KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
423 - Xiao Shuxiang (16)


__ADS_3

PERHATIAN!


Episode mengandung sedikit adegan bromance. Harap bijaklah dalam membaca dan terima kasih karena sudah mengikuti perjalanan Xiao Shuxiang sampai sejauh ini. Semoga sehat selalu Minna-Sama! ( ´ ▽ ` )ノ


*


*


*


Lan Guan Zhi masih dalam kebingungan dan seketika melebarkan mata saat tahu posisinya sekarang. Dia melihat sebuah wajah indah dan sangat menawan, benar-benar tidak bisa dilukiskan dengan kata.


Wajah subjek ini begitu dekat dan entah nyata atau tidak, tetapi dia seakan bisa mendengar suara detakan jantung yang lain dan bahkan merasakan deru napas seseorang. Perasaan yang luar biasa terkejut langsung membanjiri dadanya.


Dia baru merasakan bahwa tangan kanannya mencengkeram tangan subjek lain yang dalam kondisi terikat kuat, sementara satu tangannya entah bagaimana menyentuh kulit yang lembut.


!!!


Lan Guan Zhi langsung bangun. Keterkejutan dengan apa yang terjadi seperti sebuah hantaman batu yang besar. Di sisi lain, subjek yang dirugikan dalam hal ini pun nampak terkejut karena tindakannya.


"Lan Zhi?" Xiao Shuxiang tentu saja kaget, sosok ini menjauhkan diri tiba-tiba darinya. Menyadari perubahan pada tindakan teman baiknya dan tatapan mata yang terlihat bingung itu membuatnya tersadar.


"A-Yuan? Apa kau A-Yuan?"


"Apa yang sebenarnya terjadi padamu?"


Xiao Shuxiang tersentak. Dia pun perlahan bangun dan mendengus, "Harusnya aku yang tanya begitu. Apa yang terjadi padamu, dasar menyebalkan!"


"Oh, astaga.." Xiao Shuxiang akhirnya bisa bernapas lega. Dia merutuki teman baiknya dengan berkata, "Kau benar-benar hampir membuatku melihat dunia baru. Aiya.."


"A-Yuan, jika kau punya sedikit kebaikan hati---bisakah kau membantuku melepaskan ini?" Xiao Shuxiang kembali buka suara, "Kau tidak lihat aku kesulitan, huh?"


Lan Guan Zhi menoleh dan melihat pemuda di sampingnya yang sedang berusaha melepas sebuah ikatan dengan cara menggigitnya. Dia baru akan membantu ketika tangannya terhenti di udara.


"Benda itu bukannya..."


Xiao Shuxiang menatap Lan Guan Zhi dan tahu bahwa pemuda ini terkejut. Dia pun berkata, "Benar. Ini pita dahimu. Kau tidak ingat? Kau mengikatku dengan benda ini dan dengan simpul mati. Belum puas?"


Xiao Shuxiang kembali berkata, "Lihat ini. Sengaja tidak kusembuhkan agar kau bisa melihat tindakan liarmu padaku. Kau ternyata sangat tidak terduga..."


!


Lan Guan Zhi baru memperhatikannya dengan baik dan terlihat terguncang. Di hadapannya, dia melihat Xiao Shuxiang yang dalam kondisi berantakan. Rambut teman baiknya terurai dan kusut di beberapa bagian, ada lima garis memar berbentuk jari menempel di sepanjang leher pemuda ini. Dan bukan hanya itu saja.


Menyadari pakaian subjek di hadapannya sangat berantakan dan dengan kerah yang terbuka lebar---Lan Guan Zhi pun bisa melihat jejak lain yang tidak seharusnya ada.

__ADS_1


"Perhatikan baik-baik kejahatan apa yang sudah kau lakukan padaku," Xiao Shuxiang dengan sinis berkata, "Kau melakukan hal yang bahkan tidak pernah diperbuat orang lain pada tubuh Yang Mulia ini. Kau... Haah... Aku sekarang jadi ingin membunuhmu--!"


Xiao Shuxiang kaget saat pemuda ini tiba-tiba berdiri dan pergi. Dia memanggil, "A-Yuan! Kau mau ke mana?"


"Muntah,"


"Hei..! Kau pikir hanya kau yang bisa seperti itu. Aku juga sejak tadi sudah menahannya. Aku juga ingin muntah," Xiao Shuxiang berusaha berdiri, tangannya masih terikat saat dia berjalan ke tempat teman baiknya.


Mereka sebenarnya berada di dalam sebuah gua dan dekat dengan mata air. Dinding gua yang terlihat seperti bebatuan hitam dan kasar itu dipenuhi oleh tanaman air dan beberapa serangga bercahaya. Tempat ini sejujurnya terlihat cukup indah, namun siapa yang bisa mengaguminya saat berada di posisi Lan Guan Zhi dan Xiao Shuxiang?


