![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Xiao Shuxiang saat ini berada di dalam salah satu ruangan bersama Han Li. Yang ditawarkan padanya adalah buah-buahan dan air berwarna hitam yang rasanya begitu pahit. Masalahnya, rasa pahit ini cukup unik dan sebenarnya lumayan juga.
Di dalam ruangan itu pun hanya ada tua bangka Han Li. Xiao Shuxiang berbicara berdua dengannya meskipun dia sadar bahwa banyak orang di luar sana yang berusaha mengintip mereka. Bisa dipastikan dari suara keributan itu.
Meskipun di luar cukup ribut, tetapi apa yang sedang dibicarakan oleh Xiao Shuxiang dan Han Li tidak bisa didengar oleh orang-orang di luar sana.
Memperhatikan Han Li dengan baik membuat Xiao Shuxiang jadi mengingat-ingat tentang tua bangka ini. Dahulunya, Han Li adalah anak kecil berusia 9 Tahun dengan tubuh kurus dan rambut panjang yang tidak terawat.
Keadaan di masa itu bahkan lebih buruk. Han Li adalah salah satu manusia yang diternakkan oleh Wu Yu. Jangankan bicara, Han Li dahulu berjalan dengan memakai kaki dan tangannya. Bahkan dia tidak tahu identitasnya sebagai manusia.
"Sekarang kau terlihat berbeda..." Xiao Shuxiang mulai buka suara, "Apa kau sudah memiliki cucu?"
Han Li tersenyum, "Aku bahkan sudah punya cicit. Kupikir aku tidak akan pernah melihat Tuan Xiao lagi,"
"Bagaimana kau bisa mengenaliku?"
"Aku tidak akan pernah lupa pada Dewa Penyelamatku," Han Li mengembuskan napas dan berujar pelan, "Selama ini aku berusaha hidup dengan baik. Menjaga kesehatanku agar tetap bisa berumur panjang. Tidak satu pun hari di mana aku melupakanmu,"
Xiao Shuxiang menarik napas dan menyesap minuman asing yang baru pertama kali dia rasakan. Dia pun berkata, "Kau berhasil melakukannya. Kau terlihat begitu sehat,"
"Melihat Tuan Xiao sekarang, aku rasa Anda juga sudah hidup dengan baik."
Xiao Shuxiang tersentak dan kemudian tertawa kecil, "Benar. Aku terlihat sangat muda dan juga tampan. Tidak akan ada yang percaya bahwa aku lebih tua darimu,"
"Apa Tuan Xiao sudah menikah?"
"Mn, dia gadis yang luar biasa cantik." Xiao Shuxiang sudah lama menahan ini dan lantas berkata, "Apa kau tidak punya pakaian lain selain dedaunan yang dianyam itu?"
"Tidak ada," Han Li menjelaskan, "Di tempat ini... Penduduk menggunakan dedaunan dan akar pohon yang diolah sebagai pakaian. Ada juga yang menggunakan lumut dan tanaman merambat. Prosesnya panjang, tapi setidaknya hasilnya lumayan."
"Lalu bagaimana dengan tempat tinggalmu? Aku melihat sudah banyak bangunan di tempat ini."
__ADS_1
"Benar, kami menggunakan bebatuan yang dikikis menjadi senjata. Kami memakainya menebang beberapa pohon, tapi ada juga penduduk yang tinggal di lubang pohon yang sudah tua, bahkan ada yang tinggal di dalam gua dan di bawah tanah."
Xiao Shuxiang terkesan, "Kalian hidup dengan baik, kan?"
"Sejauh ini..." Han Li mengangguk, "Kami hidup dengan sangat baik. Alam menyediakan tempat tinggal dan makanan. Apa lagi yang bisa disyukuri dari itu semua,"
"Yaah... Aku merasa tenang mendengarnya."
"Sudah sangat lama tidak bertemu, bagaimana kehidupan Tuan Xiao selama ini?" Han Li selalu mengagumi sosok di hadapannya. Ada banyak pertanyaan yang ingin dia tanyakan, tetapi yang paling penting dari itu semua adalah tentang kehidupan yang dijalani Xiao Shuxiang selama mereka tidak pernah bertemu.
Xiao Shuxiang mengambil satu buah dan dengan tenang berkata, "Jika aku menceritakan kisah hidupku padamu... Itu akan luar biasa panjang. Tapi intinya aku hidup dengan baik walau terkadang terlibat masalah ini dan itu."
Xiao Shuxiang terlihat begitu santai dan seakan tidak ingin Han Li tahu kekalutannya saat ini. Dia lebih mempedulikan tentang kondisi manusia di tempat ini.
Xiao Shuxiang bertanya, "Apa kalian tidak mengalami masalah dengan Demonic Beast?"
Han Li tersentak sebelum mengembuskan napas pelan. Dia berkata, "Itulah yang setiap hari kami khawatirkan."
