KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
441 - Ling Qing Zhu (14)


__ADS_3

Wang Zhao tidak hanya melesatkan serangan asam, tetapi juga menggunakan Teknik Pernapasan Air. Jenis serangannya membuat Xiao Shuxiang benar-benar yakin bahwa sosok itu merupakan iblis hatinya.


!!


"Sialan," Xiao Shuxiang ingin pergi ke tempat Lan Guan Zhi untuk memperingatkan teman baiknya itu. Hanya saja dia baru akan bergerak saat sebuah serangan datang dari arah samping tubuhnya.


Xiao Shuxiang terkena serangan yang kuat itu, tetapi sebelum tubuhnya menghantam tanah---dia lebih dulu melentingkan tubuh dan berhasil mengambil posisi mendarat yang aman. Dia meludahkan darah sebelum menatap sosok di hadapannya.


Wang Hu Zhuang berdiri dengan ekspresi wajah yang dingin. Dia adalah pemuda yang sejujurnya sangat tampan dan sulit sekali diajak bicara. Xiao Shuxiang bahkan sudah menyerah untuk memprovokasi orang ini dengan kata-kata. Sifat Wang Hu Zhuang itu lebih buruk dari teman baiknya.


Xiao Shuxiang memperhatikan dengan saksama pria di hadapannya dan dalam hati berdecak. Bahkan setelah pertarungan yang sengit dan terkena serangan darinya, orang ini tetap memiliki tenaga yang besar.


".................." pandangan Xiao Shuxiang lantas mengarah pada pedang yang dipegang oleh Wang Hu Zhuang. Sebelumnya, pria ini tidak memegang senjata ketika bertarung. Dia sendiri bahkan baru pertama kali melihat jenis pedang yang dipegang oleh lawannya itu.


".................." Wang Hu Zhuang tetap tidak bicara. Pedang di tangannya merupakan jenis pusaka bumi. Sisi tajam dari bilahnya memiliki warna biru-kehitaman dan diselimuti oleh asap tipis yang membekukan.


Xiao Shuxiang berdecak, dia membatin. "Padahal seranganku tadi benar-benar telak, bagaimana bisa dia masih baik-baik saja. Kaki tangan dari Wang Zhao ini... Ternyata sangat merepotkan."


Wang Hu Zhuang tanpa mengatakan apa pun langsung menghentakkan kakinya dan lantas melesat. Suara dari lesatan itu bagaikan anak panah yang memecahkan angin.


Pertarungan dahsyat Xiao Shuxiang berlanjut. Di sisi lain, Wang Zhao juga bertarung dan kali ini tidak hanya melawan Lan Guan Zhi, tetapi juga Bocah Pengemis Gila.


"Dia benar-benar kuat..!" Bocah Pengemis Gila tersentak, "Orang ini..."


"Bukankah ini pengeroyokan?" Wang Zhao buka suara, "Kalian sungguh tidak kasihan padaku?"


"Tidak," Lan Guan Zhi menjawab singkat dan membuat Wang Zhao mendengus. Bocah Pengemis Gila sendiri menoleh dan lantas menatap ke arahnya.


"Lan'Er Gege..." Bocah Pengemis Gila terlihat penuh kekagumam pada Lan Guan Zhi.


Wang Zhao tersenyum, "Tuan Muda Lan sungguh begitu jahat. Padahal kau adalah kultivator dari Aliran Putih, tetapi tindakanmu yang bermain keroyokan ini sama sekali tidak mencerminkan sikap kultivator Aliran Putih."


"Hei..!" Bocah Pengemis Gila memeluk erat tongkat bambunya dan menatap Wang Zhao. Dia berkata, "Dibandingkan dengan Lan'Er Gege, kau jelas lebih buruk. Padahal Xiao Shuxiang sudah sangat baik padamu, tapi kau justru menusuknya dari belakang."


"Ah... Apa kau tidak tahu siapa aku?" Wang Zhao memiringkan sedikit kepalanya sebelum mendengus pelan. Dia pun berkata, "Tidak masalah. Kau akan mengetahuinya nanti,"


Bocah Pengemis Gila sebenarnya mengetahui apa yang dimaksud oleh Wang Zhao. Hanya saja dia ingin memastikannya sendiri, bahwa benar orang ini adalah Iblis Hati Xiao Shuxiang atau hanya berpura-pura.