Xiao Shuxiang merutuk, "Kau benar-benar menyebalkan. Setidaknya bantu aku dengan benda ini dulu, sialan."


Lan Guan Zhi membasuh wajahnya sejenak sebelum mulai membantu melepaskan ikatan pada tangan teman baiknya. Dia sebenarnya ingin memarahi roh pusaka langit yang sudah membuat situasi ini sangat buruk. Bagaimana bisa pita dahi sektenya digunakan untuk sesuatu yang---kasar seperti ini.


Xiao Shuxiang mengusap-usap pergelangan tangannya. Masih ada bekas lilitan dari pita dahi Lan Guan Zhi dan sebenarnya sudah sejak tadi menahan rasa sakit pada tangannya ini.


Lan Guan Zhi memperhatikan subjek di sampingnya yang terlihat membasuh wajah. Dia pun berkata tanpa nada, "Perbaiki pakaianmu."


Xiao Shuxiang menoleh dan lantas mendengus, "Kau pikir aku sengaja melakukan ini? Semua yang terjadi padaku adalah perbuatanmu, sialan."


Xiao Shuxiang sengaja membuka pakaian bagian atasnya dan berkata. "Perhatikan baik-baik Tuan Muda Lan Guan Zhi yang terhormat. Apa kau masih tidak sadar? Perlu kuingatkan bagaimana kau mengikatku, membawaku kemari, menindih, merobek pakaianku, menggigit dan berusaha mengambil keuntungan, hah?"


Ekspresi Lan Guan Zhi sudah buruk ketika ucapan 'menindih' terdengar. Dia bahkan makin merasa tidak baik ketika Xiao Shuxiang terus bicara dan mengatakan bahwa semua itu adalah kesalahannya.


"Ah, menyebalkan. Hampir saja aku dipermalukan," Xiao Shuxiang kembali membasuh wajah dan berkata, "Sebenarnya apa yang terjadi padamu, kawan? Setidaknya jika yang seperti itu... Biarkan aku yang jadi dominan,"


"Apa? Kau pikir aku serius dengan ucapanku? Siapa juga yang mau," Xiao Shuxiang menggeleng, "Diberi sepuluh orang sepertimu pun aku tidak akan mau."


"Kau pikir aku sangat menginginkannya?" Lan Guan Zhi merasa ngeri. Pantas saja ketika bersama Immortal Zhou Yuan dia merinding, ternyata ini alasannya.


"Coba lihat siapa yang bicara," Xiao Shuxiang tidak berhenti meledek. Dia berkata, "Sebelum ini kau merengek seperti anak kecil dan berkata menginginkanku. Aiya... Tekanan darahku,"


"Aku tidak begitu," Lan Guan Zhi membantah.


"Oh, benarkah. Lalu apa menurutmu aku yang melakukan ini pada tubuhku sendiri?"


"Tapi itu bukan aku,"


"Tentu saja kau. Apa kau mencoba menghindar sekarang, huh?"


Lan Guan Zhi mencengkeram pakaiannya dan menatap Xiao Shuxiang. Dia berkata, "Kau sendiri tahu kebenarannya. Diberi sepuluh orang sepertimu pun aku tidak mau,"


"Aku juga tidak," Xiao Shuxiang mengusap-usap lengannya. Dia merinding, "Selama lebih dari sepuluh kehidupan... Ini pertama kalinya aku diterkam dan hampir dilecehkan. Meskipun aku ini sangat tampan dan mempesona, tetapi kau tak seharusnya mempunyai niatan seperti itu. Kau membuatku benar-benar takut,"


"Sudah kubilang itu bukan aku," Lan Guan Zhi tentu saja tidak mau mengakui apa yang tidak dia lakukan. Dia sendiri syok dan merasa kesal pada roh pusaka langit yang menggunakan tubuhnya untuk sesuatu yang tidak terduga.

__ADS_1


"Jika orang lain melihat ini... Aku tidak bisa punya muka lagi," Xiao Shuxiang kembali membasuh wajah dan berkata. "Kau sangat menakutkan. Bagaimana tubuhmu bisa diambil alih seperti itu? Haaah.... Jika kau tidak sadar di waktu yang tepat, situasiku pasti akan sangat gawat."


Lan Guan Zhi menatap ke arah air sebelum mulai buka suara. "Racun Iblis... Ini karena racun itu. Immortal Zhou Yuan yang mengatakannya,"


Xiao Shuxiang tersentak. Dia menoleh ke arah teman baiknya dan bertanya, "Apa waktu itu? Saat aku membantumu?"


"Mn, aku menghadapi Wang Zhao."


