![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Hei Lian memperhatikan Xiao Shuxiang cukup lama dan yakin bahwa pemuda ini sedang menilai dirinya.
"Apa yang kau inginkan?" Hei Lian pada akhirnya buka suara, dia bertanya sambil menatap pemuda di hadapannya.
"Aku langsung saja," Xiao Shuxiang tanpa nada berkata, "Apa yang membuatmu berpikir bahwa kau masih bisa bertindak sesuka hati setelah kau kalah dariku?"
Xiao Shuxiang memperhatikan gadis kecil di hadapannya dan kemudian berkata, "Kau memang penjahat. Tapi setidaknya kau orang yang jujur. Tatapan mata yang dipenuhi kebencian itu telah menjadi bukti bahwa kau tidak lagi dalam pengaruh ramuan yang kuminumkan padamu,"
Mendengar ucapan barusan membuat tatapan mata Hei Lian semakin terlihat tidak enak. Dia seakan ingin menghabisi sosok yang ada di hadapannya sekarang juga.
Hei Lian perlahan mengepalkan tinjunya dan berkata, "Kau Xiao Shuxiang, kan? Melihatmu sekarang membuatku makin yakin untuk membunuhmu."
"Hmph, maaf saja. Tapi sepertinya kau memiliki mimpi yang mustahil terwujud," Xiao Shuxiang tersenyum dan kemudian berjalan mendekat.
Dia menatap ke bawah saat berbicara dengan Hei Lian. Tindakannya itu bisa membuat siapa pun merasa bahwa dia sedang memandang rendah mereka.
Xiao Shuxiang berkata, "Harusnya bukan kata itu yang kau ucapkan. Kau harusnya memohon pengampunan nyawa dariku, memohon agar aku tidak membunuhmu."
"Hmph, kau pikir kau bisa--!!" Hei Lian seketika terbelalak. Belum sempat dia menyelesaikan ucapannya, gelombang rasa sakit mendadak datang.
Rasanya seakan-akan pembuluh darahnya menjadi serangga dan mulai menggerogoti perut bagian bawahnya.
Ini bukanlah sebuah kebetulan. Hei Lian sekarang yakin bahwa apa yang terjadi padanya merupakan ulah Xiao Shuxiang.
"Sialan. A-apa yang telah kau lakukan kepadaku sebenarnya?" Hei Lian tidak bisa lagi menahan diri. Sakit yang terasa sudah terlalu melebihi dari apa yang dia sanggupi.
Xiao Shuxiang tidak berekspresi saat melihat gadis kecil di hadapannya yang mulai mengerang kesakitan, bahkan Hei Lian nampak meringkuk seperti bola.
Xiao Shuxiang berkata, "Aku tidak peduli kau mau memberontak atau melakukan apa pun. Namun satu hal yang harus kau tahu-----kau tidak akan bisa melakukan tindakan jahat seperti apa pun itu selama kau berada di bawah pengawasanku,"
"Aku .... Masih tidak tahu apa yang sudah kau lakukan padaku, sialan! Ramuan apa yang kau berikan sebenarnya?!"
"Tentu saja .... Ramuan yang mampu membuatmu bertekuk lutut di bawah kakiku--"
"XIAO SHUXIANG-"
"Hei Lian," Xiao Shuxiang spontan menyela. Dia mengulurkan tangan dan meraih dagu gadis kecil di hadapannya.
Xiao Shuxiang membuat Hei Lian yang masih kesakitan nampak mendongak. Dia pun bersuara dingin, "Tidak sopan bagi anak kecil untuk meninggikan suaranya. Apalagi jika dia bicara dengan Yang Mulia ini,"
Xiao Shuxiang berkata, "Sebelum aku sendiri yang mencongkel matamu .... Sebaiknya kau katakan pada wanita yang menyuruhmu menyerang Sekte Lautan Awan itu untuk tidak lagi bermain-main denganku."