Han Li berkata, "Tempat ini mendamaikan. Alam menyediakan sumber daya yang tidak terbatas, tetapi sampai berapa lama kami tidak tahu. Bahkan aku sempat berpikir bahwa mungkin saja setelah aku tiada, para penduduk akan terus terkurung di tempat ini."
"Aku juga tidak bisa menahan mereka terlalu lama," Han Li berujar. "Kulihat ada banyak anak muda yang sangat penasaran dengan seperti apa dunia luar itu. Aku tidak mengatakan pada mereka bahwa dunia luar dihuni Demonic Beast, bahkan para orang tua sepertiku pun tidak berani menjelaskannya kepada mereka."
"Ini kesalahanku,"
!!
"Sama sekali bukan kesalahan, Tuan Xiao. Tidak seperti itu--"
"Han Li," Xiao Shuxiang menyela. "Aku tidak memikirkan ini sebelumnya. Kupikir kalian akan bisa hidup tenang dan sama sekali tidak terkekang, tetapi pelindung yang menjadi perisai kalian justru bagaikan dinding penjara untuk diri kalian sendiri. Aku melupakan hal dasar bahwa kalian pun mempunyai hak untuk hidup bebas,"
Xiao Shuxiang menimbang-nimbang beberapa hal dalam pikirannya sebelum mengembuskan napas. Dia berkata, "Kalian tunggu sebentar lagi. Akan kubawa kalian semua pergi dari tempat ini,"
__ADS_1
!!!
Han Li terkejut, dia bahkan tidak mengucapkan satu kata pun saking kagetnya. Dia cukup lama terdiam sebelum dengan gugup berkata, "Aku... Jujur saja aku merasa senang mendengarnya. Tapi Tuan Xiao..."
"Kau mengkhawatirkan manusia yang hidup di wilayah luar, kan?"
"Benar, mereka bahkan tidak tahu identitasnya sendiri sebagai seorang manusia."
"Aku tidak bisa melakukan apa pun dengan itu," Xiao Shuxiang berkata, "Merebut hak hidup manusia yang dijadikan ternak selama ini berarti mengibarkan bendera perang bagi Demonic Beast. Aku tidak bisa mengalahkan mereka semua sendirian dan kalaupun kalian membantu---yang ada justru pembantaian dari pihakmu. Kemungkinan kalian menang bahkan tidak terlihat sama sekali,"
Xiao Shuxiang memperhatikan tua bangka di depannya dan kemudian berkata, "Aku tahu ini kejam karena seakan tidak peduli pada hidup orang lain, tapi tidak ada yang bisa dilakukan. Kecuali jika ada manusia di luar sana yang menginginkan keadilan kaumnya, mungkin sesuatu akan berubah. Tapi ini bukan tugas kalian yang hidup di tempat ini,"
"Tuan Xiao,"
"Kau ingat ucapanku saat menyelamatkanmu di masa lalu? 'Jangan pernah terlibat dalam apa pun yang menimbulkan pemberontakan'."
Jangan terlibat dalam apa pun yang menimbulkan pemberontakan. Aku memiliki hubungan dengan Demonic Beast yang paling berkuasa di tempat ini. Kau hiduplah dengan baik tanpa melewati batasanmu.
Kata-kata itu seperti kobaran api yang memberi izin orang lain untuk merasakan kehangatan, tapi juga memberikan ancaman untuk tidak terlalu didekati jika tidak ingin terbakar.
"Aku tahu perasaanmu," Xiao Shuxiang buka suara, "Tetapi kau harus tahu bahwa dunia ini bukan milik umat manusia. Bahkan aku pun mempunyai batasan akan tindakanku di dunia ini,"
Han Li memperhatikan Xiao Shuxiang dan lalu mengembuskan napas pelan. Dia tahu bahwa untuk menyelamatkan orang-orang sepertinya, Xiao Shuxiang saja tidak akan cukup. Dia pun tidak mungkin memaksakan keinginannya pada sosok ini. Xiao Shuxiang sudah terlalu banyak membantunya.
Han Li menarik napas dan kemudian tidak lagi berniat membahasnya. Dia pun berkata, "Tuan Xiao pasti sudah lapar, kan? Mereka mungkin sudah selesai melakukan persiapan. Ayo,"
"Kau jangan repot seperti ini, tapi ada makanan apa? Aku jadi penasaran,"
Han Li tertawa, dia pun membawa Xiao Shuxiang ke tempat di mana penduduk kota sedang menyiapkan jamuan. Makanannya sederhana, tetapi suasana di tempat itu terasa sangat hangat. Xiao Shuxiang bahkan merasa bahwa dia sedang dikelilingi oleh warga Kota Awan Dingin dan juga para murid di Sekte Kupu-Kupu.
Xiao Shuxiang sudah memutuskannya. Dia akan menetap beberapa hari di tempat ini sambil melihat sendiri bagaimana kehidupan orang-orang yang tinggal dalam selimut angin maut di tanah terlarang. Di sisi lain, mungkin dia juga bisa memperoleh sedikit... Hanya sedikit ketenangan.
__ADS_1
******