Wang Zhao menarik napas dan berujar, "Aku sudah lama tidak bertarung sungguhan. Aku hanya berharap kalian bisa bertahan dan memberiku sedikit hiburan,"


Energi spiritual mengalir di bilah pedang Wang Zhao dan di saat yang sama, Lan Guan Zhi juga ikut mengalirkan energi spiritual pada pedang pusakanya. Bocah Pengemis Gila juga terlihat fokus dan sangat waspada dengan apa yang akan segera terjadi.


"..................."


Bersamaan ketika angin berhembus, di detik itu juga Wang Zhao dan Lan Guan Zhi saling melesat. Bocah Pengemis Gila ikut andil sehingga yang terjadi adalah pertarungan satu melawan dua orang.


Ling Qing Zhu tidak ikut dalam pertempuran itu, tetapi dia memperhatikan semuanya tanpa membiarkan perhatiannya teralihkan. Dia tidak tahu bagaimana harus mengatakannya, tetapi apa yang terlihat di hadapannya merupakan pertarungan yang tidak biasa.


!!


Tanah bergetar, retak, hingga meledak akibat dampak dari pertarungan tersebut. Ling Qing Zhu terkadang harus menghindari serangan nyasar itu. Dalam hati dia memikirkan sesuatu. Itu adalah fakta bahwa seharusnya dia tidak boleh sampai selemah ini.


Wajar jika Ling Qing Zhu merasa kecewa akibat terus dilindungi. Dia sudah berlatih sangat keras dan memperbaiki setiap gerakan berpedangnya, tetapi tetap saja dia berakhir di belakang punggung orang lain. Dia bahkan tidak bisa menghajar Wang Zhao, tidak seperti yang dilakukan Lan Guan Zhi.

__ADS_1


"Kucing Putih..! Awas..!"


Seruan dari Xiao Shuxiang membuat Ling Qing Zhu kaget. Ada banyak lesatan kertas yang mengarah padanya dan terlihat begitu cepat. Dia mencengkeram kuat pedangnya hingga darah segar mengalir di sela-sela jari Ling Qing Zhu.


Serangan tersebut adalah serangan yang Xiao Shuxiang hindari, hanya saja pemuda itu kaget ketika serangan itu malah mengarah pada Ling Qing Zhu. Dia bahkan tidak bisa melesat untuk membantu gadis cantik tersebut karena Wang Hu Zhuang kembali menyerangnya. Xiao Shuxiang hanya mampu berteriak.


Ling Qing Zhu tidak bergeming dari tempatnya berdiri, tatapan matanya tajam saat dia mengeluarkan sebuah teknik pernapasan.


"Teknik Pernapasan Petir... *Xièhuò."


^^^*Discarge : merupakan teknik yang memiliki efek membalikkan kembali serangan lawan, bahkan dengan kekuatan yang lebih besar. Hanya saja ini adalah teknik yang tidak bisa dipakai begitu sering sebab menggunakan banyak energi spiritual.^^^


Lesatan dari kertas-kertas yang tidak terhitung jumlahnya itu tiba-tiba saja menghilang seolah yang sebelumnya hanyalah ilusi. Xiao Shuxiang yang masih bertarung melawan Wang Hu Zhuang nampak terkejut kala menyaksikan apa yang sebelumnya terjadi. Dia berkedip seolah tidak percaya.


Belum sempat berpikir, mendadak sebuah serangan datang ke arahnya dan itu adalah ratusan kertas milik Wang Hu Zhuang. Xiao Shuxiang melebarkan matanya saat tahu bahwa serangan ini bukan dilakukan oleh pria di hadapannya, bahkan Wang Hu Zhuang sendiri terlihat terkejut.


Dalam waktu sepersekian sebelum terkena serangan itu, Xiao Shuxiang dengan cepat mengeluarkan Cermin Pemindah Miliknya dan segera masuk ke dalam, dia tiba tepat di dekat Ling Qing Zhu dan membuat gadis berambut putih itu tersentak.


Ling Qing Zhu sendiri menoleh, dia berkedip saat menyadari bahwa Xiao Shuxiang sekarang ada di sampingnya. Cermin Pemindah yang sebelumnya dimasuki pemuda menawan ini pun bahkan sudah menghilang.


Xiao Shuxiang langsung meraih tangan Ling Qing Zhu dan memberikan sebuah kantong brokat kecil. Dia berkata, "Pakai dan simpan ini. Aku melihat kau begitu pucat,"


Ling Qing Zhu bisa merasakan bahwa kantong brokat yang diberikan Xiao Shuxiang berisi banyak pil. Dia menatap Wali Pelindungnya dan kembali mendengar suara dari pemuda yang menawan ini.