Hei Lian berusaha menahan erangan kesakitan yang dia rasakan. Hei Lian jelas tahu siapa yang dimaksud oleh Xiao Shuxiang dan dari yang terlihat----pemuda ini sepertinya mengetahui bahwa salah satu dari matanya terhubung dengan mata Qiao Nuan, Sang Iblis Mimpi.
Dari yang bisa dilihat, jelas sekali bahwa Xiao Shuxiang menginginkan agar Iblis Mimpi tidak lagi menjadi pengganggu dalam tidurnya. Dia meminta Hei Lian agar Iblis Mimpi bisa menghentikan aksinya. Ini adalah peringatan pertama sekaligus yang terakhir.
Masalahnya, Qiao Nuan yang saat ini berada di Sekte Lembah Iblis mendengar ucapan Xiao Shuxiang dan menggeram. Penglihatannya terhubung dengan milik Hei Lian sehingga dia bisa mengetahui segala sesuatu yang dilakukan oleh gadis kecil itu.
Penglihatan Qiao Nuan sendiri awalnya sempat terganggu saat Hei Lian dipaksa meminum ramuan hasil racikan dari Xiao Shuxiang. Qiao Nuan bahkan mencoba untuk bicara dengan Hei Lian, namun tidak bisa. Rasa-rasanya seakan ada semacam dinding tidak terlihat yang menghalanginya.
Meski sekarang dia bisa melihat wajah Xiao Shuxiang dan mendengar ucapan pemuda itu melalui Hei Lian, tapi tetap saja dirinya belum mampu menjalin komunikasi seperti biasa dengan gadis kecil tersebut. Inilah yang membuat Qiao Nuan sekarang merasa frustrasi.
__ADS_1
Di sisi lain, Xiao Shuxiang sama sekali belum mengungkapkan sesuatu yang membuat perut Hei Lian begitu kesakitan. Namun bila diingat tentang Koki Alkemis ini-----Xiao Shuxiang kemungkinan besar membuat Hei Lian meminum darahnya.
"..............."
Xiao Shuxiang mempunyai darah langka yang istimewa. Seekor Demonic Beast dapat naik tingkatan saat meminum diberi satu atau dua tetes darah milik pemuda ini. Efek yang sama mampu didapatkan oleh para kultivator.
Menariknya, Xiao Shuxiang mampu mengontrol kapan darahnya bisa sangat menguntungkan bagi orang lain dan kapan ia menjadi sangat merugikan. Hei Lian jujur saja, mempunyai kesempatan untuk semakin kuat jika dia bersumpah setia kepada Xiao Shuxiang.
"..............."
Gadis kecil itu belum mengetahui apa-apa dan Xiao Shuxiang sendiri tidak berminat untuk mengatakannya. Pemuda itu seakan masih ingin mempermainkan Hei Lian, meski sebenarnya dia memiliki tujuan yang lain.
"............. Apa itu sangat sakit?" Xiao Shuxiang mulai buka suara saat dia melihat wajah Hei Lian yang sudah semakin pucat sampai mulai berkeringat.
"Jika kau tidak mau merasakan sakit lagi, maka kau hanya perlu tunduk di bawah perintahku. Bagaimana, hm?"
Hei Lian memberikan tatapan mata yang tajam pada Xiao Shuxiang, namun tidak mengatakan apa-apa. Dia yakin bahwa saat inu JieJie-nya melihat apa yang sudah dilakukan pemuda ini dan pasti akan membalaskan dendam untuknya.
"Ka-kau pikir ...." Hei Lian mencoba bicara, "Ka-kau bisa mengancamku dengan ini?! Tunggu saja. JieJie-ku pasti akan membuat perhitungan denganmu..!"
