidak bisa merasakan energi spiritual mereka?" Wang Zhao bertanya dan membuat Mo Huai berkedip beberapa kali.


Sebagai manusia biasa di antara teman-temannya, dia tentu bisa merasakan bahwa pusaka di tangan Xiao Shuxiang adalah senjata yang berbahaya.


"Kenapa kau memberikan ini padaku?" Xiao Shuxiang bertanya dan dengan tenang Ling Qing Zhu pun menjawab.


"Tetua Murong Xun ingin memusnahkan pusaka itu. Dia ingin memberikannya pada tetua Chen, tapi aku menolak. Jadi kubawa ke sini,"


"Kenapa begitu..?"


Bocah Pengemis Gila tersentak. Dia menggaruk pelan pipinya dan berkata, "Kau harusnya lebih percaya pada Tetua Murong Xun daripada orang ini. Coba lihat dia, apa Shuxiang seperti orang yang bisa dipercaya?"


"Bocah Pengemis Gila, apa kau ingin bertengkar denganku?" Xiao Shuxiang menatap pria yang memegang tongkat bambunya itu. Dia pun kembali menatap Ling Qing Zhu dan bersuara pelan, "Kau ingin aku ... Menghancurkan benda ini?"


"Bagaimana menurutmu?" Ling Qing Zhu ingin tahu pandangan dari pemuda di hadapannya.


Liu Wei Lin melambaikan kipasnya dan berkata, "Itu adalah senjata suci dan sangat berbahaya. Sebuah kecurangan bila memakainya dalam pertempuran."


Wang Zhao mengangguk pelan, "Aku juga tidak menerima kecurangan seperti ini. Jika bisa dimusnahkan, maka lebih baik pusaka itu dimusnahkan saja."


Mo Huai dengan gugup berkata, "Maaf jika aku ikut campur. Ta-tapi bukanlah pusaka ini bi-bisa digunakan untuk menyerang Sekte Lembah Iblis?"


Mo Huai berujar, "Iblis Mimpi itu sangat kuat. Ja-jadi pasti dia bisa dikalahkan dengan pusaka suci ini,"

__ADS_1


Xiao Shuxiang berkedip, "Kau benar. Kita bisa memakainya."


"Kurasa itu tidak berguna," Liu Wei Lin buka suara, "Pusaka Suci ini sama sekali tidak berpengaruh pada anggota Sekte Lembah Iblis. Buktinya, Wang Zhao tetap bisa menggunakan energi spiritual untuk melawan Hei Lian."


"Kau juga sama," Wang Zhao tidak mau jika hanya dirinya yang dijadikan patokan sementara Liu Wei Lin sendiri juga bisa memakai energi spiritual.


Lan Guan Zhi buka suara, "Jika pusaka suci itu tidak bisa digunakan. Maka kau harus membuat keputusan,"


Hu Li juga ikut buka suara, "Ta-tapi bagaimana menghancurkannya? Senjata suci bukankah akan sulit dimusnahkan?"


Ling Qing Zhu dan teman-temannya yang lain tahu hal tersebut. Mereka lantas mengarahkan pandangan pada Xiao Shuxiang. Pemuda mempesona itu nampak masih begitu tenang.


Xiao Shuxiang bernapas pelan dan lalu berkata, "Senjata suci memang sangat sulit dimusnahkan. Aku pun pasti akan membutuhkan waktu yang lama untuk melakukannya. Tapi ada benda yang aku yakin mampu mengatasi masalah ini,"


Bocah Pengemis Gila tersentak. Liu Wei Lin dan Wang Zhao juga ikut penasaran. Mereka tanpa sadar menahan napas saat Xiao Shuxiang mengeluarkan Yīng xióng.


Ling Qing Zhu, Lan Guan Zhi, Hu Li dan Mo Huai memperhatikan ketika Xiao Shuxiang berjalan sedikit menjauh dari mereka dan melempar bunga teratai emas itu ke udara.


Xiao Shuxiang mengayunkan Yīng xióng dan ujung pedangnya itu menyentuh teratai emas tersebut hingga terdengar suara keras. Petir bahkan terlihat dan nampak menyambar-nyambar di udara.


Tidak sedikit orang yang terkejut saat mendengar suara keras itu. Bahkan saking kerasnya hingga tanah pun sampai bergetar. Tetua Xia Longhua sampai merasakan akan ada serangan dari musuh lagi.


Di sisi lain, Tetua Zhang Shan terlihat terkejut. Ekspresi wajahnya dingin dan tatapan matanya tajam. Dia melesat untuk mencari tahu asal dari suara keras itu. Bahkan pedangnya sudah dia pegang dengan kuat.


Bocah Pengemis Gila dan teman-temannya melihat bagaimana Xiao Shuxiang memakai Yīng xióng tanpa ragu. Senjata suci tersebut tidak musnah sebenarnya, tetapi ditaklukkan oleh pedang Xiao Shuxiang dan kini menjadi bagian dari pedang pemuda itu.


Xiao Shuxiang tahu benar seperti apa keangkuhan senjatanya. Yīng xióng adalah pedang istimewa dan seperti yang pernah disebutkan---pedang pusakanya ini memiliki misi yakni 'Menguasai Segalanya'.


Tidak terbayangkan betapa angkuhnya pedang tersebut. Bahkan Xiao Shuxiang pun beberapa kali tidak bisa mengatasi Yīng xióng, apalagi ketika senjatanya ini sudah mulai ganas.


******

__ADS_1


__ADS_2