Xiao Shuxiang menghela napas dan berkata, "Aku sebenarnya ingin meminta maaf. Aku seorang alkemis, tapi sangat perhitungan dalam memberikanmu sumber daya. Padahal kau istriku,"


"Kau sudah memberi terlalu banyak," Ling Qing Zhu buka suara dan tanpa menurunkan kewaspadaannya. Dia berkata, "Aku memakai pil pemberian darimu untuk menolong ayah mertua, murid sektemu, dan warga Kota Awan Dingin. Hanya saja tidak berhasil dan itulah yang membuatku kesal padamu,"


"Aku sudah sangat khawatir, tetapi mereka semua ternyata bukanlah manusia yang hidup. Pantas pil-nya tidak bekerja,"


"Aiya..." Xiao Shuxiang menggaruk pelan pipinya yang tidak gatal dan berkata, "Aku memang bersalah. Maaf tidak mengatakannya padamu,"


"Hmph,"


"Kucing Putih, kau jangan seperti ini. Lain kali tidak akan kulakukan lagi, sungguh."


"............. Selesaikan urusanmu dulu. Ini bukan saat yang tepat membahas itu,"


Meskipun kesal pada Xiao Shuxiang, tetapi Ling Qing Zhu tahu benar apa yang harus lebih diutamakan saat ini. Musuh mereka masih belum kalah dan pertarungan pun belum berakhir. Dia bahkan tidak tahu akan berapa lama hal ini berlangsung.


Xiao Shuxiang sendiri tidak melupakan hal yang terpenting karena serangan dari Ling Qing Zhu sebelumnya telah membuatnya tahu kelemahan terbesar Wang Hu Zhuang.


Walau tidak mengatakannya secara langsung, tetapi Xiao Shuxiang sebenarnya berterima kasih karena berkat Kucing Putihnya ini---dia kini tahu caranya untuk menang melawan sosok yang begitu sulit dikalahkan tersebut.


Tangan Xiao Shuxiang terulur dan menepuk pelan punggung Ling Qing Zhu. Dia berkata, "Kau harus menjaga dirimu. Kau masih berhutang pangsit isi daging ayam padaku,"


!


Ling Qing Zhu tersentak, tidak menyangka Xiao Shuxiang akan menyinggung perihal makanan di saat seperti ini. Apalagi setelah mengatakan hal itu, pemuda tersebut langsung melesat meninggalkannya. Yah... Jika dipikirkan lagi, Wali Pelindungnya memang jenis makhluk yang unik.


*


*

__ADS_1


Karena bantuan Ling Qing Zhu yang mungkin gadis itu pun tidak sengaja melakukannya, Xiao Shuxiang pun kini mengetahui cara mengalahkan Wang Hu Zhuang. Itu adalah membuat pria tersebut terkena serangannya sendiri.


Lihat saja, Wang Hu Zhuang yang sebelumnya sulit dilukai oleh Xiao Shuxiang kini mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. Hal itu terjadi sebab Wang Hu Zhuang terkena serangan ratusan kertas miliknya yang dilesatkan oleh Ling Qing Zhu.


Di sisi lain, Xiao Shuxiang pun mengetahui satu hal penting ini. Meskipun dia tahu cara untuk menyerang Wang Hu Zhuang, tetapi jika pria ini melihat arah serangannya---maka kemungkinan berhasilnya akan semakin sedikit.


"Memikirkan tentang betapa cepat gerakannya, maka satu-satunya pilihanku adalah membuat alur pertarungan ini lebih cepat lagi. Semakin cepat hingga dia tidak bisa mengikutinya,"


Wang Hu Zhuang sendiri memang tidak menyangka akan mendapat serangan dari arah lain, apalagi jenis serangan tersebut adalah miliknya sendiri. Ini untuk pertama kalinya terlihat ekspresi berkerut di wajah tampannya.


Saat sedang memulihkan diri, Xiao Shuxiang justru melesat dan kembali menyerang. Wang Hu Zhuang tidak punya pilihan selain kembali bertarung. Dia tersentak ketika gerakan sosok yang dilawannya berubah semakin cepat.


Xiao Shuxiang fokus pada pertarungannya melawan Wang Hu Zhuang sampai tidak menyadari bahwa di tempat lain keadaan justru berbahaya di sisi Lan Guan Zhi dan Bocah Pengemis Gila.


!!!