"Bocah. Ini bukan ancaman, tapi desakan. Aku jujur saja tertarik dengan kemampuan yang kau miliki, itu bisa dimanfaatkan untuk menghadapi Sekte Lembah Iblis." Xiao Shuxiang tersenyum dan berkata, "Aku ingin kau bertarung sampai mati dengan JieJie-mu sendiri."
!!
Hei Lian terkejut mendengar penuturan dari Xiao Shuxiang. Pemuda ini sudah mengatakan rencananya begitu saja. Dia pun menggeram marah dan membentak, "Kau pikir, kau bisa melakukan itu?! Aku tidak akan pernah sudi untuk bekerja sama denganmu..!"
"Haah ... Dasar anak kecil," Xiao Shuxiang menggeleng pelan, "Siapa juga yang ingin bekerja sama denganmu? Sudah kubilang, aku ingin memanfaatkanmu untuk melawan JieJie-mu sendiri."
Xiao Shuxiang bersuara tenang, "Qiao Nuan itu .... Dia sangat cantik. Begitu cantik sampai aku justru membuat luka di wajahnya. Tapi kau tahu? Aku sudah lama berselisih dengan JieJie-mu itu bahkan sebelum masalah kalian dengan Wang Zhao,"
"Anak kecil, kau hanya punya dua pilihan." Xiao Shuxiang bersuara dingin, "Gunakan kekuatanmu untuk di bawah perintahku atau aku sendiri yang akan mengambil kekuatanmu ini dan membunuhmu dengannya. Jujur saja, pilihan kedua adalah yang paling aku inginkan."
Hei Lian tanpa sadar menahan napas. Pemuda di hadapannya memang sangat tampan dan mempungai fitur wajah yang mampu mencuri hati, namun sama sekali tidak disangka bahwa sifat pemuda ini berbanding terbalik dengan wajahnya.
'Mengambil Kekuatan' merupakan hal yang aneh dalam pendengaran Hei Lian dan juga pertama kali dia temui. Ini jelas mustahil dilakukan dan sejujurnya bisa membuat resah.
Defini 'Mengambil Kekuatan' bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan. Bahkan sejauh ini, tidak ada kultivator yang memiliki kemampuan untuk mengambil kekuatan dari kultivator lain. Jikalau pun ada, maka itu akan menjadi salah satu Teknik Terlarang dan paling berbahaya.
"............. Tidak mungkin," Hei Lian berujar, dia tidak bisa percaya begitu saja. "Tidak ada kemampuan semacam itu .... Kau hanya membual..!"
"Bagaimana yah .... Tapi kurasa kau memang bisa melakukannya." Xiao Shuxiang membungkukkan sedikit tubuhnya dan bicara tepat di telinga Hei Lian.
Xiao Shuxiang berbisik, "Percaya atau tidak .... Aku memang bisa mengambil kekuatanmu dan memakai teknikmu yang unik itu. Aku hanya perlu melakukan satu hal dan itu adalah .... Memakan otak dan hatimu,"
Hei Lian tanpa sadar merinding ngeri. Dia spontan menoleh dan berkata, "Kau pasti bercanda!"
"Apa aku terlihat begitu?"
?!
Hei Lian terkejut saat ekspresi wajah Xiao Shuxiang begitu serius ketika menatapnya. Itu bukan karena pemuda ini ingin mengerjainya, tapi kemungkinan besar memang Xiao Shuxiang memiliki kemampuan untuk melakukan apa yang pemuda itu ucapkan tadi.
__ADS_1
Xiao Shuxiang kembali berkata, "Kau bisa tanyakan ini pada JieJie-mu. Dia juga mempunyai kemampuan yang menarik,"
!!!
Hei Lian syok melihat Xiao Shuxiang tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya. Pemuda itu pun kemudian melenggang pergi tanpa mengatakan apa-apa lagi.
Ekspresi wajah Hei Lian menjadi tidak bisa digambarkan. Gadis kecil itu merasa bahwa senyuman dan kediapan mata Xiao Shuxiang barusan mempunyai arti bahwa pemuda itu juga menargetkan Qiao Nuan JieJie-nya.
