![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Meskipun tidak menyaksikan secara langsung bagaimana kondisi Istana Matahari Tengah atau keadaan Lai Kuan Ye, Shuai Niao dan Tianqi Mao sekarang---tetapi Xiao Shuxiang yakin para saudara seperguruannya dapat menggantikan dirinya mengatasi situasi buruk di sana.
Sekarang ini, yang lebih penting untuk Xiao Shuxiang cemaskan adalah apa yang ada di depan matanya. Dia memperhatikan dengan saksama sosok Wang Zhao ini, tetapi tetap mewaspadai Wang Hu Zhuang yang sedang bertarung dengan teman baiknya.
"Rasanya benar-benar mengejutkan," Xiao Shuxiang buka suara, "Kau begitu berbeda dari apa yang pernah kulihat."
"Tuan Xiao juga sedikit berbeda dari yang aku tahu," Wang Zhao tersenyum lembut sambil membersihkan darah pada belati di tangannya.
Wang Zhao kembali buka suara. Nadanya pelan, "Tuan Xiao pasti bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi? Atau apa yang terjadi padaku hingga bisa seperti ini,"
"Mn, tapi sepertinya kau tidak terlihat akan memberikan jawaban yang kumau."
"Bagaimana mungkin tidak?" Wang Zhao tersenyum, "Tuan Xiao adalah Shizun bagiku. Aku pasti akan menjawab pertanyaanmu,"
Xiao Shuxiang menahan untuk tidak langsung menerjang orang ini. Jujur saja, dia sangat kesal dengan sikap Wang Zhao yang begitu santai seolah apa yang pemuda ini lakukan bukanlah hal besar.
Sambil menenangkan diri, Xiao Shuxiang pun buka suara. Dia bertanya, "Baiklah. Jika begitu aku akan bertanya. Seke Lembah Iblis... Apa kau membantai habis para warga di tempat itu?"
"Bukan aku," Wang Zhao menjawab. "Paman Wang Hu Zhuang yang melakukannya. Aku sama sekali tidak membunuh mereka,"
"Baiklah, kuanggap kau bicara benar. Tetapi apa masalahmu dengan Sekte Lautan Awan hingga kau menyerang mereka?"
Wang Zhao tersentak. Dia berkedip dan lantas berkata, "Tuan Xiao. Aku sama sekali tidak menyerang Sekte Lautan Awan. Sungguh. Yang menyerang mereka ada Paviliun Teratai Naga. Kenapa kau menuduhku seperti ini? Apa aku terlihat sejahat itu?"
"Wang Zhao. Meskipun kedua tanganmu bersih, tetapi itu tidak bisa menutupi darah yang sudah kau tumpahkan. Kau... Sebenarnya apa yang ingin kau buktikan, hah?"
Wang Zhao menurunkan pandangan matanya, dia terlihat sedih sebelum pada akhirnya menatap Xiao Shuxiang. Suaranya pelan saat berkata, "Entahlah... Aku hanya tidak suka mereka."
"Sialan." Xiao Shuxiang mengumpat. Dia tidak tahan lagi, "Tetua Dao Fang An memberikanmu tempat tinggal yang layak, membimbing dan mengajarkanmu, tetapi kau justru berkata 'hanya tidak suka mereka'? Apa ini alasan yang tepat untukmu menghancurkan mereka dan bahkan dengan menggunakan tangan orang lain?"
"Wah... Luar biasa," Xiao Shuxiang menggeleng, "Kau benar-benar sampah."
"Tuan Xiao, tolong jangan sekasar itu." Wang Zhao berkata, "Aku hanya melakukan apa yang kuanggap benar. Tetua Dao Fang An memang sangat baik, aku menganggapnya Shizun. Dia menjaga dan merawatku, bahkan beliau pun memperlakukanku seperti putranya sendiri. Dan karena kebaikannya itu... Aku tidak membunuhnya,"
!!