"Jadi benar dia?" Xiao Shuxiang kaget. Dia mengusap wajahnya dan menggeleng, "Aku masih tidak percaya itu Wang Zhao. Padahal selama ini dia..."


"Dia benar-benar bisa menipu semua orang,"


"Ya ampun..." Xiao Shuxiang sedikit menurunkan pandangan dan berkata, "Awal pertemuanku dengannya... Dia adalah murid lemah dan anak yang tidak enakan. Sejujurnya dia bahkan terlihat sangat penakut,"


"Kau yakin itu Wang Zhao yang sama?" Xiao Shuxiang menoleh, "Anak itu bahkan sangat takut memegang pisau apalagi melukai orang. Bahkan karena dantiannya berakar... Dia jadi dianggap pencundang dan selalu ditindas."


"...................." Lan Guan Zhi mengepalkan erat kedua tangannya saat mendengar ucapan dari pemuda ini. Suaranya dingin saat dia berkata, "Kau sepertinya sangat percaya padanya. Dari cara bicaramu, kalian sepertinya begitu dekat."


?!


Xiao Shuxiang berkedip dan dengan cepat berkata, "Tentu saja tidak sedekat itu. Jika dibandingkan Wang Zhao, kau jelas yang paling aku percaya. Aku hanya..."


Xiao Shuxiang menggeram saat berkata, "Aku hanya sangat kesal sebab tidak bisa melihat sifat sesungguhnya dari orang itu. Awas saja jika sampai dia muncul di hadapanku... Akan kurobek wajahnya. Pasti akan kubunuh dia,"


"Bukan kau. Aku yang akan membunuhnya."


Mata Lan Guan Zhi berkilat, dipenuhi dengan kebencian. Dia adalah orang yang selalu tenang dan tidak pernah memperlihatkan emosi apa pun di wajahnya. Tetapi untuk pertama kalinya itu terlihat, jelas sekali bahwa dia sangat marah namun karena subjek lain yang sedang membasuh wajah---ekspresinya ini tidak disadari.


Xiao Shuxiang kembali memakai pakaiannya. Bekas luka di lehernya sudah tidak lagi terlihat sebab disembuhkan oleh regenerasi tubuhnya yang hebat. Dia menatap langit-langit gua sebelum buka suara.


"Kita berada di sini selama berhari-hari. Entah apa yang terjadi pada tua bangka itu dan juga sekte miliknya sekarang, tetapi ada yang sedang kupikirkan. Apa mungkin Wang Zhao juga dalam pengaruh? Bisa saja... Dia mungkin dalam kendali seseorang."


"Jika saja bukan karena aku bisa melihat masa lalunya... Aku akan memikirkan hal yang sama sepertimu." Lan Guan Zhi berkata, "Dia orang yang sangat licik,"


"..................." Xiao Shuxiang menarik napas. Keningnya mengerut saat membatin. "Ini tidak benar. Bagaimana aku bisa tidak tahu sifat asli Wang Zhao. Jika sejak awal dia adalah penipu, maka harusnya setiap tindakannya merupakan kebohongan. Aku harusnya bisa mencium aroma itu sejak awal,"


"Jika dia dapat menipu seorang Xiao Shuxiang, maka kemampuannya bisa saja setara atau paling tidak lebih tinggi dariku." tatapan mata Xiao Shuxiang menajam sebelum akhirnya dia mulai tersentak karena menyadari sesuatu.


Xiao Shuxiang lantas bangun dan berkata, "Kita harus pergi dari sini. Wang Zhao yang licik itu menipu dengan wajahnya. Aku saja tidak bisa menyadari sifat aslinya, apalagi orang lain. Tua Bangka Dao Fang An dan sektenya bisa berada dalam bahaya,"


Lan Guan Zhi mengangguk pelan dan mengikuti Xiao Shuxiang. Angin tipis menyelimuti tubuhnya dan pakaiannya yang berwarna hitam kembali menjadi putih, begitu pula dengan pita dahinya. Dia sejenak terkejut saat melihat situasi di luar gua yang begitu berantakan.


Menyadari reaksi subjek di sampingnya membuat Xiao Shuxiang berkata, "Semua ini terjadi karenamu. Beruntung tua bangka bau tanah itu tahu tempat ini hingga pertarunganku denganmu tidak membahayakan nyawa orang lain,"


"................."

__ADS_1


Melihat Lan Guan Zhi menurunkan pandangan membuat Xiao Shuxiang sedikit bersalah. Dia pun berkata, "Meskipun ini karenamu, tapi bukan sepenuhnya salahmu. Sebagian besar kekacauan ini adalah karena aku yang tidak sabaran. Aku harusnya minta maaf karena hampir kehilangan kendali dan membunuhnya, tapi .... Sebaiknya tidak perlu. Biarkan dia merasa bersalah. Itu akan baik untukku,"


******


__ADS_2