Ketiga orang itu tidak lagi berada di tanah lapang tempat Xiao Shuxiang bertarung, mereka sekarang berada di daerah perbukitan yang bahkan sudah terlihat begitu kacau.


"Ini gawat," Bocah Pengemis Gila menelan ludah. Dia terkejut ketika sebuah serangan kembali datang dan segera melompat untuk menghindarinya. Sejauh ini, dia dan Lan Guan Zhi didesak hingga harus berada dalam posisi bertahan.


Situasi mereka yang sebelumnya membaik kini berubah drastis semenjak amarah Wang Zhao tersulut. Tidak hanya Teknik Pernapasan Air yang harus mereka tangani, tetapi juga Teknik Pernapasan Angin yang luar biasa dahysat.


Lan Guan Zhi sendiri pernah melihat Xiao Shuxiang menggunakan Teknik Pernapasan Air saat bertarung, tetapi kekuatan dari teknik teman baiknya itu masih kalah daripada orang ini. Namun hal tersebut tidak membuat Lan Guan Zhi berpikir bahwa Wang Zhao lebih hebat dari Xiao Shuxiang, melainkan dia kini tahu sebuah fakta bahwa teman baiknya itu secara sengaja menahan kekuatannya agar tidak sampai membuat banyak kerusakan.


Bocah Pengemis Gila pun memikirkan hal yang sama dengan Lan Guan Zhi. Namun di saat seperti ini lawan yang mereka hadapi jelas tidak peduli akan dampak dari serangan yang dia lakukan. Sosok di hadapan mereka itu tidak lain merupakan ambisi terbesar Xiao Shuxiang di masa lalu, seseorang yang tidak akan ragu mengambil nyawa siapa pun.


"Lan'Er Gege, apa kau punya rencana?" Bocah Pengemis Gila buka suara. Nadanya pelan saat berkata, "Aku tidak bisa leluasa bertarung karena kau tahu, kan. Tanah di tempat ini bisa hancur,"


"................ Sudah berjalan."


"Apa?" Bocah Pengemis Gila berkedip dan sedetik itu juga dia pun mengetahui apa maksud dari ucapan Lan Guan Zhi.


!


Wang Zhao telah menginjak sebuah segel yang entah sejak kapan telah dipasang oleh Lan Guan Zhi. Segel tersebut seketika aktif dan mengurung ketiganya di wilayah perbukitan yang dekat dengan wilayah Aliran Hitam.


Wang Zhao melihat penghalang yang mirip kubah keperakan sebelum menjadi transparan di atasnya. Dia lantas menatap kedua orang di hadapannya itu sebelum mendengus.


Wang Zhao berkata, "Segel penghalang yang kalian buat ini hanya memperpendek tempat pelarian kalian."


Sebuah serangan besar kembali datang. Bocah Pengemis Gila dan Lan Guan Zhi melompat untuk menghindar. Mereka menyaksikan serangan yang kuat itu menabrak segel penghalang dan menciptakan bunyi keras nan menggelegar.


Bocah Pengemis Gila begitu pucat. Dia cemas mengingat serangan Wang Zhao sebelumnya yang mempunyai jarak jangkauan luas. Hal semacam ini tentu saja berbahaya bagi mereka yang tinggal dalam jarak jangkauan serangan itu. Dia berpikir bahwa segel buatan Lan Guan Zhi tidak cukup kuat untuk menahan serangan Wang Zhao, tetapi sesuatu telah membuktikan hal yang lain.


Wang Zhao sendiri sebenarnya menyepelekan ketahanan segel penghalang ini, tetapi melihat serangannya ternyata bisa dihalangi agar tidak sampai keluar---maka itu berarti segel tersebut lumayan kuat.


"Lan'Er Gege, ini..." Bocah Pengemis Gila sampai tercengang. Segel sekuat ini jelas menggunakan energi spiritual yang tidak sedikit. Lan Guan Zhi yang bisa membuat segel seperti ini membuktikan bahwa sosoknya bukanlah kultivator biasa.


"Kau bisa bertarung sekarang," Lan Guan Zhi buka suara. Dia berkata pada Bocah Pengemis Gila dengan suara yang tanpa nada, "Jangan khawatirkan dampak dari seranganmu."


"Lan'Er Gege..." Bocah Pengemis Gila berkedip. Entah hanya perasaannya atau memang Lan Guan Zhi mempunyai aura yang sedikit mirip dengan Xiao Shuxiang.


******

__ADS_1


__ADS_2