__ADS_1
Wang Zhao kembali berkata, "Tetua Meng Hao Niang yang juga pernah menyelamatkan hidupku... Aku sama sekali tidak menyakitinya. Dia bahkan tidak tahu apa pun mengenai tindakan yang kulakukan ini. Aku membiarkannya tetap hidup karena dia bisa sangat membantu Tetua Dao Fang An. Lihat, bahkan meski kuhancurkan Sekte Lautan Awan, tetapi aku masih peduli pada mereka."
"Omong kosong," Xiao Shuxiang mencemooh, "Pada dasarnya kau hanya senang melihat mereka semua terluka, kan? Kau sangat suka menyaksikan penderitaan orang lain, apa bagusnya itu?"
Wang Zhao dikejutkan dengan serangan yang begitu tiba-tiba dari Xiao Shuxiang di saat pemuda ini mengajaknya bicara. Beruntung responnya bagus sehingga dia mengayunkan belati miliknya di waktu yang tepat.
!!!
Petir menyambar dari benturan pedang Xiao Shuxiang dengan senjata yang dipegang Wang Zhao. Itu bukan lagi percikan api dan ini adalah bukti bahwa Xiao Shuxiang benar-benar serius ketika mengayunkan senjata pusakanya.
"Tuan Xiao, aku terkesan." Wang Zhao dengan tenang berkata, "Kau membuat lawan lengah dengan mengajaknya bicara. Ini... Adalah teknik yang sering digunakan para kultivator aliran hitam. Kau licik sekali,"
"Entahlah... Kupikir ini karena aku hanya tidak suka padamu,"
Wang Zhao tertawa kecil mendengar ucapan pemuda ini. Dia berkata, "Tuan Xiao memang terbaik. Tapi bagaimana yah... Meskipun kau berkata tidak suka padaku, tapi aku ini sangat menyukaimu."
Xiao Shuxiang kesal dan kembali menyerang, dia bertukar belasan serangan dengan Wang Zhao hanya dalam waktu singkat. Pertarungan itu bahkan sangat sengit dan yang buruknya adalah---Wang Zhao berada di tingkatan yang bisa sebanding dengannya.
"Orang ini... Sudah kuduga," Xiao Shuxiang telah memperkirakan akan seperti apa jadinya jika dia bertarung dengan Wang Zhao. Pemuda ini tidak hanya mempunyai dua dantian yang sama sepertinya, tetapi tekniknya gerakannya pun tidak jauh berbeda.
"Tuan Xiao, kenapa kau begitu tega sekali?" Wang Zhao memperlihatkan kekecewaan saat berkata, "Padahal aku ini... Sangat bersyukur bisa belajar dari orang sepertimu."
"Berhenti membual. Jika kau sangat bersyukur, maka tidak mungkin kau ada di tempat ini dan membuat kekacauan,"
"Aku juga sebenarnya tidak mau, tetapi Tuan Muda Lan sudah mengetahui tentangku dan sejujurnya pun aku tidak ingin memperlihatkan ini padamu. Aku hanya tidak punya pilihan,"
!!
Zhi Shu menyaksikan pertarungan Saudara Xiao-nya dengan Wang Zhao dan melihat bahwa Wang Zhao sengaja bertarung sambil membelakangi para murid Sekte Pedang Langit. Dia kesal karena dengan memakai taktik semacam itu---Saudara Xiao-nya secara tidak langsung mengurangi kekuatan dari serangannya.
Xiao Shuxiang sendiri tahu bahwa Wang Zhao memanfaatkan keadaan sekitar untuk melemahkan serangannya. Dia tidak ingin terjebak, tetapi juga tidak mungkin mengabaikan para murid Sekte Pedang Langit yang tidak berdaya itu.
Wang Zhao tersenyum saat melihat keraguan pada ekspresi pemuda menawan di depannya, dia pun berkata. "Sang Bintang Penghancur, Xiao Shuxiang. Apa sekarang hatimu melemah hanya karena orang-orang ini?"
"Ah..." Wang Zhao berdecak, "Aku tidak bisa membiarkan Tuan Xiao yang kuhormati ini menjadi tidak bisa bertarung dengan baik. Jadi biarkan murid ini menyingkirkan para pengganggu terlebih dahulu,"
__ADS_1
Wang Zhao mengatakannya sambil menatap Xiao Shuxiang. Di saat yang bersamaan, dia merentangkan tangan dan tanpa peringatan melesatkan semburan asam yang besar ke arah para murid Sekte Pedang Langit.