Rasanya seperti .... Xiao Shuxiang juga ingin mengambil kekuatan JieJie-nya dengan cara yang pemuda itu katakan tadi yakni .... Memakan organ dalam mereka.
"..............."
Rasa sakit di perut Hei Lian sudah tidak ada lagi untuk sekarang ini. Namun lebih daripada itu, batin Hei Lian terguncang hebat.
Gadis kecil itu sudah lama tinggal dan hidup di wilayah Sekte Lembah Iblis. Tidak ada kejahatan yang belum pernah dia lakukan. Namun seumur hidupnya .... Hei Lian tidak pernah memikirkan untuk memakan bagian tubuh korban yang dia bunuh, apalagi sampai ada pemikiran ke arah sana.
"..............."
Lutut Hei Lian benar-benar lemas. Dia tidak bisa bergerak sekarang dan hanya mampu diam di lantai kamarnya dengan ekspresi wajah yang pucat. Bahkan untuk bernapas pun di kesulitan melakukannya.
Hei Lian memikirkan. Tidak ada kultivator Aliran Hitam mana pun yang mempunyai pikiran untuk memakan manusia lain, tentu saja 'memakan' dalam arti yang sesungguhnya. Ini sama sekali tidak bisa dipercaya.
"............ Dia pasti bercanda. Aku yakin dia hanya menakut-nakuti, itu saja-"
"Apa aku terlihat begitu?"
Hei Lian mengingat ucapan Xiao Shuxiang, termasuk juga detail dari ekspresi wajah pemuda itu. Dia pun kembali syok karena wajah yang dia ingat sama sekali tidak mengandung unsur candaan.
Xiao Shuxiang jelas mengatakan hal semacam itu seolah-oleh pemuda tersebut memang pernah dan terbiasa melakukannya. Ini semakin membuat Hei Lian merasa tidak nyaman bahkan bila hanya untuk menelan ludah.
Hei Lian merasa bahwa hanya Demonic Beast yang kemungkinan bisa bersifat kanibal dengan memakan sejenisnya sendiri. Dan hanya Demonic Beast yang berani menyerang serta memakan manusia. Tetapi ....
Hei Lian menahan napas. Tidak pernah dia temukan ada Teknik Terlarang yang menyuruh pelakunya untuk bersifat kanibal demi kekuatan, bahkan bila teknik itu merupakan sebuah Teknik Terkutuk.
"..............."
Entah Hei Lian sadari atau tidak .... Tetapi sepertinya gadis kecil itu tidak tahu fakta yang sebenarnya. Hei Lian tidak tahu bahwa orang yang dia anggap sebagai JieJie merupakan sosok yang memakai tubuh manusia sebagai sumber dari kekuatannya.
Itu benar sekali. Qiao Nuan merupakan orang yang sangat mampu untuk memakan daging anak perempuan demi menaikkan praktik kultivasinya dan meningkatkan kekuatannya.
Lebih daripada itu, entah sudah berapa banyak anak perempuan yang menjadi korban dari Kultivasi Iblis yang dijalani oleh Qiao Nuan. Buruknya, Hei Lian yang sangat mengagumi sosok ini bahkan tidak tahu apa-pun.
*******
-
-
Catatan Penulis :
Terima kasih sudah mengikuti perjalanan Xiao Shuxiang sampai sejauh ini. ( ´ ▽ ` )ノ
__ADS_1
Dasha memakai wi-f* kemarin malam (kehabisan kuota gara-gara utube) dan update di jam larut lagi. Jaringan i-net sama sekali gak lancar dan Dasha pikir episode yang dikirim lewat apk NT gagal, jadi Dasha pun coba kirim lewat apk MT. ( ´ ー `) Tidak disangka justru muncul Chapter Kembar, gomenkudasai Minna-Sama (´ー`~)