!!!
Kejadian itu sangat mengejutkan dan bahkan para murid sekte berteriak. Namun di detik yang sama, sebuah cermin pemindah muncul dan lesatan asam tersebut langsung masuk ke dalam cermin.
Wang Zhao tersentak, tatapan matanya menajam sesaat sebelum dia menyeringai. Dirinya pun memperhatikan Xiao Shuxiang dan dengan nada menyindir mulai berkata, "Apa yang kulihat ini? Jenis kebaikan dari seorang Xiao Shuxiang? Aku menjadi sangat terharu,"
"Hmph, ini belum termasuk dalam kebaikanku." Xiao Shuxiang mendengus dan berkata, "Kau pasti akan kubuat benar-benar terharu."
?!
Kening Wang Zhao mengerut, tetapi kemudian tersentak kala menyadari sesuatu. Wang Hu Zhuang dan Lan Guan Zhi yang saat ini sedang bertarung pun nampak terkejut dengan sebuah kejadian yang begitu tiba-tiba.
Ada cermin yang terbentuk di tanah, tepat di bawah para murid Sekte Pedang Langit yang saat ini terikat. Karena cermin itu, para murid tersebut langsung terjatuh ke dalamnya seolah benda itu adalah sebuah lubang.
Tidak hanya para murid, bahkan cermin lain pun terbentuk di bawah tiang pembakaran tempat para patriarch berada. Patriarch Lan Xu Jian dan yang lainnya terkejut dan tidak bisa memprediksi hal ini. Mereka langsung terperosok ke dalam cermin bersama dengan tiang pembakaran. Hu Li dan Zhi Shu pun dalam kondisi yang sama.
!!!
Wang Zhao melebarkan matanya. Dia belum sempat bereaksi dan cermin itu sudah tidak ada lagi. Keterkejutan kembali terlihat di wajahnya ketika mendengar Xiao Shuxiang yang tiba-tiba tertawa.
"Bagaimana? Bukankah sangat menyenangkan mempermainkan seseorang?" Xiao Shuxiang menyeringai. "Wang Xuan Zhao, biar kuberi satu wejangan untukmu. Mempermainkan orang lemah itu tidak semenyenangkan saat mengacaukan rencana orang selicik dirimu,"
Xiao Shuxiang menghela napas dan berujar, "Wang Zhao... Menggunakan sandera untuk membuat Yang Mulia Xiao Shuxiang ini tidak berdaya adalah rencana paling buruk yang pernah ada. Kau harusnya menyelidiki lebih banyak lagi... Tentang aku dan kemampuan yang kumiliki. Aku jadi kasihan, kau pasti sangat malu."
Wang Zhao mengepalkan erat tangannya dan terlihat urat kehitaman terbentuk di punggung tangannya. Dia marah, tetapi kemudian langsung mengubah ekspresi wajahnya menjadi penuh senyuman.
Wang Zhao bersuara pelan, "Tuan Xiao benar sekali. Murid ini memang harus belajar banyak dari Shizunnya. Hmph, Bagus juga tidak banyak orang di tempat ini... Jadi aku tidak akan sedih dan merasa bersalah karena menghancurkan semuanya."
Sebuah serangan besar dilesatkan Wang Zhao dan sengaja dibuat meleset. Xiao Shuxiang tanpa sadar menahan napas, apalagi saat menyaksikan serangan itu meledakkan bangunan, gerbang utama Sekte Pedang Langit dan bahkan masih belum berhenti bergerak.
"Tuan Xiao, apa kau tahu perbedaan antara kultivator dari Alam Kultivasi Atas dengan para kultivator di tempat ini?" mata Wang Zhao berkilat saat dia berkata, "Bagiku... mereka ini tidak lebih dari ngengat. Mereka ditakdirkan mati terbakar oleh cahaya,"
!!
__ADS_1
******